Bagaimana Membedakan Gejala Tipes dan Maag?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 12 November 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Perut terasa kembung dan nyeri? Banyak orang yang menganggap hal itu adalah gejala maag. Namun, gejala tersebut juga bisa Anda alami ketika Anda mengalami penyakit tipes. Kedua penyakit ini sering kali menyebabkan perut Anda kembung dan tak nyaman. Meski begitu, sebenarnya kedua penyakit ini adalah penyakit yang berbeda. Lantas, apa bedanya gejala maag dengan tipes? Simak penjelasan di bawah ini, ya.

Gejala tipes dan maag, bagaimana membedakannya?

Tipes atau demam tifoid adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri Salmonella typhi di dalam minuman atau makanan tidak steril. Sementara, maag adalah sebutan dari sekumpulan gejala gangguan pencernaan yang sebenarnya tak ada di dalam kamus kesehatan.

Ketika seseorang mengalami sakit perut, perut kembung, mual, ulu hati terasa sakit atau panas, maka Anda mungkin berpikir kalau itu adalah maag. Dalam dunia medis, maag dapat disebut dengan gastritis, yaitu peradangan atau luka di lambung akibat berbagai hal. Biasanya, gangguan kesehatan ini disebabkan oleh naiknya asam lambung akibat pola makan yang kurang baik.

Sementara, sakit perut yang dirasakan ketika mengalami gejala tipes disebabkan oleh infeksi bakteri yang menyerang bagian pencernaan. Jadi, ketika bakteri yang ada di dalam makanan atau minuman Anda masuk ke dalam tubuh, bakteri tersebut akan bertahan dan berkembang di dalam organ pencernaan selama kurang lebih tiga minggu.

Setelah itu, bakteri akan menyebar melalui pembuluh darah dan semakin membuat sistem kekebalan tubuh melemah.

Bagaimana saya tahu kalau yang saya alami adalah gejala tipes?

Meskipun sama-sama menimbulkan gejala nyeri dan kram perut, gejala tifus biasanya akan disertai dengan gejala lain, tak hanya gangguan pencernaan saja. Gejala tipes lainnya seperti:

  • Sakit kepala
  • Demam lebih dari 38 derajat Celcius
  • Diare atau sembelit (sulit BAB)
  • Nafsu makan menurun

Gejala tipes ini biasanya akan muncul setelah 1-2 minggu seseorang terinfeksi bakteri Salmonella. Ketika Anda mengalami hal tersebut, maka bisa jadi Anda terserang penyakit infeksi ini. Maka dari itu sebaiknya segera periksakan diri ke dokter untuk mengetahui keadaan tubuh Anda lebih lanjut.

Penyakit tipes tidak boleh diremehkan

Banyak orang yang tidak menyadari dirinya terserang penyakit infeksi ini. Padahal bila penyakit tipes tak ditangani dengan tepat dan segera, akan menimbulkan berbagai gangguan kesehatan lain yang lebih serius. Masalah kesehatan yang mengintai jika kondisi ini tak diatasi dengan cepat yaitu:

  • Perdarahan di organ pencernaan
  • Muntah dan BAB berdarah
  • Sulit bernapas

Namun, jika penyakit infeksi ini dapat ditangani dengan cepat, pemulihannya tak membutuhkan waktu yang lama. Untuk pengobatan, dokter akan memberikan antibiotik agar bakteri tidak berkembang dan tumbuh kembali.

Selain itu, dokter juga akan memberikan pengobatan untuk meringankan atau mengatasi gejala yang muncul, misalnya memberikan pasien oralit jika mengalami diare akut.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

9 Cara Jitu untuk Mengusir Semut Bandel di Rumah

Setiap rumah pasti ada semutnya. Apalagi rumah yang kotor. Jangan panik dulu, air lemon ternyata bisa jadi cara mengusir semut di rumah yang terjamin ampuh.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kebersihan Diri, Hidup Sehat 25 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Kenapa Lidah Terasa Pahit saat Anda Sedang Sakit?

Saat Anda sakit, makan dan minum apapun jadi tak selera. Hal ini karena mulut dan lidah terasa pahit. Nah, ini dia alasan dan cara ampuh mengatasinya.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Penyakit Gusi dan Mulut, Gigi dan Mulut 25 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit

Berhubungan Seks Sehari Setelah Haid, Apakah Bisa Hamil?

Banyak orang mengira sebelum dan setelah haid bukan menjadi masa subur wanita. Tapi apakah berhubungan seks setelah haid bisa menyebabkan kehamilan?

Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan Wanita, Menstruasi 25 Januari 2021 . Waktu baca 2 menit

Bisakah Mengetahui Keperawanan Wanita Lewat Ciri Fisiknya?

Banyak yang percaya gadis perawan memiliki ciri-ciri khusus. Tapi bagaimana dengan pandangan medis soal tes keperawanan wanita? Benarkah bisa dilakukan?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Wanita, Penyakit pada Wanita 25 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

ciri dan gejala infeksi parasit

Mengenal Jenis-Jenis Parasit dan Penyakit Infeksi yang Disebabkannya

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 26 Januari 2021 . Waktu baca 10 menit
badan sakit setelah olahraga

Badan Sakit Setelah Olahraga, Apakah Artinya Olahraga Anda Ampuh?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 26 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
tidak enak badan

6 Cara Mengurangi Rasa Tidak Enak Badan saat Demam

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 26 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
makan makanan yang sama

Sehatkah Kalau Makan Makanan yang Sama Terus Setiap Hari?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 26 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit