4 Cara Mengajarkan Anak Menjaga Kebersihan Lingkungan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 11 April 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Setiap orang harus menjaga kebersihan lingkungannya, termasuk anak-anak. Penting untuk memahami hal tersebut sedini mungkin. Lantas, apa pentingnya mengajarkan menjaga kebersihan lingkungan kepada anak dan bagaimana cara mengajarkannya?

Pentingnya mengajarkan anak menjaga kebersihan lingkungan

Kebersihan lingkungan erat kaitannya dengan kesehatan. Untuk dapat menerapkan hidup yang sehat, anak perlu berperan dalam menjaga kebersihan lingkungannya. Hal ini tentunya baik untuk masa depan anak itu sendiri. Dengan hidup yang sehat, seorang anak pun akan tumbuh dan berkembang menjadi anak yang bahagia.

Untuk mewujudkan hal tersebut, orangtua perlu mengajarkan pentingnya menjaga lingkungan yang bersih kepada anak sedini mungkin. Apalagi, perkembangan dan pertumbuhan si kecil yaitu pada fase awal kehidupan anak.

Cara mengajarkan anak menjaga kebersihan lingkungan

Cara termudah dalam mengajarkan anak adalah memberinya contoh. Oleh karena itu, orangtua perlu memberi contoh kepada anaknya tentang bagaimana menjaga kebersihan lingkungan yang baik. Berikut ini beberapa cara yang bisa digunakan untuk mengajarkan anak bagaimana menjaga lingkungan yang bersih.

  • Ajak anak mengenal lingkungan

Sebelum menjaga kebersihan lingkungan lewat tindakan, tentu perlu bagi anak untuk mengenal apa itu lingkungan. Ajaklah anak Anda beraktivitas di luar, seperti aktivitas liburan dengan menikmati alam terbuka atau sekadar jalan-jalan keliling kota.

Tunjukkanlah bagaimana lingkungan semestinya. Lingkungan yang bersih, sehat, tanpa polusi, dan dengan pepohonan yang rindang tentu akan sangat nyaman untuk ditinggali, sehingga anak akan sadar bagaimana dirinya harus peduli dan menjaga lingkungan yang nyaman tersebut.

  • Beri contoh buang sampah di tempatnya

Slogan tersebut tentu sudah sangat dikenal oleh setiap orang. Namun, hal sederhana seperti ini memang sangat penting dilakukan dalam mengajarkan anak bagaimana menjaga kebersihan lingkungan dengan baik.

Ajarkan kepada anak untuk selalu membuang sampah bungkus makanan yang ia makan, sebab membuang sampah sembarangan hanya akan mencemari lingkungan. Ajarkan pula bila menemukan sampah di tempat yang tidak sesuai, ambillah sampah tersebut dan buanglah di tempat sampah. Jangan lupa untuk selalu mencuci tangan setelah memegang sampah.

  • Terapkan prinsip 3R atau reduce, reuse, dan recycle

Ajarkan prinsip 3R, yaitu reduce, reuse, dan recycle kepada anak Anda. Reduce berarti mengurangi segala sesuatu yang menghasilkan sampah, reuse berarti menggunakan kembali barang yang sudah tidak terpakai, dan recycle berarti mendaur ulang sampah.

Ketiga hal tersebut memang tampak sulit dilakukan. Namun, ajarkan hal-hal sederhana kepada anak dalam menerapkannya, seperti dengan membawa botol minuman sendiri ke sekolah daripada botol minuman plastik yang dibeli di warung. Hal ini bisa mengurangi sampah sisa makanan. Lalu, bila ada sisa air di gelas bisa digunakan untuk menyiram tanaman, menggunakan botol plastik bekas sebagai pot tanaman kecil, dan hal lainnya.

Hal sederhana lainnya yang juga bisa dilakukan, seperti menyortir buku dan pakaian yang sudah tidak dipakai untuk dijual atau disumbang kepada orang yang lebih membutuhkan. Selain mengajarkan anak menjaga kebersihan lingkungan, hal ini juga bisa menjadi cara untuk mengajarkan anak peduli kepada sesama.

  • Lakukan kegiatan berkebun bersama

Salah satu cara efektif untuk mengajarkan anak menjaga kebersihan lingkungan, yaitu dengan membuat lingkungan itu sendiri. Ajaklah anak Anda berkebun atau menanam pohon bersama di halaman rumah Anda.

Beritahu anak Anda bahwa pohon merupakan bagian dari lingkungan dan sangat penting dalam kehidupan manusia. Dengan begitu, anak akan sadar betapa pentingnya menjaga kebersihan lingkungannya.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

5 Cara Efektif Mengatasi Anak Malas Belajar

Saat anak Anda malas belajar, ada cara yang bisa Anda lakukan demi mengatasi rasa malas tersebut. Apa saja? Simak tipsnya secara lengkap di artikel ini.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Parenting, Tips Parenting 13 April 2020 . Waktu baca 6 menit

7 Tips Mengajarkan Anak Agar Rajin Merapikan Mainan Sendiri

Merapikan mainan mungkin tugas yang sederhana, tapi orangtua perlu sedikit trik untuk mengajarkannya kepada anak. Inilah sederet tips untuk Anda.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Parenting, Tips Parenting 6 April 2020 . Waktu baca 5 menit

Benarkah Langkah Orangtua Memberi Hukuman Mengurung Anak?

Saat anak berbuat kesalahan, orangtua terkadang memberi hukuman dengan mengurung anak di kamar untuk merenungi kesalahannya. Apakah hal ini baik dilakukan?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Parenting, Tips Parenting 3 April 2020 . Waktu baca 3 menit

Tips Mendidik Anak Tunggal agar Tidak Menjadi Egois dan Manja

Stereotip dari anak tunggal adalah egois dan sombong, padahal karakter anak ditentukan oleh cara mendidik anak yang dilakukan orang tua sejak dini.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Parenting, Tips Parenting 26 Maret 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

menjelaskan rasisme kepada anak

Tips Menjelaskan Rasisme kepada Anak Sejak Dini

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 12 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit
agar anak mau mendengarkan orang tua

Bukan Dimarahi, Ini 5 Cara Agar Anak Mau Mendengarkan Orangtua

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 30 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit
menghukum anak berbohong

Menghukum Anak Karena Berbohong Justru Akan Membuatnya Berbohong Lagi

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 29 April 2020 . Waktu baca 5 menit
polusi udara meningkatkan risiko covid-19

Begini Efek Pandemi COVID-19 Terhadap Lingkungan Sekitar

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 28 April 2020 . Waktu baca 5 menit