Pentingnya Memilih Pasta Gigi Anak Terbaik untuk Kesehatan Rongga MulutnyaIni adalah artikel sponsor. Informasi selengkapnya mengenai Kebijakan Pengiklan dan Sponsor kami, silakan baca di sini.

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Menyikat gigi setiap hari penting untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut anak. Namun, hal ini juga harus didukung dengan pasta gigi yang tepat. Ya! Memilih pasta gigi untuk anak tidak boleh asal.

Cara memilih pasta gigi terbaik untuk anak

Karies (gigi berlubang) adalah masalah gigi anak yang paling umum. Sakit anak rasakan ketika giginya bolong dapat mengganggu aktivitas bermain dan belajar mereka sehari-hari.

Namun, orangtua tidak perlu khawatir. Pemilihan pasta gigi yang terbaik untuk anak dapat membantu melindungi giginya dari berbagai masalah. Berikut pertimbangannya:

1. Ada kandungan fluoride

Pilihkan pasta gigi anak yang mengandung fluoride untuk melindungi kesehatan giginya.

Berbagai penelitian medis telah membuktikan fluoride efektif membantu menguatkan gigi dan melawan kemunculan karies pada gigi anak.

American Dental Association (ADA) dan Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) pun merekomendasikan anak untuk menyikat gigi dengan pasta yang mengandung fluoride.

American Academy of Pediatric menganjurkan anak menyikat pakai pasta gigi berfluoride mulai usia 1 tahun ketika giginya sudah tumbuh.

Untuk anak di bawah 3 tahun, oleskan pasta hanya sebesar butiran beras pada permukaan sikatnya. Sementara anak usia 3 tahun ke atas sudah bisa diberikan “porsi” pasta gigi ber-fluoride seukuran kacang polong.

2. Ada label “antikaries”

Khusus untuk anak, Anda bisa memilihkan pasta gigi yang fungsi utamanya mencegah gigi berlubang (antikaries).

Pasta gigi ini biasanya mengandung senyawa fluoride dalam bentuk natrium monofluorofosfat, natrium fluorida, dan stannous fluoride.

Jenis fluoride ini melindungi gigi anak dan membalikkan tanda-tanda awal dari kemunculan karies yang memicu gigi berlubang. Fluoride juga membantu menguatkan kembali gigi anak yang mulai mengalami pembusukan.

Ajarkan anak untuk menyikat gigi dengan pasta gigi ber-fluoride dua kali sehari, setelah sarapan dan sebelum tidur malam. Umumnya semakin cepat orangtua membiasakan anak menyikat gigi, semakin terlindungi pula dirinya dari risiko karies gigi di masa mendatang.

3. Pilih pasta gigi dengan rasa agar anak mau sikat gigi

Anak kecil mungkin merasa tidak bersemangat setiap kali waktunya menyikat gigi. Apalagi jika harus menyikat pakai pasta gigi orang dewasa dengan rasa mint yang pedas.

Maka itu, orangtua sebaiknya pilihkan pasta gigi yang rasanya buah-buahan. Menggunakan pasta gigi rasa buah dapat mendongkrak semangat anak menyikat gigi.

Selain itu, pasta gigi khusus anak juga biasanya memiliki kemasan yang menarik dengan gambar-gambar lucu berwarna-warni. Dengan begitu, anak akan semakin rajin menyikat gigi setiap hari.

Sekarang, Anda bisa membuat waktu menyikat gigi jadi lebih menyenangkan di rumah! Tonton episode Petualangan Mama Sigi & Pepo setiap hari di tautan ini untuk membangun kebiasaan menyikat gigi yang baik bagi si kecil.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca