Normalkah Bayi Menjulurkan Lidah? Apa Saja Alasannya?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 10 September 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Sejak dilahirkan, bayi menggunakan berbagai macam cara untuk dapat berkomunikasi dengan orang di sekitarnya. Salah satu cara komunikasi yang dilakukan yaitu bayi menjulurkan atau mengeluarkan lidah. Ada beragam alasan bayi melakukan hal tersebut. Apa saja alasannya dan kapan orangtua harus khawatir terhadap kebiasaan tersebut?

Mengapa bayi menjulurkan lidah?

Bayi yang mengeluarkan lidah sebenarnya merupakan hal yang normal. Saat menjulurkan lidah, bayi memberi banyak makna tergantung dari situasi dan usia bayi tersebut. Berikut ini adalah beragam alasannya:

  • Meniru orang tua

Bayi kerap kali bermain dengan meniru ekspresi wajah orang tuanya. Menjulurkan lidah menjadi hal yang paling mudah dilakukan saat bayi bermain. Terkadang, bayi melakukan hal tersebut untuk menarik perhatian orang tuanya agar ikut melakukan hal yang sama.

  • Memberi tanda kenyang atau lapar

Saat masa menyusui, bayi yang kerap menjulurkan lidahnya merupakan salah satu tanda awal bahwa bayi lapar. Selain itu, kondisi ini juga bisa berarti bahwa ia sudah kenyang. Biasanya, hal tersebut dilakukan berbarengan dengan menggerakkan kepalanya atau mendorong payudara ibu atau botol susunya.

  • Menandakan belum siap makan

Meski dokter anak merekomendasikan untuk memberi bayi makanan selain susu pada bayi usia 6 bulan, tapi tidak semua bayi sudah siap melakukannya pada usia tersebut. Ada kalanya, bayi menolak menerima makanan selain susu dengan mengeluarkan lidahnya. Hal ini juga bisa terjadi bila Anda ingin menaikkan tekstur makanan bayi Anda, sementara ia belum siap.

Kondisi  yang perlu diwaspadai saat bayi menjulurkan lidah berlebihan

Bayi mengeluarkan lidah memang merupakan hal yang normal, namun bila hal ini terus menerus dilakukan, bisa jadi ada hal yang perlu dikhawatirkan. Anda mungkin perlu membawanya ke dokter untuk mendapat pemeriksaan. Untuk itu, ada baiknya Anda memahami berbagai macam alasan atau arti dari bayi yang suka menjulurkan lidah.

Selain beberapa alasan di atas, bayi yang suka menjulurkan lidah bisa terjadi karena ada kondisi lain pada diri bayi. Berikut ini beberapa kondisi tersebut:

  • Lidah bayi yang lebih besar

Bila bayi Anda suka menjulurkan lidah, coba lihat lidahnya. Bisa jadi, anak Anda memiliki ukuran lidah yang lebih besar dari ukuran bayi rata-rata. Kondisi ini bisa terjadi karena beberapa hal, seperti faktor genetik, pembuluh darah yang tidak normal, atau perkembangan otot di lidah yang tidak baik.

Parahnya, kondisi ini juga bisa disebabkan adanya tumor di lidah. Segera bawa anak Anda ke dokter bila lidah yang sering dikeluarkan berbarengan dengan kondisi sulit menelan, air liur bayi yang terlalu banyak, atau kesulitan makan.

  • Ukuran mulut yang kecil

Bila suka menjulurkan lidah, bisa jadi bayi Anda juga memiliki mulut yang kecil. Kondisi ini bisa karena faktor genetik atau mungkin juga menjadi tanda sindrom tertentu, seperti bibir sumbing atau gejala down syndrom.

  • Penurunan tonus otot (gejala Hypotonia)

Lidah digerakkan oleh otot. Dengan tonus otot yang lemah, lidah bayi menjadi kerap dijulurkan. Kondisi ini mungkin menunjukkan gejala beberapa sindrom, seperti down syndrom atau Celebral Palsy. Namun, perlu juga diketahui bahwa gejala dari penyakit-penyakit itu tidak hanya penurunan pada tonus otot lidah.

  • Hidung tersumbat

Bila lidah si kecil yang suka terjulur berbarengan dengan bayi kesulitan bernapas, bersin, hidung melebar, atau mengeluarkan suara pernapasan yang tidak biasanya, itu mungkin saja karena kondisi flu atau hidung yang tersumbat.

  • Kelenjar di mulut yang bengkak

Terkadang, bayi memiliki kelenjar di mulut yang bengkak sehingga lidahnya kerap dikeluarkan. Hal ini mungkin terjadi bila lidah suka terjulur lebih dari biasanya, bayi menolak makan, atau terlihat benjolan di lidah. Segera periksakan ke dokter karena kondisi ini mungkin saja terjadi karena ada infeksi di mulut atau lebih parahnya disebabkan kanker mulut.

Bila bayi Anda suka menjulurkan lidah dan menunjukkan gejala di atas, ada baiknya Anda langsung membawa bayi Anda ke dokter untuk mendapat diagnosa langsung dengan penanganan yang tepat.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Bukan Karena Kurang Tidur, Ini 4 Penyebab Mata Panda Pada Si Kecil

Bukan hanya orang dewasa, anak-anak yang masih kecil memiliki mata panda. Memangnya, apa penyebab mata panda pada anak? Yuk, baca di sini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kesehatan Anak, Parenting 28 Maret 2019 . Waktu baca 4 menit

Higroma Kistik, Ketika Muncul Benjolan Pada Leher Atau Kepala Si Kecil

Pernah melihat tumbuhnya benjolan di bagian leher atau kepala bayi? Kemungkinan besar bayi tersebut mengalami higroma kistik. Kok bisa, ya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Kesehatan Anak, Parenting 26 Januari 2019 . Waktu baca 4 menit

Terdengar Bunyi ‘Ngik’ Saat Bayi Bernapas? Ini 5 Kemungkinan Penyebabnya

Sering terjadi pada orang dewasa, bukan berarti mengi tidak bisa menyerang bayi. Lantas, kenapa bisa terjadi mengi pada bayi?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Kesehatan Anak, Parenting 26 September 2018 . Waktu baca 5 menit

Empeng Vs. Isap Jempol, Mana yang Lebih Baik untuk Si Kecil?

Bayi cenderung mengisap jempolnya saat sedang tidak menyusu. Namun, lebih baik bayi pakai empeng untuk mencegahnya atau dibiarkan saja? Ini kata para ahli.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kesehatan Anak, Parenting 3 Juli 2018 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

imunisasi bayi dan anak

Penjelasan Lengkap Imunisasi, Mulai dari Pengertian, Manfaat, Sampai Jenisnya

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 2 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit
bayi demam naik turun

Penyebab Demam Naik Turun Pada Bayi (dan Cara Mengatasinya)

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 21 Juli 2020 . Waktu baca 3 menit
mengatasi ruam popok bayi

Ruam Popok

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 25 Juni 2020 . Waktu baca 13 menit
apakah bayi harus dibedong

Apakah Bayi yang Baru Lahir Harus Dibedong?

Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Dipublikasikan tanggal: 16 Juli 2019 . Waktu baca 4 menit