home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

7 Cara Jitu Mengatasi Anus Luka Akibat Diare

7 Cara Jitu Mengatasi Anus Luka Akibat Diare

Diare tidak hanya menyebabkan perut mulas melilit. Sering bolak-balik buang air besar juga dapat menimbulkan luka di anus sehingga terasa panas dan perih. Lantas, bagaimana caranya mengatasi anus luka akibat diare yang berkepanjangan?

Berbagai cara mengobati anus luka akibat diare

1. Jaga bagian anus dan sekitarnya tetap bersih

Diare membuat Anda harus bolak-balik ke kamar mandi. Pastikan bahwa Anda menjaga kebersihan diri setelah dari kamar mandi. Bersihkan area anus yang luka dengan sabun netral yang tidak berpewangi untuk menghindari luka anus semakin perih.

Setelah itu, bilas dengan air bersih dan kemudian langsung keringkan dengan menepuk-nepuk perlahan area tersebut. Jangan biarkan terus lembap yang akan membuat iritasi tak kunjung sembuh.

2. Gunakan krim pelembap

Untuk mengurangi iritasi pada anus, Anda bisa mengoleskan krim pelembap di sekitar area anus yang teriritasi. Anda bisa memilih krim yang mengandung petroleum jelly untuk memuat kulit di sekitar anus lebih baik. Petroleum jelly adalah krim yang terbuat dari campuran setengah padat hidrokarbon ini memiliki kemampuan untuk atasi kulit kering apabila digunakan secara rutin. Gunakan krim ini setelah Anda selesai mandi.

3. Jangan mandi dengan air hangat

Bila Anda suka mandi dengan air hangat, kali ini hindari dulu kebiasaan tersebut. Pasalnya, air hangat hanya akan membuat kulit semakin kering. Justru bila kulit Anda kering, iritasi yang terjadi akan bertambah lebar. Jadi, sebagai gantinya Anda bisa mandi atau berendam dengan air yang suhunya suam-suam kuku. Ini akan membantu kulit Anda menjadi lebih lembap

4. Minum sebanyak-banyaknya

Ketika Anda mengalami diare, maka Anda akan kehilangan cairan dalam jumlah yang banyak. Padahal, bila Anda kekurangan cairan, kulit juga akan mudah kering dan rusak. Jadi, Anda harus banyak mengonsumsi air untuk mengganti cairan yang hilang akibat diare dan menghindari efek samping dari kekurangan cairan, seperti kulit kering. Hindari minuman yang justru dapat membuat Anda semakin kekurangan cairan seperti kopi atau minuman berkafein lainnya.

5. Jangan duduk terlalu lama

Duduk terlalu lama saat anus luka tentu sangat tidak nyaman. Hal ini juga dapat memperparah kondisi luka Anda, karena ketika duduk, kulit Anda yang terluka akan bergesekkan dengan permukaan kursi. Bila memang kegiatan Anda mengharuskan Anda untuk duduk seharian, Anda bisa mengakalinya dengan menggunakan bantalan kursi yang berbentuk donat atau cincin sehingga bagian anus yang terluka tidak terlalu sering tergesek.

6. Hindari penggunaan pakaian yang terlalu ketat

Penggunaan pakaian yang ketat akan membuat iritasi tak kunjung sembuh. Justru, jika Anda menggunakan pakaian yang ketat, gesekan kulit dengan pakaian akan memperparah luka pada anus. Jadi, gunakan pakaian yang longgar dan nyaman bagi Anda.

7. Atasi segera diare Anda

Bila Anda mengalami diare, sebaiknya perbaiki dulu pola makan Anda. Hindari makanan yang dapat memicu diare, seperti makanan pedas, makanan asam, hingga makanan yang berlemak. Sebagai gantinya, makanlah makanan yang rendah serat serta minum obat penghenti diare. Jika diare berlanjut, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Verywell. (2017). Tips for Treating Skin Irritation From Diarrhea. [online] Available at: https://www.verywell.com/tips-treating-skin-irritation-diarrhea-1942627   [Accessed 21 Nov. 2017].
EverydayHealth.com. (2017). Soothing Relief for Anal Discomfort . [online] Available at: https://www.everydayhealth.com/digestive-health/soothing-relief-for-anal-discomfort.aspx   [Accessed 21 Nov. 2017].
WebMD. (2017). Soothe Sore Skin After Diarrhea. [online] WebMD. Available at: https://www.webmd.com/ibs/soothe-skin-after-diarrhea#1   [Accessed 21 Nov. 2017].

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Nimas Mita Etika M
Tanggal diperbarui 25/11/2017
x