Hernia Femoralis

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 7 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Definisi

Apa itu hernia femoralis?

Hernia femoralis adalah suatu kondisi di mana ada bagian usus yang menonjol keluar atau jaringan lemak yang terdorong akibat otot yang lemah di daerah paha. Hernia femoralis kadang-kadang menimbulkan benjolan pada bagian dalam paha atas atau pangkal paha. Benjolan ini akan tampak hilang bila Anda berbaring.

Seberapa umumkah hernia femoralis?

Hernia femoralis adalah salah satu jenis hernia yang jarang terjadi. Kira-kira dari 20 penderita hernia, hanya ada sekitar 1 pasien hernia femoralis, dan sisanya adalah pasien dengan hernia inguinalis. Penyakit ini lebih sering terjadi pada wanita dibandingkan pria. Hernia femoralis pada anak-anak jarang terjadi.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala hernia femoralis?

Hernia femoralis biasanya tidak menimbulkan gejala yang jelas. Namun, gejala khas dari hernia femoralis adalah munculnya tonjolan di selangkangan. Tonjolan ini akan terlihat lebih besar ketika berdiri dan lebih kecil ketika berbaring serta dapat menimbulkan rasa nyeri pada sisi femoralis. Jika tonjolan tumbuh lebih keras dan mulai menyebabkan rasa sakit, maka dapat berkembang menjadi hernia yang lebih parah.

Gejala lain dari hernia femoralis adalah:

Kemungkinan terdapat gejala dan tanda lain yang tidak disebutkan di atas. Apabila Anda memiliki kekhawatiran mengenai gejala penyakit ini, silakan konsultasikan dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Anda harus segera menghubungi dokter jika Anda merasakan beberapa gejala berikut:

  • Mual
  • Muntah
  • Sakit perut
  • Demam tinggi, lebih dari 37,8°C
  • Tonjolan berwarna merah, ungu, atau gelap
  • Bekas operasi hernia mengalami pembengkakan, kemerahan, atau perdarahan

Penyebab

Apa penyebab hernia femoralis?

Penyebab hernia femoralis belum diketahui secara jelas. Namun, beberapa kemungkinan penyebab penyakit hernia femoralis adalah:

  • Kelebihan berat badan
  • Sedang hamil
  • Batuk yang tidak sembuh-sembuh
  • Sembelit
  • Mengejan (ngeden) terlalu keras
  • Mengangkat beban berat

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya terkena hernia femoralis?

Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko terkena hernia femoralis adalah:

  • Jenis kelamin. Wanita berisiko tinggi dibandingkan dengan pria.
  • Riwayat keluarga. Risiko hernia femoralis meningkat jika ayah, ibu, kakak, adik, bibi, paman, atau kerabat terdekat Anda memiliki penyakit ini.
  • Kondisi medis tertentu. Orang-orang dengan cystic fibrosis, penyakit paru-paru kronis lebih berisiko mengalami hernia femoralis.
  • Batuk kronis. Batuk keras yang tak kunjung sembuh dapat meningkatkan risiko terkena penyakit ini.
  • Sembelit kronis. Mengejan terlalu keras saat buang air besar merupakan penyebab umum dari hernia femoralis.
  • Olahraga terlalu berat. Olahraga dengan intensitas tinggi seperti akan beban dapat meningkatkan tekanan pada perut pasien yang dapat menyebabkan penyakit hernia.
  • Kehamilan. Hamil dapat melemahkan otot-otot perut dan meningkatkan tekanan pada organ di perut.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan hernia femoralis?

Beberapa plihan pengobatan hernia femoralis adalah:

  • Dokter akan mencoba untuk mendorong hernia kembali ke tempatnya semula, untuk mencegah hernia tersumbat.
  • Hernia femoralis dapat diobati dengan operasi rawat jalan. Operasi ini tergantung pada ukuran hernia dan fisik pasien. Ahli bedah akan menyayat sebagian kecil kulit Anda (endoskopi). Dokter bedah akan memperbaiki blok hernia dengan selang khusus yang dimasukkan melalui sayatan kecil di kulit. Sepotong bahan jaring dapat ditempatkan di atas hernia untuk memperkuat titik lemah ini, untuk menghindari kambuhnya hernia.
  • Dokter akan memberikan resep obat nyeri dan menyarankan untuk menggunakan pencahar ringan demi menghindari mengejan saat buang air besar. Setelah operasi, hindari gerakan memutar tiba-tiba dan mengemudi untuk mencegah cedera terulang.

Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk hernia femoralis?

Beberapa pemeriksaan yang sering dilakukan dokter untuk mendiagnosis hernia femoralis adalah:

  • Tes darah dan tes urine
  • Elektrokardiogram (EKG)
  • Rontgen dada

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi hernia femoralis?

Beberapa perubahan gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi hernia femoral adalah:

  • Ikuti petunjuk dari dokter dalam menggunakan obat penghilang rasa sakit atau kapan boleh beraktivitas lagi setelah operasi.
  • Makan lebih banyak serat dan minum 8 gelas air setiap hari untuk mencegah sembelit dan usahakan buang air besar secara teratur.
  • Jika Anda kelebihan berat badan, berusahalah untuk menurunkan berat badan.
  • Hindari mengangkat beban yang berat.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Kapan Waktu yang Tepat Minum Obat Cacing?

Cara terbaik untuk mencegah dan mengobati cacingan ini adalah dengan minum obat cacing. Namun, kapan tahu waktu yang tepat minum obat cacing?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Infeksi Melalui Makanan 28 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

Hernia pada Bayi, Kondisi Saat Munculnya Tonjolan di Area Tubuh Tertentu

Tak hanya pada orang dewasa, hernia juga bisa terjadi pada bayi. Jika dibiarkan, hal ini tentu mengganggu kesehatan anak. Berikut ulasannya.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Penyakit pada Anak, Kesehatan Anak, Parenting 27 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit

Habis Makan, Gula Darah Malah Turun Drastis? Apa Sebabnya?

Lemas habis makan mungkin masih wajar. Tapi kalau Anda gemetaran atau berkeringat, bisa jadi tanda gula darah turun. Hal ini disebut hipoglikemia reaktif.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Angelina Yuwono
Penyakit Diabetes 26 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

7 Ciri-Ciri pada Tubuh yang Menandakan Anda Kurang Asupan Makanan

Makan kurang dapat membuat berat badan Anda turun. Namun tak hanya itu, kurang asupan makanan juga dapat menunjukkan tanda-tanda lain.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Fakta Gizi, Nutrisi 22 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

bahaya menahan BAB

Ini Akibat Berbahaya dari Menahan Buang Air Besar (BAB) Berhari-hari

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: dr. Hendry Wijaya
Dipublikasikan tanggal: 4 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit
susah bab setelah melahirkan normal

Penyebab dan Cara Mengatasi Susah BAB Setelah Melahirkan

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 3 Maret 2021 . Waktu baca 7 menit
sakit perut karena gas dan karena penyakit lain

Tips Membedakan Sakit Perut Karena Gas dan Karena Penyakit Lain

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Monika Nanda
Dipublikasikan tanggal: 2 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit
buah untuk memperlancar BAB sembelit

9 Buah Terbaik untuk Melancarkan Buang Air Besar (BAB)

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 2 Maret 2021 . Waktu baca 7 menit