Panduan Memenuhi Kebutuhan Gizi Harian untuk Anak Usia Prasekolah (4-6 Tahun)

Oleh Data medis direview oleh dr. Yusra Firdaus.

Ketika si kecil mulai masuk TK atau sekolah, pada umumnya makanan anak sudah bisa disamakan dengan orang dewasa. Asupan makanan rutin sangat mereka butuhkan agar tetap aktif sepanjang hari saat belajar dan bermain. Namun, bukan berarti Anda bisa sembarangan memilih menu makanan harian untuk anak prasekolah. Simak panduannya berikut ini.

Daftar makanan sehat dan bergizi yang dibutuhkan anak prasekolah

Umumnya kebutuhan kalori harian anak usia prasekolah (4-6 tahun) berkisar sebanyak 1.600 kalori. Sebisa mungkin, sajikan menu makan anak dalam porsi yang mudah untuk digenggam atau dikunyah.

Berikut ini merupakan daftar makanan sehat yang harus didapat anak-anak usia prasekolah setiap hari demi mencukupi kebutuhan gizinya.

Buah dan sayuran

Anak-anak rentan mengalami sembelit karena pola makannya yang melulu dipenuhi makanan siap saji (bayangkan chicken nugget, sosis, kentang goreng, makaroni), permen, biskuit, ataupun minuman manis. Buah dan sayur adalah kelompok makanan tinggi serat, yang dapat memperlancar BAB. Tidak hanya mengandung serat, makanan ini juga dapat mencegah penyakit jantung, mengontrol kadar gula darah, serta menjaga berat badan anak tetap sehat dan terhindar dari risiko obesitas.

Anak prasekolah usia 4-6 tahun membutuhkan setidaknya 2 porsi buah dan 3 porsi sayuran setiap hari. Sebagai perbandingan, satu porsi buah adalah satu buah yang berukuran sedang atau dua buah ukuran kecil. Misalnya satu buah tomat besar atau dua buah tomat. Sementara itu, satu porsi sayuran sama dengan satu buah kentang ukuran sedang atau 30 gram bayam (satu ikat bayam utuh sekitar 200 gram).

Karbohidrat kompleks

Masa prasekolah adalah masa sibuk anak untuk beraktivitas fisik dan berpetualang mencari tahu dunia sekitar. Maka tak heran jika nafsu makan anak bisa cepat datang dan pergi untuk mencukupi kebutuhan energinya sepanjang hari.

Makanan tinggi karbohidrat dapat menyuplai energi untuk tubuh. Namun jangan pilih sembarang karbohidrat. Karbohidrat sederhana yang ditemukan dalam roti tawar putih, pasta terigu, dan nasi putih cepat menaik-turunkan gula darah, yang membuat anak cepat lesu.

Sebagai gantinya, sediakan makanan kaya akan karbohidrat kompleks dari biji-bijian utuh, seperti roti gandum, sereal gandum, kacang-kacangan, dan/atau beras merah. Karbohidrat kompleks dapat menyediakan tingkat energi yang stabil untuk anak beraktivitas sepanjang hari. Asupan karbohidrat yang dibutuhkan anak prasekolah biasanya sebanyak 300 gram per hari.

Daging tanpa lemak

Sejumlah penelitian skala internasional telah membuktikan bahwa anak yang diberikan makanan tinggi protein, khususnya protein hewani, memiliki tubuh yang lebih tinggi dari anak-anak seusianya yang tidak mendapatkan cukup asupan protein. Kebutuhan protein harian anak usia 4-6 tahun adalah 35 gram per hari.

Selain itu, daging hewan nonlemak seperti ikan, ayam, dan unggas dapat memenuhi kebutuhan zat besi, zinc, vitamin B12, omega-3, asam lemak dan protein untuk tumbuh kembang otot anak. Kandungan zat besi dan asam lemak omega-3 juga berperan penting untuk memelihara fungsi kognitif otak anak untuk belajar.

Susu dan produk susu lainnya

Kalsium sangat diperlukan untuk pembentukan tulang dan gigi anak. Tidak hanya dibutuhkan oleh tulang, kalsium juga diperlukan untuk fungsi jantung, pembekuan darah, serta fungsi otot. Sumber utama kalsium adalah semua susu dan produk susu, seperti keju dan yogurt. Konsumsi susu yang dianjurkan untuk anak prasekolah adalah 200 ml setiap hari.

Agar kalsium dapat terserap dengan baik dalam tubuh, sandingkan sumber kalsium anak dengan makanan tinggi vitamin D. Selain dari makanan, vitamin D banyak ditemukan pada paparan sinar matahari.

Baca Juga:

Sumber
Pantau Perkembangan Anak Anda Dapatkan update mingguan di email Anda
untuk memantau perkembangan si kecil.
Error message goes here
Daftar
*Dengan mendaftar, saya setuju dengan Syarat & Ketentuan Hello Sehat.
Anak anda: [num] bulan Kami siap memandu Anda dalam perjalanan sebagai orangtua. Email pertama untuk Anda akan segera dikirim. Silakan klik tautan yang sudah kami kirim ke email Anda sebagai konfirmasi bahwa alamat email Anda sudah benar.
Sebelum mulai, silakan baca ini dulu:
Pantau Perkembangan Anak Anda Dapatkan update mingguan di email Anda untuk membantu memantau perkembangan si kecil.
Error message goes here
Daftar
*Dengan mendaftar, saya setuju dengan Syarat & Ketentuan Hello Sehat.
Anak anda: [num] bulan We are excited to guide you on your parenting journey. Your first email will arrive shortly. Silakan klik tautan yang sudah kami kirim ke email Anda sebagai konfirmasi bahwa alamat email Anda sudah benar.
Sebelum mulai, silakan baca ini dulu:
Yang juga perlu Anda baca