Perkembangan Bayi di Usia 12 Bulan

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum

Perkembangan Balita Usia 12 Bulan

Bagaimana seharusnya perkembangan balita usia 12 bulan atau 1 tahun bulan?

perkembangan balita usia 12 bulan atau 1 tahun, umumnya sudah mencapai hal-hal berikut ini:

  • Mulai melangkahkan kaki
  • Membuka dan membalikkan lembaran buku
  • Memahami hal yang disampaikan orang lain
  • Makan sendiri dan berusaha memasukkan makanan ke mulutnya
  • Memegang sendok sendiri
  • menyebut mama papa dengan jelas

Kemampuan motorik kasar

Akhirnya bayi Anda sudah genap berusia 12 bulan atau satu tahun. Si kecil sudah melewati perkembangan mulai dari baru lahir, satu bulan, 6 bulan ketika ia belajar makan pertama kalinya, dan sampai di usia satu tahun. Tentu banyak perubahan yang dialami si kecil yang sudah tidak mungil lagi.

Berdasarkan grafik Denver II Di usia 12 bulan atau satu tahun, secara kemampuan motorik kasar, anak sudah dapat berdiri sendiri, membungkuk, dan berusaha berjalan sendiri meski belum lancar dan harus berpegangan. Biasanya, langkah pertama dimulai rentang usia 9-12 bulan dan mampu berjalan dengan baik di usia 14 atau 15 bulan. Namun demikian, tidak jarang beberapa anak sudah dapat berjalan dengan baik di usia 12 bulan atau satu tahun.

Bila si kecil masih berjalan dengan berpegangan, tidak perlu khawatir. Seiring waktu, motorik bayi terus berkembang termasuk kemampuan berjalannya. Anda bisa melatihnya dengan menyimpan mainan di atas meja dan biarkan anak berusaha untuk meraihnya.

Kemampuan komunikasi dan bahasa

Dari segi kemampuan bahasa, perkembangan anak usia 12 bulan atau satu tahun mulai mengeluarkan kata-kata yang lebih jelas. Ia sudah bisa menyebut mama papa dengan jelas dan berusaha menyebutkan satu sampai tiga kata yang sering diucapkan oleh orang tua.

Untuk melatih kemampuan berbahasa dan komunikasi, Anda bisa mengucapkan apa yang ia tunjuk. Misalnya, si kecil menunjuk lampu, sebutkan benda tersebut dengan pengucapan yang jelas. Perlahan anak belajar menirukan, meski masih belum jelas. Hal yang paling penting, anak sudah bisa mengerti apa yang dikatakan oleh dirinya dan orang lain.

Kemampuan motorik halus

Kemampuan motorik halus anak usia 12 bulan atau satu tahun cukup pesat. Ia sudah bisa mengambil balok dalam gelas, memegang pulpen atau pensil, mencoret-coret sesuatu secara acak dan asal, menumpuk dua balok.

Menariknya lagi, buah hati Anda sudah terlihat cukup handal melakukan berbagai hal untuk dirinya sendiri. Contohnya makan tangan kecilnya sendiri, hingga membalik lembaran halaman dalam buku ceritanya.

Sering kesal dengan sikap anak yang sering membuang atau melempar barang? Ini adalah salah satu kemampuan motorik halus. Anda bisa mengarahkannya untuk membereskan mainan agar kemampuan melempar barangnya menjadi lebih positif.

Kemampuan sosial dan emosional

Dari segi kemampuan sosial dan emosional, anak usia 12 bulan atau satu tahun sudah mengetahui apa yang diinginkan. Tidak jarang anak akan merengek ketika keinginannya tidak terpenuhi. Selain itu, di usia ini anak perlahan mulai meniru dan memahami apa yang disampaikan oleh orang lain.

Misalnya, Anda mengedipkan mata, maka si kecil akan ikut menirukan kedipan kata tersebut. Tentu, meski tidak benar-benar mengerti sepenuhnya. Berbekal kemampuan berkomunikasi yang sekarang dimiliknya, si kecil berusaha mendapatkan perhatian dari orang-orang di sekitarnya.

Bagaimana cara membantu perkembangan balita saya di usia 12 bulan?

Dorong anak untuk banyak bergerak

Untuk melatih anak agar berjalan, Anda bisa memberikan kesempatan si kecil untuk lebih banyak bergerak. Biarkan ia menjelajahi setiap ruang yang ada di rumah atau hamparan rumput di taman. Usahakan tidak terlalu sering mengangkat atau menggendongnya namun tetap berada di dalam pengawasan Anda.

Sebagai gantinya, awasi si kecil dari jarak dekat sehingga Anda bisa membantunya ketika ia membutuhkan pertolongan.

Biarkan anak menggunakan peralatan sekitar

Di usia bayi 12 bulan atau satu tahun, sebaiknya biarkan si kecil menggunakan peralatan yang ada di sekitar. Misalnya, memegang sendok sendiri, tahu cara memegang dan memakai sisir, atau menggenggam pulpen.

Meski caranya belum sempurna, setidaknya ia sudah berusaha dan mengetahui tujuan dan cara pemakaian benda yang ada di sekitarnya.

Mengingat di usia ini anak sudah mulai menirukan orang lain, Anda bisa melatihnya dengan memberinya contoh. Misalnya, Anda menulis di atas kertas dengan pensil, menyisir rambut,  atau menari.

Pastikan Anda mencontohkan berbagai hal dan tindakan yang baik. Sebagaimana Anda ingin si kecil juga bisa menerapkan tindakan tersebut nantinya.

Karena rasa penasarannya yang cukup tinggi dengan beragam benda di sekitarnya, usahakan untuk menjauhkan semua barang-barang berbahaya dari bayi. Selain itu, di usianya saat ini, biasanya bayi juga mulai bisa menolak permintaan Anda.

Maka itu, usahakan untuk berlaku tegas saat ia tampak tidak mengindahkan perintah Anda, dan beri pujian saat ia menurutuinya. Sesekali, si kecil akan tampak malu atau cemas ketika berada di sekitar orang yang baru ditemuinya. Dalam hal ini, Anda bisa menenangkannya sembari menjelaskan orang yang baru ditemui si kecil.

Kesehatan Balita Usia 12 Bulan

Apa yang harus saya diskusikan dengan dokter di usia 12 bulan?

Menginjak usia 12 bulan atau 1 tahun ini, Anda sangat dianjurkan untuk membawa bayi ke dokter guna memantau perkembangan dirinya. Anda dapat mempersiapkan beberapa hal menjelang kontrol dengan menyiapkan jawaban untuk pertanyaan yang mungkin akan dokter tanyakan, seperti:

  • Berapa lama anak Anda tidur di malam dan siang hari?
  • Jenis makanan apa yang anak Anda makan? Bagaimana selera makannya? Apakah anak Anda menikmati makanannya dengan menggunakan tangannya sendiri?
  • Berapa banyak gigi yang tumbuh?
  • Apakah anak Anda merangkak dengan baik? Bisa berdiri sendiri dengan baik? Sudah bisa menjelajah atau berjalan? Menunjuk? Melakukan kontak mata dan merespon jika namanya dipanggil?
  • Apakah anak Anda sering menyipitkan atau menggosok matanya, atau cenderung memegang mainan dan buku dekat dengan wajahnya? Cari tahu mengenai tanda lain gangguan penglihatan.
  • Apakah anak Anda bisa menengok ke arah suara? (Cari tahu tanda lain gangguan pendengaran)
  • Apakah anak Anda bisa meniru suara, berceloteh, atau menyebut suatu kata?

Pertanyaan ini akan membantu dokter memahani kebiasaan tidur, penglihatan, perkembangan fisik, serta perilaku anak Anda. Jangan tunda untuk mengonsultasikannya dengan dokter apabila ada masalah pada bayi yang tidak bisa ditunggu sampai kunjungan berikutnya.

Apa yang harus diketahui pada perkembangan balita usia 12 bulan?

Ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui di perkembangan bayi usia 12 bulan alias 1 tahun, meliputi:

1. Kenali perubahan berat dan tinggi badan bayi

Saat kunjungan, dokter akan mengukur tinggi badan, berat badan, dan lingkar kepala si kecil. Lalu hasilnya akan dimasukan ke grafik pertumbuhan.

Membaca grafik pertumbuhan memang sedikit membingungkan di awal, tapi penting untuk mengerti cara membaca grafik pertumbuhan si kecil. Jangan khawatir, dokter pasti akan membantu Anda. Pasti berat badannya tetap bertambah walaupun memang tidak signifikan seperti usai sebelumnya.

Jika anak Anda berhenti bertumbuh atau berat badannya turun terus-menerus, ini bisa menjadi tanda adanya masalah yang lebih serius. Anda perlu khawatir jika berat badan anak tidak mengalami kenaikan 2 bulan berturut-turut, segera konsultasi ke dokter.

2. Peralihan makanan harian

Jika selama masa perkembangan bayi hingga usia 12 bulan atau 1 tahun ini Anda masih rutin memberikannya ASI, sekarang Anda mulai bisa mengurangi frekuensi pemberiannya. Atau masih ingin tetap memberikannya sampai usia bayi genap 2 tahun.

Untuk masa transisi dari ASI, Anda bisa mengenalkan bayi dengan susu formula. Lemak di dalam susu akan membantu mendukung pertumbuhan dan perkembangan tubuh serta otak si kecil. Bersamaan dengan pemberian susu formula, perkenal juga dengan berbagai sumber makanan yang lebih beragam ketimbang sebelumnya.

Lakukan hal ini secara bertahap, sembari si kecil mengenal aneka jenis makanan baru. Di usia ini, anak sudah perlu dikenalkan makanan keluarga.

Anda harus berhati-hati dengan kemungkinan tersedak pada bayi. Itu sebabnya, hindari memberikan anggur, popcorn, maupun makanan lain yan berisiko tersangkut di tenggorokannya.

Yang Harus Diperhatikan

Apa yang perlu diwaspadai saat usia balita 12 bulan?

Berbagai hal yang perlu diperhatikan pada perkembangan bayi usia 12 bulan atau 1 tahun ini:

1. Pandangan bayi

Anak-anak sering tidak menyadari bahwa mereka sebenarnya memiliki gangguan penglihatan. Jadi, Anda harus lebih waspada dengan kemungkinan adanya tanda gangguan.

Hubungi dokter jika anak Anda melihat bayi melakukan hal-hal berikut ini:

  • Sering menyipitkan mata atau berkedip.
  • Memiringkan kepalanya untuk melihat lebih jelas (saat melihat gambar di televisi misalnya).
  • Menggosok matanya saat ia tidak mengantuk.
  • Kesulitan melihat benda.
  • Sering menabrak benda.

Anda juga harus memeriksakan mata anak Anda jika ia menunjukan tanda tersumbatnya saluran air mata, luka, atau infeksi, seperti konjungtivitis. Kondisi ini biasanya ditandai dengan keluarnya air mata, mata merah, nyeri, sensitif terhadap cahaya, atau mengeluarkan nanah.

2. Keracunan timbal

Anak-anak usia 1 atau 2 tahun berisiko tinggi keracunan timbal. Kondisi ini bisa saja terjadi ketika bayi merangkak di lantai, dan kemudian memasukan mainan atau tangannya ke dalam mulut. Karena tubuh anak belum berkembang sempurna, mereka lebih mudah keracunan dibanding orang dewasa.

3. Memerhatikan tindakannya

Setiap anak memang berkembang dengan caranya masing-masing. Namun, adanya tanda-tanda tertentu bisa menunjukkan kemungkinan perkembanan bayi 12 bulan atau 1 tahun mengalami keterlambatan.

Perhatikan tindakannya dan segera beri tahu ke dokter bila Anda melihat kondisi berikut:

  • Berjalan dengan langkah yang lemah dan tidak lurus.
  • Ketika jatuh, posisinya ke arah depan dan bukan belakang.
  • Kesulitan dalam mengambil benda berukuran kecil.
  • Kesulitan dalam menunjuk suatu objek tertentu.

Jika Anda pernah melihat bahwa si kecil kehilangan keterampilan yang pernah ia miliki atau menunjukkan kelemahan di satu sisi tubuh, jangan tunda untuk beri tahu pada dokter.

Seperti apa pertumbuhan bayi pada usia bulan ke-13?

Yang juga perlu Anda baca