5 Cara Mudah Agar Anak Terhindar dari Kuman Penyakit

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 23 April 2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Orangtua mana yang mau anaknya sakit. Tentu, sebagai orangtua Anda akan melakukan berbagai hal untuk mencegah anak sakit. Sebenarnya, tak perlu melarang si kecil main di luar karena takut kena bakteri. Anda hanya butuh melakukan berbagai hal sederhana yang memang bisa mencegah serangan penyakit pada si kecil. Lantas, apa saja?

Bagaimana cara mencegah anak sakit akibat kuman penyakit?

Faktanya, ada banyak bakteri, virus, dan mikroba lain yang mengintai kesehatan si kecil. Tentu saja, jika tak diperhatikan, anak akan mudah sekali terkena penyakit infeksi. Tak mau, kan, si kecil lemah dan lesu karena kena penyakit infeksi? Nah, sebenarnya ada banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk mencegah anak sakit. Apa saja?

1. Jangan lewatkan jadwal imunisasinya

Banyak orangtua yang masih menyepelekan imunisasi. Padahal, cara ini sudah terbukti bisa mencegah anak sakit akibat berbagai penyakit infeksi.  Ya, bahkan data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa imunisasi telah menyelamatkan nyawa 2-3 miliar anak di dunia setiap tahunnya dari kematian akibat penyakit infeksi.

Ada banyak jenis imunisasi yang harus si kecil lakukan, dari balita hingga usia sekolah. Masing-masing imunisasi punya jadwalnya sendiri dan tak boleh dilewatkan jika Anda ingin si kecil terbebas dari penyakit. Jadi, pastikan kalau Anda selalu membawa si kecil ke fasilitas kesehatan untuk diimunisasi, sesuai dengan jadwalnya.

2. Membiasakan si kecil untuk cuci tangan

Apakah Anda membiasakan anak untuk mencuci tangan? Meski terlihat sepele, tapi hal ini ternyata sangat penting untuk mencegah anak sakit. Kenyataannya, cuci tangan dengan sabun dan air yang mengalir, bisa mencegah penularan bakteri penyakit. Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Center for Disease Control and Prevention menemukan bahwa kebiasaan cuci tangan mampu melindungi 1 dari 3 anak dari diare dan 1 dari 5 anak dari risiko penyakit infeksi saluran napas.

Cuci tangan adalah hal dasar untuk mencegah anak sakit, jadi jangan lupa untuk membiasakan dirinya melakukan hal ini, apalagi sebelum makan, setelah bermain dan dari kamar mandi.

Makanan yang Jatuh Belum Lima Menit Benarkah Aman Dikonsumsi?

3. Jangan makan makanan yang sudah jatuh ke lantai meski baru hitungan detik

Banyak orang yang sayang membuang makanan yang baru jatuh. Meski ada sebagian yang bilang kalau makanan jatuh itu penuh dengan bakteri, tapi tetap banyak orang yang memakannya. Padahal, tahukah Anda seberapa banyak bakteri dan kuman penyakit yang telah menempel pada permukaan makanan saat itu?

Sebuah studi menemukan bahwa makanan akan langsung ditutupi dengan bakteri meski jatuhnya hanya beberapa detik saja. Nah, hal ini yang harus Anda beri tahu pada si kecil. Biasanya, anak-anak tak peduli dengan hal ini dan cenderung tidak terima jika makanan kesukaannya jatuh. Jadi, ia akan tetap mengambilnya dan kemudian dimakan.

4. Hentikan kebiasaan menggigit kuku

Kuku adalah sarang penyakit jika tidak dirawat kebersihannya, apalagi jika kukunya panjang. Anak Anda sangat mudah kena penyakit infeksi karena kebiasaannya mengggigit-gigit kuku. Faktanya, ada banyak bakteri yang menempel pada kuku dan akan sangat mudah berpindah ketika si kecil menggigit kukunya.

Bakteri yang menempel pada kuku bisa menyebabkan si kecil mengalami berbagai penyakit infeksi seperti diare atau gangguan pencernaan lainnya. Jadi, untuk mencegah anak sakit, Anda harus memperingatkannya agar tidak menggigit kuku, memotong kuku jika sudah panjang, dan selalu mencuci tangan.

5. Sediakan makanan yang diolah dengan bersih dan higienis

Kebersihan makanan dan minuman yang akan si kecil konsumsi juga tak kalah penting. Pastikan jika semua makanan dan minuman yang Anda berikan diolah dengan bersih. Pasalnya, kontaminasi makanan akibat bakteri sangat mungkin membuat si kecil terserang penyakit infeksi.

Jadi, pastikan kalau semua makanan yang ia konsumsi bersih dan jauh dari kontaminasi bakteri. Usahakan untuk memasak dan mengolah makanan sendiri ketimbang membeli makanan dari luar, sehingga Anda bisa mengukur kebersihannya.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Yang Perlu Ortu Lakukan Saat Memergoki Anak Masturbasi

Mengetahui anak Anda melakukan masturbasi mungkin akan menimbulkan rasa kaget pada orang tua. Lalu bagaimana sebaiknya orang tua menyikapi hal tersebut?

Ditulis oleh: Novita Joseph
Parenting, Tips Parenting 8 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Cara Membersihkan Badan Bayi dari Kepala, Tali Pusat, Sampai Organ Intim

Kebanyakan orangtua baru bingung bagaimana cara membersihkan badan bayi. Berikut panduannya, mulai dari kepala, tali pusat, sampai organ intim si kecil.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Bayi, Perawatan Bayi, Parenting 5 Oktober 2020 . Waktu baca 11 menit

Bedong Bayi: Ketahui Manfaat dan Cara Memakaikan yang Tepat

Salah membedong bayi bisa menyebabkan Sudden Infant Death Syndrome alias kematian bayi mendadak saat tidur. Bagaimana cara bedong bayi yang benar?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Bayi, Perawatan Bayi, Parenting 3 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit

Penjelasan Lengkap Imunisasi, Mulai dari Pengertian, Manfaat, Sampai Jenisnya

Imunisasi penting untuk mencegah si kecil terkena penyakit berbahaya di kemudian hari. Untuk lebih jelasnya, berikut semua hal yang perlu diketahui.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Imunisasi, Kesehatan Anak, Parenting 2 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

daging ayam belum matang

4 Penyakit Akibat Makan Daging Ayam Belum Matang (Plus Ciri-cirinya)

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 20 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
vaksin MMR

Vaksin MMR: Manfaat, Jadwal, dan Efek Samping

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 16 Oktober 2020 . Waktu baca 9 menit
efek samping imunisasi

Mengenal Berbagai Efek Samping Imunisasi: Bahaya Atau Tidak?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 16 Oktober 2020 . Waktu baca 12 menit
Kulit bayi Sensitif

Ketahui 4 Tips Merawat Kulit Bayi Sensitif

Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 15 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit