Cara Mencegah dan Membasmi Kutu Rambut Pada Anak

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 29/11/2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Kutu rambut sangat menular dan dapat menyebar dengan cepat dari orang ke orang, terutama dalam lingkungan yang berkelompok, seperti sekolah, pusat penitipan anak, kegiatan olahraga, dan perkemahan. Yang menyebalkan, cara menghilangkan kutu rambut juga tidak mudah. Meskipun kutu tidak bisa terbang atau melompat, parasit kecil tersebut memiliki cakar yang membiarkan mereka merangkak dan melekat kuat pada rambut. Kutu terutama menyebar melalui kontak kepala ke kepala, namun kontak dengan pakaian, seprei, sisir, dan topi juga dapat membuat rambut dihinggapi kutu.

Dalam hal ini, anak-anak adalah yang paling rentan terkena kutu rambut karena mereka cenderung memiliki kontak fisik dekat satu sama lain dan saling berbagi barang pribadi. Oleh karena itu, para orangtua harus waspada dengan kondisi kesehatan rambut anak dengan cara menghilangkan kutu rambut jika anak telah tertular dan mencegahnya untuk kembali lagi.

Cara menghilangkan kutu rambut

Anda akan mendengar banyak rekomendasi yang bertentangan jika berurusan dengan kutu rambut. Bahkan sumber-sumber kesehatan resmi seperti instansi pemerintah dan asosiasi dokter memiliki opini yang berbeda. Selain itu, teman-teman, kerabat, dan sumber-sumber online menawarkan segala macam pengobatan rumah dan obat-obatan alternatif. Berikut ini adalah beberapa pilihan cara mengatasi kutu yang direkomendasikan oleh dokter, ahli kutu, dan orangtua:

1. Menggabungkan sisir rambut dan obat kutu

Banyak orangtua yang melakukan pendekatan ini. Hal yang perlu disiapkan adalah obat apotek untuk kutu rambut dan sisir serit (sisir yang memiliki bentuk yang sangat rapat antara geriginya dan biasa digunakan untuk mengangkat kutu). Setelah itu, terapkan obat pada rambut dan sisir rambut anak Anda dengan menggunakan serit dari akar rambut hingga ujung rambut.

2. Menggunakan obat bebas untuk kutu

American Academy of Pediatrics (AAP) pada tahun 2010 melaporkan bahwa cara menghilangkan kutu rambut yang paling efektif adalah dengan menggunakan pediculicide (zat pembunuh kutu rambut). Biasanya zat ini terdapat pada krim bilas, sampo, gel, mousse, atau produk rambut lainnya. AAP menyarankan untuk menggunakannya sesuai instruksi produk dan menggunakannya kembali pada hari kesembilan untuk menangkap setiap kutu yang mungkin telah menetas.

3. Menggunakan sisir kutu (serit)

National Pediculosis Association adalah salah satu kelompok yang mendukung cara mengusir kutu dengan menyisir rambut menggunakan serit dibandingkan dengan menggunakan pediculicide. Kelompok ini tidak mengesampingkan zat tersebut sepenuhnya, namun memperingatkan bahwa zat tersebut adalah pestisida dan berpotensi membahayakan anak-anak.

4. Menerapkan metode alternatif

Anda dapat menemukan segala bahan alternatif di toko obat, toko bahan makanan, dan toko online. Namun produk-produk ini tidak diatur oleh FDA (Food and Drug Administration) dan tidak ada bukti ilmiah bahwa mereka aman dan efektif (dan beberapa bisa menjadi racun, sehingga Anda harus berhati-hati dalam mengaplikasikannya pada anak Anda). Pengobatan rumah mulai dari menggunakan hair dryer bersama minyak zaitun, baby oil, mayones, dan petroleum jelly merupakan hal yang populer, tetapi tidak teruji secara ilmiah.

Cara mencegah anak tertular kutu rambut

Berikut ini adalah beberapa cara sederhana untuk menyingkirkan kutu rambut dan telur mereka, sekaligus membantu mencegah anak Anda terkena kutu:

  • Mencuci semua sprei dan pakaian yang baru-baru ini dikenakan oleh anak Anda yang terkena kutu rambut menggunakan air panas (54,5 °C), kemudian taruh mereka pada pengering panas selama 20 menit.
  • Taruh seluruh benda bersih dan kering yang tidak bisa dicuci (seperti boneka) pada kantong kedap udara selama tiga hari.
  • Sedot karpet dan seluruh furnitur berlapis kain di rumah atau mobil dengan  vacuum cleaner, kemudian bersihkan kantong kotoran di  vacuum cleaner.
  • Rendam alat-alat perawatan rambut, seperti sisir, jepit rambut, ikatan rambut, ikat kepala, dan kuas di dalam cairan alkohol atau sampo yang mengandung obat selama 1 jam. Anda juga dapat mencucinya dalam air panas.

Karena kutu rambut mudah ditularkan dari orang ke orang, khususnya di dalam rumah, maka seluruh penghuni rumah juga memerlukan pengobatan untuk mencegah kutu datang kembali.

Sebelum menghilangkan kutu pada rambut anak Anda, ada baiknya untuk memeriksa seluruh anggota keluarga dari kutu rambut. Jika ada yang terkena, lakukanlah pengobatan bersama-sama untuk menghindari kembalinya kutu.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Bukan Dimarahi, Ini 5 Cara Agar Anak Mau Mendengarkan Orangtua

Supaya anak mau mendengarkan kata-kata orangtua, Anda perlu siasat khusus. Jangan malah dimarahi atau dibentak. Yuk, simak tips-tipsnya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Parenting, Tips Parenting 30/05/2020 . Waktu baca 4 menit

Cara Potong Poni Sendiri di Rumah Tanpa Takut Gagal

Potong rambut sebaiknya dilakukan oleh orang lain agar lebih rapi. Namun beda dengan potong poni. Ini cara potong poni sendiri di rumah tanpa takut gagal.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Hidup Sehat, Kecantikan 12/05/2020 . Waktu baca 3 menit

Tidak Perlu Bingung Pilih Hewan Peliharaan untuk Anak, Ini 5 Tips dan Manfaatnya

Hewan peliharaan dan anak adalah gambaran yang menggemaskan. Namun, para orangtua perlu mempertimbangkan beberapa hal sebelum memilih hewan untuk anak.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Parenting, Tips Parenting 10/05/2020 . Waktu baca 6 menit

9 Trik Mudah Merawat Rambut Bagi Wanita Berhijab

Berhijab bukan alasan untuk mangkir merawat rambut bagi wanita. Justru, rambut Anda perlu perhatian ekstra. Bagaimana cara merawatnya?

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Hari Raya, Ramadan 30/04/2020 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Ini Akibatnya Jika Bayi Memakai Popok Terlalu Lama

Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . Waktu baca 5 menit
mengatasi ruam popok bayi

Si Kecil Mengalami Ruam? Berikut 8 Cara Mengobatinya

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . Waktu baca 7 menit
menyikat gigi bersama merupakan salah satu cara mendorong minat si kecil dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut pada anak

5 Tips Ajarkan Jaga Kesehatan Gigi dan Mulut pada Anak

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Dipublikasikan tanggal: 16/06/2020 . Waktu baca 5 menit
menghadapi amarah anak

Bagaimana Cara Menghadapi Ledakan Amarah Anak yang Bikin Jengah?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 06/06/2020 . Waktu baca 4 menit