3 Kunci Utama Mencegah Anak Cacingan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 4 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Di Indonesia, banyak orang yang masih menggap penyakit cacingan sebagai hal yang sepele. Padahal, prevalensi penyakit cacingan di Indonesia termasuk tinggi. Cacingan bisa terjadi pada siapa saja. Namun, umumnya anak-anak lebih rentan mengalami cacingan. Jika anak cacingan, maka akan menghambat pertumbuhan dan kecerdasannya. Lantas, bagaimana cara mencegahnya? Jawabannya ada di dalam artikel ini.

Penyebab cacingan pada anak

Anak dikatakan terkena cacingan ketika di dalam fesesnya ditemukan cacing atau telurnya yang sudah berkembang biak dan mengambil nutrisi makanan di dalam usus. Terdapat berbagai jenis cacing yang bisa hidup di dalam usus manusia, di antaranya cacing gelang, cacing cambuk, cacing tambang, dan cacing kremi.

Umumnya, cacing mudah tertular pada anak lewat makanan yang tidak higienis, BAB sembarangan, dan akibat kontak langsung dengan benda atau tanah kotor yang sudah terinfeksi dengan telur cacing. Anak-anak yang terlihat sehat bisa saja terkena cacingan. Makanya, penting untuk diterapkan perilaku hidup sehat.

Setelah berhasil menembus kulit, cacing kemudian masuk ke dalam pembuluh darah balik (vena) menuju organ dalam tubuh manusia. Cacing juga kerap berkembang biak dan berkoloni di dalam usus. Di sana, cacing akan mengambil nutrisi dan menggigit dinding usus manusia. Hal ini akan membuat seseorang yang terkena infeksi cacingan berakibat kekurangan gizi.

Gejala anak cacingan

Gejala cacingan yang paling sering adalah anak mengalami kekurangan gizi, sering merasa letih, anemia, sering sakit perut, sulit berkonsentrasi, dan kerap merasa gatal di sekitar anus ketika malam hari. Ini terjadi karena cacing tersebut sedang bertelur dan menghasilkan larva yang dikeluarkan lewat anus, sehingga bagian tersebut kerap terasa gatal.

Awalnya gejala cacingan memang terlihat umum, makanya sering disepelekan. Padahal, kalau tidak segera ditangani akan mengganggu perkembangan anak. Bahkan, ada anak yang ususnya perlu dioperasi akibat cacing yang ada di dalam perutnya sudah menyumbat saluran cerna.

Nah, apabila cacing sudah menyumbat usus, maka perut si penderita akan menjadi buncit. Jika terus didiamkan akan terjadi radang usus yang membuat  usus pecah bahkan sampai menyebabkan kematian.

Cara mencegah anak cacingan

Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan seperti yang sudah dijelaskan di atas, baiknya Anda sebagai orang tua selalu menjaga kebersihan lingkungan dan memantau setiap aktivitas anak. Berikut ini beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mencegah anak cacingan:

1. Menjaga kebersihan diri dan lingkungan

Kebersihan menjadi hal paling penting untuk mencegah penyebaran telur cacing yang bisa menyebabkan anak cacingan. Langkah untuk menjaga kebersihan ini bisa dilakukan dengan cara:

  • Mulai untuk menjaga kebersihan kaki dan tangan si kecil. Caranya, ajarkan untuk rutin cuci tangan dan kaki sebelum dan setelah melakukan aktivitas dengan menggunakan sabun.
  • Rutin potong kuku karena telur cacing suka berada dibagian ini.
  • Biasakan untuk menjaga kebersihan setelah buang air dengan membersihkan kemaluan dan/atau dubur dengan baik dan mencuci tangan dengan sabun
  • Hindari si kecil melakukan kebiasaan menggigit kuku yang bisa membuat beberapa kuman, bakteri atau telur cacing bisa masuk ke mulut.

2. Memasak dengan benar

Pastikan Anda memasak bahan makanan hingga matang. Bila anak Anda akan mengonsumsi sayur dan buah mentah, pastikan Anda telah mencucinya hingga bersih. Telur cacing dapat berada di tanah yang terkontaminasi. Bila anak Anda akan mengonsumsi daging mentah, pastikan bahwa daging tersebut terjamin bebas cacing.

3. Minum obat cacing

Jika perlu, konsultasikan ke dokter dan upayakan mengonsumsi obat cacingan yang sudah dapat diberikan pada anak mulai usia dua tahun ke atas. Pasalnya, pada usia dua tahun anak sudah bisa mengonsumsi obat cacing karena pada usia tersebut anak sudah aktif bergerak dan mulai bermain kotor-kotoran. Nantinya, si kecil mungkin akan bereaksi tidak nyaman setelah mengkonsumsi obat cacing. Tapi, obat cacing perlu diberikan untuk mencegah infeksi berulang lagi. Konsultasikan dengan dokter Anda mengenai obat cacing yang disarankan.

Alat Pengingat Jadwal Imunisasi

Anda baru punya anak? Mau tahu informasi lengkap soal jenis vaksin dan jadwal pemberiannya? Atau butuh pengingat agar tidak lupa?

Cek Di Sini!
parenting

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Mulai Kapan Gigi Susu Anak Copot? Apakah Pasti Akan Copot Semua?

Gigi susu anak mulai tumbuh di usia 8-12 bulan. Gigi-gigi kecil ini kemudian akan digantikan oleh 32 buah gigi permanen. Mulai kapan gigi susu copot?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Gigi Anak, Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 6 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

5 Pilihan Obat Cacing yang Direkomendasikan untuk Orang Dewasa

Tidak hanya anak-anak, orang dewasa juga bisa terkena cacingan. Simak rekomendasi obat cacing untuk orang dewasa berikut ini.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Penyakit Infeksi, Infeksi Jamur dan Parasit 2 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit

Rubella (Campak Jerman)

Rubella atau campak Jerman adalah penyakit menular yang disebabkan virus. Apa gejala dan penyebabnya? Bagaimana mencegah kondisi ini?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Penyakit Infeksi pada Anak, Kesehatan Anak, Parenting 2 Januari 2021 . Waktu baca 9 menit

Growing Pain

Growing pain biasanya lebih sering terjadi pada anak laki-laki dari pada perempuan. Kenapa itu bisa terjadi? Bagaimana cara mengatasinya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Penyakit pada Anak, Kesehatan Anak, Parenting 31 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

obat cacing kremi

Obat Paling Ampuh untuk Menghilangkan Cacing Kremi

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
obat mual anak cara mengatasi mual anak

Daftar Obat Mual untuk Anak, Mulai dari Resep Dokter Sampai Perawatan di Rumah

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
obat pilek bayi

Pilihan Obat Pilek yang Bisa Diberikan pada Anak dan Bayi

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 12 menit
menonton tv terlalu dekat

Benarkah Nonton TV Terlalu Dekat, Bisa Bikin Mata Anak Rusak?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 8 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit