4 Masalah Gigi Susu yang Sering Terjadi Pada Anak

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 03/12/2019 . 3 mins read
Bagikan sekarang

Walaupun gigi susu tidak permanen, namun gigi susu tidak terlepas dari masalah. Anak bisa saja mengalami masalah gigi susu, seperti plak, gigi sensitif, gigi berubah warna, dan masih banyak lagi. Oleh karena itu, diharapkan gigi anak dirawat sedini mungkin, bahkan sejak gigi anak mulai muncul.

Berikut ini merupakan beberapa masalah gigi susu yang bisa terjadi pada anak.

1. Gigi berlubang

Tidak hanya gigi permanen saja yang bisa berlubang, tetapi gigi susu juga bisa. Ini biasanya disebabkan karena anak kecil terlalu sering makan makanan manis, seperti kue, permen, dan cokelat. Setelah makan, anak biasanya tidak menyikat giginya, sehingga sisa makanan manis tersebut menempel pada gigi. Gula yang menempel pada gigi menjadi ‘makanan’ bakteri untuk berkembang biak. Asam yang dilepaskan bakteri untuk mencerna gula ini dapat mengikis enamel gigi. Lama-kelamaan, bisa terbentuk plak pada gigi dan dapat berkembang menjadi gigi berlubang.

Bayi yang terbiasa menyusu botol sambil tiduran juga bisa mengembangkan gigi berlubang. Karena gula susu bisa menggenang pada gigi saat menyusu sambil tidur. Hal ini biasanya dikenal dengan nama baby bottle caries.

Gigi berlubang yang parah pada anak dapat menyebabkan gigi anak hancur dalam waktu 6 bulan atau gigi bengkak. Untuk mencegah gigi berlubang, bersihkan gigi anak sedini mungkin, saat gigi pertama anak sudah mulai muncul. Jika anak sudah besar, ajarkan anak untuk selalu menyikat giginya dua kali sehari dengan pasta gigi. Satu lagi, jangan biasakan anak untuk minum susu botol sambil tiduran.

2. Gigi sensitif

Gigi sensitif ternyata juga bisa terjadi pada anak. Hal ini membuat anak merasa giginya nyeri saat makan atau minum yang dingin atau panas. Karena hal ini, tentu anak dapat merasa tidak nyaman saat makan. Gigi sensitif dapat terjadi saat enamel anak telah menipis karena asam dari bakteri. Gigi sensitif juga dapat terjadi karena retak kecil di gigi atau gusi surut (karena menyikat gigi yang tidak benar). Untuk mengatasi masalah ini, sebaiknya anak memakai pasta gigi khusus gigi sensitif secara teratur.

3. Perubahan warna gigi

Mungkin sering Anda temukan anak dengan gigi yang sudah berubah warna. Warna gigi anak menjadi kuning atau terdapat noda coklat pada permukaan gigi anak. Hal ini bisa disebabkan oleh banyak faktor. Salah satu faktor utamanya adalah anak malas menyikat gigi atau anak tidak menyikat gigi dengan benar setelah makan. Oleh karena itu, menyikat gigi anak setiap hari sangat penting dilakukan. Yaitu, pada pagi hari dan sebelum anak tidur.

4. Gigi tanggal sangat awal

Gigi tanggal sebelum waktunya dapat terjadi karena anak mengalami kerusakan gigi, cedera, trauma, atau kekurangan ruang gigi pada rahang. Hal ini kemudian dapat menyebabkan gigi permanen tumbuh miring atau bengkok.

Saat gigi susu tanggal sebelum gigi permanen ingin muncul, gigi susu terdekat mungkin akan bergeser. Sehingga, ruang untuk gigi permanen menjadi berkurang. Akibatnya, gigi permanen tumbuh miring atau terjadi penumpukan gigi. Gigi yang bertumpuk kemudian bisa lebih sulit untuk dibersihkan. Akhirnya, anak akan lebih mudah mengalami masalah gigi.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

7 Cara Cepat Menghilangkan Bau Mulut Saat Puasa

Bau mulut adalah masalah yang umum terjadi selama puasa. Tenang saja, Anda bisa menghilangkan bau mulut saat puasa dengan cara alami berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Hari Raya, Ramadan 24/04/2020 . 6 mins read

Amankah Melakukan Prosedur Cabut Dua Gigi Geraham Sekaligus?

Terkadang demi menjaga kesehatan gigi, Anda perlu melakukan cabut gigi geraham sekaligus. Namun, bagaimana keamanan dan risikonya?

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 22/04/2020 . 4 mins read

Apa Itu Perawatan Pulpotomi untuk Gigi?

Menjaga kesehatan gigi itu penting dan jika perlu, mungkin Anda disarankan untuk melakukan pulpotomi. Lebih jelasnya, berikut penjelasan mengenai pulpotomi.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 13/04/2020 . 4 mins read

Tips Memilih Obat Kumur yang Tepat untuk Gigi dan Mulut Anda

Obat kumur penting bagi kebersihan gigi. Namun, apakah obat kumur yang Anda pakai sudah tepat? Bagaimana cara memilih obat kumur yang pas?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 15/02/2020 . 4 mins read

Direkomendasikan untuk Anda

cara menjaga kesehatan gigi

Pentingnya Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut di Masa Pandemi

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 30/06/2020 . 4 mins read
memperbaiki enamel gigi

Adakah Cara untuk Memperbaiki Lapisan Enamel Gigi yang Rusak?

Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 17/06/2020 . 4 mins read
mencegah gigi ngilu

3 Langkah Mencegah Ngilu Akibat Gigi Sensitif Saat Puasa

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 20/05/2020 . 4 mins read
asam mefenamat (mefenamic acid)

4 Cara Ampuh Mengatasi Sakit Gigi Saat Sedang Puasa

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 05/05/2020 . 4 mins read