Tahap Demi Tahap Perkembangan Bayi Usia 0-24 Bulan

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum

Beberapa tahun pertama kehidupan merupakan masa-masa penting dan berpengaruh dalam tahap perkembangan bayi, khususnya untuk usia 1 tahun pertama. Hal tersebut diungkapkan oleh Briggs, Psy.D., seorang pimpinan program Healthy Steps di Montefiore Medical Center di New York,

Setelah banyak kemampuan bayi tercapai di tahun pertama, selanjutnya ia akan mengembangkan dan menyempurnakan berbagai kemampuan lainnya di tahun kedua. Agar tahu sejauh mana si kecil dapat berkembang, simak tahap perkembangan bayi sesuai dengan usianya.

Pentingnya mengetahui perkembangan bayi

Setiap bulan, bayi akan menunjukkan perkembangan baru yang mendukung kemampuannya kelak. Sebagai orangtua Anda perlu mengetahui setiap perkembangan ini, agar mengetahui apakah bayi Anda sudah mengikuti “jalur” yang tepat atau tidak.

Namun, penting untuk dipahami bahwa kecepatan perkembangan setiap bayi pada dasarnya berbeda-beda. Hal senada pun diungkapkan oleh dokter spesialis anak dan penulis buku Heading Home with Your Newborn, Jennifer Shu.

Dikutip dari laman WebMD, Shu mengatakan bahwa si kecil mungkin sudah bisa menunjukkan keterampilan lain yang belum ditunjukkan oleh anak lain seusianya. Di sisi lain, ia mungkin lebih lambat menguasai keterampilan yang telah dimiliki oleh kebanyakan anak sesuainya.

Jadi, jangan cepat khawatir jika bayi Anda tidak memunculkan perkembangan yang sama dengan anak seusianya. Siapa tahu, anak Anda justru memunculkan keterampilan lain yang tidak bisa ditunjukkan anak seusianya. Ingatlah selalu bahwa setiap bayi pada dasarnya unik, sehingga perkembangan satu bayi tidak bisa disama ratakan dengan bayi lainnya.

Perkembangan bayi sampai usia 2 tahun

Secara garis besar, berikut uraian tahap perkembangan bayi berdasarkan grafik perkembangan anak Denver II:

Perkembangan bayi baru lahir hingga usia 3 bulan

memandikan bayi baru lahir

Perkembangan bayi di tahap usia ini, telah mampu melakukan berbagai kegiatan seperti:

  • Menggerakkan kaki dan tangan secara bersamaan.
  • Mengangkat kepala dan dada ketika ia berada dalam posisi tengkurap.
  • Mengangkat kepala 90 derajat.
  • Merespons saat mendengar suara bel.
  • Mampu mengatakan “ooh” dan “aah”.
  • Mampu tertawa dan memekik kencang.
  • Dapat membedakan antara suara yang dikenal dengan suara lainnya.
  • Mulai mencari sumber suara yang datang.
  • Mampu menyatukan kedua tangannya.

Kemampuan motorik kasar bayi

Sejak awal dilahirkan, si kecil sebenarnya sudah memiliki kemampuan motorik kasar berupa mampu menggerakkan kaki dan tangannya secara bersamaan. Menginjak usia bayi 1 bulan, perkembangan bayi tampak dengan mulai belajar mengangkat kepalanya sekitar 45 derajat.

Sampai akhirnya di usia bayi 1 bulan 3 minggu, ia sudah lebih handal untuk mengangkat kepalanya 45 derajat. Perkembangan kemampuan bayi yang satu ini terus membaik, sehingga kemudian mampu mengangkat kepala 90 derajat di usia bayi 2 bulan 3 minggu.

Satu minggu setelahnya, yakni di usia bayi 3 bulan, Anda akan menyaksikan si kecil bisa duduk. Namun, ia masih membutuhkan sandaran dari bantal atau tangan Anda untuk membantu menopang tubuhnya.

Kemampuan komunikasi dan bahasa bayi

Menangis yang dilakukan bayi merupakan satu-satunya kemampuan bahasa yang bisa dilakukan sejak ia baru lahir. Selanjutnya, Anda akan mendengar perkembangan bayi saat ia lancar mengucapkan “ooh” dan “aah” di tahap usia bayi 1 bulan 3 minggu.

Memasuki usia bayi 2 bulan 2 minggu, Anda akan merasa begitu bahagia saat mendengar perkembangan bayi telah mampu tertawa. Kemudian di usia bayi 2 bulan 3 minggu, ia bisa memekik keras untuk menunjukkan keinginannya.

Kemampuan motorik halus bayi

Anda akan melihat tahap perkembangan motorik halus bayi saat ia berhasil memainkan kedua tangannya di usia  bayi 2 bulan. Akan tetapi, hal tersebut belum bisa dilakukannya dengan lancar.

Baru ketika menginjak usia bayi 2 bulan 3 minggu, buah hati Anda benar-benar bisa mengerti fungsi kedua tangannya, seperti untuk bertepuk tangan. Perkembangan motorik halus bayi tampak semakin baik, karena ia telah dapat memegang mainannya sendiri pada usia bayi 3 bulan 3 minggu.

Kemampuan sosial dan emosional bayi

Meski setiap anak memiliki perkembangan yang berbeda, umumnya bayi yang baru lahir hingga usia 3 bulan akan tampak bayi sering senyum sendiri. Jadi, jangan heran ketika Anda melihat bayi yang baru lahir senyum-senyum sendiri meski Anda tidak mengajaknya bercanda.

Sama halnya dengan orang dewasa, bayi tersenyum karena mereka merespons sesuatu atau sedang merasa senang. Perkembangan kemampuan ini biasanya dapat dilakukan bayi dengan baik di usia bayi 1 bulan 3 minggu.

Bahkan, senyuman yang dimunculkan bayi tidak lagi spontan yang berasal dari rangsangan otaknya. Bayi juga dapat tersenyum karena merespons berbagai hal yang ia lihat, yang biasanya sudah lancar dilakukan sejak usia bayi 1 bulan 1 minggu.

Selain itu, bayi juga akan menanggapi rangsangan suara yang muncul, seperti suara ibu, ayah, atau mainannya. Perkembangan tanggapan yang diberikan bayi ini adalah dengan senyuman. Tepat di usia bayi 3 bulan, buah hati Anda telah mampu mengenali tangannya sendiri.

Perkembangan bayi usia 4 sampai 6 bulan

Perkembangan bayi 20 minggu

Perkembangan bayi di tahap usia ini, telah mampu melakukan berbagai kegiatan seperti:

  • Mengangkat kepala sendiri.
  • Duduk sendiri dengan baik, tapi masih perlu sedikit sandaran.
  • Menumpu berat tubuhnya pada kaki.
  • Mampu menahan tubuh dengan dada saat dalam posisi telungkup.
  • Menggulingkan tubuh.
  • Berubah posisi dari berbaring menjadi duduk, atau dari berdiri menjadi duduk.
  • Mengucapkan “ooh” dan “aah”.
  • Tertawa lepas ketika diajak bercanda atau bicara.
  • Memekik.
  • Mengubah suara seolah hendak bicara.
  • Menyatukan kedua tangannya.
  • Memegang mainan maupun objek lain.
  • Mengikuti atau melihat apa pun ke berbagai arah.
  • Melihat dan memandang wajah orang di sekitarnya sekitar 180 derajat.
  • Berusaha mengambil mainan atau objek yang jauh dari jangkauannya
  • Mengenali wajah orang-orang terdekatnya.
  • Tersenyum sendiri atau merespons senyuman orang lain.
  • Mengenali tangannya sendiri.
  • Bermain dengan mainannya.
  • Makan sendiri.

Kemampuan motorik kasar bayi

Sekitar usia 3 bulan, biasanya perkembangan bayi terlihat saat ia sedang belajar mengasah kemampuan motorik kasar berupa menahan berat tubuhnya dengan kaki, serta dada saat dalam posisi telungkup. Namun, pada usia bayi 3 bulan 3 minggu, ia baru mampu menahan berat tubuhnya dengan kaki.

Sementara itu, posisi tengkurap bisa dengan lancar dilakukannya saat usia bayi 4 bulan 1 minggu. Di usia ini juga, Anda akan melihat perkembangan bayi yang berhasil bangun dari posisi berbaring ke duduk dengan baik.

Tahap perkembangan motorik kasar bayi juga termasuk berguling. Sebenarnya, ia mulai akan belajar berguling di usia bayi 2 bulan 2 minggu. Hanya saja, buah hati Anda baru benar-benar mampu berguling saat usianya menginjak bayi 4 bulan 2 minggu.

Sekitar usia bayi 6 bulan 1 minggu, maka Anda akan melihat bayi bisa duduk sendiri tanpa perlu dibantu. Kemudian bayi mulai belajar untuk bisa berdiri dengan berpegangan di usia bayi 6 bulan 3 minggu.

Kemampuan komunikasi dan bahasa bayi

Setelah berhasil tertawa dan memekik di usia sebelumnya, tahap perkembangan bayi kini sedang belajar untuk mulai berbicara. Namun, pertama-tama ia akan berlatih mengubah suaranya terlebih dahulu sejak usia di atas 3 bulan.

Baru pada usia bayi 5 bulan 2 minggu, bayi mampu mengubah suaranya benar-benar seperti akan bicara.

Tepat di usia bayi 6 bulan, perkembangan bayi sudah mampu menirukan suara yang baru saja didengarnya. Bahkan memasuki usia bayi 6 bulan 3 minggu, Anda akan mendengar kosa kata pertama dari mulut bayi, misalnya, “a”, “i”, “u”.

Kemampuan motorik halus bayi

Berjalan ke usia bayi 5 bulan 1 minggu, Anda akan melihat perkembangan bayi berupa mampu meraih atau mengambil objek di sekitarnya. Lalu di usia bayi 5 bulan 3 minggu, si kecil mulai belajar mencari benang, mainan, maupun objek lainnya.

Hingga pada usia bayi 6 bulan, tahap perkembangan motorik halusnya semakin baik. Ia terlihat sedang dalam proses belajar untuk mengumpulkan kismis yang Anda sediakan pada piring makannya.

Kemampuan ini berlanjut hingga di usia bayi 6 bulan 2 minggu, buah hati Anda benar-benar bisa mencari benang atau benda lainnya, serta mengumpulkan kismis ketika makan.

Kemampuan sosial dan emosional bayi

Sekitar usia bayi 4 bulan, buah hati Anda mulai belajar untuk bermain dengan mainannya sendiri. Hanya saja, ia baru mampu melakukannya dengan baik saat usia bayi 5 bulan 1 minggu.

Selanjutnya genap di usia bayi 6 bulan, biarkan bayi melatih perkembangan kemampuan makannya sendiri di atas kursi makan bayi miliknya.

Perkembangan bayi usia 7-9 bulan

bayi merangkak

Perkembangan bayi di tahap usia ini, telah mampu melakukan berbagai kegiatan seperti:

  • Berubah posisi dari tiduran ke duduk, dari berdiri ke duduk, dan dari duduk ke berdiri.
  • Duduk sendiri tanpa perlu atau dipegangi oleh orang lain.
  • Bayi berdiri sendiri dengan tangan tetap berpegangan pada orang lain atau benda di sekitarnya.
  • Belajar berkata “mama” atau “dada”tapi belum jelas.
  • Mengucapkan “ooh” dan “aah”.
  • Mengoceh sendiri.
  • Membentuk suara yang sudah lebih jelas.
  • Menyebut suku kata tunggal.
  • Menyebut gabungan suku kata.
  • Memegang mainan.
  • Meraih mainan maupun benda lainnya.
  • Mengambil benda yang berukuran kecil.
  • Mengambil 2 buah kubus.
  • Makan sendiri meski masih berantakan.
  • Melambaikan tangan untuk menandakan perpisahan.

Kemampuan motorik kasar

Di rentang usia 7-9 bulan ini, perkembangan bayi telah terlihat mampu menjaga keseimbangan tubuhnya dengan baik. Hal ini terlihat saat ia berusaha bangkit untuk berdiri dari posisi duduk sebelumnya. Tepat di usia bayi 9 bulan, buah hati Anda tampak bisa melakukannya dengan lancar.

Selang satu minggu, Anda akan dibuat kagum melihat perkembangan kemampuan motorik kasar bayi yang telah berada di tahap mampu berganti posisi dari dari ke duduk. Perkembangan perubahan posisi ini dapat dilakukan bayi dengan lancar di usia bayi 9 bulan 1 minggu.

Kemampuan komunikasi dan bahasa

Tahap perkembangan bayi tampak mulai lancar mengombinasikan kosa kata sebagai caranya untuk berkomunikasi, di usia bayi 7 bulan 2 minggu. Contohnya dengan mengakatan “ba-ba”, “ga-ga”, “ja-ja”, dan sebagainya.

Ia terlihat semakin membanggakan di usia bayi 7 bulan 3 minggu ketika berhasil mengucapkan “dada” dan “mama”, meski belum begitu jelas. Sampai kemudian di usia bayi 8 bulan 1 minggu, perkembangan bayi Anda sudah terdengar banyak mengoceh beragam kata yang mampu diucapkannya.

Kemampuan motorik halus

Perkembangan motorik halus bayi berada di tahap lancar dalam memberikan objek yang sedang dipegangnya pada orang lain tepat di usia bayi 7 bulan. Seminggu setelahnya yaitu di usia bayi 7 bulan 1 minggu, perkembangan bayi Anda sudah bisa mengambil dan menggenggam dua benda sekaligus.

Anda akan melihat perkembangan kemampuan motorik halus si kecil semakin baik. Terbukti sejak usia bayi 7 bulan 3 minggu, ia mulai berlajar bagaimana caranya memukul-mukul dua benda yang sedang dipegangnya.

Ketika usia bayi 8 bulan 1 minggu, tahap perkembangan bayi mulai terlihat belajar menjepit atau mengambil objek menggunakan ibu jari tangannya.

Kemampuan sosial dan emosional

Di atas usia 7 bulan, tepatnya bayi 7 bulan 3 minggu, perkembangan sosial dan emosional bayi telah memasuki tahap belajar melambaikan tangan. Hanya saja, ia belum bisa refleks melakukannya, atau masih perlu bantuan.

Nantinya, Anda akan melihat ia semakin lihai melambaikan tangannya sebagai tanda perpisahan di usia bayi 9 bulan 1 minggu. Di kisaran umur ini juga, perkembangan si kecil mulai terlihat mampu mengutarakan keinginannya terhadap sesuatu. Meski begitu, ia masih perlu waktu untuk bisa menyampaikan hal tersebut dengan baik.

Perkembangan bayi usia 10-12 bulan

cara merangsang anak belajar jalan

Perkembangan bayi di tahap usia ini, telah mampu melakukan berbagai kegiatan seperti:

  • Berpindah posisi dari berbaring ke duduk, kemudian duduk ke berdiri, dan kembali lagi ke duduk.
  • Bisa mengutarakan keinginannya selain dengan menangis.
  • Menggunakan bahasa yang kekanak-kanakan, mungkin berupa bahasa asing buatan sendiri yang tidak jelas.
  • Mengucapkan 1-3 kata selain “mama” atau “dada”, tapi belum begitu jelas.
  • Berceloteh banyak hal.
  • Meraih benda di sekitarnya.
  • Menggengam benda di tangannya.
  • Memukul-mukul dua benda yang masing-masing ada di dalam genggamannya.
  • Melambaikan tangan.
  • Hampir mampu menirukan aktivitas yang dilakukan orang lain.
  • Makan sendiri walaupun masih berantakan.
  • Tersenyum sendiri maupun dengan orang lain.
  • Hampir bisa bermain bola dengan bantuan Anda.

Kemampuan motorik kasar

Memasuki usia bayi 10 bulan, perkembangan motorik kasar bayi sudah memasuki tahap di mana ia mulai belajar berdiri sendiri tanpa perlu pegangan. Biasanya, ia mampu bertahan sekitar 2 detik, sebelum akhirnya perlu berpegangan lagi.

Selang 1 bulan setelahnya, tepatnya saat bayi 11 bulan, ia baru benar-benar mampu berdiri sendiri selama 2 detik. Anda akan semakin dibuat kagum saat melihat tahap perkembangan bayi yang mampu berdiri sendiri tanpa berpegangan pada apa pun dan siapa pun di usia bayi 12 bulan.

Ia juga sedang dalam proses belajar membungkukkan tubuh, kemudian berdiri kembali. Di usia ini juga, buah hati Anda sedang melatih kemampuannya untuk bisa berjalan dengan lancar. Bahkan, ada bayi yang sudah mulai bisa berjalan di usia 12 bulan meski belum cukup lancar.

Kemampuan komunikasi dan bahasa

Menginjak usia bayi 9 bulan 1 minggu, perkembangan komunikasi dan bahasa bayi telah memasuki tahap mampu mengucapkan “dada” dan “mama” dengan lancar.

Namun, biasanya di usia bayi 11 bulan, si kecil baru benar-benar dapat mengatakan “mama” dan “dada” dengan lebih jelas. Kemudian di usia bayi 12 bulan, perkembangan bayi sedang belajar mengucapkan 1 kata dengan lancar.

Kemampuan motorik halus

Perkembangan kemampuannya bayi saat mengambil objek dengan ibu jarinya tampak semakin baik. Terbukti di usia bayi 9 bulan 2 minggu, si kecil mampu melakukanya dengan sempurna.

Selain itu, ia juga dapat saling memukul-mukul dua benda yang masing-masing sedang ia genggam dengan handalnya. Saat memasuki usia bayi  11 bulan, si kecil belajar untuk memasukkan benda ke dalam wadah. Namun, belum berhasil dilakukannya dengan lancar.

Kemampuan sosial dan emosional

Di usia bayi 11 bulan, perkembangan sosial dan emosional bayi berada di tahap sedang senang-senangnya menirukan aktivitas yang ia lihat. Semakin lama, ia terlihat semakin mampu mengutarakan keinginannya.

Terutama saat usia bayi 11 bulan 1 minggu, ia dapat mengoceh atau menangis. Menariknya lagi, Anda akan melihat perkembangan bayi berupa mampu menggelindingkan bola dengan bantuan orang lain pada tahap usia 12 bulan.

Perkembangan bayi 13-15 bulan

perkembangan bayi 15 bulan perkembangan bayi 1 tahun 3 bulan

Perkembangan bayi di tahap usia ini, telah mampu melakukan berbagai kegiatan seperti:

  • Berdiri sendiri tanpa bantuan.
  • Berjalan dengan lancar.
  • Mengatakan “dada” dan “mama” dengan jelas.
  • Mengatakan 1-2 kata.
  • Memasukkan benda ke dalam wadah.
  • Membuat tulisan meski belum jelas (masih menyerupai cakar ayam).
  • Bermain bola dengan orang lain.
  • Menirukan aktivitas yang baru dilihat.

Kemampuan motorik kasar

Di usia bayi 14 bulan, perkembangan bayi ada di tahap dapat membungkukkan badannya kemudian berdiri lagi. Ia juga biasanya telah lancar berjalan di usia ini.

Kemampuan komunikasi dan bahasa

Anda akan dibuat kagum dengan perkembangan berbahasa bayi yang telah mulai fasih mengucapkan 1 kata di usia bayi 13 bulan. Seiring berjalannya waktu, ia juga sedang belajar untuk lancar mengatakan 2-3 kata.

Sekitar 1 bulan setelahnya, yakni di usia bayi 14 bulan, buah hati Anda mampu mengucapkan 2 kata dengan baik.

Kemampuan motorik halus

Sebelumnya bayi sedang belajar untuk memasukkan benda ke dalam wadah. Kini di usia bayi 13 bulan, tahap perkembangan bayi tampak bisa melakukan hal tersebut dengan baik.

Kemampuan sosial dan emosional

Sementara tahap perkembangan kemampuan sosial dan emosional bayi pada usia ini yakni mampu bermain bola dengan orang lain. Perkembangan kemampuan bayi ini bisa ia lakukan di sekitar usia bayi 13 bulan.

Perkembangan bayi 16-18 bulan

perkembangan bayi 27 minggu perkembangan bayi 6 bulan 3 minggu

Pada tahap usia 16-18 bulan, perkembangan bayi sudah dapat melakukan beberapa hal seperti:

  • Berjalan mundur.
  • Belajar berlari.
  • Mengatakan 3 kata.
  • Menulis meski belum rapi (masih seperti cakar ayam).
  • Menyusun 2 kubus atau balok.
  • Minum dari cangki sippy (sippy cup).
  • Menggunakan sendok atau garpu.

Kemampuan motorik kasar

Sebagai bentuk perkembangan motorik kasarnya, bayi terlihat lincah berjalan mundur di usia bayi 16 bulan. Selama usia ini juga, si kecil sedang dalam proses belajar berlari dan menaiki tangga.

Namun, perkembangan kemampuan bayi yang satu ini baru akan lancar dilakukan di atas usia 18 bulan.

Kemampuan komunikasi dan bahasa

Beranjak ke usia bayi 16 bulan, tahap perkembangan bayi tampak semakin baik dalam hal berbahasa. Ia mampu mengucapkan 1-3 kata dengan lancar.

Bahkan di usia bayi 18 bulan, ia sedang belajar menguasai kata-kata untuk bisa mengucapkan sekitar 6 kata nantinya. Masih di usia ini pula, buah hati Anda sedang dalam proses mengerti saat menunjuk 2 gambar, serta mengombinasikan kata saat bicara.

Kemampuan motorik halus

Sama seperti kemampuan lainnya, motorik halus bayi juga mengalami perkembangan di setiap tahap usianya. Sekarang, tepatnya di usia bayi 15 bulan, bayi bisa menulis atau mencorat-coret sesuatu meski belum jelas.

Di samping itu, perkembangan bayi juga terlihat semakin baik dengan mampunya ia menyusun 2 buah balok atau kubus dengan baik saat tahap usia bayi 17 bulan.

Kemampuan sosial dan emosional

Di usia bayi 18 bulan, buah hati Anda mampu menggunakan sendok atau garpu. Meski begitu, ia masih memerlukan latihan lagi agar dapat menggunakannya dengan lancar. Selain itu, perkembangan bayi juga sedang belajar memberi makan pada bonekanya.

Perkembangan bayi 19-21

perkembangan bayi 42 bulan

Perkembangan bayi di tahap usia ini, telah mampu melakukan berbagai kegiatan seperti:

  • Berjalan mundur.
  • Berlari.
  • Menaiki tangga.
  • Menendang bola ke depan.
  • Mengucapkan 6 kata.
  • Menunjuk 2 gambar.
  • Menyusun 2 kubus atua balok.
  • Menggunakan garpu atau sendok.
  • Memberi makan boneka.

Kemampuan motorik kasar

Perkembangan kemampuan motorik kasar bayi ada di tahap telah lancar berlari ke sana kemari di usia bayi 19 bulan. Selanjutnya ia tampak bersemangat menaiki tangga di usia bayi 20 bulan.

Kemampuan komunikasi dan bahasa

Bayi tampak menunjukkan perkembangan komunikasi dan bahasa dengan mampu menunjuk 2 gambar di tahap usia bayi 21 bulan.

Kemampuan motorik halus

Di usia bayi 19 bulan, tahap perkembangan motorik halus bayi tampak mampu menyusun 2 buah kubus. Ini dilakukannya sembari belajar menyusun 4 kubus, yang baru akan bisa lancar dilakukannya di atas usia 21 bulan.

Kemampuan sosial dan emosional

Perkembangan sosial dan emosional bayi terlihat lebih lancar dalam menggunakan garpu atau sendok, serta memberi makan bonekanya.

Perkembangan bayi 22-24

perkembangan bayi 12 bulan perkembangan bayi 1 tahun

Perkembangan bayi di tahap usia ini, telah mampu melakukan berbagai kegiatan seperti:

  • Menendang bola ke depan.
  • Melempar bola.
  • Menggabungkan kata-kata.
  • Memberi nama 1 gambar.
  • Mengetahui nama 6 bagian tubuhnya.
  • Menyusun 4 buah kubus atau balok.
  • Memberi makan boneka.

Kemampuan motorik kasar

Perkembangan kemampuan motorik kasar bayi di tahap usia bayi 21 bulan, yakni mampu menendang bola ke depan. Ia juga sedang belajar melompat dan melempar bola dengan tangannya.

Hanya saja, mungkin baru bisa lancar dilakukannya di atas usia bayi 24 bulan atau 2 tahun.

Kemampuan komunikasi dan bahasa

Di usia bayi 23 bulan, perkembangan komunikasi dan bahasa bayi sudah mampu mengombinasikan kata. Di sekitar usia ini juga, ia bisa menyebutkan kurang lebih 6 nama anggota tubuhnya.

Sekitar usia 24 bulan atau 2 tahun, bayi sedang belajar untuk mengerti setidaknya 1 nama gambar. Contohnya mengerti saat melihat gambar rumah, pohon, bunga, atau lainnya.

Kemampuan motorik halus

Perkembangan kemampuan motorik halus bayi terlihat semakin baik, dengan mampunya ia menyusun 4 buah balok pada usia bayi 22 bulan. Untuk melatih kemampuannya, ia berlatih terus agar dapat membuat susunan 5-6 balok kubus.

Kemampuan sosial dan emosional

Tak kalah dengan kemampuan lainnya, perkembangan sosial dan emosional si kecil juga semakin mengagumkan. Di usia bayi 22 bulan, si kecil mulai belajar menyikat giginya sendiri atas bantuan Anda.

Kemudian di usia bayi 23 bulan, perkembangan bayi terlihat dengan mulai mengetahui bagaimana cara mencuci dan mengeringkan tangannya sendiri. Saat hampir mencapai usia 2 tahun, ia baru akan mulai belajar mengenakan pakaiannya sendiri.

Namun, berbagai perkembangan tersebut biasanya baru lancar dilakukan bayi setelah usianya lebih dari 2 tahun.

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: Februari 20, 2019 | Terakhir Diedit: Januari 23, 2020

Sumber
Yang juga perlu Anda baca