home
close

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Berapa Suhu AC untuk Ruangan Bayi?

Berapa Suhu AC untuk Ruangan Bayi?

Kalau ibu memakai AC atau pendingin ruangan di rumah, coba sesuaikan suhu ruangan dengan tubuh si kecil. Pasalnya, tubuh bayi belum bisa mengatur suhu dengan baik. Ini membuatnya mudah mengalami kepanasan atau kedinginan. Lalu berapa suhu AC yang tepat untuk bayi? Berikut penjelasan lengkapnya.

Suhu AC untuk bayi di rumah

Mengingat bayi belum bisa mengungkapkan kalau ia kepanasan atau kedinginan, orangtua bertugas untuk mengatur suhu ruangan yang nyaman.

Mengutip dari Sleep Advisor, suhu ideal ruangan untuk si kecil, baik dengan AC atau tidak adalah 20-22° Celsius.

Suhu ruangan yang sejuk bisa mengurangi risiko sindrom kematian bayi mendadak (SIDS). Pasalnya, ruangan yang terlalu panas, memicu terjadinya SIDS karena tubuh bayi sulit bernapas.

Bila suhu ruangan terasa terlalu dingin, ibu bisa memasang timer pada AC agar bisa menyesuaikan dengan kebutuhan bayi pada jam-jam tertentu.

Ibu bisa memakai berbagai perlengkapan bayi, seperti baju bayi lengan panjang agar ia tetap hangat, sarung tangan, hingga kaus kaki.

Bila ibu membedong bayi, pastikan tidak terlalu kencang agar si kecil tetap bisa bergerak.

Cara memeriksa bayi kepanasan atau tidak

Terkadang orangtua sulit mengetahui suhu tubuh bayi, saat menggunakan AC di ruangan. Untuk mengetahui bayi kepanasan atau tidak, ibu bisa memeriksa dada atau bagian leher belakang bayi.

Bila tangan dan kaki lebih dingin dari dada atau leher belakang bayi, suhunya masih normal.

Kalau dada dan leher belakang bayi panas atau berkeringat, ibu bisa lepaskan satu lapisan pakaiannya. Ini bertujuan untuk membuat tubuh bayi lebih sejuk.

Tips menggunakan AC sesuai suhu ruang untuk bayi

Meski penggunaan AC bisa menjaga ruangan tetap sejuk, ibu tetap perlu memperhatikan cara memakainya.

Mengutip dari Red Nose, berikut beberapa hal yang perlu ibu perhatikan tentang suhu AC untuk bayi.

Posisi tidur bayi

Ibu sebaiknya memperhatikan posisi tidur si kecil meski memakai AC dengan suhu sejuk.

Bila ibu perhatikan, suhu tubuh bayi bisa terlihat dari posisi tidurnya. Bayi bisa mengontrol suhu tubuh lewat wajah dan kepalanya.

Biasanya, bayi tidur telentang dengan kepala menghadap ke atas adalah cara yang ia lakukan untuk terlindung dari suhu panas.

Maka dari itu, bila bayi terlihat kepanasan dan berkeringat saat tidur tengkurap, bisa posisikan tubuhnya menjadi telentang.

Tidak perlu menyalakan AC seharian

Meski bayi membutuhkan udara yang sejuk, sebaiknya tidak menyalakan AC seharian. Pasalnya, suhu AC membuat ruangan lebih kering dan bisa berdampak untuk kulit bayi.

Kulit bayi masih sangat sensitif, ia bisa tidak tahan dengan udara yang terlalu kering dan lembap. Kalau terlalu panas, biang keringat pada bayi dan dehidrasi bisa terjadi.

Sementara itu, kalau kulit bayi kering, ia rentan mengalami iritasi kulit dan gatal.

Ibu bisa mengatur waktu pemakaian, misalnya mematikan AC saat bayi sedang bermain dan menyalakannya ketika tidur malam.

Ibu bisa memanfaatkan angin dari luar agar sirkulasi udara tetap terjaga dengan baik.

Perhatikan pakaian bayi

Suhu AC yang sejuk untuk si kecil, bukan berarti ibu memakaikan pakaian bayi yang tebal-tebal. Sebaiknya, bayi memakai pakaian yang mudah menyerap keringat.

Hindari memakaikan bayi topi, selimut tebal, atau bantal. Ini bisa membuat bayi kepanasan dan meningkatkan risiko kematian mendadak pada bayi.

Tetap berikan bayi udara segar

Meski pemakaian AC bisa membuat ruangan sejuk, ibu tetap perlu memberikan bayi udara segar.

Ibu bisa mengajak si kecil berjalan santai di dekat rumah sambil menggendongnya. Ibu juga bisa menjemur bayi saat pagi hari yang bermanfaat untuk kekuatan tulang si kecil.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Fever in babies. (2021). Retrieved 13 April 2021, from https://www.pregnancybirthbaby.org.au/fever-in-babies

How to take your baby’s temperature. (2020). Retrieved 13 April 2021, from https://www.nhs.uk/conditions/baby/health/how-to-take-your-babys-temperature/

Advice, I., Support, G., us, A., & us, S. (2021). Red Nose Australia – Room Temperature. Retrieved 13 April 2021, from https://rednose.org.au/article/room-temperature

Advisor, S., & Cordell, R. (2020). Baby Sleep Temperature Guidelines – 6 Tips to Keep Your Infant Safe. Retrieved 13 April 2021, from https://www.sleepadvisor.org/room-temp-for-baby/

The safest room temperature for babies. (2021). Retrieved 13 April 2021, from https://www.lullabytrust.org.uk/safer-sleep-advice/baby-room-temperature/

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Riska Herliafifah Diperbarui 15/06/2021
Ditinjau secara medis oleh dr Damar Upahita
x