Perkembangan Balita di Usia 18 Bulan

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum

Perkembangan Balita Usia 18 Bulan

Bagaimana seharusnya perkembangan bayi 18 bulan (1 tahun 6 bulan)?

Pada usia 18 bulan alias 1 tahun 6 bulan, perkembangan bayi biasanya sudah bisa melakukan beberapa hal seperti:

  • Menaiki dan menuruni tangga dengan berpengangan pada orang lain atau sisi tangga.
  • Mulai belajar berlari.
  • Duduk sendiri di kursi kecil.
  • Berjongkok untuk mengambil mainannya.
  • Melempar bola saat berdiri.
  • Menyusun 4 buah balok tanpa jatuh.
  • Melepaskan beberapa bajunya sendiri.
  • Tertawa saat berkomunikasi dengan orang lain.
  • Tahu nama mainan favoritnya.
  • Mampu mendeskripsikan nama benda dan kegiatan yang dilakukan di dalam buku ceritanya.
  • Menggenggam krayon dan menggunakannya untuk mencoret-coret apa pun.
  • Mengatakan “tidak” dan menggelengkan kepala saat tidak setuju dengan suatu hal.
  • Menunjukkan kepedulian dengan berpura-pura seolah sedang memberi makan bonekanya.

Kemampuan motorik

Menginjak usia 18 bulan atau 1 tahun 6 bulan, si kecil biasanya sudah bisa dibilang lancar berjalan. Namun, ia mungkin masih membutuhkan sedikit bantuan dengan berpegangan pada tangan Anda atau sisi tangga ketika menaiki dan menuruni tangga.

Anda juga akan menjadi saksi dengan melihat balita mulai belajar berlari meski masih dalam tempo yang lambat. Bahkan, si kecil sudah berusaha melompat keluar dari boks tempat tidurnya sendiri.

Oleh karena itu, pastikan area di sekitar tempat tidur dan di kamarnya tetap aman. Misalnya dengan meletakkan tumpukan bantal, matras atau karpet yang empuk, dan menyingkirkan barang-barang yang berisiko membuatnya tersandung. Berhasil memanjat keluar sendiri dari boks tidur merupakan tanda si kecil sudah siap pindah ke tempat tidurnya sendiri.

Di usia 18 bulan atau 1 tahun 6 bulan, anak Anda juga semakin mahir menendang dan melempar bola, dan berlari.

Kemampuan berkomunikasi

Selain dari keterampilan motorik, bayi usia 18 bulan atau 1 tahun 6 bulan Anda kini semakin mahir berkomunikasi. Si kecil sudah mampu merangkai satu atau beberapa kalimat. Kosa kata yang dimilikinya mungkin telah mencapai lebih dari 6 kata sederhana. Kata yang diucapkannya juga semakin jelas.

Semakin banyak kumpulan kosa katanya, akan semakin mudah pula baginya untuk memberi tahu apa yang ia butuh atau inginkan. Ketika Anda menyanyikan lagu anak-anak, balita Anda akan berusaha mengikuti kata-kata tersebut.

Ia juga terdengar sering berbicara seolah menjadi mainannya sendiri, misalnya saat bermain boneka. Biarkan si kecil bereksplorasi saat ia sedang membangun dunianya sendiri.

Tidak perlu heran bila tiba-tiba si kecil mengarahkan dua gambar yang dilihatnya. Dalam grafik Denver II menunjukkan, bahwa anak usia 18 bulan sudah mulai mengarahkan dua gambar di depannya.

Kemampuan sosial dan emosional

Banyak perkembangan sosial dan emosional yang terjadi pada bayi usia 18 bulan atau 1 tahun 6 bulan ini. Mulai dari semakin mampu menunjukkan emosinya saat sedang marah dan tantrum, menunjukkan kedekatannya dengan orang-orang yang sudah cukup akrab, dan lain sebagainya.

Si kecil juga mulai mengerti ketika Anda akan pergi meninggalkannya, meski mungkin hanya meninggalkan ke luar rumah sebentar. Namun, ia belum memahami kalau nanti Anda akan kembali.

Alhasil, ia merasa sangat sedih ketika melihat Anda meninggalkannya, dan ini normal. Tandanya, si kecil merasa sangat dekat dengan Anda. Sebagai upayanya untuk belajar, Anda bisa berpamitan dengan lembut tapi tetap tegas saat hendak meninggalkannya. Namun, jelaskan bahwa Anda akan kembali secepatnya.

Di samping itu, buah hati Anda mulai mengerti caranya berbagi dengan orang lain. Hal ini terlihat ketika ia bisa menawarkan dan memberikan sesuatu yang sedang dipegangnya. Meski mungkin, ia akan mengambilnya kembali nanti.

Apa yang harus saya lakukan untuk membantu perkembangan bayi 18 bulan?

Ketika masuk di usia 18 bulan atau 1 tahun 6 bulan, proses perkembangan bayi Anda mulai belajar untuk menggunakan kemampuan jari-jari tangannya. Contohnya memutar gagang pintu, atau memasukkan suatu benda ke dalam lubang.

Anda bisa melatih kemampuannya ini dengan mengajaknya bermain memasukkan benda dengan bentuk tertentu menyesuaikan dengan lubang yang pas. Cara ini mungkin lebih sulit ketimbang benda berukuran bulat, karena si kecil perlu menyesuaikan sudut benda tersebut.

Selain itu, Anda juga bisa membantu meningkatkan keaktivan si kecil dengan membiarkannya lebih banyak berjalan ketimbang duduk di kereta bayinya saat sedang bepergian. Mengajaknya bermain bola, atau menyiapkan sedikit rintangan dengan bantal untuk dilompati si kecil juga bisa Anda lakukan.

Kesehatan Balita Usia 18 Bulan

Apa yang perlu saya diskusikan dengan dokter di 18 bulan?

Bawa bayi ke dokter untuk memeriksakan kondisi fisik dan perkembangan dirinya di usia 18bulan atau 1 tahun 6 bulan. Dokter mungkin akan menanyakan beberapa hal berikut ini:

  • Bagaimana makan balita Anda setiap harinya? Apakah baik?
  • Apakah balita aktif bergerak? Apakah ia menghabiskan cukup waktu di luar rumah?
  • Apakah balita Anda menonton TV atau menggunakan iPad? Jika ya, berapa jam sehari?

Pertanyaan ini akan membantu dokter untuk menilai perkembangan perilaku anak Anda. Setiap anak tumbuh dan berkembang dengan proses dan kecepatan yang berbeda-beda.

Dokter akan menentukan apakah anak Anda mencapai semua tahap perkembangannya. Jangan ragu untuk mendiskusikan dengan dokter apabila Anda memiliki kekhawatiran dan pertanyaan tertentu.

Apa yang harus diketahui pada perkembangan bayi 18 bulan?

Seiring dengan perkembangan bayi di usia 18 bulan atau 1 tahun 6 bulan, biasanya ia sudah mulai membutuhkan pemberian imunisasi. Berikut adalah beberapa daftar imunisasi yang perlu Anda ketahui:

Vaksin pentavalen

Vaksin ini merupakan gabungan dari vaksin DPT, vaksin HB, dan vaksin HiB. Tujuan pemberian vaksin ini yakni untuk mencegah 6 jenis penyakit. Meliputi difteri, pertusis, tetanus, pneumonia, hepatitis B, dan meningitis (radang otak).

Vaksin polio

Ikatan Dokter Indonesia (IDAI) menganjurkan pemberian vaksin polio saat usia bayi sekitar 18-24 bulan. Vaksin polio berguna untuk melindungi tubuh anak dari virus polio yang bisa menyebabkan kelumpuhan.

Vaksin campak

Jadwal pemberian vaksin campak yakni sebanyak 2 kali, ketika usia bayi menginjak 9 bulan dan 24 bulan. Hanya saja, vaksin campak yang kedua di usia 24 bulan bisa tidak diberikan apabila si kecil sudah memeroleh vaksin MMR maupun vaksin MR sebelumnya.

Vaksin varisela (varicella)

Vaksin ini lebih umum dikenal sebagai vaksin cacar. Idealnya, vaksin ini diberikan sebanyak 1 kali setelah bayi berumur 12 bulan.

Yang Harus Diperhatikan

Apa yang perlu diwaspadai pada perkembangan bayi 18 bulan?

Pada perkembangan bayi di usia 18 bulan atau 1 tahun 6 bulan ini, Anda perlu memerhatikan jika ada kemungkinan si kecil mengalami keterlambatan dalam perkembangannya. Misalnya ketika ia belum mampu melakukan beberapa hal di bawah ini:

  • Menunjuk sesuatu untuk memberi tahu orang lain apa yang diinginkannya.
  • Berjalan.
  • Meniru tindakan orang lain.
  • Mengenali manfaat suatu benda, seperti sisir, telepon, dan lainnya.
  • Mengerti kosa kata baru setidaknya 6 kata.
  • Memerhatikan atau menyadari ketika Anda atau pengasuhnya pergi meninggalkannya.

Segera beri tahu dokter jika beberapa hal di atas dimiliki balita Anda. Dengan begitu, dokter bisa melakukan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut.

Seperti apa pertumbuhan bayi pada usia bulan ke-19?

Sumber
Yang juga perlu Anda baca