home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Tubuh yang Bugar Bisa Meningkatkan Kecerdasan Anak

Tubuh yang Bugar Bisa Meningkatkan Kecerdasan Anak

Kebugaran dan kesehatan jasmani buah hati penting diperhatikan oleh orangtua. Selain bisa membuat anak nyaman bermain, beraktivitas, dan berinteraksi dengan teman-temannya, ternyata kebugaran tubuh juga berpengaruh dengan kecerdasan anak, lho. Bagaimana hubungan antara tubuh dan kecerdasan otak anak saling mempengaruhi? Mari simak penjelasannya dibawah ini.

Ada hubungan antara kebugaran tubuh dan kecerdasan anak

Studi baru yang muncul dalam jurnal Brain Research, menggunakan tes MRI atau magnetic resonance imaging untuk meneliti otak dan tubuh dari 49 anak. Penelitian ini dilakukan untuk tujuan mencari tahu, apakah ada hubungan antara kebugaran tubuh dengan kecerdasan anak.

Studi ini pasalnya melihat perbedaan otak antara anak-anak yang sehat bugar dengan anak yang tidak bugar atau tidak fit. Profesor psikiatri dari Universitas Illionis, Laura Chaddock, mengatakan kalau penelitian ini difokuskan pada hippocampus.

Apa itu hippocampus? Hippocampus merupakan sebuah bagian dari otak besar yang berperan penting saat manusia belajar dan mengingat sesuatu. Memang, sebelumnya studi ini telah dilakukan juga pada orang dewasa, dengan tujuan yang sama pula. Hasilnya, orang dewasa yang gemar berolahraga terbukti memiliki ukuran hippocampus yang lebih besar daripada orang tidak suka olahraga. Lalu, manfaat hippocampus yang besar ini dikaitkan dengan kinerja kerja dan penalaran masalah yang lebih baik.

Sedangkan penelitian yang diuji dengan hewan juga mendapatkan hasil yang serupa. Hewan yang dipaksa berolahraga, juga menunjukkan adanya peningkatan ukuran hippocampus. Dan pengaruh signifikan lainnya adalah, olahraga bisa meningkatkan pertumbuhan neuron baru dan kelangsungan hidup sel-sel di dalam otak hewan-hewan tersebut.

Anak yang tubuhnya bugar, volume otaknya 12% lebih besar

Nah, di dalam penelitian ini, Dr. Chaddok menemukan hasil yang sama dan menjadi pedoman wajib yang penting untuk diperhatikan para orangtua. Memang ditemukan adanya pengaruh kebugaran tubuh dengan kondisi kecerdasan anak.

Dari 49 anak yang diuji, rata-rata anak yang tubuhnya bugar dan sehat memiliki volume otak yang lebih besar, kira-kira 12% lebih besar, dibanding dengan anak yang tubuhnya biasa-biasa saja. Karena peneliti juga melaporkan adanya peningkatan aktivitas fisik anak-anak dengan menggunakan uji kebugaran menggunakan treadmill.

Chaddok menyatakan, kalau anak-anak yang sering berolahraga otaknya lebih bisa memanfaatkan oksigen yang masuk, dibanding dengan anak-anak yang tubuhnya kurang fit. Dan anak-anak yang berada dalam kondisi fisik yang bugar juga memiliki tes ingatan yang lebih baik.

Kecerdasan anak juga dipengaruhi beberapa hal berikut ini

Seperti yang telah disinggung di atas, kalau kecerdasan anak memang dipengaruhi oleh kondisi fisiknya yang bugar. Tetapi, tidak sampai situ saja. Masih ada beberapa pengaruh lain yang bisa bermanfaat untuk tumbuh kembang dan kemampuan otak anak. Berikut ini, merupakan beberapa faktor pengaruh yang harus para orangtua perhatikan dalam mendukung kebugaran dan kecerdasan otak buah hatinya:

1. Membiasakan berolahraga dan menjaga kesehatan

Memang sulit, untuk membiasakan anak rajin berolahraga. Pasalnya, hal ini sangat bergantung dengan kemauan anak. Namun, olahraga kecil sekalipun kalau dibiasakan rutin dan minimal 3 kali setiap minggu bisa melatih motorik dan meningkatkan kesehatan ubuh anak.

2. Orangtua juga harus memerhatikan gizi dan nutrisi

Telah banyak diketahui kalau keduanya amat menentukan kebugaran dan kecerdasan anak. Oleh karena itu sebagai orang tua, Anda harus selalu memerhatikan pola makanan yang dikonsumsi anak-anak. Biasakan mengkonsumsi makanan sehat dan hindari makanan berminyak dan siap saji. Karena nyatanya, perilaku anak bisa ditentukan juga dari apa yang ia makan sehari-hari.

3. Atur pola istirahat anak

Anak-anak mempunyai tingkat aktivitas yang sangat tinggi, jika tidak diimbangi dengan istirahat yang cukup, maka akan sangat mempengaruhi kebugaran tubuh yang pada akhirnya mempengaruhi tingkat kecerdasan otak anak karena tanpa istirahat yang cukup, anak-anak akan merasa lelah saat belajar. Biasakan anak untuk tidur malam minimal 7-8 jam dan tidur siang 2 jam setiap harinya.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Physical Activity and Effects to Academic Performance  https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK201501/ Diakses pada 2 Agustus 2017

Cardiovascular Fitness is Linked to Intelligence https://www.psychologytoday.com/blog/quilted-science/200912/cardiovascular-fitness-is-linked-intelligence Diakses pada 2 Agustus 2017

Children Brain Development is Linked to Physical Fitness https://www.sciencedaily.com/releases/2010/09/100915171536.htm Diakses pada 2 Agustus 2017

 


Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Novita Joseph
Tanggal diperbarui 13/08/2017
x