Apakah Anak Anda Depresi?

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11 Mei 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Banyak orang mengira depresi hanya dapat terjadi pada orang dewasa. Namun, anak-anak dan remaja juga dapat mengalami depresi. Sayangnya bagi orangtua, depresi pada anak-anak dapat sulit dikenali.

Tanda-tanda depresi pada anak

Terdapat beberapa cara untuk membedakan naik turunnya emosi yang normal dengan masalah kesehatan emosional yang lebih serius.

Menurut Dr. Navina Evans, konsultan psikiatris di London’s Capio Nightingale Hospital dan the East London and City Mental Health Trust, gejala yang mencolok adalah mood yang rendah dan rasa tidak bahagia, mudah menangis atau tersinggung meski tidak terkait dengan suatu hal yang spesifik. Perhatikan reaksi anak jika suatu peristiwa yang menyedihkan terjadi. Sebagai contoh, ketika seseorang meninggal, para anggota keluarga wajar untuk merasa sedih. Namun jika menurut Anda reaksi anak Anda terlalu ekstrem atau berlangsung terlalu lama, hal ini juga dapat menjadi pertanda depresi.

Menurut Dr. David Kingsley, konsultan psikiatris remaja di Cheadle Royal Hospital’s Young Persons’ Service, jika mood anak mempengaruhi fungsi sehari-hari, hal ini merupakan pertanda bahwa masalah mental harus diselidiki kemungkinannya.

Menurutnya, jika seorang remaja tidak dapat berfungsi dengan baik di sekolah dan kehilangan ketertarikan pada hal-hal yang dulu ia senangi, hal ini adalah tanda-tanda yang harus diwaspadai. Menutup diri dari lingkungan sosial juga merupakan tanda-tanda depresi pada remaja.

Mengatasi depresi pada anak

Jika Anda merasa anak Anda menderita depresi, sulit untuk menentukan apa yang harus dilakukan. Menurut Dr. Evans, hal pertama yang harus Anda lakukan adalah membicarakannya dengan anak. Cari tahu apa yang menjadi masalah. Apapun penyebabnya, jangan menyepelekannya. Mungkin hal tersebut terkesan sepele bagi Anda, namun mungkin merupakan suatu masalah besar bagi anak Anda.

Jika Anda masih merasa khawatir setelah berbicara dengan mereka, kunjungi dokter. Menurut Dr. Kingley, jika diperlukan penanganan lebih jauh, terdapat beberapa pilihan, seperti konseling untuk remaja, terapi keluarg,a atau cognitive behavioral therapy, yaitu jenis terapi berbicara. Spesialis juga mungkin akan mempertimbangkan pengobatan antidepresan, namun hanya pada kasus yang serius.

Sementara itu, jika Anda khawatir anak Anda rentan terhadap depresi, Anda dapat membantu dengan memberi dukungan. Menurut Dr. Kingsley, semua anak-anak dan remaja butuh untuk merasa dihargai dan dicintai. Mereka perlu memiliki hubungan dengan orangtua di mana mereka dapat merasa dihargai secara positif. Hal ini secara jangka panjang dapat melindungi anak dari depresi.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Cara Membedakan Stres, Depresi, dan Gangguan Kecemasan

    Setiap orang pernah mengalami stres. Tapi tidak semua orang mengalami depresi atau gangguan kecemasan. Lalu, apa bedanya stres dan depresi serta kecemasan?

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Ajeng Quamila
    Hidup Sehat, Psikologi 9 Juni 2020 . Waktu baca 6 menit

    Apa Bedanya Stres dan Depresi? Kenali Gejalanya

    Stres dan depresi tidak sama, keduanya memiliki perbedaan mendasar. Maka jika penanganannya keliru, depresi bisa berakibat fatal. Cari tahu, yuk!

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Hidup Sehat, Psikologi 26 Mei 2020 . Waktu baca 6 menit

    Tips Mengajak Orang Tua Pindah ke Tempat yang Baru

    Orang tua sering kali enggan diajak untuk pindah karena tak mau meninggalkan segala kenangan di rumah lama. Bagaimana cara membujuknya?

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Winona Katyusha
    Hidup Sehat, Perawatan Lansia 25 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit

    Panduan Lengkap Mengukur Tekanan Darah Anak di Rumah

    Anak-anak mungkin mengalami tekanan darah tinggi. Orangtua dapat mengukur tekanan darah anak di rumah dengan panduan berikut ini.

    Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Ihda Fadila
    Hipertensi, Health Centers 22 April 2020 . Waktu baca 7 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    akibat anak terlalu sering dibentak

    Apa Akibat Anak Sering Dibentak? Orangtua Perlu Tahu Ini

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Annisa Hapsari
    Dipublikasikan tanggal: 22 Juni 2020 . Waktu baca 8 menit
    sumber stres dalam pernikahan

    6 Sumber Stres Utama dalam Pernikahan

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 19 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit
    pro kontra antidepresan

    Pro dan Kontra Mengonsumsi Obat Antidepresan

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 18 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit
    depresi pasca melahirkan ayah

    Ternyata Ayah Juga Bisa Kena Depresi Pasca Melahirkan

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 14 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit