home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Benarkah Kapasitas Lambung Mengecil Bila Makan Sedikit?

Benarkah Kapasitas Lambung Mengecil Bila Makan Sedikit?

Saat Anda sedang dalam pogram diet, seiring berjalannya waktu, lambung terbiasa mengonsumsi jumlah makanan dalam porsi sedikit, sehingga akhirnya ukuran lambung mengecil. Seperti apa sebenarnya kapasitas lambung manusia?

Lambung bersifat elastis, bisa mengecil dan membesar

anatomi dan fungsi lambung

Pada dasarnya, organ lambung memang memiliki sifat elastis sehingga ukurannya bisa mengecil dan membesar. Maka dari itu, bisa dikatakan bahwa kapasitas lambung sangat bisa beradaptasi.

Bila dalam keadaan kosong, ukuran lambung umumnya mencapai 12 inci (sekitar 30 cm). Pada titik terlebarnya, lambung bisa membesar sampai 6 inci (sekitar 15 cm) lebih lebar. Diperkirakan lambung bisa menampung sampai satu liter makanan.

Perlu diketahui bahwa pelebaran kapasitas perut juga akan memberikan efek pada tubuh Anda. Ketika Anda terus-terusan makan dalam porsi besar, lambung pun akan meregang.

Ketika makanan yang masuk sudah melebihi kapasitas, Anda akan merasakan perut yang begah. Perut jadi terlihat membesar dan celana pun terasa sempit.

Untungnya, ukuran perut akan kembali ke ukuran normal setelah proses pencernaan berlangsung.

Benarkah kapasitas lambung mengecil saat diet?

Seperti yang disampaikan sebelumnya, kapasitas lambung bersifat adaptif sehingga banyaknya makanan yang masuk ke dalam tubuh akan berpengaruh terhadap kemampuan lambung untuk menampung makanan.

Saat seseorang melakukan diet, makanan yang masuk ke dalam lambung cenderung lebih sedikit. Bila diet berlangsung dalam waktu yang lama, hal ini dapat membuat ukuran lambung mengecil.

Begitu juga sebaliknya. Bila konsisten makan dengan porsi yang besar, ukuran lambung Anda akan membesar karena terbiasa menerima makanan dalam porsi yang banyak.

Namun, ukuran yang mengecil bukan berarti membuat tubuh tidak lapar. Pasalnya, hormon leptin dan ghrelin yang bertanggung jawab mengontrol nafsu makan akan meningkat pada orang yang menjalankan diet ataupun yang mencoba menahan lapar.

Hal ini justru membuat perut akan lebih sering merasa lapar karena mendapatkan tekanan dari hormon leptin dan gherlin. Jadi, kalau Anda menuruti nafsu makan, rencana diet Anda mungkin akan berantakan.

Bagaimana agar kapasitas lambung tetap kecil tanpa jadi cepat lapar?

Ada berbagai cara yang bisa Anda lakukan untuk tetap menjaga kapasitas lambung tanpa membuat Anda jadi cepat lapar. Di bawah ini berbagai caranya.

1. Mengontrol asupan makanan

Kunci mengecilkan perut yaitu dengan makan secara teratur dan makan dengan porsi yang sedang. Hal ini menyebabkan Anda cepat merasa kenyang dan Anda akan cenderung menghindari makan berlebihan.

2. Perbanyak mengonsumsi makanan yang mengandung serat

Konsumi makanan kaya serat untuk pencernaan serta protein juga sama pentingnya. Pasalnya, makanan berserat mampu membuat Anda merasa kenyang selama berjam-jam setelah Anda selesai makan.

Serat makanan juga dapat membantu menurunkan kolesterol dan mengurangi risiko penyakit jantung koroner, diabetes tipe 2, serta beberapa jenis kanker.

Jangan lupa untuk imbangi juga dengan mengonsumsi air yang banyak dan makanan seperti buah-buahan, sayuran, biji-bijian, dan kacang-kacangan. Dengan begitu, meski kapasitas lambung berubah, nafsu makan Anda akan tetap terjaga.

3. Melakukan operasi gastric bypass

Gastric bypass merupakan operasi yang dirancang khusus untuk memperkecil ukuran lambung dan merombak aliran sistem pencernaan di lambung.

Dalam operasi ini, perut dibagi menjadi dua bagian oleh dokter bedah, yaitu bagian atas yang lebih kecil dan bagian bawah yang lebih besar. Bagian bawah tidak digunakan, sedangkan bagian atas yang lebih kecil dibuatkan saluran langsung (bypass) ke usus kecil.

Operasi ini dianggap ampuh untuk mengecilkan perut Anda selain itu mampu mengontrol makanan dan menurunkan berat badan bagi penderita penyakit diabetes ataupun obesitas.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Santoro, S., 2012. Stomachs: does the size matter? Aspects of intestinal satiety, gastric satiety, hunger and gluttony. Clinics, 67(4), pp.301-303. Retrieved 8 April 2021.

How does the stomach work? (2016). Cologne, Germany: Institute for Quality and Efficiency in Health Care. Retrieved 8 April 2021, from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK279304/

Amin, T., Mercer, J.G. (2016). Hunger and Satiety Mechanisms and Their Potential Exploitation in the Regulation of Food Intake. Curr Obes Rep 5, 106–112. Retrieved 8 April 2021.

Foto Penulis
Ditulis oleh Risky Candra Swari pada 25/04/2021
x