15 Tips Agar Rumah Anda Aman Bagi Si Kecil

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 03/12/2019 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, terutama jika Anda memiliki bayi atau anak kecil di dalam rumah, tindakan pengamanan dan pencegahan harus diterapkan di setiap ruangan di rumah Anda. Apa saja yang harus Anda perhatikan?

  1. Pasang detektor asap di seluruh rumah Anda, setidaknya satu di setiap tingkat dan di luar kamar tidur. Periksa setiap sebulan sekali untuk memastikan detektor berfungsi dengan baik. Lebih baik lagi jika menggunakan detektor asap dengan baterai yang tahan lama. Jika tidak, ganti baterai setiap tahun di tanggal yang akan Anda ingat. Siapkan rencana darurat dan berlatih sehingga Anda akan siap jika keadaan darurat terjadi.
  2. Jika ada liang colokan listrik yang tak terpakai, tutupi dengan penutup khusus, dan tempatkan colokan listrik lainnya di posisi yang tidak berbahaya sehingga anak Anda tidak dapat menancapkan jari atau mainannya ke dalam lubang. Jika anak Anda tidak mau jauh-jauh dari colokan listrik, halangi akses dengan perabotan berat. Jauhkan kabel listrik dari jangkauan dan penglihatan anak.
  3. Tutupilah anak tangga dengan karpet untuk mencegah anak tergelincir. Pastikan karpet benar-benar dipasang sampai tepi tangga. Ketika anak Anda mulai belajar merangkak dan berjalan, pasang pembatas di bagian atas dan bawah tangga untuk keselamatan anak. Hindari pembatas berbentuk akordeon karena dapat melukai lengan atau leher.
  4. Tanaman hias tertentu dapat berbahaya. Sebaiknya Anda tidak memajang tanaman hias untuk sementara waktu, atau setidaknya taruh semua tanaman rumah di luar jangkauan anak.
  5. Periksa lantai secara rutin untuk menghindari anak Anda menelan benda-benda kecil seperti koin, kancing, manik-manik, pin, dan sekrup. Hal ini sangat penting dilakukanjika seseorang dalam rumah atau anak Anda yang lebih besar mempunyai kebiasaan membawa benda-benda kecil.
  6. Jika Anda memiliki lantai kayu, jangan biarkan anak Anda berlari-lari menggunakan kaos kaki. Kaos kaki membuat lantai licin menjadi lebih berbahaya.
  7. Lembaga Perlindungan Konsumen Nasional (LPKN) merekomendasikan menggunakan penutup jendela tanpa kawat di semua rumah yang terdapat anak-anak. Jika terdapat kawat di jendela Anda, cantelkan kawat pada tirai jendela lalu gantungkan ke tepi lantai agar tidak terlepas, atau bungkus kabel tersebut di sekitar dinding agar tidak mencuat keluar. Gunakan perangkat keselamatan pada kawat.  Kawat yang kusut harus dipotong agar anak tidak tercekik jika kabel dibiarkan longgar.
  8. Perhatikan pintu antar kamar. Pintu kaca bisa sangat berbahaya. Kuncilah pintu jika anak sedang berlarian menuju arah pintu yang terbuka. Pintu yang berayun dapat membentur anak hingga terjatuh, dan menutup pintu secara tiba-tiba dapat membuat jari anak Anda terjepit. Jadi jika Anda memiliki pintu kaca, pertimbangkanlah untuk menggantinya sampai anak Anda  sudah cukup besar untuk memahami bagaimana cara kerjanya.
  9. Periksa rumah Anda jika terdapat furnitur atau perabotan rumah berujung keras dan lancip karena bisa melukai anak Anda jika dia terjatuh. Meja di depan televisi biasanya berujung tajam dan bisa berisiko. Jika memungkinkan, pindahkan perabotan ini ke daerah yang jarang dilewati, terutama ketika anak Anda belajar berjalan. Anda juga dapat membeli bantalan pelindung untuk dipasangkan di sudut tajam di ujung perabotan.
  10. Tes keseimbangan furniture berbentuk besar seperti lampu lantai, rak buku, dan televisi. Letakkan lampu lantai di belakang furniture lain atau rak buku, dan TV tempelkan ke dinding. Kecelakaan atau bahkan kematian dapat terjadi ketika anak memanjat atau terjatuh dari furniture besar tersebut. Amankan televisi dengan menempelkannya ke dinding atau letakkan di tempat rendah karena anak-anak dapat meninggal  saat mereka tertimpa TV jatuh.
  11. Jauhkan komputer dari jangkauan sehingga tidak dapat ditarik-tarik oleh anak Anda. Kabel harus jauh dari jangkauan dan penglihatan anak.
  12. Pasang jendela yang dapat dibuka dari atas jika memungkinkan. Jika tidak,  pasang pengaman jendela sehingga hanya dapat dibuka dari dalam oleh orang dewasa atau anak yang lebih tua. Sebuah sekat tidak cukup kuat untuk mencegah anak dari jatuh. Jangan pernah menaruh kursi , sofa, meja-meja rendah, atau apa pun yang dapat dinaiki, di dekat jendela di lantai atas. Menaruh benda-benda tersebut di dekat jendela dapat menciptakan risiko anak untuk jatuh.
  13. Jangan pernah meninggalkan kantong plastik tergeletak di sekitar rumah, dan jangan menyimpan pakaian atau mainan anak di dalamnya. Dry-cleaning bags sangat berbahaya. Jadikan satu sebelum Anda membuangnya sehingga tidak mungkin bagi anak Anda untuk berjalan atau menaruhnya di atas kepalanya. Bahkan sepotong sobekan kecil bisa menimbulkan risiko tersedak.
  14. Pikirkan tentang risiko berbahaya dari apa pun yang Anda masukkan ke dalam tempat sampah. Setiap tong sampah harus dijauhkan dari jangkauan anak kecil. Makanan basi, pisau cukur bekas, atau baterai, benda-benda tersebut harus diletakkan jauh dari jangkauan anak.
  15. Alkohol bisa sangat beracun untuk anak kecil. Jauhkan semua minuman beralkohol dalam lemari terkunci dan segera kosongkan setiap botol yang masih terisi minuman beralkohol.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Apa yang Akan Terjadi Jika Muncul Kista Saat Hamil?

    Munculnya kista saat hamil adalah hal yang umum terjadi. Walau biasanya tidak berbahaya, ibu hamil perlu memahami apa saja pengaruhnya terhadap kandungan.

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 19/06/2020 . 5 mins read

    Ternyata Ayah Juga Bisa Kena Depresi Pasca Melahirkan

    Postpartum depression tak cuma menyerang wanita yang baru melahirkan. Depresi pasca melahirkan juga bisa dialami para ayah. Inilah tanda-tandanya.

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Parenting, Tips Parenting 14/06/2020 . 5 mins read

    Hai Para Suami, Ini 15 Tanda Istri Anda Sedang Hamil

    Tak hanya wanita yang harus memerhatikan perubahan pada dirinya. Sebagai suami Anda juga harus peka melihat tanda istri hamil dan segera mempersiapkan diri.

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Kesuburan, Kehamilan, Hidup Sehat 13/06/2020 . 6 mins read

    Hal yang Harus Diketahui Jika Ingin Cepat Hamil Setelah Keguguran

    Bukanlah hal yang mustahil jika Anda ingin segera kembali hamil setelah mengalami keguguran, tapi ketahui dulu beberapa hal berikut ini.

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Winona Katyusha
    Kesuburan, Kehamilan 18/05/2020 . 5 mins read

    Direkomendasikan untuk Anda

    cara memandikan bayi yang baru lahir

    Agar Tidak Bingung, Berikut Cara Memandikan Bayi Baru Lahir

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Riska Herliafifah
    Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . 9 mins read

    Ini Akibatnya Jika Bayi Memakai Popok Terlalu Lama

    Ditulis oleh: Arinda Veratamala
    Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . 5 mins read
    pelukan bayi perkembangan bayi 14 minggu perkembangan bayi 3 bulan 2 minggu

    Ilmuwan Jepang Ungkap Cara Sempurna Memeluk Bayi

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
    Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . 4 mins read
    akibat anak terlalu sering dibentak

    Apa Akibat Anak Sering Dibentak? Orangtua Perlu Tahu Ini

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Annisa Hapsari
    Dipublikasikan tanggal: 22/06/2020 . 8 mins read