Tahap Demi Tahap Perkembangan Bayi Usia 0-24 Bulan

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum

Beberapa tahun pertama kehidupan merupakan masa-masa penting dan berpengaruh dalam tahap perkembangan bayi. Hal tersebut juga diungkapkan oleh Briggs, Psy.D., seorang pimpinan program Healthy Steps di Montefiore Medical Center di New York, khususnya untuk usia 1 tahun pertama.

Setelah banyak kemampuan bayi tercapai di tahun pertama, selanjutnya ia akan mengembangkan dan menyempurnakan berbagai kemampuan lainnya di tahun kedua. Agar tahu sejauh mana si kecil dapat berkembang, simak tahap perkembangan bayi sesuai dengan usianya.

Pentingnya mengetahui perkembangan bayi

Setiap bulannya, bayi akan menunjukkan perkembangan baru yang mendukung kemampuannya kelak. Sebagai orangtua Anda perlu mengetahui setiap inci perkembangan ini supaya tahu apakah bayi Anda sudah mengikuti “jalur” yang tepat atau tidak.

Namun, penting untuk dipahami bahwa kecepatan perkembangan setiap bayi pada dasarnya berbeda-beda. Hal senada pun diungkapkan oleh dokter spesialis anak dan penulis buku Heading Home with Your Newborn, Jennifer Shu.

Dikutip dari laman WebMD, Shu mengatakan bahwa si kecil mungkin sudah bisa menunjukkan keterampilan lain yang belum ditunjukkan oleh anak lain seusianya. Di sisi lain, ia mungkin lebih lambat menguasai keterampilan yang telah dimiliki oleh kebanyakan anak sesuainya.

Jadi, jangan cepat khawatir jika bayi Anda tidak memunculkan perkembangan yang sama dengan anak seusianya. Siapa tahu, anak Anda justru memunculkan keterampilan lain yang tidak bisa ditunjukkan anak seusianya. Ingatlah selalu bahwa setiap bayi pada dasarnya unik, sehingga perkembangan satu bayi tidak bisa disama ratakan dengan bayi lainnya.

Perkembangan bayi sampai usia 2 tahun

Secara garis besarnya, berikut uraian tahap perkembangan bayi berdasarkan grafik Denver II:

Perkembangan bayi baru lahir hingga usia 3 bulan

memandikan bayi baru lahir

Perkembangan bayi di tahap usia ini, telah mampu melakukan berbagai kegiatan seperti:

  • Menggerakkan kaki dan tangannya secara bersamaan.
  • Mengangkat kepala dan dadanya ketika ia berada dalam posisi tengkurap.
  • Mengangkat kepala 90 derajat.
  • Merespons saat mendengar suara bel.
  • Mampu mengatakan “ooh” dan “aah”.
  • Mampu tertawa dan memekik kencang.
  • Dapat membedakan antara suara yang dikenal dengan suara lainnya.
  • Mulai mencari sumber suara yang datang.
  • Mampu menyatukan kedua tangannya.

Kemampuan motorik kasar bayi

Sejak awal dilahirkan, si kecil sebenarnya sudah memiliki kemampuan motorik kasar berupa mampu menggerakkan kaki dan tangannya secara bersamaan. Menginjak usia 4 minggu alias 1 bulan, perkembangan bayi tampak dengan mulai belajar mengangkat kepalanya sekitar 45 derajat.

Sampai akhirnya di usia 7 minggu atau 1 bulan 3 minggu, ia sudah lebih handal untuk mengangkat kepalanya 45 derajat. Perkembangan kemampuan bayi yang satu ini terus membaik, sehingga kemudian mampu mengangkat kepala 90 derajat di usia 11 minggu atau 2 bulan 3 minggu.

Satu minggu setelahnya, yakni di usia 12 minggu atau 3 bulan, Anda akan menyaksikan si kecil bisa duduk. Namun, ia masih membutuhkan sandaran dari bantal atau tangan Anda untuk membantu menopang tubuhnya.

Kemampuan komunikasi dan bahasa bayi

Menangis merupakan satu-satunya kemampuan bahasa yang bisa dilakukan bayi sejak ia baru lahir. Selanjutnya, Anda akan mendengar perkembangan bayi saat ia lancar mengucapkan “ooh” dan “aah” di usia 7 minggu atau 1 bulan 3 minggu.

Memasuki usia 10 minggu atau 2 bulan 2 minggu, Anda akan merasa begitu bahagia saat mendengar perkembangan bayi telah mampu tertawa. Kemudian di usia 11 minggu atau 2 bulan 3 minggu, ia bisa memekik keras untuk menunjukkan keinginannya.

Kemampuan motorik halus bayi

Anda akan melihat tahap perkembangan motorik halus bayi saat ia berhasil memainkan kedua tangannya di usia 8 minggu atau 2 bulan. Akan tetapi, hal tersebut belum bisa dilakukannya dengan lancar.

Baru ketika usianya telah menginjak usia 11 minggu atau 2 bulan 3 minggu, buah hati Anda benar-benar bisa mengerti fungsi kedua tangannya, seperti untuk bertepuk tangan. Perkembangan motorik halus bayi tampak semakin baik karena ia telah dapat memegang mainannya sendiri pada usia 15 minggu atau 3 bulan 3 minggu.

Kemampuan sosial dan emosional bayi

Meski setiap anak memiliki perkembangan yang berbeda, umumnya bayi yang baru lahir hingga usia 3 bulan akan lebih sering senyum-senyum sendiri. Jadi, jangan heran ketika Anda melihat bayi yang baru lahir senyum-senyum sendiri meski Anda tidak mengajaknya bercanda.

Sama halnya dengan orang dewasa, bayi tersenyum karena mereka merespon sesuatu atau sedang merasa senang. Perkembangan kemampuan ini biasanya dapat dilakukan bayi dengan baik di usia 7 minggu atau 1 bulan 3 minggu.

Bahkan, senyuman yang dimunculkan bayi tidak lagi spontan yang berasal dari rangsangan otaknya. Bayi juga dapat tersenyum karena merespons berbagai hal yang ia lihat, yang biasanya sudah lancar dilakukan sejak usia 5 minggu atau 1 bulan 1 minggu.

Selain itu, bayi juga akan menanggapi rangsangan suara yang muncul, seperti suara ibu, ayah, atau mainannya. Perkembangan tanggapan yang diberikan bayi ini adalah dengan senyuman. Tepat di usia 12 minggu atau 3 bulan, buah hati Anda telah mampu mengenali tangannya sendiri.

Perkembangan bayi usia 4 sampai 6 bulan

Perkembangan bayi 20 minggu

Perkembangan bayi di tahap usia ini, telah mampu melakukan berbagai kegiatan seperti:

  • Mengangkat kepalanya sendiri.
  • Duduk sendiri dengan baik, tapi masih perlu sedikit sandaran.
  • Menumpukan berat tubuhnya pada kaki.
  • Mampu menahan tubuhnya dengan dada saat dalam posisi telungkup.
  • Menggulingkan tubuhnya.
  • Berubah posisi dari berbaring menjadi duduk, atau dari berdiri menjadi duduk.
  • Mengucapkan “ooh” dan “aah”.
  • Tertawa lepas ketika Anda mengajaknya bercanda atau bicara.
  • Memekik.
  • Mengubah suara seolah hendak bicara.
  • Menyatukan kedua tangannya.
  • Memegang mainan maupun objek lain.
  • Mengikuti atau melihat apa pun ke berbagai arah.
  • Melihat dan memandang wajah orang di sekitarnya sekitar 180 derajat.
  • Berusaha mengambil mainan atau objek yang jauh dari jangkauannya
  • Mengenali wajah orang-orang terdekatnya.
  • Tersenyum sendiri atau merespons senyuman orang lain.
  • Mengenali tangannya sendiri.
  • Bermain dengan mainannya.
  • Makan sendiri.

Kemampuan motorik kasar bayi

Sekitar usia 3 bulan, biasanya perkembangan bayi terlihat saat ia sedang belajar mengasah kemampuan motorik kasar berupa menahan berat tubuhnya dengan kaki, serta dada saat dalam posisi telungkup. Namun, pada usia 15 minggu atau 3 bulan 3 minggu, ia baru mampu menahan berat tubuhnya dengan kaki.

Sementara posisi tengkurap bisa dengan lancar dilakukannya saat usia 17 minggu atau 4 bulan 1 minggu. Di usia ini juga, Anda akan melihat perkembangan bayi yang berhasil bangun dari posisi berbaring ke duduk dengan baik.

Tahap perkembangan motorik kasar bayi juga termasuk berguling. Sebenarnya, ia mulai akan belajar berguling di usia 10 minggu atau 2 bulan 2 minggu. Hanya saja, buah hati Anda baru benar-benar mampu berguling saat usianya menginjak 18 minggu atau 4 bulan 2 minggu.

Sekitar usia 25 minggu atau 6 bulan 1 minggu, si kecil tampak bisa duduk sendiri tanpa perlu dibantu. Kemudian bayi mulai belajar untuk bisa berdiri dengan berpegangan di usia 27 minggu atau 6 bulan 3 minggu.

Kemampuan komunikasi dan bahasa bayi

Setelah berhasil tertawa dan memekik di usia sebelumnya, perkembangan bayi kini sedang belajar untuk mulai berbicara. Namun, pertama-tama ia akan berlatih mengubah suaranya terlebih dahulu sejak usia di atas 3 bulan.

Baru pada usia 22 minggu alias 5 bulan 2 minggu, bayi mampu mengubah suaranya benar-benar seperti akan bicara.

Tepat di usia 24 minggu atau 6 bulan, perkembangan bayi sudah mampu menirukan suara yang baru saja didengarnya. Bahkan memasuki usia 27 minggu atau 6 bulan 3 minggu, Anda akan mendengar kosa kata pertama dari mulut bayi. Misalnya, “a”, “i”, “u”, dan lainnya.

Kemampuan motorik halus bayi

Berjalan ke usia 21 minggu alias 5 bulan 1 minggu, Anda akan melihat perkembangan bayi berupa mampu meraih atau mengambil objek di sekitarnya. Lalu di usia 23 minggu atau 5 bulan 3 minggu, si kecil mulai belajar mencari benang, mainan, maupun objek lainnya.

Hingga pada usianya 24 minggu atau 6 bulan, tahap perkembangan motorik halusnya semakin handal. Ia terlihat sedang dalam proses belajar untuk mengumpulkan kismis yang Anda sediakan pada piring makannya.

Kemampuan ini berlanjut hingga di usia 26 minggu atau 6 bulan 2 minggu, buah hati Anda benar-benar bisa mencari benang atau benda lainnya, serta mengumpulkan kismis ketika makan.

Kemampuan sosial dan emosional bayi

Sekitar usia 16 minggu atau 4 bulan, buah hati Anda mulai belajar untuk bermain dengan mainannya sendiri. Hanya saja, ia baru mampu melakukannya dengan baik saat usianya 21 minggu atau 5 bulan 1 minggu.

Selanjutnya genap di usia 24 minggu alias 6 bulan, biarkan bayi melatih perkembangan kemampuan makannya sendiri di atas kursi makan miliknya.

Perkembangan bayi usia 7-9 bulan

bayi merangkak

Perkembangan bayi di tahap usia ini, telah mampu melakukan berbagai kegiatan seperti:

  • Berubah posisi dari tiduran ke duduk, dari berdiri ke duduk, dan dari duduk ke berdiri.
  • Duduk sendiri tanpa perlu atau dipegangi oleh orang lain.
  • Berdiri sendiri dengan tangan tetap berpegangan pada orang lain atau benda di sekitarnya.
  • Belajar berkata “mama” atau “dada”tapi belum jelas.
  • Mengucapkan “ooh” dan “aah”.
  • Mengoceh sendiri.
  • Membentuk suara yang sudah lebih jelas.
  • Menyebut suku kata tunggal.
  • Menyebut gabungan suku kata.
  • Memegang mainan.
  • Meraih mainan maupun benda lainnya.
  • Mengambil benda yang berukuran kecil.
  • Mengambil 2 buah kubus.
  • Makan sendiri meski masih berantakan.
  • Melambaikan tangan untuk menandakan perpisahan.

Kemampuan motorik kasar

Di rentang usia 7-9 bulan ini, perkembangan bayi telah terlihat mampu menjaga keseimbangan tubuhnya dengan baik. Hal ini terlihat saat ia berusaha bangkit untuk berdiri dari posisi duduk sebelumnya.

Tepat di usia 36 minggu atau 9 bulan, buah hati Anda tampak bisa melakukannya dengan lancar. Selang satu minggu, Anda akan dibuat kagum melihat perkembangan kemampuan motorik kasar bayi yang telah berada di tahap mampu berganti posisi dari dari ke duduk.

Perkembangan perubahan posisi ini dapat dilakukan bayi dengan lancar di usia 37 minggu atau 9 bulan.

Kemampuan komunikasi dan bahasa

Tahap perkembangan bayi tampak mulai lancar mengombinasikan kosa kata sebagai caranya untuk berkomunikasi, di usia 31 minggu atau 7 bulan 2 minggu. Contohnya dengan mengakatan “ba-ba”, “ga-ga”, “ja-ja”, dan sebagainya.

Ia terlihat semakin membanggakan di usia 31 minggu atau 7 bulan 3 minggu ketika berhasil mengucapkan “dada” dan “mama”, meski belum begitu jelas. Sampai kemudian di usia 33 minggu atau 8 bulan 1 minggu, perkembangan bayi Anda sudah terdengar banyak mengoceh beragam kata yang mampu diucapkannya.

Kemampuan motorik halus

Perkembangan motorik halus bayi berada di tahap lancar dalam memberikan objek yang sedang dipegangnya pada orang lain tepat di usia 28 minggu atau 7 bulan. Seminggu setelahnya yaitu di usia 29 minggu atau 7 bulan 1 minggu, perkembangan bayi Anda sudah bisa mengambil dan menggenggam dua benda sekaligus.

Anda akan melihat perkembangan kemampuan motorik halus si kecil semakin baik. Terbukti sejak usia 31 minggu atau 7 bulan 3 minggu, ia mulai berlajar bagaimana caranya memukul-mukul dua benda yang sedang dipegangnya.

Ketika usianya 33 minggu atau 8 bulan 1 minggu, tahap perkembangan bayi mulai terlihat belajar menjepit atau mengambil objek menggunakan ibu jari tangannya.

Kemampuan sosial dan emosional

Di atas usia 7 bulan, tepatnya 31 minggu atau 7 bulan 3 minggu, perkembangan sosial dan emosional bayi telah memasuki tahap belajar melambaikan tangan. Hanya saja, ia belum bisa refleks melakukannya, atau masih perlu bantuan.

Nantinya, Anda akan melihat ia semakin lihai melambaikan tangannya sebagai tanda perpisahan di usia 37 minggu atau 9 bulan 1 minggu. Di kisaran umur ini juga, perkembangan si kecil mulai terlihat mampu mengutarakan keinginannya terhadap sesuatu. Meski begitu, ia masih perlu waktu untuk bisa menyampaikan hal tersebut dengan baik.

Perkembangan bayi usia 10-12 bulan

cara merangsang anak belajar jalan

Perkembangan bayi di tahap usia ini, telah mampu melakukan berbagai kegiatan seperti:

  • Berpindah posisi dari berbaring ke duduk, kemudian duduk ke berdiri, dan kembali lagi ke duduk.
  • Bisa mengutarakan keinginannya selain dengan menangis.
  • Menggunakan bahasa yang kekanak-kanakan (walaupun berupa bahasa asing buatan sendiri yang tidak jelas).
  • Mengucapkan 1-3 kata selain “mama” atau “dada”, tapi belum begitu jelas.
  • Berceloteh banyak hal.
  • Meraih benda di sekitarnya.
  • Menggengam benda di tangannya.
  • Memukul-mukul dua benda yang masing-masing ada di dalam genggamannya.
  • Melambaikan tangan.
  • Hampir mampu menirukan aktivitas yang dilakukan orang lain.
  • Makan sendiri walaupun masih berantakan.
  • Tersenyum sendiri maupun dengan orang lain.
  • Hampir bisa bermain bola dengan bantuan Anda.

Kemampuan motorik kasar

Memasuki usia 40 minggu atau 10 bulan, perkembangan motorik kasar bayi sudah memasuki tahap di mana ia mulai belajar berdiri sendiri tanpa perlu pegangan. Biasanya, ia mampu bertahan sekitar 2 detik, sebelum akhirnya perlu berpegangan lagi.

Selang 1 bulan setelahnya, tepatnya saat 44 minggu alias 11 bulan, ia baru benar-benar mampu berdiri sendiri selama 2 detik. Anda akan semakin dibuat kagum saat melihat perkembangan bayi yang mampu berdiri sendiri tanpa berpegangan pada apa pun dan siapa pun di usia 12 bulan.

Ia juga sedang dalam proses belajar membungkukkan tubuh, kemudian berdiri kembali. Di usia ini juga, buah hati Anda sedang melatih kemampuannya untuk bisa berjalan dengan lancar. Bahkan, ada bayi yang sudah mulai bisa berjalan di usia 12 bulan meski belum cukup lancar.

Kemampuan komunikasi dan bahasa

Menginjak usia 37 minggu atau 9 bulan 1 minggu, perkembangan komunikasi dan bahasa bayi telah memasuki tahap mampu mengucapkan “dada” dan “mama” dengan lancar.

Namun, biasanya di usia 44 minggu atau 11 bulan, si kecil baru benar-benar dapat mengatakan “mama” dan “dada” dengan lebih jelas. Kemudian di usia 48 minggu atau 12 bulan, perkembangan bayi sedang belajar mengucapkan 1 kata dengan.

Kemampuan motorik halus

Perkembangan kemampuannya bayi saat mengambil objek dengan ibu jarinya tampak semakin baik. Terbukti di usia 38 minggu atau 9 bulan 2 minggu, si kecil mampu melakukanya dengan sempurna.

Selain itu, ia juga dapat saling memukul-mukul dua benda yang masing-masing sedang ia genggam dengan handalnya. Saat memasuki usia 44 minggu atau 11 bulan, si kecil belajar untuk memasukkan benda ke dalam wadah. Namun, belum berhasil dilakukannya dengan lancar.

Kemampuan sosial dan emosional

Di usia 44 minggu atau 11 bulan, perkembangan sosial dan emosional bayi berada di tahap sedang senang-senangnya menirukan aktivitas yang ia lihat. Semakin lama, ia terlihat semakin mampu mengutarakan keinginannya.

Terutama saat usianya telah memasuki 45 minggu atau 11 bulan 1 minggu. Misalnya dengan mengoceh atau menangis. Menariknya lagi, Anda akan melihat perkembangan bayi berupa mampu menggelindingkan bola dengan bantuan orang lain pada usia 12 bulan.

Perkembangan bayi 13-15 bulan

perkembangan bayi 15 bulan perkembangan bayi 1 tahun 3 bulan

Perkembangan bayi di tahap usia ini, telah mampu melakukan berbagai kegiatan seperti:

  • Berdiri sendiri tanpa bantuan.
  • Berjalan dengan lancar.
  • Mengatakan “dada” dan “mama” dengan jelas.
  • Mengatakan 1-2 kata.
  • Memasukkan benda ke dalam wadah.
  • Membuat tulisan meski belum jelas (masih menyerupai cakar ayam).
  • Bermain bola dengan orang lain.
  • Menirukan aktivitas yang baru dilihat.

Kemampuan motorik kasar

Di usia 14 bulan atau 1 tahun 2 bulan, perkembangan bayi ada di tahap dapat membungkukkan badannya kemudian berdiri lagi. Ia juga biasanya telah lancar berjalan di usia ini.

Kemampuan komunikasi dan bahasa

Anda akan dibuat kagum dengan perkembangan berbahasa bayi yang telah mulai fasih mengucapkan 1 kata di usia 13 bulan atau 1 tahun 1 bulan. Seiring berjalannya waktu, ia juga sedang belajar untuk lancar mengatakan 2-3 kata.

Sekitar 1 bulan setelahnya, yakni di usia 14 bulan atau 1 tahun 2 bulan, buah hati Anda mampu mengucapkan 2 kata dengan baik.

Kemampuan motorik halus

Sebelumnya bayi sedang belajar untuk memasukkan benda ke dalam wadah. Kini di usia 13 bulan atau 1 tahun 1 bulan, perkembangan bayi tampak bisa melakukan hal tersebut dengan baik.

Kemampuan sosial dan emosional

Sementara tahap perkembangan kemampuan sosial dan emosional bayi pada usia ini yakni mampu bermain bola dengan orang lain. Perkembangan kemampuan bayi ini bisa ia lakukan di sekitar usia 13 bulan atau 1 tahun 1 bulan.

Perkembangan bayi 16-18 bulan

perkembangan bayi 27 minggu perkembangan bayi 6 bulan 3 minggu

Pada tahap usia 16-18 bulan, perkembangan bayi sudah dapat melakukan beberapa hal seperti:

  • Berjalan mundur.
  • Berlari.
  • Mengatakan 3 kata.
  • Menulis meski belum rapi (masih seperti cakar ayam).
  • Menyusun 2 kubus atau balok.
  • Minum dari cangki sippy (sippy cup).
  • Menggunakan sendok atau garpu.

Kemampuan motorik kasar

Sebagai bentuk perkembangan motorik kasarnya, bayi terlihat lincah berjalan mundur di usia 16 bulan atau 1 tahun 4 bulan. Selama usia ini juga, si kecil sedang dalam proses belajar berlari dan menaiki tangga.

Namun, perkembangan kemampuan bayi yang satu ini baru akan lancar dilakukan di atas usia 18 bulan.

Kemampuan komunikasi dan bahasa

Beranjak ke usia 16 bulan atau 1 tahun 4 bulan, perkembangan bayi tampak semakin baik dalam hal berbahasa. Ia mampu mengucapkan 1-3 kata dengan lancar.

Bahkan di usia 18 bulan atau 1 tahun 6 bulan, ia sedang belajar menguasai kata-kata untuk bisa mengucapkan sekitar 6 kata nantinya. Masih di usia ini pula, buah hati Anda sedang dalam proses mengerti saat menunjuk 2 gambar, serta mengombinasikan kata saat bicara.

Kemampuan motorik halus

Sama seperti kemampuan lainnya, motorik halus bayi juga mengalami perkembangan di setiap tahap usianya. Sekarang, tepatnya di usia 15 bulan atau 1 tahun 3 bulan, bayi bisa menulis atau mencorat-coret sesuatu meski belum jelas.

Di samping itu, perkembangan bayi juga terlihat semakin baik dengan mampunya ia menyusun 2 buah balok atau kubus dengan baik saat usia 17 bulan atau 1 tahun 5 bulan.

Kemampuan sosial dan emosional

Di usia 18 bulan alias 1 tahun 6 bulan, buah hati Anda mampu menggunakan sendok atau garpu. Meski begitu, ia masih memerlukan latihan lagi agar dapat menggunakannya dengan lancar. Selain itu, perkembangan bayi juga sedang belajar memberi makan pada bonekanya.

Perkembangan bayi 19-21

perkembangan bayi 42 bulan

Perkembangan bayi di tahap usia ini, telah mampu melakukan berbagai kegiatan seperti:

  • Berjalan mundur.
  • Berlari.
  • Menaiki tangga.
  • Menendang bola ke depan.
  • Mengucapkan 6 kata.
  • Menunjuk 2 gambar.
  • Menyusun 2 kubus atua balok.
  • Menggunakan garpu atau sendok.
  • Memberi makan boneka.

Kemampuan motorik kasar

Perkembangan kemampuan motorik kasar bayi ada di tahap telah lancar berlari ke sana kemari di usia 19 bulan atau 1 tahun 7 bulan. Selanjutnya ia tampak bersemangat menaiki tangga di usia 20 bulan atau 1 tahun 8 bulan.

Kemampuan komunikasi dan bahasa

Bayi tampak menunjukkan perkembangan komunikasi dan bahasa dengan mampu menunjuk 2 gambar di usia 21 bulan atau 1 tahun 9 bulan.

Kemampuan motorik halus

Di usia 19 bulan atau 1 tahun 7 bulan, perkembangan motorik halus bayi tampak mampu menyusun 2 buah kubus. Ini dilakukannya sembari belajar menyusun 4 kubus, yang baru akan bisa lancar dilakukannya di atas usia 21 bulan.

Kemampuan sosial dan emosional

Perkembangan sosial dan emosional bayi terlihat lebih lancar dalam menggunakan garpu atau sendok, serta memberi makan bonekanya.

Perkembangan bayi 22-24

perkembangan bayi 12 bulan perkembangan bayi 1 tahun

Perkembangan bayi di tahap usia ini, telah mampu melakukan berbagai kegiatan seperti:

  • Menendang bola ke depan.
  • Melempar bola.
  • Menggabungkan kata-kata.
  • Memberi nama 1 gambar.
  • Mengetahui nama 6 bagian tubuhnya.
  • Menyusun 4 buah kubus atau balok.
  • Memberi makan boneka.

Kemampuan motorik kasar

Perkembangan kemampuan motorik kasar bayi di tahap usia 21 bulan atau 1 tahun 9 bulan, yakni mampu menendang bola ke depan. Ia juga sedang belajar melompat dan melempar bola dengan tangannya.

Hanya saja, mungkin baru bisa lancar dilakukannya di atas usia 24 bulan atau 2 tahun.

Kemampuan komunikasi dan bahasa

Di usia 23 bulan alias 1 tahun 11 bulan, perkembangan komunikasi dan bahasa bayi sudah mampu mengombinasikan kata. Di sekitar usia ini juga, ia bisa menyebutkan kurang lebih 6 nama anggota tubuhnya.

Sekitar usia 24 bulan atau 2 tahun, perkembangan bayi sedang belajar untuk mengerti setidaknya 1 nama gambar. Contohnya mengerti saat melihat gambar rumah, pohon, bunga, atau lainnya.

Kemampuan motorik halus

Perkembangan kemampuan motorik halus bayi terlihat semakin baik, dengan mampunya ia menyusun 4 buah balok pada usia 22 bulan atau 1 tahun 10 bulan. Untuk melatih kemampuannya, ia berlatih terus agar dapat membuat susunan 5-6 balok kubus.

Kemampuan sosial dan emosional

Tak kalah dengan kemampuan lainnya, perkembangan sosial dan emosional si kecil juga semakin mengagumkan. Di usia 22 bulan atau 1 tahun 10 bulan, si kecil mulai belajar menyikat giginya sendiri atas bantuan Anda.

Kemudian di usia 23 bulan atau 1 tahun 11 bulan, perkembangan bayi terlihat dengan mulai mengetahui bagaimana cara mencuci dan mengeringkan tangannya sendiri. Hampir mencapai usia 2 tahun, ia baru akan mulai belajar mengenakan pakaiannya sendiri.

Namun, berbagai perkembangan tersebut biasanya baru lancar dilakukan bayi setelah usianya lebih dari 2 tahun.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca