Periode Perkembangan

BAB Bayi Berlendir, Apakah Ortu Harus Khawatir?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Gejala apapun yang terjadi pada si kecil pasti langsung membuat orangtua panik, termasuk ketika BAB-nya berlendir. Ya, BAB bayi yang berlendir bisa jadi tanda masalah kesehatan tertentu yang mesti diwaspadai. Lantas, apa saja penyebab feses berlendir pada bayi ini?

Penyebab BAB bayi berlendir

Sebagai orangtua, Anda juga harus memerhatikan bentuk dan warna feses si kecil. Pasalnya dari hal ini terkadang Anda dapat mendeteksi ada masalah kesehatan tertentu. Nah, jika feses bayi berlendir makan ada masalah kesehatan yang mungkin menyebabkannya.

Beragam penyakit yang  jadi penyebab BAB bayi berlendir.

1. Infeksi

Infeksi bakteri atau virus yang menyerang tubuh bayi kita dapat membuat usus iritasi dan menyebabkan peradangan. Oleh karena itu, produksi lendir pada feses bayi pun meningkat.

Selain itu, BAB bayi yang berlendir juga bisa menjadi gejala awal demam. Jika warna feses bayi menjadi hijau atau berlendir yang disertai dengan darah, mungkin saja terjadi iritasi yang cukup parah. Segera konsultasikan dengan dokter anak Anda untuk penanganan yang lebih lanjut.

2. Tumbuh gigi

Pada saat tumbuh gigi, kebanyakan bayi sangat rewel dan bahkan bisa mengeluarkan lendir pada fesesnya. Produksi air liur yang berlebih dan peradangan karena tumbuh gigi menyebabkan iritasi usus sehingga membuat kotoran bayi menjadi berlendir.

3. Intususepsi

Intususepsi merupakan penyakit yang dapat dialami oleh bayi. Biasanya, kondisi ini memengaruhi usus kecil dan usus besar. Sebagian usus terlipat sehingga menyebabkan penyumbatan seperti cincin. Situasi ini sering terjadi pada bayi berumur lima hingga sembilan bulan. Penyakit ini juga menjadi salah satu penyebab mengapa kotoran bayi berlendir.

4. Alergi makanan

BIla Anda menemukan lendir pada feses bayi, mungkin itu karena si kecil alergi dengan makanannya. Alergi makanan dapat menyebabkan tubuh memproduksi banyak lendir, termasuk lendir di bagian usus. Maka itu, BAB bayi bisa berlendir akibat alergi.

Untuk itu, Anda harus tahu apa saja tanda-tanda alergi pada bayi, yaitu: 

  • Rewel dan sulit dihentikan tangisannya
  • Muntah
  • Darah pada feses

5. Cystic fibrosis

Penyakit yang sering disebut fibrosis krisis ini adalah kelainan bawaan yang menyerang paru dan sistem pencernaan. Kondisi ini dapat memproduksi lendir yang berlebih pada kedua organ sehingga lendir pada feses bayi pun muncul.

Apa yang harus ortu lakukan?

Jika bayi Anda masih berperilaku normal atau tidak menunjukkan tanda-tanda infeksi apapun, tidak perlu pergi ke dokter. Akan tetapi, jika gejala-gejala di bawah ini terjadi, segera konsultasikan dengan dokter Anda.

  • Sangat rewel dan menangis terus
  • Demam
  • Darah pada kotoran

Jika terdapat gejala infeksi dan demam pada bayi Anda disertai dengan kotoran berlendir, tanyakan kepada dokter anak Anda. Selain itu, Anda juga harus memeriksa secara berkala kotoran bayi Anda. Segera buat janji dengan dokter anak Anda apabila Anda merasa khawatir dengan lendir pada feses bayi Anda.

Jika alergi terhadap suatu makanan, carilah alternatif lain untuk menggantinya. Pastikan terlebih dahulu dengan dokter anak Anda, agar tidak salah langkah. Konsultasi dengan dokter dan mengonsumsi obat-obatan yang dianjurkan.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca