Normalkah Jika Anak Bolak-balik Pipis Terus Dalam Sehari?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 21 November 2017 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Menahan buang air kecil itu tidak baik untuk kesehatan. Dalam waktu 24 jam, frekuensi buang air kecil yang normal untuk orang dewasa sehat adalah 6-8 kali. Lalu, bagaimana dengan anak-anak? Berapa kali frekuensi buang air kecil dalam sehari yang normal untuk anak kecil? Normalkah jika anak pipis terus?

Anak pipis terus, apa normal?

Frekuensi buang air kecil setiap orang dalam sehari bisa berbeda satu dengan yang lainnya, termasuk juga anak-anak.

Biasanya, semakin besar usianya, anak cenderung lebih jarang buang air kecil ketimbang sewaktu ia masih bayi atau balita. Hal ini terkait dengan semakin membesarnya kantung kemih seiring bertambahnya usia. Pada bayi yang baru lahir, frekuensi pipis bayi bisa berulang hingga 6-8 kali dalam sehari. Begitu sudah mulai besar, anak bisa bolak-balik pipis sekitar 6-7 kali dalam satu hari.

Selain karena faktor usia, seberapa sering anak pipis akan tergantung pada banyaknya aktivitas fisik yang dilakukan. Semakin aktif seorang anak beraktivitas dalam kesehariannya, maka semakin banyak keringat yang dikeluarkan. Hal ini bisa membuat anak lebih jarang pipis karena kelebihan cairan tubuh sudah terbuang lewat keringat.

Sementara itu, jumlah dan jenis minuman yang dikonsumsinya juga memengaruhi kebiasaan anak pipis terus. Semakin banyak jumlah air yang diminum, tentu semakin banyak urin yang diproduksi. selain air putih, beberapa jenis makanan atau minuman dapat membuat anak pipis terus dalam satu hari, misalnya buah-buahan sitrus (jeruk, lemon, jeruk bali) dan tomat — baik dalam bentuk buah segar maupun jusnya — serta minuman bersoda.

Stres juga bisa membuat anak pipis terus.

Kapan harus pergi ke dokter?

Berbagai faktor di atas dapat menyebabkan anak pipis terus. Meski demikian, hal-hal di atas sebenarnya tidak membahayakan. Bolak-balik pipis biasanya berlangsung hanya 1-3 hari dan selebihnya akan kembali normal.

Yang harus lebih diwaspadai adalah jika anak pipis terus hingga lebih dari 10 kali dalam satu hari. Ini mungkin menandakan gejala infeksi saluran kencing. Apalagi jika ia terus-terusan pipis tapi tidak dibarengi dengan konsumsi cairan yang sama banyaknya. Lebih baik segera periksakan ke dokter.

Sama halnya Anda juga harus waspada jika anak jarang pipis. Frekuensi buang air kecil yang lebih jarang dari biasanya mungkin menandakan si kecil sedang dehidrasi. Dehidrasi juga bisa dideteksi dari warna air kencing anak. Bila warnanya kuning pekat, maka anak Anda memang mengalami dehidrasi.

Kondisi kekurangan cairan ini biasanya bisa disebabkan oleh gangguan kesehatan lainnya, seperti diare, gejala mual dan muntah, atau sedang mengalami penyakit infeksi tertentu. Segera periksakan ke dokter untuk penanganan lebih lanjut.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Gangguan Pencernaan yang Sering Dialami Bayi dan Anak-Anak

Orangtua pasti cemas bukan main melihat anaknya bolak-balik BAB. Tenang dulu. Cari tahu penyebab, gejala, dan cara mengobati diare pada anak di Hello Sehat.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Penyakit Pada Anak, Kesehatan Anak, Parenting 30 September 2020 . Waktu baca 10 menit

Penyakit Kawasaki

Penyakit kawasaki adalah penyakit langka yang sering terjadi pada anak-anak. Cari tahu gejala, penyebab, serta pengobatan penyakit kawasaki di Hello Sehat.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Penyakit Pada Anak, Kesehatan Anak, Parenting 30 September 2020 . Waktu baca 12 menit

6 Alasan Seks Lebih Menyenangkan dengan Lampu Menyala

Bercinta dengan lampu yang redup sudah biasa. Pernahkah Anda membayangkan seks dengan lampu menyala? Sebelumnya, coba simak artikel berikut.

Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Seks & Asmara 29 September 2020 . Waktu baca 4 menit

Perut Panas dan Ulu Hati Sakit Setelah Makan? Begini Mengatasinya

Apa yang biasanya Anda lakukan segera setelah makan? Rebahan karena ngantuk kekenyangan? Kebiasaan buruk ini bisa bikin perut panas dan perih, lho

Ditulis oleh: Priscila Stevanni
Hidup Sehat, Tips Sehat 29 September 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

bullying pada remaja

Tanda yang Muncul Jika Anak Anda Jadi Korban Bullying

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 1 Oktober 2020 . Waktu baca 10 menit
risiko kesehatan akibat terlalu lama menatap layar komputer

Risiko Kesehatan Setelah Menatap Layar Komputer Terlalu Lama

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Elita Mulyadi
Dipublikasikan tanggal: 1 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
Konten Bersponsor
asupan nutrisi yang baik membantu pertumbuhan tinggi badan anak

Peran Penting Nutrisi dalam Pertumbuhan Tinggi Badan Anak

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Dipublikasikan tanggal: 1 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit
kepribadian introvert ekstrovert kesehatan

Apakah Kepribadian Anda Introvert atau Ekstrovert? Ini Pengaruhnya untuk Kesehatan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 30 September 2020 . Waktu baca 4 menit