Kenapa Anak Anda Perlu Makan Camilan

Oleh

Snack, makanan ringan, atau camilan, identik dengan anggapan negatif. Banyak orang berpandangan bahwa snack adalah makanan manis, berminyak, berlemak, asin, dan membawa dampak buruk bagi kesehatan. Namun, tidak selamanya snack buruk bagi kesehatan. Justru, camilan dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan Anda, termasuk anak Anda.

Anak merupakan masa di mana individu sedang dalam pertumbuhan dan perkembangan yang cepat. Di masa ini banyak terjadi perubahan, sehingga tidak heran jika kebutuhan nutrisi anak meningkat. Nah, untuk mencukupi nutrisinya, anak membutuhkan makanan tambahan, yaitu berupa snack.

Mengapa anak butuh snack?

Semua anak pasti menyukai snack. Bahkan makan snack merupakan waktu yang ditunggu-tunggu oleh anak. Ya, snack biasanya memang lebih menarik menurut anak dibandingkan dengan makanan utama. Rasanya yang lezat dalam porsi kecil membuat anak puas setelah memakannya.

Di samping banyak anggapan negatif yang selama ini ditujukan untuk snack. Snack rupanya berperan penting dalam memenuhi kebutuhan si kecil. Beberapa alasan mengapa snack dibutuhkan anak adalah:

  • Lambung anak masih kecil, tidak seperti lambung orang dewasa yang sudah bisa menampung banyak makanan dalam sekali makan. Karena itu, anak disarankan untuk makan dalam porsi kecil tetapi sering. Jika anak hanya makan 3 kali per hari seperti orang dewasa, maka kebutuhan anak tidak dapat dipenuhi.
  • Snack membantu menyediakan energi dan zat gizi yang diperlukan tubuh untuk bertumbuh dan berkembang, serta untuk membantu menjaga kesehatan anak. Snack membantu balita memenuhi kebutuhannya karena balita biasanya tidak bisa makan banyak, apalagi jika makan sambil duduk, balita pada umumnya tidak betah jika harus duduk terlalu lama.
  • Snack berfungsi untuk menjaga agar anak tidak terlalu lapar di antara waktu makan, sehingga anak tidak makan berlebihan pada waktu makan utama. Hal ini dapat membantu anak mengukur porsi makannya dan mencegah anak makan berlebih karena faktor emosional. Snack juga dapat mencegah kebosanan anak terhadap makanan.
  • Snack juga dapat dijadikan kesempatan untuk menawarkan anak makanan baru.
  • Waktu makan snack yang teratur juga dapat membantu anak untuk membiasakan pola makan sehat sejak dini.

Kapan sebaiknya anak makan snack?

Ini yang harus Anda perhatikan. Waktu makan snack yang tidak menentu dapat menyebabkan kenaikan berat badan dan pada akhirnya berujung pada kegemukan. Selain itu, waktu makan snack yang tidak dibatasi sampai anak benar-benar merasa kenyang juga membawa dampak negatif kepada anak. Ini dapat mengganggu selera makan anak saat makan makanan utama dan juga dapat mengganggu rasa lapar dan kenyang si anak.

Oleh karena itu, untuk mendapatkan manfaat dari snack, Anda sebagai orangtua harus mengetahui batasan snack. Anak perlu makan sebanyak 5-6 kali dalam sehari, yang terdiri dari 3 kali waktu makan utama dan 2-3 kali makan snack. Untuk waktunya, biasanya anak butuh makan setiap 3-4 jam sekali. Jika Anda membiasakan anak untuk makan snack dan makan utama secara teratur, kebiasaan makan sehat akan terbentuk secara perlahan pada anak dan juga anak dapat terhindar dari kenaikan berat badan berlebih.

Waktu yang baik untuk Anda menawarkan snack pada anak adalah beberapa jam setelah ia selesai makan utama dan sekitar 1-2 jam sebelum makan utama selanjutnya. Menunda waktu makan snack beberapa jam setelah makan utama dapat mencegah anak menolak makan utama selanjutnya dan  juga mencegah keinginan anak untuk lebih banyak makan snack lagi. Oleh karena itu, sebaiknya rencanakan dan jadwalkan dengan baik kapan waktu makan snack dan waktu makan utama anak Anda. Selain itu, yang juga tak kalah penting adalah jumlah snack yang Anda sediakan untuk anak, jangan sediakan dalam jumlah yang berlebihan.

Bagaimana camilan yang sehat untuk anak?

Berikut ini merupakan beberapa tips dalam menyediakan snack sehat untuk anak Anda:

  • Sebaiknya jangan sediakan junk food sebagai snack anak. Contohnya adalah kue manis, permen, atau keripik. Lebih baik Anda sediakan snack yang lebih sehat, seperti buah-buahan.
  • Sediakan snack yang banyak mengandung serat. Anak membutuhkan serat untuk melancarkan pencernaannya. Selain itu, makanan berserat juga membuat anak kenyang lebih lama.
  • Anda harus kreatif dalam menyajikan snack anak. Campurkan bahan-bahan makanan yang sesuai, contohnya adalah Anda bisa menyajikan buah bersama yogurt. Ini juga akan membuat nilai gizinya bertambah. Selain itu, campuran makanan yang berwarna-warni juga dapat membuat anak tertarik untuk memakannya.
  • Tawarkan anak snack yang tidak biasa, seperti alpukat, nanas, kiwi, dan lainnya. Ini juga dapat menjadi kesempatan Anda menawarkan makanan baru ke anak.
  • Menu sarapan anak, seperti sereal dengan susu, juga dapat menjadi snack anak di siang atau sore hari. Namun, sajikan dalam bentuk yang berbeda, dicampur dengan buah kering atau kacang misalnya.
  • Makanan manis juga dapat menjadi pilihan untuk snack, namun jangan terlalu manis ya. Puding dengan campuran buah atau smoothie juga dapat menjadi pilihan.

 

BACA JUGA

Sumber
Yang juga perlu Anda baca