home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

7 Makanan dan Minuman yang Berpotensi Bikin Kentut

7 Makanan dan Minuman yang Berpotensi Bikin Kentut

Pernahkah setelah Anda selesai makan, Anda kemudian merasa ingin kentut terus? Beberapa makanan memang ada yang bikin kentut. Hal ini dikarenakan makanan tersebut mengandung gas, sehingga tubuh akan mengeluarkannya melalui buang angin (flatus).

Namun, sebelum kita membahas tentang makanan apa saja yang dapat merangsang buang angin, sebaiknya kita pahami terlebih dahulu apa itu kentut (buang angin) beserta penyebabnya.

Apa itu buang angin?

makanan yang bikin kentut dan buang angin

Buang angin alias flatus, atau yang dalam bahasa Indonesia juga disebut kentut, merupakan gas yang dikeluarkan oleh tubuh sebagai produk sisa dari pemecahan makanan menjadi energi. Gas ini terbuat selama proses pencernaan di perut dan usus.

Buang angin sebanyak 6 sampai 20 kali dalam sehari merupakan kegiatan yang dianggap normal.

Selain makanan, apa saja yang menyebabkan kentut?

Beberapa hal yang dapat menjadi penyebab kentut antara lain di bawah ini.

  • Udara yang tertelan. Jika udara tertelan, udara tersebut akan melewati saluran pencernaan dan akan dilepaskan melalui anus dalam bentuk angin/gas (flatus). Terlalu banyak udara yang tertelan juga dapat menyebabkan cegukan.
  • Makanan dan minuman. Jumlah gas yang terkandung dalam makanan berbeda-beda dan menyebabkan dampak yang berbeda-beda pula antar individu. Walaupun beberapa individu memakan makanan yang sama, namun dari mereka ada yang menghasilkan buang angin dan ada juga yang tidak.
  • Sembelit (konstipasi). Dapat menyebabkan perut kembung tetapi umumnya tidak meningkatkan gas dalam perut.
  • Obat atau suplemen. Beberapa obat dan suplemen dapat menyebabkan kembung dan gas sebagai efek sampingnya.
  • Kondisi medis. Seperti gangguan pada usus besar atau penyakit Crohn.
  • Perubahan kadar hormon. Biasanya terjadi pada wanita yang mengalami kembung sebelum mengalami periode menstruasi karena tubuhnya menahan cairan.

Daftar makanan dan minuman yang bikin kentut

manfaat asparagus

Di bawah ini merupakan beberapa makanan dapat bikin Anda kentut karena mengandung gas yang tinggi.

1. Sayuran bergas tinggi

Beberapa sayuran mengandung gas tinggi sehingga menjadi makanan yang kerap bikin kentut. Kandungan gula pada beberapa sayuran dapat menghasilkan gas di usus saat sedang dicerna.

Sayuran jenis ini merupakan bahan yang mengandung fruktosa, serta asparagus, brokoli, kembang kol, dan kol yang mengandung gula rafinosa, sejenis karbohidrat kompleks.

Sayuran yang mengandung serat larut, seperti kacang polong, juga dapat merangsang buang angin. Sayuran lain yang mengandung gas adalah lobak, sawi, nangka muda, dan sayuran mentah.

2. Buah-buahan yang mengandung sorbitol

Beberapa buah-buahan mengandung gula yang disebut sorbitol. Gula ini dapat menyebabkan produksi gas berlebih, contohnya terdapat pada buah apel, pir, dan persik.

Selain pada buah, sorbitol juga dapat ditemukan pada permen dan permen karet sebagai pemanis, sehingga permen dan permen karet juga dapat menghasilkan gas dalam sistem pencernaan.

Selain buah-buahan di atas, buah-buahan lain yang mengandung gas tinggi antara lain durian, nangka, nanas, dan cempedak.

3. Makanan yang mengandung pati

Makanan berpati mengandung karbohidrat tinggi yang dapat menyebabkan saluran pencernaan memproduksi gas ketika pati tersebut dipecah menjadi energi. Makanan yang mengandung pati tinggi, adalah roti, sereal, dan pasta.

4. Gandum utuh

Gandum utuh (whole wheat), seperti oat, juga dapat menghasilkan produksi gas berlebih dalam saluran pencernaan. Hal ini karena oat mengandung pati, gula rafinosa, dan juga serat larut yang tinggi.

5. Kacang merah adalah makanan yang bikin kentut

Bahan makanan kacang merah membuat saluran pencernaan memproduksi gas berlebih sehingga bikin kentut. Hal ini karena kacang merah mengandung gula rafinosa tinggi dan serat larut yang membuat saluran cerna menghasilkan gas dalam usus.

6. Susu dan produk susu

Susu dan produk susu mengandung gula laktosa. Laktosa termasuk yang sulit dicerna dalam saluran pencernaan jika tubuh tidak mempunyai enzim laktase yang cukup untuk mencerna laktosa.

Produk susu seperti keju dan es krim juga mengandung laktosa yang dapat menyebabkan produksi gas dalam tubuh. Penderita intoleransi laktosa sebaiknya menghindari makanan ini untuk mencegah produksi gas berlebih dalam saluran cerna.

7. Soda

Soda dan minuman yang mengandung soda juga dapat merangsang buang angin. Karbonasi dalam soda dan minuman bersoda adalah udara sehingga menghasilkan gas berlebih dalam sistem pencernaan.

Fruktosa, gula yang digunakan sebagai pemanis pada sejumlah minuman bersoda, juga dapat menghasilkan gas karena sulit untuk dicerna.

Tak perlu menghindari makanan yang bikin kentut

Anda mungkin menyadari beberapa makanan yang bikin kentut di atas termasuk golongan makanan sehat. Ini bukan berarti Anda perlu menghindari makanan tersebut sebab manfaatnya tetap lebih tinggi dibandingkan efek samping yang bikin kentut.

Hanya saja, setidaknya bisa bersiap menghadapi usus yang lebih ‘aktif’ setiap Anda mengonsumsi makanan bergas tinggi dalam jumlah yang cukup banyak setelah membaca informasi ini.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Belching, gas and bloating: Tips for reducing them – Mayo Clinic. Mayoclinic.org. (2021). Retrieved 15 March 2021, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/gas-and-gas-pains/in-depth/gas-and-gas-pains/art-20044739.

Diet Lambung – Kementerian Kesehatan RI. (2011). Retrieved 15 March 2021, from http://gizi.depkes.go.id/wp-content/uploads/2013/08/Brosur-Diet-Lambung.pdf.

Gas in the Digestive Tract – Johns Hopkins Medicine. Hopkinsmedicine.org. (2021). Retrieved 15 March 2021, from https://www.hopkinsmedicine.org/health/conditions-and-diseases/gas-in-the-digestive-tract.

Lactose intolerance – Mayo Clinic. Mayoclinic.org. (2021). Retrieved 15 March 2021, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/lactose-intolerance/symptoms-causes/syc-20374232.

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh Arinda Veratamala
Tanggal diperbarui 4 minggu lalu
x