home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Milk Blister, Bintik Putih pada Puting Susu yang Sering Membuat Nyeri

Apa itu milk blister?|Ciri milk blister|Penyebab milk blister|Cara mengobati milk blister|Apakah milk blister bisa dicegah?
Milk Blister, Bintik Putih pada Puting Susu yang Sering Membuat Nyeri

Proses menyusui tidak semudah memberikan puting payudara pada bayi. Ada beberapa masalah menyusui yang bisa dialami wanita, salah satunya milk blister. Kondisi ini sering membuat ibu menyusui tidak nyaman karena nyeri bahkan sampai sakit kepala. Lalu, apa itu milk blister dan bagaimana cara mengobatinya? Berikut penjelasan lengkapnya.

Apa itu milk blister?

Dikutip dari Canadian Breastfeeding Foundation, milk blister adalah luka lepuh yang berisi cairan berwarna putih di ujung puting, biasanya terletak pada saluran susu. Akan tetapi, bisa juga timbul di sekitar areola.

Bintik putih yang terletak di saluran susu menyumbat laju ASI dan sering membuat ibu nyeri saat menyusui bayi.

Permukaan bintik putih pada puting susu terlihat mengilap dan halus. Ukurannya sangat kecil, lebih kecil dan kepala jarum pentul.

Bintik putih di puting karena milk blister tidak sama dengan lecet dari gesekan saat menyusui atau pasca menggunakan pompa ASI.

Lecet karena pompa ASI tidak terlalu sakit dan bisa sembuh sendiri dalam beberapa hari.

Ciri milk blister

Selain bintik putih pada puting, berikut beberapa ciri milk blister, mengutip dari NCT New Parent Support.

  • Area sekitar payudara keras dan nyeri.
  • Payudara merah dan hangat saat disentuh.
  • Bayi menangis dan rewel karena saluran ASI tersumbat, membuat aliran susu lebih lambat.

Penting untuk segera mengobati dan mengatasi luka lepuh pada puting karena bisa memicu mastitis.

Penyebab milk blister

Masalah menyusui yang satu ini terjadi karena ada kulit yang tumbuh di saluran susu. Berikut adalah beberapa faktor yang menjadi penyebab milk blister:

  • perlekatan mulut bayi yang kurang tepat,
  • pasokan ASI berlebih,
  • tekanan pada payudara, dan
  • tumbuh jamur pada puting.

Luka lepuh ini juga bisa disebabkan oleh reaksi kulit yang tidak cocok pada krim atau salep oles di puting susu.

Saat ibu mengalami bintik putih pada puting dan sangat mengganggu aktivitas sehari-hari, segera hubungi dokter.

Cara mengobati milk blister

Umumnya, mengobati milk blister bisa dilakukan sendiri di rumah. Beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mengatasi masalah menyusui ini yaitu sebagai berikut.

Diamkan bila tidak ada rasa sakit

Bila milk blister tidak menimbulkan rasa sakit, ibu tidak perlu melakukan perawatan apapun. Diamkan saja sampai bintik putih menghilang dengan sendirinya.

Biasanya, bintik putih bisa hilang seiring dengan isapan bayi saat sedang menyusu.

Rutin bersihkan puting

Bila ada rasa sakit pada puting, sebaiknya rutin membersihkan puting dan areola setelah menyusui si kecil.

Membersihkan puting bermanfaat untuk menghilangkan sisa-sisa ASI yang menempel. Ibu bisa menggunakan kapas atau handuk lembut yang sudah direndam air hangat.

Kemudian usap puting dan areola secara lembut dan halus untuk menghilangkan sisa susu yang menutup pori-pori.

Kompres pakai air hangat

Untuk mengatasi milk blister, ibu bisa mengompres puting dengan air hangat selama 3 menit sebelum menyusui si kecil.

Air hangat membantu membuka saluran susu sehingga tidak menyumbat aliran ASI saat bayi sedang menyusu.

Setelah selesai mengompres, langsung susui bayi karena isapannya bisa membantu melepaskan sumbatan dari bintik putih pada puting susu.

Tetap menyusui bayi

Milk blister sering menimbulkan rasa sakit pada payudara bahkan bisa sampai sakit kepala. Meski begitu, ibu tetap disarankan untuk menyusui si kecil.

Dikutip dari NCT New Parent Support, tetap menyusui meski tidak nyaman bermanfaat untuk mengurangi risiko mastitis.

Bila rasa sakit pada puting tidak bisa tertahan, ibu bisa memerah ASI untuk sementara. Namun, tetap bersihkan puting secara berkala untuk mengurangi penyumbatan pada saluran ASI.

Konsumsi paracetamol

Bila rasa sakit tidak tertahankan, ibu disarankan untuk mengonsumsi paracetamol atau ibuprofen sebagai pereda rasa sakit.

Paracetamol dan ibuprofen termasuk obat yang aman untuk ibu menyusui karena tidak berpengaruh pada bayi.

Namun, hindari aspirin karena obat tersebut terlalu kuat dan bisa memengaruhi perkembangan janin.

Apakah milk blister bisa dicegah?

Ibu bisa mencegah milk blister dengan beberapa hal bisa ibu lakukan, yaitu sebagai berikut.

Memakai bra yang pas

Ukuran bra yang terlalu ketat atau longgar bisa berpengaruh pada saluran susu di payudara.

Memakai bra yang pas dengan ukuran payudara juga bisa membuat ibu lebih nyaman saat berkegiatan dan menyusui si kecil.

Perhatikan posisi menyusui

Pastikan perlekatan puting dengan mulut bayi dalam keadaan benar. Mulut bayi harus menutupi sebagian besar areola, sehingga ia bisa mengisap dengan sempurna.

Bila ragu tentang posisi menyusui, konsultasikan dengan konsultan ASI atau bidan. Nantinya mereka akan memberikan arahan tentang posisi dan perlekatan saat menyusui bayi.

Membersihkan puting setiap selesai menyusu

Ini adalah salah satu cara mencegah milk blister di area puting susu dan areola. Terkadang, sisa susu yang menempel di puting bisa mengeras dan menyumbat aliran susu.

Penyumbatan tersebut membuat rasa sakit pada payudara dan memicu milk blister bahkan mastitis.

Menyusui memang bukan tugas mudah, tetapi sangat layak untuk diperjuangkan demi memberi gizi baik untuk si kecil.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Mastitis | La Leche League International. (2021). Retrieved 3 February 2021, from https://www.llli.org/breastfeeding-info/mastitis/

Milk bleb . Issues and Concerns – Mothers . Canadian Breastfeeding Foundation . Fondation canadienne de l’allaitement. (2021). Retrieved 3 February 2021, from https://www.canadianbreastfeedingfoundation.org/basics/milk_bleb.shtml

Can I take ibuprofen while I’m breastfeeding?. (2018). Retrieved 3 February 2021, from https://www.nhs.uk/common-health-questions/medicines/can-i-take-ibuprofen-while-i-am-breastfeeding/

Blebs: Teeny Tiny Meanies. (2014). Retrieved 3 February 2021, from https://breastfeedingusa.org/content/article/blebs-teeny-tiny-meanies

Blocked milk ducts. (2020). Retrieved 3 February 2021, from https://www.nct.org.uk/baby-toddler/feeding/common-concerns/blocked-milk-ducts

Foto Penulis
Ditulis oleh Riska Herliafifah pada 3 minggu lalu
Ditinjau oleh dr. Damar Upahita - Dokter Umum
x