Curiga Anak Kena Asma, Kapan Waktu yang Tepat Mengajaknya Berobat ke Dokter?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 11/01/2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Asma merupakan penyakit pernapasan kronis yang biasanya muncul pada masa anak-anak. Anak yang punya asma umumnya akan memunculkan tanda khas seperti sesak napas, batuk-batuk, nyeri di bagian dada, hingga mengi (bunyi ‘ngik-ngik’ saat bernapas) ketika gejalanya kambuh. Orangtua harus sigap untuk menangani asma pada anak karena gejala penyakit ini mirip-mirip dengan masalah pernapasan lainnya. Pertanyaannya, kapan waktu yang tepat untuk periksa ke dokter kalau curiga anak sakit asma?

Yuk, cari tahu jawabannya dalam ulasan berikut.

Waktu yang tepat untuk periksa asma anak ke dokter

Gejala asma pada anak bisa muncul di usia berapa pun. Bahkan, sebetulnya sudah bisa terdeteksi sejak bayi. Oleh karena itu, sebelum terlambat, sebaiknya segera bawa si kecil berobat ke dokter spesialis anak bila Anda melihat mereka mengalami gejala asma yang berulang.

Apalagi bila anak juga memunculkan gejala sakit asma yang tidak biasa seperti:

  • Batuk-batuk yang diikuti dengan kesulitan bernapas, terutama di malam hari.
  • Anak mudah kecapekan saat bermain, ditandai dengan hilangnya minat anak pada mainan yang disukainya.
  • Anak terlihat lemah, lesu, dan tidak bertenaga karena susah tidur di malam hari.
  • Napas anak memburu atau ngos-ngosan.
  • Wajah anak tampak pucat.
  • Sering menguap dan mengehela napas seperti mencoba untuk mengatur napasnya.
  • Muncul gejala mirip pilek atau alergi, seperti hidung meler atau tersumbat, bersin-bersin, sakit kepala, dan sakit tenggorokan.

Penting dipahami bahwa tidak semua anak mengalami gejala asma yang sama. Bahkan, gejalanya pun dapat berbeda-beda dan terus memburuk dari waktu ke waktu. Maka itu, semakin cepat anak dibawa ke dokter, maka akan semakin baik.

Bila sesak yang dialami anak sudah mengganggu aktivitasnya, segera bawa ke dokter. Mungkin anak Anda perlu pertolongan segera.

Pengobatan medis untuk anak yang sakit asma

Seperti yang sudah disinggung di awal, gejala asma pada anak sering kali mirip dengan masalah pernapasan lain. Mulai dari yang dianggap ringan seperti batuk dan pilek, hingga kondisi medis lain yang agak lebih serius layaknya pneumonia dan bronkitis. Itu sebabnya, penting untuk mengobati gejala asma pada anak dengan cepat dan tepat begitu Anda mengenalinya.

Tanpa perawatan yang baik, gejala asma yang dialami si kecil bisa semakin memburuk. Hal tersebut pun dapat menyebabkan anak harus dirawat di rumah sakit karena mengalami komplikasi yang berbahaya. Jadi, bila Anda curiga anak sakit asma, jangan ragu untuk segera membawanya berobat ke dokter spesialis anak.

Hal pertama yang akan dilakukan dokter untuk mendiagnosis asma pada anak adalah menanyakan seputar riwayat kesehatannya serta gejala yang mereka keluhkan. Beri tahu dokter bila si kecil, Anda atau pasangan (bahkan keduanya), punya riwayat asma, alergi, eksim, atau masalah pernapasan lainnya.

Sampaikan juga terkait gejala yang belakangan ini sering dikeluhkan si kecil secara detail. Termasuk kapan gejala biasanya muncul dan seberapa sering anak mengalami gejala tersebut. Informasi ini sangat penting karena dapat membantu dokter untuk memantapkan diagnosis.

Sembari menanyakan tentang riwayat kesehatan anak, dokter biasanya akan memeriksa degup jantung dan paru-paru anak. Dokter juga akan meminta anak untuk menjalani tes spirometri dan peak flow meter. Kedua tes ini dapat menggambarkan apakah fungsi paru-paru anak bekerja dengan baik atau tidak.

Bila diperlukan, si kecil juga dapat diminta menjalani tes pencitraan dengan sinar X, tes alergi di kulit, serta tes darah untuk memastikan diagnosisnya. Bila pemeriksaan menunjukkan bahwa si kecil positif mengidap asma, maka dokter akan mengajak Anda untuk menyusun rencana perawatan asma. Rencana perawatan asma ini bertujuan untuk mengendalikan asma dan mencegah kekambuhan gejalanya.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Ini Penjelasan Ilmiah Mengapa Beberapa Orang Suka Bau Hujan

Beberapa orang merasa tenang mencium bau tanah yang menguar setelah hujan turun. Ternyata, ada alasan ilmiah di balik itu. Ini penjelasannya.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Hidup Sehat, Fakta Unik 15/05/2020 . Waktu baca 4 menit

Mengenal Hubungan Poliamori, Saat Cinta Anda Tak Hanya untuk Satu Orang

Menjadi yang kedua atau diduakan mungkin jadi hal yang tak pernah Anda inginkan. Namun, nyatanya tidak dengan hubungan poliamori. Apa itu poliamori?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rena Widyawinata
Hidup Sehat, Seks & Asmara 13/05/2020 . Waktu baca 4 menit

Apa Pengaruh TBC pada Ibu Hamil dan Janin?

Kesehatan ibu hamil perlu dijaga dengan baik agar tidak memengaruhi kondisi janin. Lalu, apakah ada pengaruh TBC pada ibu hamil?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Batuk, Health Centers 11/05/2020 . Waktu baca 4 menit

Jangan Asal Pilih, Begini Cara Menentukan Terapis Seks yang Cocok untuk Anda

Terapis seks hadir untuk Anda yang membutuhkan saran tentang persoalan hubungan intim yang mungkin sulit dikomunikasikan. Bagaimana memilih terapis seks?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Hidup Sehat, Seks & Asmara 28/04/2020 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

pembersih rumah anak asma

Zat Kimia pada Produk Pembersih Rumah Membuat Anak Rentan Terkena Asma

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 07/07/2020 . Waktu baca 4 menit
susu memicu asma

Benarkah Produk Susu Bisa Memicu Gejala Asma?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 20/06/2020 . Waktu baca 4 menit
tanda istri hamil

Hai Para Suami, Ini 15 Tanda Istri Anda Sedang Hamil

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 13/06/2020 . Waktu baca 6 menit
penderita asma covid-19

Panduan bagi Penderita Asma Selama Pandemi COVID-19

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 24/05/2020 . Waktu baca 6 menit