Periode Perkembangan

Bagaimana Cara Membersihkan Mulut Bayi yang Benar?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum.

Menjaga kesehatan mulut penting dilakukan sedini mungkin, termasuk saat buah hati Anda masih bayi. Membersihkan mulut bayi termasuk gusi, gigi, dan lidah penting dilakukan. Lalu bagaimana cara membersihkannya? Simak jawabannya di sini.

Mengapa penting membersihkan mulut bayi?

Membersihkan mulut bayi penting dilakukan untuk menjaga mulut bayi tetap bersih dan terhindar dari gangguan kesehatan. Mulut merupakan salah satu pintu masuk bakteri penyebab penyakit ke bagian tubuh lainnya. Jika mulut tidak dibersihkan secara teratur, risiko infeksi dan penyakit yang disebabkan oleh bakteri akan meningkat.

Selain itu, menjaga kebersihan mulut tidak hanya pada gusi dan gigi, lidah pun harus tetap bersih. Karena pada lidah terdapat sisa-sisa makanan yang tidak perlu. Dengan menjaga kebersihan lidah, Anda bisa mengurangi bau mulut tidak sedap pada si kecil dan mengurangi akumulasi bakteri pada mulut.

Membersihkan lidah dua kali sehari disertai flossing dan menyikat gigi lebih bermanfaat dan efektif dibandingkan dengan melakukan flossing dan menyikat gigi saja. Penting untuk memusatkan perhatian pada kebiasaan ini dan mendidik anak Anda untuk menjadikannya bagian dari kebersihan mulutnya.

Bagaimana cara membersihkan mulut bayi?

Sebelum membersihkan mulut bayi, pastikan tangan Anda sendiri sudah bersih. Membersihkan mulut bayi bisa menggunakan kain kasa atau lap bersih yang mudah dibungkus di sekitar jari. Anda juga bisa menggunakan pembersih lidah bayi yaitu kain jari yang dirancang khusus untuk membersihkan mulut bayi.

Bersihkan atau seka bagian mulut, gusi, dan lidah bayi dengan air hangat. Usap secara perlahan dan lembut. Lakukan ini secara rutin dan setelah menyusui.

Selain untuk meningkatkan kesehatan mulut bayi, cara ini juga dapat menghilangkan bakteri penyebab munculnya plak pada gigi yang nantinya tumbuh.

Jika sulit untuk menghilangkan tumpukan dan sisa makanan, maka pembersih gusi diperlukan. Jika pembersih gagal membersihkan penumpukan yang membandel, konsultasikan dengan dokter anak Anda untuk mendapatkan saran yang tepat.

Bila gigi bayi sudah mulai tumbuh, bagaimana cara membersihkan mulut bayi?

Saat gigi pertama bayi mulai tumbuh di gusi, Anda bisa menggunakan cara membersihkan mulut bayi seperti di atas. Namun, ketika nanti gigi pertama mulai tumbuh sempurna, Anda bisa mulai menyikat gigi anak Anda.

Pilihlah sikat gigi dengan bulu sikat yang lembut, kepala yang kecil, dan pegangan yang besar. Terus dampingi proses menyikat gigi, sampai anak Anda bisa berkumur dan meludah tanpa bantuan. Biasanya ini dilakukan hingga sekitar usia enam tahun. Setelah usia tersebut, anak sudah bisa dibiarkan menyikat gigi secara mandiri. Biasakan untuk menyikat gigi sebanyak dua kali sehari, pagi hari dan sebelum tidur. Luangkan waktu sedikitnya dua menit untuk menyikat gigi.

Anda boleh menambahkan pasta gigi mengandung flouride sebesar biji beras pada permukaan sikat gigi, pada awal tubuh gigi sampai usia tiga tahun. Setelah usia itu, Anda bisa menambahkan takaran pasta giginya.

Penting untuk diperhatikan

Saat membersihkan mulut bayi, perhatikan hal-hal berikut.

  • Gunakan selembar kain katun lembut dan celupkan ke dalam air hangat.
  • Gunakan air yang tidak terlalu panas karena bisa mengiritasi rongga mulut bayi dan kuncup rasa yang dapat menganggu perilaku makan dan minum yang normal.
  • Membuka mulut bayi dengan cara menurunkan ujung bibir bayi.
  • Pada beberapa bayi, mungkin sisa makanan pada lidah akan sulit dihilangkan. Jika ini terjadi, seka lidah dengan kain dengan pasta gigi berukuran sebiji jagung untuk menghilangkannya. Sisa makanan yang tidak bersih sempurna akan meningkatkan risiko pertumbuhan bakteri di mulut bayi.
  • Penting untuk mencuci atau membilas mulut bayi dengan benar untuk membersihkan sisa pasta gigi di mulut sampai tuntas, supaya tidak tertelan.
  • Beberapa bayi mungkin akan sulit untuk diajak membersihkan mulutnya, jika ini terjadi kunjungi dokter anak untuk berkonsultasi.

Baca Juga:

Sumber
Pantau Perkembangan Anak Anda Dapatkan update mingguan di email Anda
untuk memantau perkembangan si kecil.
Error message goes here
Daftar
*Dengan mendaftar, saya setuju dengan Syarat & Ketentuan Hello Sehat.
Anak anda: [num] bulan Kami siap memandu Anda dalam perjalanan sebagai orangtua. Email pertama untuk Anda akan segera dikirim. Silakan klik tautan yang sudah kami kirim ke email Anda sebagai konfirmasi bahwa alamat email Anda sudah benar.
Sebelum mulai, silakan baca ini dulu:
Yang juga perlu Anda baca