Mengenal Induksi Laktasi, Solusi Agar Ibu Bisa Menyusui Anak Adopsi

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum.

“Saya mengadopsi bayi yang baru lahir, dan saya ingin menyusui bayi saya. Mungkinkah saya menghasilkan ASI jika belum hamil?” Mungkin Anda atau kerabat sekitar Anda pernah mengalami hal ini. Lalu apakah ibu bisa menyusui anak adopsi? Simak jawabannya di sini.

Bisakah saya menyusui anak adopsi?

Jawabannya adalah ya, Anda bisa menyusui anak adopsi. Meskipun Anda belum pernah hamil sebelumnya. Menyusui tanpa kehamilan atau disebut dengan induksi laktasi mungkin saja terjadi.

Umumnya produksi ASI (laktasi) dipicu oleh interaksi yang rumit antara tiga hormon, yaitu estrogen, progesteron, dan human placenta lactogen (HPL) selama bulan-bulan terakhir kehamilan. Saat melahirkan, kadar estrogen dan progesteron turun, memungkinkan hormon prolaktin meningkat dan memulai produksi susu.

Nah, induksi laktasi adalah proses yang dilakukan untuk mendorong keluarnya ASI meskipun Anda tidak hamil. Karena itu, Anda tetap punya kesempatan untuk menyusui anak adopsi.

Bagaimana cara induksi laktasi?

Keberhasilan induksi laktasi ini tergantung pada proses persiapan menyusui tersebut. Jika Anda memiliki waktu berbulan-bulan untuk mempersiapkannya, dokter mungkin akan merekomendasikan Anda untuk melakukan terapi hormon seperti estrogen atau progesteron tambahan. Hal ini dilakukan untuk meniru efek perubahan hormon selama kehamilan. Terapi hormon ini biasanya berlangsung enam bulan atau lebih.

Sekitar dua bulan sebelum Anda mulai menyusui, sebaiknya mungkin Anda menghentikan terapi hormon dan mulai memompa payudara Anda dengan pompa ASI elektrik. Hal ini mendorong produksi dan pelepasan hormon prolaktin. Untuk permulaan, lakukan pompa payudara 3 kali sehari, selama 5 menit. Tambahkan durasi pompa selama 10 menit setiap 4 jam, setidaknya sekali pada malam hari. Kemudian naikkan waktu pemompaan sekitar 15 sampai 20 menit setiap dua atau tiga jam sekali. Lanjutkan rutinitas ini sampai Anda mulai menyusui anak adopsi Anda. Anda juga bisa memompa payudara Anda secara manual.

Selain dengan pompa ASI, stimulasi pada payudara dapat dilakukan lewat isapan bayi Anda. ASI tidak diproduksi dari hormon yang berhubungan dengan proses reproduksi, melainkan dari bagian otak yaitu hipofisis. Hal inilah yang membuat seorang wanita yang belum pernah hamil tetap mampu memproduksi ASI.

Isapan mulut bayi merupakan cara alami untuk mendorong produksi ASI. Untuk dapat mengeluarkan ASI secara efektif, bayi harus dapat melekat dengan baik pada payudara.

Bayi yang melekat dengan baik akan:

  • Membuka mulut dengan lebar
  • Dagu bayi menempel pada payudara ibu
  • Sebagian besar areola, terutama areola bagian bawah masuk ke dalam mulut bayi
  • Bibir bawah bayi tampak terpuntir keluar
  • Mengisap kuat dengan irama perlahan dan ibu merasa nyaman, tidak merasa perih pada puting payudaranya

Bila Anda hanya memiliki waktu singkat untuk mempersiapkannya, terapi hormon mungkin bukan pilihan yang tepat. Dokter Anda mungkin akan merekomendasikan obat lain untuk membantu menginduksi laktasi. Namun, memompa payudara tetap penting berapa pun waktu yang Anda miliki.

Umumnya, setelah induksi laktasi, produksi ASI terjadi 1-6 minggu kemudian, dengan rata-rata yaitu 4 minggu.

Perlukah pompa payudara setelah bisa menyusui anak adopsi?

Saat Anda mulai menyusui anak adopsi, dokter Anda mungkin merekomendasikan pompa payudara lanjutan, termasuk setelah menyusui. Hal ini berguna untuk membantu membuat persediaan susu Anda. Bahkan jika Anda berhasil menekan laktasi, pemberian makanan tambahan dengan susu formula atau susu donor pasteurisasi mungkin diperlukan, terutama selama minggu awal menyusui.

Untuk mendorong stimulasi puting dan payudara yang berlanjut, Anda mungkin perlu menggunakan bantuan tambahan untuk memberikan ASI donor atau formula bagi bayi melalui alat yang menempel pada payudara ibu. Untuk melindungi persediaan susu Anda, pompa ASI setiap kali bayi Anda minum susu botol.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca