Periode Perkembangan

Berapa Berat Ideal untuk Bayi Usia 0 Sampai 12 Bulan?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Berat badan bayi menjadi faktor penting bagi tumbuh kembangnyaJika berat bayi kurang atau malah berlebih, ini bisa menandakan adanya masalah. Lantas, apa saja faktor yang memengaruhi berat badan bayi, dan berapa berat badan ideal bagi bayi pada tahun pertama kelahirannya?

Faktor yang memengaruhi berat badan bayi

Sebelum mengetahui berapa berat badan bayi ideal, ada baiknya untuk mengetahui faktor apa saja yang bisa memengaruhinya. Menurut American Pregnancy, ada beberapa faktor yang dapat memengaruhi berat badan bayi dan perkembangannya.

1. Usia kandungan

Bayi prematur yang lahir terlalu dini sebelum usia kehamilan fullterm (38 hingga 40 minggu) akan memiliki berat badan yang kurang dibandingkan dengan bayi yang lahir tepat pada waktunya.

2. Jenis kelamin

Bayi laki-laki pada umumnya memiliki berat badan yang lebih besar daripada perempuan. Bayi laki-laki juga melalui perkembangan yang lebih pesat dari bayi perempuan.

3. Kondisi kesehatan ibu ketika mengandung

Jika ibu sering sakit ketika mengandung, berat badan bayi bisa saja lebih rendah, bahkan lahir di bawah batas normal, dibandingkan ibu mengandung yang kondisinya sehat.

4. Kecukupan gizi ibu ketika mengandung

Ibu yang makan dengan gizi yang cukup akan memiliki bayi relatif lebih berat dibandingkan ibu yang tidak tercukupi gizinya.

5. Kondisi kesehatan bayi saat lahir

Misalnya, bayi yang mengalami sakit bawaan atau kongenital saat dia lahir akan memengaruhi berat lahirnya.

6. Bayi kembar atau tidak

Nutrisi ibu akan dibagi kepada dua bayi sehingga akan memengaruhi berat lahir kedua anak kembarnya.

Cara menghitung berat badan bayi yang ideal

Untuk mengetahui berapa berat badan bayi yang sehat, Anda bisa melakukannya sendiri di rumah dengan menggunakan timbangan dan meteran khusus bayi untuk mengukur panjang dan berat badannya.

Langkah selanjutnya adalah membandingkan hasil angka yang tertera di alat dengan grafik pertumbuhan panjang dan berat bayi normal berdasarkan usia si kecil. Grafik pertumbuhan di bawah ini merupakan standar yang ditetapkan oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO), yang juga dipakai sebagai acuan dokter di Indonesia.

Tabel perkembangan panjang dan berat normal bayi perempuan

Tabel perkembangan panjang dan berat normal bayi laki-laki

Tabel di atas merupakan rentang pengukuran antara persentil ke-3 dan ke-97 dari standar pertumbuhan WHO untuk bayi perempuan dan laki-laki. Untuk mengetahui apakah berat badan bayi Anda sudah ideal atau belum, Anda bisa membandingkan hasil pengukuran berat dan tinggi badan, juga lingkar kepala si kecil sesuai dengan standar internasional tersebut.

Apabila hasilnya masih berada dalam rentang sesuai usianya, maka pertumbuhan si kecil termasuk dalam kategori normal. Jika berat badan bayi berada di luar dari rentang normal, ada baiknya untuk berkonsultasi ke dokter mengenai tumbuh kembang anak Anda.

Terlepas dari itu, orangtua disarankan untuk selalu rutin berkonsultasi ke dokter anak atau mengikuti kegiatan posyandu yang biasa dilakukan di puskemas terdekat untuk memastikan pertumbuhan si kecil benar-benar sudah mengikuti “jalur” perkembangan yang baik.

Cara memenuhi asupan nutrisi di tahun pertama bayi

Agar tumbuh kembang bayi bisa berjalan dengan baik, Anda harus selalu memenuhi kebutuhan asupan nutrisinya. Berikan ASI eksklusif selama 6 bulan pertamanya. Pemberian ASI secara eksklusif memang pilihan setiap ibu. Tetapi, ASI Eksklusif sejak bayi lahir hingga minimal 6 bulan setelahnya merupakan tindakan yang penting bagi tumbuh kembang sang bayi.

Setelah bayi berusia 6 bulan, kebutuhan gizi bayi akan terus bertambah dan ASI saja tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan gizi bayi. Untuk memenuhi kebutuhan gizi bayi yang terus bertambah ini, Anda bisa memberikan MPASI yang mengandung gizi seimbang meliputi karbohidrat, protein, dan lemak sehat. Umumnya bayi diberikan MPASI saat usianya sudah 6 bulan.

Jangan lupa juga lengkapi imunisasi dan vitamin untuk si kecil guna mencegah berbagai penyakit di kemudian hari.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca