Beberapa orang mungkin familier dengan pemeriksaan endoskopi lambung untuk mendeteksi penyakit lambung. Namun, pernahkah Anda mendengar endoscopic ultrasound (EUS)?
Beberapa orang mungkin familier dengan pemeriksaan endoskopi lambung untuk mendeteksi penyakit lambung. Namun, pernahkah Anda mendengar endoscopic ultrasound (EUS)?

Meskipun sama-sama berguna untuk memeriksa organ pencernaan, EUS dinilai lebih canggih karena menggabungkan teknologi endoskopi dan ultrasonografi. Ketahui lebih lanjut tentang tindakan EUS dalam ulasan berikut.
Endoscopic ultrasound (EUS) adalah prosedur medis yang dilakukan untuk mendapatkan gambaran detail saluran pencernaan dan organ di sekitarnya, termasuk pankreas, kantong empedu, hati, kelenjar getah bening, atau paru-paru.
Berbeda dari proses endoskopi lainnya, seperti endoskopi kapsul atau nasal, pemeriksaan EUS dilakukan dengan melibatkan alat ultrasonografi untuk melihat detail organ pencernaan.
Saat pemeriksaan, alat endoskopi berupa tabung tipis yang fleksibel akan dimasukkan melalui kerongkongan atau anus dan ditempatkan di saluran pencernaan.
Pada bagian ujung alat endoskopi, terdapat alat ultrasonografi yang dapat memancarkan gelombang suara frekuensi tinggi untuk melihat gambaran saluran pencernaan, jaringan, dan pembuluh darah.
Terkadang, sebuah jarum kecil akan ditempatkan di ujung alat EUS untuk digunakan mengambil cairan atau sampel jaringan yang kemudian akan diuji di laboratorium.

Endoscopic ultrasound dapat digunakan untuk pemeriksaan berbagai penyakit pada sistem pencernaan. Berikut ini beberapa kondisi yang dapat diperiksa dengan menggunakan prosedur EUS.
Pemeriksaan endoscopic ultrasound dilakukan oleh dokter spesialis di rumah sakit. Berikut ini tahapan prosedurnya.
Dokter biasanya akan memberi petunjuk khusus untuk mempersiapkan diri sebelum pemeriksaan EUS dilakukan.
Petunjuk atau aturan yang dilakukan bisa bervariasi tergantung pada bagian saluran pencernaan yang akan diperiksa.
Mengutip Mayo Clinic, berikut ini beberapa persiapan yang mungkin dianjurkan oleh dokter sebelum melakukan pemeriksaan EUS.

Ketika pemeriksaan dimulai, dokter akan memberikan obat bius atau anestesi untuk membuat Anda merasa rileks dan mencegah rasa sakit.
Jika pemeriksaan dilakukan untuk melihat gambaran organ saluran cerna bagian atas, seperti lambung, dokter akan menyemprotkan tenggorokan dengan obat khusus agar mati rasa.
Berikut ini langkah-langkah pemeriksaanya.
Mengutip John Hopkins, prosedur endoscopic ultrasound biasanya hanya membutuhkan waktu kurang dari satu jam.
Apabila melibatkan pengangkatan sampel jaringan untuk biopsi atau mengeluarkan cairan abnormal di saluran pencernaan, prosedur mungkin memerlukan waktu yang lebih lama.
Setelah prosedur selesai, Anda akan berada di ruang pemilihan hingga efek obat anestesi mulai hilang. Kemudian, Anda biasanya diperbolehkan untuk pulang dan beristirahat.
Hasil pemeriksaan akan diterima dalam beberapa hari. Sementara itu, hasil proses biopsi biasanya memakan waktu selama beberapa minggu.
Beberapa orang mungkin akan mengalami efek samping seperti sakit tenggorokan, bibir bengkak, mual, muntah, perut kembung atau kram.
Namun, biasanya efek samping ini hanya terjadi sementara dan akan berangsur membaik dalam 24 jam. Anda biasanya bisa kembali beraktivitas setelahnya.
Jika Anda mengalami efek samping serius, seperti nyeri perut yang parah, feses berwarna gelap, demam, atau nyeri dada, segera hubungi dokter atau pergi ke ruang gawat darurat.
Sama seperti prosedur medis lainnya, ada beberapa risiko komplikasi yang mungkin muncul setelah melakukan prosedur EUS, di antaranya sebagai berikut.
Prosedur EUS umumnya aman dilakukan dan jarang sekali menimbulkan efek samping atau komplikasi serius bagi kesehatan.
Meski begitu, Anda tetap harus waspada jika mengalami gejala seperti demam atau nyeri perut parah yang tak kunjung hilang. Segera kunjungi dokter atau unit gawat darurat terdekat untuk mendapatkan perawatan yang tepat.
Rangkuman
Catatan
Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan. Selalu konsultasikan dengan ahli kesehatan profesional untuk mendapatkan jawaban dan penanganan masalah kesehatan Anda.
Endoscopic Ultrasound (EUS). Gastroenterological Society of Australia. (n.d). Retrieved 26 February 2025, from https://www.svhs.org.au/ArticleDocuments/2582/EUS_GESA_APPROVED.pdf.aspx?embed=y
Endocopic Ultrasound. (n.d.). Retrieved 26 February 2025, from https://www.pennmedicine.org/for-patients-and-visitors/find-a-program-or-service/gastroenterology/diagnostic-testing-and-procedures/endoscopy-procedures/endoscopic-ultrasound-eus
Versi Terbaru
03/03/2025
Ditulis oleh Zulfa Azza Adhini
Ditinjau secara medis oleh dr. Andreas Wilson Setiawan, M.Kes.
Diperbarui oleh: Fidhia Kemala