Ibu Menyusui Boleh Minum Teh Hijau, Asalkan…

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 01/01/2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Teh hijau sudah dipercaya sejak ratusan tahun memiliki manfaat yang baik untuk kesehatan. Namun, tidak semua orang mendapati hal yang sama, termasuk ibu menyusui. Jika teh hijau dikonsumsi untuk ibu menyusui, apakah manfaatnya masih sama atau justru terdapat efek sampingnya?

Efek samping teh hijau untuk ibu menyusui

manfaat minum teh hijau

Seorang ibu yang masih dalam proses menyusui tentu harus memperhatikan pola makan mereka, mengingat kualitas makanan dan minuman akan memengaruhi air susu yang dihasilkan. 

Salah satu jenis minuman yang sudah sering didengar dan dihindari oleh ibu menyusui adalah kafein. Jenis minuman berkafein tidak sebatas kopi saja, melainkan juga meliputi teh, termasuk teh hijau. 

Seperti yang dilansir dari laman Drugs, teh hijau termasuk teh yang mengandung kafein, polifenol, dan tanin. 

Menurut sebuah artikel dari National Library of Medicine, rasa cemas dan gangguan tidur telah terjadi pada beberapa bayi dari ibu yang mengonsumsi kafein yang cukup tinggi. 

Bahkan, dengan memberikan teh secara langsung kepada bayi ternyata bisa mengganggu proses penyerapan zat besi.

Hal ini dikarenakan kafein bisa berada di tubuh seseorang 5-20 jam. Terlebih lagi, durasi tersebut bisa lebih lama bila dipengaruhi oleh obat-obatan, tingginya lemak tubuh, dan gangguan kesehatan lainnya. 

Walaupun demikian, bukan berarti teh hijau tidak bisa dikonsumsi untuk ibu menyusui. Hanya saja, Anda perlu mengetahui terlebih dahulu batas dosis aman untuk mengonsumsi teh hijau. 

Batas dosis aman teh hijau untuk ibu menyusui

khasiat teh hijau untuk rematik

Normalnya, kafein masih bisa dikonsumsi oleh ibu menyusui, tetapi tentu saja harus ada batas amannya. Hal ini bertujuan agar efek samping teh hijau untuk ibu yang menyusui tidak memengaruhi kesehatan bayi mereka. 

Maka itu, para ibu menyusui tidak direkomendasikan minum minuman berkafein lebih dari 300 mg per hari. Artinya, Anda masih dapat minum teh hijau, tetapi disarankan untuk mengonsumsinya 1-3 cangkir per hari saja. 

Menurut American Academy of Pediatrics, umumnya ASI hanya mengandung kurang dari 1% kafein yang sudah dicerna oleh ibu. Jika Anda tidak minum lebih dari tiga cangkir teh hijau pada hari itu, kemungkinan besar hanya akan ada sedikit hingga tidak ada kafein sama sekali pada urin bayi. 

Meskipun demikian, proses metabolisme setiap orang akan berbeda. Mungkin bagi beberapa orang tingkat toleransi kafein mereka jauh lebih tinggi dibandingkan Anda dan hal ini juga memengaruhi bayi mereka. 

Maka itu, sangat dianjurkan untuk melihat berapa banyak cangkir teh hijau yang sudah Anda konsumsi selama menyusui. Jangan lupa untuk melihat apakah terdapat perubahan pada bayi Anda ketika Anda minum teh hijau. 

Alternatif teh hijau untuk ibu menyusui

teh putih

Sebenarnya, teh hijau masih bisa dikonsumsi untuk ibu menyusui. Namun, jika Anda khawatir kandungan kafein pada teh hijau bisa berdampak buruk pada bayi Anda, ada baiknya untuk mencari pilihan lain. 

Misalnya, Anda bisa memilih teh yang kandungan kafeinnya rendah atau tidak ada sama sekali, seperti teh hitam. 

Selain itu, ada beberapa jenis teh lainnya yang kandungan kafeinnya jauh lebih rendah dibandingkan teh hijau, seperti:

  • Teh putih
  • Chamomile
  • Teh jahe
  • Teh peppermint

Intinya, teh hijau masih terbilang aman untuk dikonsumsi ibu hamil, tetapi dalam batas yang wajar, yaitu satu sampai tiga cangkir per hari. Jika Anda termasuk pecinta kafein, mungkin sebaiknya mulai mengurangi asupannya dari sekarang agar tidak memengaruhi kesehatan bayi Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

“Kolaborasi Duet” dari 5 Pasang Makanan Ini Berikan Nutrisi Super Bagi Tubuh

Layaknya lagu yang makin merdu jika didendangkan berdua, duet kombinasi makanan berbeda ternyata memberikan manfaat yang lebih baik bagi kesehatan tubuh.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Nutrisi, Hidup Sehat 10/07/2018 . Waktu baca 4 menit

4 Menu Sahur Praktis untuk Ibu Menyusui

Ibu menyusui boleh saja puasa, tapi tentu harus didukung dengan menu sahur yang sehat dan bergizi. Contek di sini inspirasi menu sahur untuk ibu menyusui.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Menyusui, Nutrisi, Hidup Sehat 14/05/2018 . Waktu baca 4 menit

5 Pilihan Buah Agar Produksi ASI Baik dan Lancar Selama Menyusui

Selain melancarkan kerja sistem pencernaan, buah juga bisa membantu memperlancar jumlah ASI untuk ibu menyusui. Apa saja pilihannya?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Konten Bersponsor
buah untuk ibu menyusui
Bayi, Parenting, Menyusui 27/04/2018 . Waktu baca 7 menit

Apakah Ibu Menyusui Perlu Banyak Minum Susu?

Beberapa ibu menyusui mungkin minum susu untuk mencukupi kebutuhan nutrisinya. Tapi, apakah setiap ibu menyusui perlu minum susu?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Konten Bersponsor
susu untuk ibu menyusui
Bayi, Parenting, Menyusui 24/04/2018 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

manfaat teh hijau untuk rambut

3 Manfaat Teh Hijau untuk Rambut yang Lebih Sehat

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 09/02/2020 . Waktu baca 4 menit
balita minum kopi

5 Efek Negatif yang Dialami Balita Jika Sering Minum Kopi

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 02/02/2020 . Waktu baca 5 menit
kalsium untuk ibu menyusui

Pentingnya Kalsium untuk Ibu Menyusui, Beserta Kebutuhannya Setiap Hari

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 15/10/2019 . Waktu baca 7 menit
teh hijau dan teh oolong

Teh Hijau vs Teh Oolong, Mana yang Lebih Menyehatkan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 20/05/2019 . Waktu baca 3 menit