Pusar Bodong pada Bayi, Apa Penyebabnya dan Perlukah Prosedur Operasi?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 4 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Sering melihat pusar atau udel bodong pada perut bayi? Itu adalah kondisi umum yang terjadi dan biasanya tidak berbahaya. Pembentukan pusar berawal dari tali pusar yang puput, lalu perlahan pusar bodong muncul pada si kecil. Kadang-kadang, pusar yang bodong sudah akan terlihat jelas pada bayi baru lahir, tetapi ada juga yang baru terlihat pada usia satu tahun ke atas. Berikut penjelasan lengkap seputar pusar bodong.

 

Alat Pengingat Jadwal Imunisasi

Anda baru punya anak? Mau tahu informasi lengkap soal jenis vaksin dan jadwal pemberiannya? Atau butuh pengingat agar tidak lupa?

Cek Di Sini!
parenting

Apa itu kondisi pusar bodong pada bayi?

membersihkan pusar bayi

Pusar bodong atau hernia umbilikalis terjadi ketika usus, lemak, atau cairan dalam tubuh mendorong keluar melalui titik kosong atau lubang di otot perut bayi. Hal ini akan  menyebabkan tonjolan di dekat atau di pusar.

Pusar ini mungkin akan terlihat seperti bengkak atau seolah-olah ingin keluar dari perut bayi. Umumnya berat badan bayi lahir rendah (BBLR) dan bayi lahir prematur memiliki pusar bodong.

Setidaknya 20 persen bayi memiliki kondisi udel bodong, tetapi anak-anak dan orang dewasa bisa mengalaminya.

Umum saja jika pusar bayi bodong, biasanya hal ini tidak mengakibatkan kondisi kesehatan yang begitu bermasalah, dan akan sembuh atau menghilang seiring tumbuh kembang anak.

Mengutip dari Kids Health, jika hernia umbilikalis menyebabkan masalah kesehatan, dokter akan menyarankan untuk operasi.

Apa penyebab pusar bodong pada bayi?

cara agar pusar bayi cepat kering

Pusar atau otot cincin perut, adalah jaringan yang terbentuk dari pembuluh darah di tali pusar yang masuk ke tubuh janin, dan juga dikenal sebagai cincin pusar. 

Cincin pusar ini biasanya menutup sebelum bayi lahir. Jika tidak menutup dengan sempurna, jaringan atau tonjolan akan keluar melalui cincin, dan akhirnya tercipta tonjolan pada pusar.

Selama kehamilan, testis janin laki-laki akan mengembang pada perutnya. Kemudian, beberapa saat sebelum lahir, testis akan mendorong diri ke sebuah saluran di jaringan antara pangkal paha dan perut (kanalis inguinalis). 

Setelah menemukan jalan, akhirnya testis akan turun ke kantung skrotum dan ini lah yang menyebabkan bodong pada bayi laki-laki.

Berbeda lagi dengan bayi perempuan, pada anak perempuan ovarium turun melalui saluran dan ke dalam panggul. 

Pada saat itu, bagian dinding perut harus menutup agar tidak terbukanya lubang cincing pusar yang mengakibatkan bodong.

Pusar bodong yang menonjol biasanya terjadi pada bayi laki-laki sekitar 5 persen lebih sering dibanding bayi perempuan.

Tanda awal pusar bodong pada bayi

prolaps tali pusat tali pusar adalah

Penutupan otot perut yang membentuk pusar, terkadang tidak bersatu sepenuhnya dan membuat usus mendorong pusar. Kemudian membentuk pusar bodong pada bayi atau hernia umbilikalis. 

Pusar bodong sering terjadi pada bayi baru lahir dan bayi di bawah usia 6 bulan. Mengutip dari Nationwide Children’s, gejala awalnya yaitu:

  • Ada sedikit pembengkakan atau tonjolan di dekat pusar
  • Tonjolan menjadi besar dan keras saat bayi menangis, batuk, atau tegang karena tekanan perut
  • Umumnya pusar bodong tidak menimbulkan rasa sakit

80 persen kondisi pusar bodong atau hernia umbilikalis bisa menutup dengan sendirinya pada usia anak 3-4 tahun.

Bila kondisi anak terganggu, seperti mengganggu peredaran darah ke usus, perlu dilakukan prosedur operasi. 

Operasi untuk memperbaiki pusar bodong termasuk prosedur yang umum dilakukan pada anak. Biasanya dilakukan secara rawat jalan dan perawatan ringan.

Bagaimana pusar bodong pada bayi didiagnosis?

merawat tali pusar

Dokter mendiagnosis hernia umbilikalis dengan melihat dan merasakan benjolan atau pembengkakan di area pusar. Benjolan itu biasanya akan membesar saat bayi menangis dan mengecil saat bayi berbaring telentang.

Siapa yang berisiko mengalami pusar bodong?

perut bayi bunyi

Ada beberapa kondisi yang membuat bayi berisiko mengalami pusar bodong. Mengutip dari Stanford Children’s, berikut beberapa faktor risikonya:

  • Bayi lahir prematur
  • Memiliki keluarga yang juga mengalami hernia umbilikalis 
  • Memiliki cystic fibrosis
  • Memiliki masalah dengan sistem reproduksi atau saluran kencing
  • Bayi laki-laki dengan kondisi testis tidak turun ke skrotum sebelum dilahirkan

Perhatikan kondisi kesehatan si kecil bila memiliki faktor risiko di atas.

Bagaimana cara mengecilkan pusar bodong pada bayi?

perut bayi buncit

Sebetulnya, bodong pada pusar ini akan menghilang sendiri ketika anak telah berusia antara 3-5 tahun. 

Namun banyak juga orangtua yang khawatir dengan kondisi pusar bayi yang menonjol. Jika Anda membawa bayi ke dokter, ada dua hal yang mungkin akan direkomendasikan dokter anak tersebut.

Pertama, prosedur operasi perlu dilakukan. Ini perlu dilakukan bila kondisi pusar bayi yang menonjol mengganggu perkembangan atau setidaknya membuat anak kesakitan.

Pembedahan akan bertujuan memasukan usus atau jaringan yang tidak tertutup dengan sempurna. 

Prosedur operasi biasanya tidak terlalu disarankan oleh dokter, tapi bisa saja diperlukan untuk memperbaiki hernia pada bayi. 

Kedua, jika memang tidak ada masalah kesehatan yang serius, dokter akan menyarankan untuk membiarkan saja, karena pusar bodong akan menghilang dengan sendirinya.

Tidak perlu melakukan cara khusus untuk mengecilkan pusar atau udel bayi yang bodong.

Kapan harus ke dokter?

pusar bodong atau hernia umbilikalis

Segera hubungi dokter bila bayi mengalami hal ini saat memiliki pusar bodong:

  • Kondisi pusar menjadi kemerahan atau pucat
  • Pusar terasa sakit saat disentuh
  • Bayi mengalami demam dan muntah

Bila si kecil mengalami hal di atas, Anda perlu membawanya ke klinik kesehatan terdekat. Pada kondisi yang jarang terjadi, hernia bisa menutup aliran darah ke usus. Ini membutuhkan penanganan segera.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Setelah Kuret, Kapan Bisa Menstruasi Lagi Seperti Biasa?

Setelah kuret, seringkali wanita merasa khawatir dengan siklus menstruasinya. Kapan menstruasi terjadi kembali setelah keguguran?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Persalinan, Melahirkan, Kehamilan 11 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

6 Hal yang Katanya Bisa Menentukan Jenis Kelamin Bayi. Mitos atau Fakta?

Faktor-faktor berikut ini mungkin turut andil dalam menentukan apakah bayi Anda perempuan atau laki-laki, tapi mungkin juga hanya kebetulan belaka.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Trimester 2, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 8 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Benarkah Nonton TV Terlalu Dekat, Bisa Bikin Mata Anak Rusak?

Radiasi dari TV cembung zaman dulu memang mungkin merusak mata. Namun apakah efek yang sama dihasilkan dari perangkat televisi modern?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Penyakit Pada Anak, Kesehatan Anak, Parenting 8 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Janin Berhenti Bergerak, Apakah Harus Periksa ke Dokter?

Tendangan janin dapat menunjukkan janin dalam kondisi sehat dalam kandungan. Tapi, bagaimana jika janin berhenti bergerak? Apa yang harus dilakukan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Masalah Kehamilan, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 6 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Kapan kehamilan bisa terdeteksi

Kapan Kehamilan Bisa Mulai Terdeteksi dengan Test Pack?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
cara menggugurkan kandungan

Cara Menggugurkan Kandungan Ketika Kehamilan Bermasalah

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
tanda hamil atau haid

Positif Hamil Atau Gejala Mau Haid? Begini 10 Cara Membedakannya

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 14 Januari 2021 . Waktu baca 14 menit
Memahami Tumbuh Kembang Gigi dan Rahang Anak

7 Trik Membujuk Anak Agar Tak Takut ke Dokter Gigi

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 12 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit