Perkembangan Bayi 12 Bulan atau 1 Tahun

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 24/01/2020
Bagikan sekarang

Perkembangan Bayi Usia 12 Bulan

Bagaimana seharusnya perkembangan bayi 12 bulan atau 1 tahun?

Perkembangan bayi 12 bulan atau 1 tahun setelah ulang tahun pertamanya menunjukkan banyak peningkatan.  Umumnya perkembangan bayi 1 tahun sudah mencapai hal-hal berikut ini:

  • Mulai melangkahkan kaki.
  • Membuka dan membalik lembaran buku.
  • Memahami hal yang disampaikan orang lain.
  • Makan sendiri dan berusaha memasukkan makanan ke mulut.
  • Memegang sendok sendiri.
  • menyebut mama papa dengan jelas.

Kemampuan motorik kasar

Akhirnya bayi Anda sudah genap berusia 12 bulan atau satu tahun. Si kecil sudah melewati perkembangan mulai dari baru lahir, satu bulan, 6 bulan ketika ia belajar makan pertama kalinya, dan sampai di usia satu tahun. Tentu banyak perubahan yang dialami si kecil yang sudah tidak mungil lagi.

Berdasarkan grafik Denver II perkembangan bayi 12 bulan dari aspek kemampuan motorik kasar, seperti bayi bisa berdiri sendiri, membungkuk, dan berusaha berjalan sendiri, meski belum lancar dan harus berpegangan.

Biasanya, langkah pertama dimulai rentang usia bayi 9-12 bulan, kemudian mampu berjalan dengan baik di usia bayi 14 bulan atau bayi 15 bulan. Namun, tidak jarang beberapa anak sudah dapat berjalan dengan baik di perkembangan bayi 1 tahun.

Bila pada tahap perkembangan bayi 12 bulan, si kecil masih berjalan dengan berpegangan, tidak perlu khawatir. Seiring waktu, motorik bayi 1 tahun terus berkembang termasuk kemampuan berjalannya. Anda bisa melatihnya dengan menyimpan mainan di atas meja dan biarkan anak berusaha untuk meraihnya.

Kemampuan komunikasi dan bahasa

Dari segi kemampuan bahasa, perkembangan bayi 12 bulan atau satu tahun mulai mengeluarkan kata-kata yang lebih jelas. Ia sudah bisa menyebut “mama” dan “papa” dengan jelas dan berusaha menyebutkan satu sampai tiga kata yang sering diucapkan oleh orang tua.

Untuk melatih kemampuan bahasa  dan komunikasi agar perkembangan bayi 12 bulan semakin baik, Anda bisa mengucapkan apa yang ia tunjuk. Saat si kecil menunjuk lampu, maka sebutkan benda tersebut dengan pengucapan yang jelas.

Di perkembangan bayi 1 tahun, perlahan anak belajar menirukan, meski masih belum jelas. Hal yang paling penting, anak sudah bisa mengerti apa yang dikatakan oleh dirinya dan orang lain.

Kemampuan motorik halus

Perkembangan bayi 12 bulan dari segi kemampuan motorik halus bayi cukup pesat. Ia sudah bisa mengambil balok dalam gelas, memegang pulpen atau pensil, mencoret-coret sesuatu secara acak dan asal, menumpuk dua balok.

Menariknya lagi, dalam tahap perkembangan bayi 12 bulan, buah hati Anda sudah terlihat cukup handal melakukan berbagai hal untuk dirinya sendiri. Sebagai contoh, mencoba makan dengan tangan, hingga membalik lembaran halaman dalam buku ceritanya.

Jika Anda sering kesal dengan sikap anak yang sering membuang atau melempar barang, maka sebaiknya tahan perasaan ini. Tindakan tersebut merupakan salah satu perkembangan bayi 12 bulan dari segi kemampuan motorik halus. Anda bisa mengarahkannya untuk membereskan mainan agar kemampuan melempar barangnya menjadi lebih positif.

Kemampuan sosial dan emosional

Perkembangan bayi 1 tahun dari segi kemampuan sosial dan emosional sudah mengetahui apa yang diinginkan. Tidak jarang, Anda akan mendengar anak merengek ketika keinginannya tidak terpenuhi. Selain itu, di usia ini anak perlahan mulai meniru dan memahami apa yang disampaikan oleh orang lain.

Sebagai contoh, saat Anda mengedipkan mata, maka si kecil akan ikut menirukan kedipan mata tersebut. Tentu, meski tidak benar-benar mengerti sepenuhnya.

Berbekal kemampuan berkomunikasi yang sekarang dimilikinya, si kecil berusaha mendapatkan perhatian dari orang-orang di sekitarnya. Hal ini merupakan beberapa hal dalam perkembangan bayi 1 tahun yang perlu dimiliki si kecil.

Bagaimana cara membantu perkembangan bayi 12 bulan?

Bila Anda ingin melatih dan membantu perkembangan bayi 12 bulan atau 1 tahun, ada beberapa hal yang bisa dilakukan, yaitu:

Dorong anak untuk banyak bergerak

Untuk mendukung anak cepat berjalan dalam perkembangan bayi 12 bulan atau 1 tahun, Anda bisa memberikan kesempatan si kecil untuk lebih banyak bergerak. Biarkan ia menjelajahi setiap ruang yang ada di rumah atau hamparan rumput di taman.

Usahakan tidak terlalu sering mengangkat atau menggendong bayi, namun tetap berada di dalam pengawasan Anda.

Sebagai gantinya, awasi si kecil dari jarak dekat, sehingga Anda bisa membantunya ketika ia membutuhkan pertolongan. Hal ini juga membantu perkembangan bayi 12 bulan atau 1 tahun, agar semakin baik.

Biarkan anak menggunakan peralatan sekitar

Dalam perkembangan bayi 12 bulan atau 1 tahun, sebaiknya biarkan si kecil menggunakan peralatan yang ada di sekitar. Beberapa benda yang dapat digunakan seperti sendok,  sisir, dan pensil.

Meski caranya belum sempurna, setidaknya ia sudah berusaha dan mengetahui tujuan dan cara pemakaian benda yang ada di sekitarnya.

Mengingat di perkembangan bayi 12 bulan atau 1 tahun ini anak sudah mulai menirukan orang lain, Anda bisa melatihnya dengan memberinya contoh. Anda bisa menulis di atas kertas dengan pensil, menyisir rambut,  atau menari.

Pastikan Anda mencontohkan berbagai hal dan tindakan yang baik, sebagaimana Anda ingin si kecil juga bisa menerapkan tindakan tersebut nantinya.

Di perkembangan bayi 12 bulan atau 1 tahun, rasa penasaran anak sudah cukup tinggi dengan beragam benda di sekitarnya. Usahakan untuk menjauhkan semua barang-barang berbahaya dari bayi.

Jangan kaget kalau di usia ini, biasanya bayi mulai menolak permintaan Anda. Hal ini termasuk dalam tahap perkembangan bayi 12 bulan yang harus ia lewati.

Maka itu, usahakan untuk berlaku tegas saat ia tampak tidak mengindahkan perintah Anda, dan beri pujian saat ia menurutinya. Sesekali, si kecil akan tampak malu atau cemas ketika berada di sekitar orang yang baru ditemuinya.

Dalam hal ini, Anda bisa menenangkannya sembari menjelaskan orang yang baru ditemui si kecil. Banyak perubahan dalam diri si kecil ketika memasuki perkembangan bayi 12 bulan atau 1 tahun, Anda perlu ekstra sabar menghadapinya.

Kesehatan Bayi Usia 12 Bulan

Apa yang harus didiskusikan dengan dokter untuk membantu perkembangan bayi 12 bulan atau 1 tahun?

Untuk membantu perkembangan bayi 12 bulan atau 1 tahun, Anda sangat dianjurkan untuk membawa bayi ke dokter guna memantau perkembangan dirinya. Beberapa pertanyaan yang mungkin diajukan dokter seputar perkembangan bayi 1 tahun yaitu:

  • Berapa lama anak Anda tidur di malam dan siang hari?
  • Jenis makanan bayi apa dimakan? Bagaimana selera makannya? Apakah anak Anda menikmati makanannya dengan menggunakan tangannya sendiri?
  • Berapa banyak gigi pertama bayi yang sudah tumbuh?
  • Apakah anak Anda merangkak dengan baik? Bisa berdiri sendiri dengan baik? Sudah bisa menjelajah atau berjalan? Menunjuk? Melakukan kontak mata dan merespon jika namanya dipanggil?
  • Apakah anak Anda sering menyipitkan atau menggosok matanya, atau cenderung memegang mainan dan buku dekat dengan wajahnya? Cari tahu mengenai tanda lain gangguan penglihatan.
  • Apakah anak Anda bisa menengok ke arah suara? (Cari tahu tanda lain gangguan pendengaran)
  • Apakah anak Anda bisa meniru suara, berceloteh, atau menyebut suatu kata?

Pertanyaan ini akan membantu dokter memahami perkembangan bayi 12 bulan dari kebiasaan tidur, penglihatan, perkembangan fisik, serta perilaku anak Anda. Namun, jika Anda memiliki hal-hal lain terkait perkembangan bayi 1 tahun, jangan segan untuk menanyakan pada dokter.

Apabila ada masalah pada bayi yang tidak bisa ditunggu sampai kunjungan berikutnya, jangan tunda untuk berkonsultasi dengan dokter.

Apa yang harus diketahui pada perkembangan bayi 12 bulan atau 1 tahun?

Sebagai orang tua, ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui di perkembangan bayi usia 12 bulan alias 1 tahun, meliputi:

1. Kenali perubahan berat dan tinggi badan bayi

Saat kunjungan ke dokter, ia akan mengukur tinggi badan bayi, berat badan bayi, dan lingkar kepala bayi. Hasil pengukuran tersebut akan dimasukan ke grafik pertumbuhan.

Membaca grafik pertumbuhan memang sedikit membingungkan pada awalnya, tapi penting untuk mengerti cara membaca grafik pertumbuhan si kecil. Jangan khawatir, dokter pasti akan membantu Anda. Umumnya berat badan bayi bertambah, walaupun memang tidak signifikan seperti usai sebelumnya.

Jika di tahap perkembangan bayi 12 bulan atau 1 tahun, si kecil Anda berhenti bertumbuh atau berat badannya turun terus-menerus, ini bisa menjadi tanda adanya masalah yang lebih serius.

Sebaiknya Anda segera berkonsultasi ke dokter, jika berat badan anak tidak mengalami kenaikan 2 bulan berturut-turut. Berat badan yang mandek ini bisa mengganggu perkembangan bayi 12 bulan.

2. Peralihan makanan harian

Jika selama masa perkembangan bayi 12 bulan atau 1 tahun ini, Anda masih rutin memberikan air susu ibu (ASI), sekarang Anda mulai bisa mengurangi frekuensi pemberiannya. Meskipun sebenarnya Anda masih dapat menyusui sampai usia bayi 2 tahun.

Untuk masa transisi dari ASI, Anda bisa memperkenalkan bayi dengan susu formula. Lemak di dalam susu akan membantu mendukung pertumbuhan dan perkembangan tubuh serta otak si kecil.

Bersamaan dengan pemberian susu formula, perkenalkan juga dengan berbagai sumber makanan yang lebih beragam ketimbang sebelumnya. Hal ini penting untuk perkembangan bayi 12 bulan atau 1 tahun.

Dalam tahap perkembangan bayi 1 tahun, lakukan hal ini secara bertahap, sembari si kecil mengenal aneka jenis makanan baru. Di usia ini, anak sudah perlu dikenalkan makanan keluarga.

Anda harus berhati-hati dengan kemungkinan tersedak pada bayi. Itu sebabnya, hindari memberikan anggur, popcorn, maupun makanan lain yan berisiko tersangkut di tenggorokannya. Ini bisa mengganggu perkembangan bayi 12 bulan atau 1 tahun.

Hal yang Harus Diperhatikan

Apa yang perlu diwaspadai dalam perkembangan bayi 12 bulan atau 1 tahun?

Melihat perkembangan bayi 12 bulan atau 1 tahun yang sangat pesat, ada beberapa hal yang perlu diwaspadai untuk membantu tumbuh kembang anak, yaitu:

1. Perhatikan penglihatan bayi

Gangguan penglihatan bayi pada tahap perkembangan bayi 12 bulan, seringkali tidak disadari. Jadi, Anda harus lebih waspada dengan kemungkinan adanya tanda gangguan.

Hubungi dokter jika di perjalanan perkembangan bayi 12 bulan atau 1 tahun, Anda melihat si kecil melakukan hal-hal berikut ini:

  • Sering menyipitkan mata atau berkedip.
  • Memiringkan kepalanya untuk melihat lebih jelas, misalnya, saat melihat gambar di televisi.
  • Menggosok matanya saat ia tidak mengantuk.
  • Kesulitan melihat benda.
  • Sering menabrak benda.

Dalam tahap perkembangan bayi 12 bulan, Anda juga harus memeriksakan mata anak Anda jika ia menunjukan tanda tersumbatnya saluran air mata, luka, atau infeksi, seperti konjungtivitis.

Kondisi ini biasanya ditandai dengan keluarnya air mata, mata merah, nyeri, sensitif terhadap cahaya, atau mengeluarkan nanah. Memang tidak akan mengganggu perkembangan bayi 12 bulan, tapi kondisi ini bisa membuat anak tidak nyaman.

2. Hati-hati Keracunan timbal

Rasa penasaran yang tinggi di perkembangan bayi 1 tahun, membuatnya memiliki risiko tinggi terhadap keracunan timbal. Kondisi ini bisa saja terjadi ketika bayi merangkak di lantai, dan kemudian memasukan mainan atau tangannya ke dalam mulut.

Tubuh anak yang belum berkembang sempurna, membuat mereka lebih mudah keracunan dibanding orang dewasa.

3. Lakukan pengawasan pada tindakan bayi

Perkembangan bayi 12 bulan atau 1 tahun memang tidak bisa disamakan dan memiliki caranya masing-masing. Namun, adanya tanda-tanda tertentu bisa menunjukkan kemungkinan perkembangan bayi 12 bulan mengalami keterlambatan.

Perhatikan tindakannya dan segera beritahu ke dokter bila Anda melihat kondisi berikut:

  • Berjalan dengan langkah yang lemah dan tidak lurus.
  • Ketika jatuh, posisinya ke arah depan dan bukan belakang.
  • Kesulitan dalam mengambil benda berukuran kecil.
  • Kesulitan dalam menunjuk suatu objek tertentu.

Jika Anda pernah melihat bahwa si kecil kehilangan keterampilan yang pernah ia miliki atau menunjukkan kelemahan di satu sisi tubuh, jangan tunda untuk beri tahu pada dokter. Ini salah satu tanda keterlambatan dalam perkembangan bayi 1 tahun.

Kemudian, bagaimana perkembangan bayi 13 bulan?

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Perkembangan Balita 60 Bulan atau 5 Tahun

Perkembangan balita 60 bulan atau 5 tahun, termasuk mampu memanjat, menggambar dan mengulang cerita yang didengar. Ketahui perkembangan lengkap di sini.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah

Perkembangan Balita 54 Bulan atau 4 Tahun 6 Bulan

Perkembangan balita 54 bulan atau 4 tahun 6 bulan yang penting termasuk memahami posisi dan tempat. Ketahui perkembangan lengkap di sini.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah

Perkembangan Balita 51 Bulan atau 4 Tahun 3 Bulan

Pada fase perkembangan balita 51 bulan atau 4 tahun 3 bulan, si kecil makin mahir berbicara dan memilih kata-kata. Ketahui perkembangan lengkap di sini.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah

Perkembangan Balita 42 Bulan atau 3 Tahun 6 Bulan

Tahap perkembangan balita 42 bulan atau 3 tahun 6 bulan semakin baik dari banyak aspek. Ketahui perkembangan lengkap di sini.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah

Direkomendasikan untuk Anda

gizi pada balita

Panduan Memenuhi Kebutuhan Gizi Balita Usia 2-5 Tahun

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 20/03/2020
usia anak berlari

Usia Berapa Anak Mulai Belajar Berlari?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 11/01/2020
les balita

4 Pilihan Les untuk Balita Sekaligus Manfaatnya

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 24/12/2019
kemampuan bahasa balita

Memahami Perkembangan Bahasa Balita Usia 2-5 Tahun

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 02/12/2019