home
close

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Tahi Lalat Anda Banyak? Ternyata Ini Penyebabnya

Tahi Lalat Anda Banyak? Ternyata Ini Penyebabnya

Anda punya tahi lalat? Apakah jumlahnya sedikit atau banyak? Setiap orang biasanya memiliki tanda ini di bagian tubuh yang terlihat maupun tidak terlihat oleh mata. Apakah Anda penasaran, bagaimana Anda bisa memiliki bintik kecil berwarna coklat atau hitam ini di kulit? Dan apa artinya jika tahi lalat Anda lebih banyak dari orang lain? Simak artikel berikut.

Proses terbentuknya tahi lalat di kulit

Tahi lalat atau nevus pigmentosus adalah bintik kecil berwarna coklat atau agak kehitaman yang terlihat di atas permukaan kulit. Orang-orang yang berkulit lebih terang biasanya akan memiliki tahi lalat lebih banyak dibandingkan mereka yang berkulit lebih gelap. Nevus biasanya mulai muncul pada masa anak-anak dan tumbuh selama 25 tahun pertama kehidupan seseorang, dan sebagian lainnya sudah ada sejak lahir.

Menurut penelitian, satu orang manusia rata-rata memiliki 10 hingga 40 bintik kecil ini di tubuhnya dan hal ini dianggap normal dan wajar. Tahi lalat adalah pertumbuhan kulit yang biasa terjadi dan dihasilkan dari proses alami di dalam kulit.

Melanin adalah pigmen atau zat warna alami yang memberikan kulit, rambut, dan selaput pelangi di mata menjadi berwarna. Di kulit, melanin diproduksi di dalam sel yang disebut melanocytes. Melanocytes terletak di bagian dua lapis teratas lapisan kulit. Melanocytes cenderung menyebar merata di sepanjang kulit dan memberikan warna alami pada kulit.

Ketika terpapar matahari, melanocytes memproduksi lebih banyak melanin, dan menghitamkan kulit dengan menghasilkan warna coklat pada kulit karena berjemur atau terpapar matahari. Ketika melanocytes tidak dapat menyebar secara merata dan tertumpuk di kulit di satu titik di bagian kulit, tahi lalat terbentuk di kulit Anda.

Bintik ini dapat terbentuk di manapun pada bagian tubuh. Tetapi cenderung lebih sering tumbuh pada bagian tubuh yang sering terkena paparan matahari seperti tangan, lengan, dada, leher ataupun wajah. Tampilan atau jumlah nevus pigmentosus seseorang dapat berubah. Hal ini disebabkan oleh perubahan hormon.

Bintik kecil ini ada yang berbahaya dan ada juga yang tidak berbahaya. Meski tidak berbahaya, sebagian orang menjadi tidak percaya diri karena bentuknya yang terkadang mengganggu penampilan.

Mengapa ada orang yang memiliki banyak tahi lalat?

1. Faktor genetik

Seseorang yang memiliki kulit terang cenderung memiliki nevus lebih banyak dibandingkan dengan orang yang memiliki kulit gelap. Tumbuhnya tahi lalat biasanya akan muncul selama 25 tahun di masa awal kehidupan. Namun banyak juga orang yang memiliki tanda ini dari lahir. Hal ini akan lebih besar kemungkinan terjadi pada seseorang yang anggota keluarganya juga mempunyai banyak tanda ini dan hal ini bisa menurun.

2. Tinggal di wilayah beriklim panas

Menurut penelitian tahi lalat akan mudah muncul pada orang-orang yang tinggal di wilayah beriklim panas. Hal ini disebabkan oleh seringnya mereka terpapar matahari. Karena ketika terpapar matahari, melanin akan lebih banyak memproduksi melanocytes dan jika banyak melanocytes yang tertumpuk dan tidak tersebar secara merata, nevus akan mudah terbentuk dan muncul.

3. Obat-obatan tertentu

Munculnya tahi lalat yang semakin bertambah terus di tubuh bisa jadi dipicu oleh konsumsi obat-obatan tertentu, seperti misalnya obat hormonal, antibiotik, dan antidepresan.

Obat-obat tersebut akan membuat kinerja dari sistem kekebalan tubuh menurun sehingga sensitivitas kulit dapat meningkat terhadap cahaya matahari. Hal ini kemudian berkaitan dengan penyebab yang disebutkan sebelumnya dan meningkatkan risiko untuk memiliki lebih banyak tahi lalat.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Yuliati Iswandiari Diperbarui 02/11/2020
Fakta medis diperiksa oleh Admin HHG
x