Intususepsi

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 8 Mei 2020 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Alat Pengingat Jadwal Imunisasi

Anda baru punya anak? Mau tahu informasi lengkap soal jenis vaksin dan jadwal pemberiannya? Atau butuh pengingat agar tidak lupa?

Cek Di Sini!
parenting

Definisi

Apa itu intususepsi (invaginasi)?

Intususepsi atau invaginasi adalah kondisi serius di mana bagian usus meluncur ke bagian usus yang lain. Sebagian usus melipat, sehingga satu bagian menyelip ke dalam bagian lain, seperti teleskop.  

Usus menjadi terhalang. Makanan dan cairan tidak bisa lewat. Aliran darah menuju usus mungkin juga tersendat, yang dapat menyebabkan bagian usus tersebut terluka atau mati.

Intususepsi adalah penyebab paling umum obstruksi usus pada anak-anak di bawah tiga tahun. Dikutip dari Mayo Clinic, penyebab sebagian besar kasus invaginasi sering kali tidak diketahui. 

Pada anak-anak, usus biasanya dapat didorong kembali ke posisinya dengan prosedur sinar-X. Pada orang dewasa, pembedahan sering diperlukan untuk memperbaiki masalah. 

Seberapa umumnya kondisi ini?

Intususepsi adalah kondisi paling sering menjangkiti bayi dan anak-anak berusia di antara 3 bulan dan 6 tahun. Anak laki-laki dua sampai tiga kali lipat lebih sering terserang penyakit tersebut daripada anak perempuan, tapi langka di kalangan orang dewasa.

Penyakit itu dapat diatasi dengan mengurangi faktor risiko anak Anda. Diskusikanlah dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda dan gejala intususepsi (invaginasi)?

Intususepsi adalah kondisi  yang memiliki banyak gejala. Kondisi ini merupakan salah satu penyebab bayi mengalami kram perut. Sakit perut tersebut kemudian menyebabkan bayi menangis keras secara mendadak dan mereka biasanya akan menarik lutut mereka sampai di atas dada. 

Episode menyakitkan dapat berlangsung 10 hingga 15 menit atau lebih, diikuti dengan periode 20 hingga 30 menit tanpa rasa sakit, kemudian rasa sakit kembali lagi. 

Sakit perut anak yang parah muncul silih berganti. Anak mungkin juga muntah dan menjadi pucat dan berkeringat. Ketika penyumbatan usus semakin menjadi, darah dan lendir dapat muncul di kotoran dan perut mungkin membengkak. 

Anak mungkin menjadi lesu dan lemah. Terkadang benjolan dapat dirasakan di dalam perut. Tanda dan gejala lainnya meliputi diare, demam, dan dehidrasi.

Beberapa gejala atau tanda lainnya mungkin tidak tercantum di atas. Jika Anda merasa cemas tentang gejala tersebut, segera konsultasi ke dokter Anda.

Kapan harus pergi ke dokter?

Intususepsi adalah salah satu kondisi darurat yang perlu segera ditangani. Hubungi segera petugas kesehatan jika Anda melihat gejala-gejala. Lalu hubungi 911 atau bawa anak Anda ke ruang gawat darurat. Intususepsi yang tidak diobati hampir selalu fatal bagi bayi dan anak kecil.

Penyebab

Apa penyebab intususepsi (invaginasi)?

Penyebab dari sebagian besar kasus intususepsi tidak begitu jelas. Ini mungkin terjadi lebih sering pada anak-anak yang memiliki riwayat penyakit dari keluarga. 

Dalam beberapa kasus, para ahli yang disebutkan oleh Stanford Children’s Health, invaginasi berkaitan dengan kondisi lain. Kondisi tersebut termasuk infeksi virus, tumor atau massa perut atau usus, radang usus buntu, parasit, penyakit seliaka, fibrosis kistik, dan penyakit Crohn. 

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko intususepsi (invaginasi)?

Faktor risiko intususepsi adalah:

  • Usia. Anak-anak jauh lebih berisiko terkena intususepsi daripada orang dewasa. Usia adalah penyebab paling umum penghambatan usus pada anak-anak berusia di antara 6 bulan dan 3 tahun.
  • Jenis kelamin. Intususepsi lebih sering menyerang anak laki-laki.
  • Formasi usus abnormal pada waktu lahir. Kondisi saat lahir (bawaan) di mana usus tidak berkembang dengan benar (malrotasi) juga termasuk faktor risiko intususepsi.
  • Riwayat intususepsi sebelumnya. Sekali Anda telah terkena intususepsi, Anda akan lebih berisiko terserang penyakit itu lagi.
  • AIDS. Terdapat bukti peningkatan insiden intususepsi pada orang yang memiliki penyakit AIDS.

Obat & Pengobatan

Informasi yang dijabarkan bukan pengganti bagi nasihat medis. SELALU konsultasi ke dokter Anda.

Apa pilihan pengobatan untuk intususepsi (invaginasi)?

Perawatan invaginasi biasanya terjadi sebagai darurat medis. Perawatan medis darurat diperlukan untuk menghindari dehidrasi dan syok parah, serta mencegah infeksi yang dapat terjadi ketika sebagian usus mati karena kekurangan darah. 

Perawatan akan tergantung dari gejala, usia, dan kondisi kesehatan anak. Pengobatan tersebut juga tergantung dari seberapa parah kondisi ini.

Perawatan awal

Ketika anak Anda tiba di rumah sakit, dokter akan terlebih dahulu menstabilkan kondisi medisnya. Tindakan itu termasuk:

Memperbaiki intususepsi

Dokter akan memperbaiki invaginasi dengan cara di bawah ini:

  • Barium atau enema udara. Jika prosedur ini berhasil, perawatan lebih lanjut biasanya tidak diperlukan. Perawatan ini sangat efektif pada anak-anak dan jarang digunakan pada orang dewasa. 
  • Operasi. Jika usus robek atau jika enema tidak berhasil, pembedahan diperlukan. Dokter bedah akan membebaskan bagian usus yang terperangkap, membersihkan penyumbatan, dan jika perlu, menghilangkan jaringan usus yang telah mati. Operasi adalah perawatan umum untuk orang dewasa dan untuk orang yang sakit akut. 

Dalam beberapa kasus, intususepsi dapat menghilang tanpa perawatan apapun. Meskipun begitu, invaginasi dapat mengakibatkan masalah serius jika tidak mendapatkan penanganan yang tepat. Masalah tersebut adalah:

  • Infeksi usus
  • Kematian jaringan usus
  • Perdarahan di dalam
  • Infeksi perut yang parah, disebut peritonitis.

Apa saja tes untuk mendiagnosis kondisi ini?

Petugas kesehatan memberi diagnosis awal dari riwayat kesehatan dan pemeriksaan fisik. Jika anak terlihat sangat sakit, demam, atau kehilangan darah, atau jika gejala-gejala itu berlangsung selama beberapa jam, operasi akan dilakukan lebih cepat untuk mengatasi masalah. 

Untuk anak yang lebih stabil, langkah selanjutnya biasanya adalah barium enema. Dalam tes ini, cairan yang mengandung zat yang disebut barium diberikan. X-ray khusus diambil saat barium berpindah menuju usus. 

Barium membantu diagnosis dan kadang-kadang dapat meluruskan usus dengan paksa. Karena itu, barium enema juga bertindak sebagai pengobatan.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat mengatasi intususepsi (invaginasi)?

Gaya hidup dan pengobatan rumahan di bawah ini mungkin dapat membantu mengatasi intususepsi adalah:

  • Ikuti aturan, petunjuk, dan jadwal konsultasi dengan dokter.
  • Dilarang menggunakan pengobatan rumahan, seperti obat pencahar karena bisa berbahaya.

Jika Anda memiliki pertanyaan, konsultasikan ke dokter Anda untuk dapat lebih mengerti solusi terbaik untuk Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat kesehatan, diagnosis atau pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Tahapan Pertumbuhan Bayi yang Ideal di Usia 0-11 Bulan

Standar tumbuh kembang bayi sesuai usia penting untuk mengukur pertumbuhan si kecil. Lantas, bagaimana pertumbuhan bayi yang seharusnya di tahun pertama?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Bayi, Parenting, Bayi Satu Tahun Pertama 15 Januari 2021 . Waktu baca 15 menit

Mual Sampai Ingin Muntah Saat Cemas dan Panik? Ini Cara Mengatasinya

Saat cemas, stres, panik, dan gugup muncul, perut bisa terasa mual dan membuat Anda sangat ingin muntah. Kenapa hal ini terjadi?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kesehatan Mental, Gangguan Kecemasan 12 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Kanker Anus

Alat Pengingat Jadwal Imunisasi Anda baru punya anak? Mau tahu informasi lengkap soal jenis vaksin dan jadwal pemberiannya? Atau butuh pengingat agar tidak lupa? Cek Di Sini! ...

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Kanker, Penyakit Kanker Lainnya 7 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Keracunan Makanan

Keracunan makanan adalah gangguan pencernaan umum. Cari tahu gejala, penyebab, diagnosis, serta cara mengobati dan mencegahnya di Hello Sehat.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan Pencernaan, Keracunan Makanan 6 Januari 2021 . Waktu baca 11 menit

Direkomendasikan untuk Anda

bayi tumbuh gigi

11 Ciri Bayi Tumbuh Gigi yang Perlu Diketahui Orangtua

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 25 Januari 2021 . Waktu baca 12 menit
cat kuku kutek

Informasi Seputar Cat Kuku dan Dampaknya untuk Kesehatan

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 24 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit
cantengan (ingrown toenail, onychocryptosis)

Cantengan (Ingrown Toenail, Onychocryptosis)

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit
hipospadia

Hipospadia

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 20 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit