Makan Makanan Berserat Bikin Bayi Sembelit, Mitos Atau Fakta?

    Makan Makanan Berserat Bikin Bayi Sembelit, Mitos Atau Fakta?

    Kita selama ini tahu bahwa makanan berserat baik untuk melancarkan BAB. Namun, ada mitos di masyarakat yang mengatakan bahwa bayi justru tidak boleh makan makanan berserat dulu karena justru bikin bayi sembelit.

    Makanan berserat bikin bayi sembelit, apa benar?

    Tidak. Sama seperti anak kecil dan orang dewasa, bayi juga butuh asupan makanan berserat untuk melancarkan pencernaannya. Namun tentunya jumlah kebutuhan serat bayi akan berbeda jauh dengan orang dewasa.

    Menurut pedoman Angka Kecukupan Gizi (AKG) dari Kementerian Kesehatan, kebutuhan serat bayi usia 7-11 bulan adalah 10 gram per hari. Meski begitu, kebutuhan setiap bayi mungkin dibedakan lagi sesuai tingkat aktivitas fisiknya, pola makan sehari-hari, juga kebiasaan BAB-nya selama ini. Ada bayi yang mungkin butuh lebih banyak serat, dan ada juga yang perlu sedikit dikurangi.

    Orangtua dapat memperkirakan apakah asupan serat anak sudah cukup atau belum dengan melihat kondisi fesesnya. Warna normal feses bayi yang sudah MPASI umumnya kecokelatan, mungkin sedikit kehijauan, dan tidak bertekstur keras. Ini tandanya kebutuhan serat bayi sudah pas tercukupi.

    Apabila feses bayi keras, jarang BAB dan sulit dikeluarkan (anak mengerang kesakitan saat BAB), artinya ia mengalami sembelit dan kurang makan serat.

    Kebanyakan makan serat bisa bikin bayi sembelit

    Meski serat bermanfaat untuk pencernaan bayi, Anda juga harus tetap memerhatikan porsinya. Kebanyakan makan makanan berserat tanpa didampingi dengan asupan air putih yang cukup dapat menyebabkan pencernaan bayi malah terganggu. Sebab, sistem pencernaan bayi belum sepenuhnya berfungsi normal untuk bisa mengolah serat dalam jumlah banyak.

    Sama dengan kekurangan, kebanyakan makan serat tanpa air putih yang cukup juga bisa bikin bayi sembelit. Jika perut bayi kembung dan sulit BAB, bisa jadi tandanya ia sudah kebanyakan makan serat.

    Makanan berserat apa saja yang baik dikonsumsi bayi?

    1. Buah-buahan

    Makanan berserat pertama yang bisa diberikan pada bayi adalah buah-buahan. Pertama-tama coba dulu berikan bayi Anda buah apel atau pisanh yang dihaluskan sekitar 3-4 hari.

    Ini bertujuan untuk melihat apakah pencernaan bayi bisa mencerna serat dari buah. Jika ada tanda-tanda bayi sakit perut, kembung, atau bahkan alergi, segera hentikan.

    2. Sayuran

    Sayuran seperti bayam, brokoli, kacang polong dan kacang-kacangan, sangat kaya akan serat. Namun, beberapa dari sayuran ini dapat menyebabkan perut kembung dan tidak nyaman bagi bayi.

    Untuk menyiasatinya, coba campuekan beberapa jenis sayur dan haluskan bersamaan dengan buah seperti apel atau pir untuk menambah rasa pada makanan bayi.

    3. Bubur gandum (oatmeal)

    Bubur gandum juga tinggi kandungan serat yang baik buat pencernaan bayi. Anda bisa mengakali rasa tawarnya dengan menambahkan puree buah manis sebagai topping campurannya. Bila si kecil sudah mulai tumbuh gigi, coba berikan biskuit gandum yang lunak dan mudah hancur.

    Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

    Ditinjau secara medis oleh

    dr. Tania Savitri

    General Practitioner · Integrated Therapeutic


    Ditulis oleh Novita Joseph · Tanggal diperbarui 16/08/2021

    Iklan
    Iklan
    Iklan
    Iklan