Ingin berbagi cerita soal anak? Ikut komunitas Parenting sekarang!

home

Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

5 Rekomendasi Resep MPASI Hati Ayam dan Manfaatnya untuk Si Kecil

5 Rekomendasi Resep MPASI Hati Ayam dan Manfaatnya untuk Si Kecil

Ada sejumlah nutrisi dari hati ayam yang sayang untuk dilewatkan. Terutama untuk si kecil, teksturnya yang lembut sangat cocok menjadikan hati ayam sebagai olahan menu MPASI. Yuk, jangan ragu untuk memberikan makanan yang satu ini buat si kecil! Simak manfaat hati ayam dan resepnya berikut ini.

Manfaat MPASI hati ayam untuk bayi

mpasi salmon

Banyak yang mengira jeroan atau organ bagian dalam hewan, termasuk hati ayam tidak baik untuk dimakan.

Padahal, ada sejumlah manfaat hati ayam untuk bayi yang sayang dilewatkan. Misalnya, hati ayam merupakan makanan kaya protein tetapi rendah kalori.

Jadi, MPASI hati ayam diharapkan mampu memenuhi gizi si kecil sekaligus terhindar dari risiko kelebihan berat badan.

Selanjutnya, menurut informasi gizi dari Kementrian Kesehatan Indonesia, hati ayam juga kaya kandungan vitamin A dan beta karoten yang baik untuk menjaga kesehatan mata.

Makan hati ayam juga dapat mendukung stamina si kecil yang sedang aktif bergerak.

Ini karena kandungan zat besinya yang tinggi sehingga efektif untuk mencegah si kecil lemas dan lesu.

Resep MPASI hati ayam yang praktis dan lezat untuk si kecil

resep mpasi 9 bulan

Sekarang, ibu sudah tahu bahwa hati ayam memiliki sejumlah manfaat. Jadi, saatnya membuat menu MPASI yang lezat untuk si kecil.

Nah, berikut ini inspirasi resep MPASI hati ayam yang bisa ibu coba.

1. MPASI cream hati ayam dan jagung

Mungkin si kecil sudah sering makan MPASI dari nasi. Untuk variasi, buatlah MPASI yang berbahan dasar jagung.

Sebagai makanan yang memberikan energi, jagung bisa membuat si kecil kenyang lebih lama.

Selain itu, si kecil dapat terhindar dari risiko diabetes sejak dini karena jagung memiliki indeks glikemik yang rendah.

Ini penting, terutama jika di keluarga Anda memiliki riwayat penyakit diabetes.

Bahan-bahan:

  • 1 hati ayam
  • 1 buah jagung manis yang sudah dipipil
  • 1,5 sdm wortel
  • 100 ml susu UHT/ atau susu formula
  • Keju parut secukupnya
  • 2 siung Bawang merah
  • 1 siung bawang putih
  • Jeruk nipis
  • Minyak untuk menumis

Cara membuat:

  1. Cuci bersih semua bahan dengan baik menggunakan air mengalir.
  2. Cuci hati ayam dengan jeruk nipis. Rebus sampai matang lalu cincang halus.
  3. Tumis bawang merah dan bawang putih yang sudah dihaluskan. Masukkan hati ayam, lalu tumis sampai matang secara merata.
  4. Masukkan susu dan keju lalu aduk hingga rata. Masak sampai susu menyusut.
  5. Masukkan jagung manis pipil dan wortel, kemudian umis sebentar.
  6. Tambahkan air secukupnya sampai jagung dan wortel terendam, lalu masak sampai air menyusut.
  7. Sesuaikan tekstur dengan usia si kecil. Untuk usia 6 bulan, mungkin Anda perlu menghaluskannya dengan blender.

2. MPASI bubur hati ayam dan katuk

Ternyata, daun katuk tidak hanya baik untuk ibu menyusui, melainkan juga untuk anak. Anda bisa menambahkan sayuran yang satu ini ke dalam menu MPASI si kecil.

Menurut studi yang diterbitkan oleh The Natural Products Journal, daun katuk merupakan salah satu jenis sayuran yang memiliki kandungan gizi yang lengkap, baik makronutrien maupun mikronutrien.

Bubur hati ayam dan katuk cocok sebagai menu MPASI untuk bayi usia 6 bulan. Untuk membuatnya, simak resep berikut.

Bahan-bahan:

  • 2 sdm nasi matang
  • 30 gr hati ayam
  • Secukupnya daun katuk (ambil daunnya saja)
  • 1/4 potong zucchini atau oyong
  • 2 buah tomat ceri
  • 1/4 unsalted butter
  • 2 siung bawang putih
  • Daun jeruk

Cara membuat:

  1. Cuci bersih semua bahan dengan air mengalir.
  2. Kupas dan potong-potong zucchini.
  3. Kupas kulit tomat lalu cincang.
  4. Kukus zucchini, tomat dan katuk sampai matang.
  5. Masak nasi dengan air secukupnya sampai menjadi bubur.
  6. Tumis hati ayam dengan bawang putih dan daun jeruk dengan margarin atau minyak.
  7. Setelah matang, campur semua bahan lalu haluskan dengan blender.
  8. Tambahkan unsalted butter lalu sajikan untuk si kecil.

3. Mi nyemek hati ayam

Mi memang salah satu masakan yang praktis. Saat sedang sibuk, menu MPASI mi nyemek hati ayam ini bisa menjadi solusi.

Tak perlu khawatir memberikan mi untuk si kecil. Dr. Lisa Lewis, dokter anak sekaligus penulis buku Feed the Baby Hummus, mengatakan bahwa mi sudah bisa diperkenalkan untuk anak usia 8 atau 9 bulan.

Namun, pastikan mi yang Anda gunakan bebas pengawet dan MSG serta aman untuk bayi. Selain itu, pastikan pula kepala bayi Anda sudah bisa berdiri tegak agar ia tidak tersedak saat makan mi.

Bahan-bahan:

  • 1 ikat mi organik
  • 90 gr hati ayam yang sudah dicincang halus
  • 1 sdm wortel parut
  • 150 ml air
  • 1 siung bawang putih
  • 1 siung bawang merah
  • 1/2 sdm margarin
  • 5 ml minyak kelapa
  • 1/4 sdt kunyit bubuk
  • Kaldu non-MSG
  • Keju

Bahan-bahan ini bisa untuk membuat tiga porsi menu MPASI hati ayam.

Cara membuat:

  1. Rebus mie selama 6 menit sampai lunak, angkat, lalu tiriskan.
  2. Panaskan minyak kelapa dan margarin, lalu tumis bawang merah dan bawang putih sampai harum.
  3. Masukkan air, hati ayam cincang, kunyit bubuk, dan wortel. Masak hingga matang.
  4. Tambahkan mi yang sudah direbus dan kaldu non-MSG. Masak hingga air agak menyusut.
  5. Tambahkan keju bila anak suka, lalu sajikan.

4. Nasi lemak oseng-oseng hati ayam

Bahan nasi lemak:

  • 60 gr beras
  • 1 pax unsalted butter
  • 1 butir telur ayam kampung
  • 120 ml air kaldu
  • 3 cube keju

Bahan oseng-oseng hati ayam:

  • 60 gr hati ayam
  • 15 gr tahu
  • 1/2 sdm wortel
  • 1 sdt margarin
  • 80 ml santan
  • 1 siung bawang putih

Cara membuat:

  1. Cuci bersih beras, lalu gunakan air kaldu untuk memasaknya.
  2. Setelah 15 menit, masukkan telur dan unsalted butter ke dalam nasi, lalu aduk rata. Masak sampai nasi matang.
  3. Sambil menunggu, buatlah oseng-oseng hati ayamnya.
  4. Panaskan margarin, masukkan bawang putih, lalu aduk sampai harum.
  5. Kemudian masukkan hati ayam, masak sampai matang.
  6. Masukkan tahu yg sudah dipotong-potong, tambahkan santan, lalu aduk rata.
  7. Masukkan wortel yang sudah dicincang halus. Aduk sampai semua bahan matang.
  8. Setelah semuanya matang, angkat lalu bagi menjadi 3 porsi MPASI hati ayam.

Sajikan nasi lemak dan oseng-oseng di wadah terpisah. Saat si kecil akan makan, baru sendokkan oseng-oseng ke atas nasi.

Menu MPASI hati ayam ini cocok untuk bayi usia 9 bulan dan teksturnya dapat disesuaikan dengan kemampuan si kecil.

5. Steak hati ayam

MPASI hati ayam juga bisa Anda olah sebagai finger food, contohnya dengan membuat steak.

Pusing setelah jadi orang tua?

Ayo gabung di komunitas parenting Hello Sehat dan temukan berbagai cerita dari orang tua lainnya. Anda tidak sendiri!


Finger food baik untuk melatih motorik saat menggenggam makanan serta membiasakan anak untuk makan sendiri.

Steak hati ayam dapat disajikan sebagai snack atau sebagai menu utama. Berikut bahan-bahan yang dibutuhkan dan cara membuatnya.

Bahan-bahan:

  • 3 potong hati ayam
  • 1 telur
  • 1 sdm tepung terigu
  • Sedikit wortel
  • Garam secukupnya
  • Kaldu jamur non-MSG secukupnya
  • 1 sdt tepung maizena
  • 3 sdm santan
  • 300 ml air
  • 1 lembar daun salam
  • 1 bawang merah, cincang halus
  • 1 siung bawang putih, cincang halus
  • 1 lembar daun jeruk
  • Jahe sedikit saja yang sudah dimemarkan

Bahan-bahan di atas bisa dipakai untuk membuat dua porsi MPASI hati ayam.

Cara membuat:

  1. Setelah hati ayam dicuci bersih, rebus dengan santan dan air.
  2. Masukan bawang merah, bawang putih, jahe, daun salam, dan daun jeruk. Lalu rebus hingga santan dan air menyusut.
  3. Lumatkan hati ayam yang sudah direbus tadi, tambahkan tepung maizena, terigu, wortel parut, garam, dan kaldu jamur.
  4. Setelah adonan jadi, tuang ke wadah tahan panas yang sudah diolesi minyak.
  5. Kukus adonan selama 15 menit sampai padat.
  6. Setelah padat, angkat, lalu potong-potong sesuai selera.
  7. Saat akan disajikan, goreng beberapa potong steak di dalam minyak panas.
  8. Sisa adonan bisa Anda simpan di kulkas dalam wadah yang tertutup rapat.

Hal yang harus diperhatikan saat membuat MPASI hati ayam

Hati ayam memang banyak mengandung nutrisi penting seperti protein, vitamin, dan mineral. Namun, sebaiknya Anda tidak menyajikan hati ayam untuk si kecil setiap hari.

Ini karena hati ayam tinggi vitamin A. Mengonsumsinya terlalu sering dapat menyebabkan hipervitaminosis.

Melansir Medline Plus, hipervitaminosis A pada anak dapat menyebabkan keracunan sehingga anak menjadi mual, muntah, diare, badan lemas, dan kulit berubah warna menjadi oranye.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Office of Dietary Supplements – Vitamin A.. Retrieved 17 June 2021, from https://ods.od.nih.gov/factsheets/VitaminA-HealthProfessional/

Encyclopedia, M., & A, H. Hypervitaminosis A: MedlinePlus Medical Encyclopedia. Retrieved 17 June 2021, from https://medlineplus.gov/ency/article/000350.htm

Glycemic index for 60+ foods – Harvard Health. (2020). Retrieved 17 June 2021, from https://www.health.harvard.edu/diseases-and-conditions/glycemic-index-and-glycemic-load-for-100-foods

Khoo, H., Azlan, A., & Ismaila, A. (2015). Sauropus androgynus Leaves for Health Benefits: Hype and the Science. The Natural Products Journal, 5(2), 115-123. doi: 10.2174/221031550502150702142028

Lewis, L. (2018). Feed the Baby Hummus Pediatrician-Backed Secrets from Cultures Around the World.

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Indah Fitrah Yani Diperbarui 2 minggu lalu
Ditinjau secara medis oleh dr. Damar Upahita