Normalkah Jika Anak Bolak-balik Pipis Terus Dalam Sehari?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Menahan buang air kecil itu tidak baik untuk kesehatan. Dalam waktu 24 jam, frekuensi buang air kecil yang normal untuk orang dewasa sehat adalah 6-8 kali. Lalu, bagaimana dengan anak-anak? Berapa kali frekuensi buang air kecil dalam sehari yang normal untuk anak kecil? Normalkah jika anak pipis terus?

Anak pipis terus, apa normal?

Frekuensi buang air kecil setiap orang dalam sehari bisa berbeda satu dengan yang lainnya, termasuk juga anak-anak.

Biasanya, semakin besar usianya, anak cenderung lebih jarang buang air kecil ketimbang sewaktu ia masih bayi atau balita. Hal ini terkait dengan semakin membesarnya kantung kemih seiring bertambahnya usia. Pada bayi yang baru lahir, frekuensi pipis bayi bisa berulang hingga 6-8 kali dalam sehari. Begitu sudah mulai besar, anak bisa bolak-balik pipis sekitar 6-7 kali dalam satu hari.

Selain karena faktor usia, seberapa sering anak pipis akan tergantung pada banyaknya aktivitas fisik yang dilakukan. Semakin aktif seorang anak beraktivitas dalam kesehariannya, maka semakin banyak keringat yang dikeluarkan. Hal ini bisa membuat anak lebih jarang pipis karena kelebihan cairan tubuh sudah terbuang lewat keringat.

Sementara itu, jumlah dan jenis minuman yang dikonsumsinya juga memengaruhi kebiasaan anak pipis terus. Semakin banyak jumlah air yang diminum, tentu semakin banyak urin yang diproduksi. selain air putih, beberapa jenis makanan atau minuman dapat membuat anak pipis terus dalam satu hari, misalnya buah-buahan sitrus (jeruk, lemon, jeruk bali) dan tomat — baik dalam bentuk buah segar maupun jusnya — serta minuman bersoda.

Stres juga bisa membuat anak pipis terus.

Kapan harus pergi ke dokter?

Berbagai faktor di atas dapat menyebabkan anak pipis terus. Meski demikian, hal-hal di atas sebenarnya tidak membahayakan. Bolak-balik pipis biasanya berlangsung hanya 1-3 hari dan selebihnya akan kembali normal.

Yang harus lebih diwaspadai adalah jika anak pipis terus hingga lebih dari 10 kali dalam satu hari. Ini mungkin menandakan gejala infeksi saluran kencing. Apalagi jika ia terus-terusan pipis tapi tidak dibarengi dengan konsumsi cairan yang sama banyaknya. Lebih baik segera periksakan ke dokter.

Sama halnya Anda juga harus waspada jika anak jarang pipis. Frekuensi buang air kecil yang lebih jarang dari biasanya mungkin menandakan si kecil sedang dehidrasi. Dehidrasi juga bisa dideteksi dari warna air kencing anak. Bila warnanya kuning pekat, maka anak Anda memang mengalami dehidrasi.

Kondisi kekurangan cairan ini biasanya bisa disebabkan oleh gangguan kesehatan lainnya, seperti diare, gejala mual dan muntah, atau sedang mengalami penyakit infeksi tertentu. Segera periksakan ke dokter untuk penanganan lebih lanjut.

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: November 21, 2017 | Terakhir Diedit: November 17, 2017

Sumber
Yang juga perlu Anda baca