Air tajin merupakan air yang berasal dari rebusan beras. Air berwarna putih ini dipercaya bermanfaat untuk kesehatan, termasuk mengatasi penyakit asam lambung. Lantas, seperti apa manfaat air tajin untuk lambung?
Air tajin merupakan air yang berasal dari rebusan beras. Air berwarna putih ini dipercaya bermanfaat untuk kesehatan, termasuk mengatasi penyakit asam lambung. Lantas, seperti apa manfaat air tajin untuk lambung?

Meski belum ada penelitian yang menyebutkan manfaat air tajin untuk menyembuhkan sakit asam lambung naik, air tajin diketahui mengandung mineral yang baik untuk lambung.
Mengutip studi dalam jurnal Processes, air tajin mengandung berbagai mineral penting yang bermanfaat untuk tubuh, salah satunya magnesium.
Magnesium diketahui mampu menetralkan asam lambung. Itulah kenapa beberapa kandungan utama obat antasida, yakni obat untuk asam lambung adalah magnesium hidroksida.
Magnesium hidroksida bersifat basa sehingga bisa mengurangi asam berlebih dalam lambung dengan mengubahnya menjadi air dan garam.
Namun, perlu diingat bahwa air tajin yang bermanfaat untuk lambung bukanlah air yang berasal dari cucian beras, melainkan air berwarna putih kental yang berasal dari rebusan beras.
Artikel terkait
Berikut beberapa manfaat air tajin untuk mengatasi penyakit asam lambung.
Salah satu khasiat air tajin untuk menyembuhkan sakit asam lambung berasal dari kandungan magnesium di dalamnya.
Mineral tersebut merupakan kandungan utama dalam obat antasida yang dapat meredakan gejala maag dengan menetralkan asam lambung.
Selain itu, studi dalam jurnal F1000 Research menyebutkan bahwa obat antasida yang mengandung kombinasi magnesium hidroksida dan aluminium hidroksida bisa mengurangi gejala GERD dengan cepat, bahkan pada dosis rendah.
Selain itu, mengonsumsi makanan mengandung air, seperti halnya air tajin dapat membantu melarutkan asam lambung dan meredakan gejala maag.
Orang yang memiliki penyakit GERD atau asam lambung naik dapat mengalami iritasi pada lambung dan kerongkongan. Hal ini membuat penderita GERD kesulitan untuk menelan atau mencerna makanan.
Nah, air tajin lebih mudah ditelan dan dicerna oleh tubuh, sehingga tidak membebani sistem pencernaan yang sedang sensitif akibat masalah asam lambung.
Selain mengobati penyakit asam lambung, memberikan air tajin untuk bayi dapat bermanfaat untuk mengatasi diare. Hal ini karena air tajin dapat membantu mencegah dehidrasi saat diare.

Guna mendapatkan manfaat air tajin untuk asam lambung, Anda harus tahu bagaimana mengolah air tajin yang benar.
Pasalnya, beras yang Anda gunakan bisa saja terkontaminasi dengan zat kimia sisa pestisida yang berbahaya, seperti arsenik. Zat ini memiliki potensi meningkatkan risiko kanker.
Membersihkan dan merendam beras selama beberapa menit bisa membantu membersihkan arsenik yang tertinggal.
Berikut ini cara mengolah air tajin yang tepat untuk mendapatkan manfaatnya.
Agar rasanya lebih enak, Anda bisa menambahkan madu atau sedikit garam. Namun, hindari menambahkan jeruk nipis.
Hal ini karena jeruk nipis mengandung asam yang tinggi dan dapat memperparah sakit lambung.
Meski tergolong aman, ada baiknya untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum mengonsumsi air tajin untuk mengobati asam lambung.
Konsumsi air tajin mungkin dapat memicu reaksi alergi pada sebagian orang dengan alergi beras.
Jadi, selalu konsultasikan dengan dokter sebelum mencoba pengobatan herbal apapun untuk mengatasi masalah lambung.
Rangkuman
Catatan
Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan. Selalu konsultasikan dengan ahli kesehatan profesional untuk mendapatkan jawaban dan penanganan masalah kesehatan Anda.
Welna, M., Szymczycha-Madeja, A., & Pohl, P. (2023). Rice water—more a source of nutrition elements or toxic arsenic? Multi-element analysis of Home-made (natural) rice water and Commercialized rice-based products using (HG)-ICP OES. Processes, 11(9), 2674.
Remes-Troche, J. M., Sobrino-Cossío, S., Soto-Pérez, J. C., Teramoto-Matsubara, O., Morales-Arámbula, M., Orozco-Gamiz, A., … & Mateos, G. (2014). Efficacy, safety, and tolerability of pantoprazole magnesium in the treatment of reflux symptoms in patients with gastroesophageal reflux disease (GERD): a prospective, multicenter, post-marketing observational study. Clinical Drug Investigation, 34, 83-93.
Shetty, B., & Vishwanath, M. K. (2022). An expert opinion on antacids: A review of its pharmacological properties and therapeutic efficacy. F1000Research, 11, 1057.
Menon, M., Dong, W., Chen, X., Hufton, J., & Rhodes, E. J. (2021). Improved rice cooking approach to maximise arsenic removal while preserving nutrient elements. Science of the Total Environment, 755, 143341.
Versi Terbaru
04/08/2024
Ditulis oleh Zulfa Azza Adhini
Ditinjau secara medis oleh dr. Andreas Wilson Setiawan, M.Kes.
Diperbarui oleh: Fidhia Kemala