Berapa Lama Seharusnya Anak Tidur?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 22 Desember 2019 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Tidur merupakan salah satu kebutuhan anak. Sama seperti nutrisi, tidur juga berpengaruh pada pertumbuhan dan perkembangan anak. Durasi tidur yang cukup untuk anak memberikan anak cukup energi untuk membangun koneksi otak. Namun, terkadang anak sulit untuk tidur, padahal anak membutuhkan durasi tidur yang lebih banyak daripada orang dewasa. Berapa waktu tidur yang dibutuhkan anak?

Pentingnya mendapatkan durasi tidur yang cukup bagi anak

Sebelum membahas durasi tidur yang dibutuhkan anak, mungkin Anda juga harus tahu manfaat apa saja yang anak dapatkan saat ia memenuhi durasi tidur yang dibutuhkannya.

1. Membantu pertumbuhan dan perkembangan

Salah satu manfaat paling penting yang anak dapatkan ketika tidur adalah membantu pertumbuhan dan perkembangannya. Ya, mungkin Anda tidak menyangka hal ini terjadi saat tidur, tapi ternyata hormon pertumbuhan anak paling puncak dilepaskan saat anak mencapai waktu tidur paling dalam. Walaupun sebenarnya hormon pertumbuhan anak dilepaskan sepanjang hari.

2. Membantu menjaga kesehatan jantung

Para ahli menduga tidur dapat melindungi anak dari kerusakan pembuluh darah akibat sirkulasi hormon stres. Anak yang biasa mengalami gangguan tidur memiliki rangsangan otak yang berlebihan selama tidur, hal ini mungkin dapat memicu pelepasan hormon stres yang berlebihan.

3. Membantu menjaga berat badan

Durasi tidur yang cukup bagi anak juga dapat menjaga berat badan anak. Beberapa bukti menunjukkan bahwa tidur yang terlalu sedikit dapat menyebabkan anak mengalami kelebihan berat badan. Kurang tidur mungkin dapat mempengaruhi hormon leptin, yaitu hormon yang memberi sinyal kenyang. Anak yang kekurangan tidur mungkin bisa mengalami respon kenyang yang terganggu, sehingga ia akan terus makan dan akan mengalami kenaikan berat badan.

4. Membantu menjaga kekebalan tubuh

Anak yang kurang tidur mungkin lebih rentan mengalami sakit. Ya, pada saat tidur ternyata tubuh juga memproduksi protein yang dapat melawan infeksi, penyakit dan stres. Protein ini disebut dengan sitokin. Semakin sedikit durasi tidur anak, hal ini akan mempengaruhi jumlah sitokin dalam tubuh, sehingga anak lebih rentan terkena sakit.

5. Membantu meningkatkan kemampuan belajar

Walaupun bayi sedang tidur, ternyata otak bayi ternyata tetap bekerja. Ini juga ditunjukkan pada penelitian oleh Columbia University Medical Center bahwa bayi baru lahir sebenarnya belajar pada waktu tidurnya, dikutip dari Parents. Tidak hanya saat masih bayi, ternyata tidur juga mengembangkan kemampuan belajar anak di semua usia. Untuk itulah mengapa tidur sangat dibutuhkan oleh anak, jika anak belum mencukupi durasi tidurnya saat malam hari, anak bisa mencukupinya pada siang hari. Tidur pada siang hari dan malam hari, keduanya memberikan manfaat pada anak.

Berapa lama durasi tidur yang dibutuhkan anak?

Bayi dan anak-anak membutuhkan durasi tidur yang cukup untuk membantu perkembangan fisik dan mentalnya yang sangat cepat. Durasi tidur yang dibutuhkan bayi dan anak berbeda-beda sesuai dengan usianya. Seperti dilansir dari National Sleep Foundation, berikut ini merupakan kebutuhan durasi tidur anak sesuai usianya:

Bayi baru lahir (usia 0-3 bulan)

Bayi baru lahir membutuhkan durasi tidur sebanyak 14-17 jam dalam sehari. Durasi tidur ini tidak dihabiskan dalam sekali tidur, tetapi dalam waktu tidur yang berkali-kali dan tidak teratur. Biasanya bayi baru lahir akan tidur selama 1-3 jam dalam sekali tidur, bayi akan bangun jika ia butuh makan atau untuk mengganti popoknya.

Bayi usia 4-11 bulan

Bayi usia ini membutuhkan durasi tidur selama  12-15 jam dalam sehari. Bayi pada usia ini biasanya akan mengambil waktu tidur siangnya sebanyak dua kali. Pada usia 6 bulan, bayi biasanya sudah tidak terbangun tengah malam untuk minta disusui, ia akan menghabiskan waktu malamnya dengan tidur nyenyak. Mungkin hal ini akan dilakukan saat usianya 9 bulan pada beberapa bayi lainnya.

Anak usia 1-2 tahun

Anak usia 1-2 tahun membutuhkan durasi tidur sebanyak 11-14 jam dalam sehari. Saat anak menginjak usia 18 bulan, biasanya anak hanya akan mengambil waktu tidur siangnya selama satu kali dan hal ini biasanya berlangsung selama 1-3 jam. Sebaiknya tidur siang anak dilakukan pada siang hari karena jika mendekati malam hal ini dapat mengganggu waktu tidur malam anak.

Anak usia 3-5 tahun

Saat usia anak menginjak 3 tahun, durasi tidur anak makin berkurang. Anak usia 3-5 tahun membutuhkan tidur selama 10-13 jam dalam sehari. Pada usia ini beberapa anak biasanya mengalami kesulitan tidur dan terbangun di malam hari. Imajinasi anak yang makin berkembang membuat anak pada usia ini mungkin takut saat akan tidur dan bisa mengalami mimpi buruk.

Anak usia 6-13 tahun

Durasi tidur yang anak butuhkan saat usianya 6-13 tahun adalah sebesar 9-11 jam. Mungkin untuk mencukupi durasi tidur ini terasa sulit karena pada usia ini anak sudah lebih banyak menghabiskan waktu di luar rumah untuk menjalankan aktivitasnya, seperti sekolah, berolahraga, bermain, dan lainnya. Selain itu, anak pada usia ini juga sudah mulai tertarik untuk menghabiskan waktu di depan televisi atau komputer. Hal-hal seperti ini dapat mengganggu waktu tidurnya.

 

BACA JUGA

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Baca Juga:

    Yang juga perlu Anda baca

    Serba Serbi Obat Tidur yang Perlu Anda Ketahui (Plus Penyebab Kenapa Susah Tidur)

    Anda susah tidur? Mungkin Anda bisa menggunakan obat tidur apotek atau obat tidur alami. Namun sebelumnya, ketahui juga apa saja efek obat tidur pada tubuh.

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
    Hidup Sehat, Fakta Unik 23 November 2020 . Waktu baca 14 menit

    8 Hal yang Membuat Anda Sering Terbangun Tengah Malam

    Terkadang kita terbangun di tengah malam meski tak ada bunyi alarm atau hal lainnya. Kondisi itu ternyata dipengaruhi kesehatan fisik atau mental. Apa saja?

    Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
    Hidup Sehat, Tips Sehat 19 November 2020 . Waktu baca 4 menit

    Malam Begadang, Bolehkah ‘Balas Dendam’ Bayar Utang Tidur di Siang Hari?

    Begadang di malam hari atau insomnia membuat Anda tidak cukup tidur. Lantas, bolehkah membayar utang tidur karena begadang di malam hari dengan tidur siang?

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Hidup Sehat, Gangguan Tidur 16 November 2020 . Waktu baca 4 menit

    Selalu Mengantuk di Siang Hari? Mungkin Anda Mengidap Hypersomnia

    Bahkan jika Anda sudah tidur cukup setiap malam, Anda selalu saja mengantuk di siang hari. Waspada, bisa jadi gejala hypersomnia. Penyakit apa ini?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Kemal Al Fajar
    Hidup Sehat, Fakta Unik 9 November 2020 . Waktu baca 4 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    waktu bermain video game

    Berapa Lama Waktu Bermain Video Game yang Pas untuk Anak?

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 26 November 2020 . Waktu baca 4 menit

    Mengapa Perlu Matikan Lampu Saat Tidur?

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Arinda Veratamala
    Dipublikasikan tanggal: 24 November 2020 . Waktu baca 5 menit
    komunikasi dengan anak

    Kenapa Orangtua Wajib Rutin Berkomunikasi Dengan Anak?

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Arinda Veratamala
    Dipublikasikan tanggal: 24 November 2020 . Waktu baca 4 menit
    bahaya gurita bayi

    Bayi Ternyata Tak Boleh Pakai Gurita. Apa Bahayanya?

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Ajeng Quamila
    Dipublikasikan tanggal: 24 November 2020 . Waktu baca 5 menit