6 Cara Menghilangkan Tahi Lalat yang Mengganggu Penampilan

    6 Cara Menghilangkan Tahi Lalat yang Mengganggu Penampilan

    Kebanyakan tahi lalat tidak berbahaya dan tidak menyebabkan rasa sakit sehingga tidak memerlukan pengobatan. Namun, sebagian orang ingin menghilangkan tahi lalat atas alasan kecantikan atau karena tahi lalat mereka, terutama yang timbul, menyebabkan ketidaknyamanan ketika bergesekan dengan pakaian atau menyangkut di perhiasan. Untungnya ada beberapa cara untuk menghilangkan tahi lalat. Yang manakah yang paling efektif?

    Berbagai cara menghilangkan tahi lalat

    Tergantung pada sifat dan ukuran dari tahi lalat yang Anda miliki, ada sejumlah pilihan cara menghilangkan tahi lalat sebagai berikut.

    1. Menggunakan krim penghilang tahi lalat

    Ada beberapa krim di pasaran yang mengklaim mampu menghilangkan tahi lalat. Penggunaan krim menjadi pilihan favorit bagi mereka yang ingin solusi murah tanpa operasi. Sayangnya, biasanya efek dari krim tidak terlalu efektif.

    Kebanyakan krim penghilang tahi lalat mengharuskan Anda untuk menggores permukaan kulit yang ditumbuhi oleh tahi lalat terlebih dahulu sebelum dioleskan. Karena cara pakai yang seperti ini, krim bisa saja meninggalkan lubang atau menimbulkan jaringan parut yang lebih terlihat jelas daripada tahi lalatnya sendiri.

    Krim penghilang tahi lalat juga bisa membuat kulit Anda lebih rentan terhadap infeksi, dan dengan menghilangkan tahi lalat secara mandiri, Anda bisa tidak menyadari tanda-tanda peringatan awal kanker.

    2. Cryotherapy (pembekuan)

    Metode cryotherapy untuk menghilangkan tahi lalat dilakukan oleh dokter. Dokter akan mengoleskan atau menyemprot area tahi lalat Anda dengan dosis kecil nitrogen cair super dingin.

    Pada umumnya, metode ini digunakan untuk menghilangkan tahi lalat yang menonjol atau kutil. Prosedur ini dapat sedikit sakit, tapi dokter akan membius kulit Anda dengan anestesi lokal sebelum ia mulai.

    Setelah melakukan cryotherapy, Anda mungkin akan menyadari kulit lokasi bekas tahi lalat Anda sedikitmelepuh, tapi ini akan sembuh dengan sendirinya.

    3. Menggunakan laser

    Laser biasanya direkomendasikan untuk tahi lalat yang berukuran lebih kecil, datar, dan berwarna lebih cerah hingga sedang. Keunggulannya, metode ini meninggalkan bekas luka yang lebih minim bila dibandingkan dengan hasil pembedahan.

    Sebelum memulai prosedur, dokter akan membius kulit dengan anestesi lokal. Setelah itu, sinar laser akan langsung dipancarkan dengan panjang gelombang cahaya tertentu pada tahi lalat dan kulit di sekitarnya.

    Meski terlihat menjanjikan, laser bukan metode pilihan yang efektif untuk sebagian besar tahi lalat yang sudah mendalam. Sebab, sinar laser tidak mampu menembus cukup dalam, dan tidak ada jaringan yang tersisa untuk memeriksa tanda-tanda peringatan awal kanker.

    4. Dibakar

    Dengan teknik pembakaran, dokter akan menggunakan bantuan arus listrik untuk memanaskan sebuah kawat steril. Kawat panas ini kemudian digunakan untuk membakar lapisan teratas kulit tahi lalat Anda.

    Panas yang dihasilkan akan mencegah perdarahan. Namun, Anda mungkin membutuhkan lebih dari satu kali sesi pengobatan untuk benar-benar menghilangkan tahi lalat.

    Prosedur ini dapat menimbulkan sedikit rasa sakit, maka dari itu untuk mengatasinya, dokter akan membius kulit Anda terlebih dahulu.

    5. Dibedah

    Tahi lalat yang menonjol atau terangkat dari kulit (skin tag) merupakan jenis yang cocok untuk dihilangkan dengan metode pengangkatan melalui prosedur bedah menggunakan pisau atau gunting bedah.

    Beberapa tahi lalat dapat “dicukur” rata dengan kulit, sementara yang lain mungkin masih memiliki sel tahi lalat yang berada di bawah kulit sehingga dokter mungkin butuh memotong lebih dalam lagi hingga ke akarnya demi mencegah tahi lalat timbul kembali.

    Bedah untuk menghilangkan tahi lalat hanya membutuhkan waktu beberapa menit dan penyembuhan lukanya sendiri memakan waktu 7 – 10 hari. Nantinya, akan ada bekas kemerahan yang mungkin akan memudar secara perlahan dalam kurun waktu 3 – 4 minggu.

    6. Eksisi elips (Ellipse Excision Surgery)

    Operasi eksisi elips adalah pilihan yang paling invasif dari kesemuanya. Prosedur ini biasanya dipilih untuk tahi lalat yang dicurigai berpotensi kanker atau untuk orang-orang yang tidak memenuhi syarat untuk menjalani laser atau bedah pemotongan.

    Setelah dibius lokal, dokter akan mencongkel keseluruhan tahi lalat hingga ke akarnya dalam satu langkah cepat, dan kemudian menutup luka dengan jahitan dan dibalut dengan perban.

    Prosedur ini memakan waktu sekitar 20 menit. Setelah penyembuhan awal, jaringan parut bekas operasi akan terus memudar meninggalkan garis putih samar.

    Periksa dengan dokter Anda jika Anda memiliki tahi lalat yang terlihat berbeda dari tahi lalat Anda lainnya. Dokter mungkin perlu melakukan biopsi mol, yang berarti menghilangkan tahi lalat dan mengirimnya ke laboratorium untuk memeriksa kanker kulit.

    Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

    Sumber

    Understanding Mole Removal for Patients. (2012). Consulting Room. Retrieved 2 June 2021, from https://www.consultingroom.com/Blog/340/understanding-mole-removal-for-patients.-options-and-techniques%20accessed%20Feb%2016%202017

    Moles. (2019). Mayo Clinic. Retrieved 2 June 2021, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/moles/diagnosis-treatment/drc-20375204

    Non-Cancerous Mole Removal. (n.d.). Beaumont Health. Retrieved 2 June 2021, from https://www.beaumont.org/services/find-a-beaumont-primary-care-doctor/non-cancerous-mole-removal

    Foto Penulisbadge
    Ditulis oleh Ajeng Quamila Diperbarui Jun 06, 2021
    Ditinjau secara medis oleh dr. Patricia Lukas Goentoro