7 Jenis Gendongan Bayi yang Bisa Dipilih Orangtua

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 2 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Salah satu manfaat menggendong bayi baru lahir adalah membangun ikatan emosional. Tidak cukup hanya dengan menggunakan tangan, Anda perlu bantuan agar bisa menopangnya dengan baik, yaitu dengan menggunakan gendongan. Agar tidak salah pilih, simak beberapa jenis gendongan yang tepat untuk bayi baru di bawah ini.

Apa manfaat menggunakan gendongan bayi?

Menggendong bayi adalah hal yang pasti dilakukan orangtua. Hal ini dilakukan untuk membangun ikatan emosional sekaligus agar anak menjadi tenang saat menangis.

Tidak hanya itu saja, menggendong bayi juga bermanfaat agar Anda bisa melakukan kegiatan lainnya di rumah atau bahkan jalan-jalan di luar.

Maka dari itu, selain menggunakan tangan, Anda juga membutuhkan gendongan sebagai salah satu barang penting dalam perlengkapan bayi baru lahir.

Mengutip dari International Hip Dysplasia Institute, penggunaan gendongan bayi dalam jangka waktu lama dapat berpengaruh pada perkembangan pinggul si kecil selama enam bulan pertama kehidupan. Apalagi, ketika anak digendong selama berjam-jam setiap harinya.

Dalam Natural Child Project, cukup menjelaskan bahwa sebagian besar dokter di Eropa merekomendasikan penggunaan gendongan ketimbang anak hanya berbaring telentang.

Penggunaan gendongan yang tepat dapat mengoptimalkan perkembangan emosional, intelektual, hingga pertumbuhan bayi.

Jenis-jenis gendongan bayi

Apabila dulu hanya terdapat gendongan kain, kini orangtua bisa memilih jenis gendongan sesuai dengan preferensi atau kebutuhan masing-masing.

Berikut jenis-jenis gendongan untuk si kecil yang perlu Anda ketahui sebelum memutuskan membeli:

1. Baby wrap / wrap carrier

baby wrap
The Nile.com

Ini merupakan jenis gendongan depan yang kini sering digunakan orangtua karena praktis dan nyaman. Hal ini karena bahan gendongan elastis seperti licra atau spandeks.

Maka dari itu, Anda bisa mencoba beberapa variasi cara menggendong bayi sesuai dengan instruksi yang ada. Sebagai contoh, posisi depan, pinggul, atau bahkan di belakang.

Tidak hanya itu saja, karena bahannya elastis baby wrap dapat menutupi seluruh tubuh, menghangatkan, sekaligus memaksimalkan proses skin to skin.

Walaupun dapat digunakan sejak bayi baru lahir, kemungkinan baby wrap hanya bisa digunakan pada anak dengan berat badan maksimal 10 kg.

2. Woven wrap

jenis gendongan

Model dari jenis gendongan bayi yang satu ini mirip dengan baby wrap. Akan tetapi, ada perbedaan dari jenis bahan karena tidak elastis. Biasanya, bahan yang digunakan berupa katun, linen, wol, hingga tenun.

Maka dari itu, karena bahannya lebih kokoh maka gendongan ini memungkinkan Anda untuk menggendong bayi hingga balita yang lebih besar.

3. Ring sling

gendongan ring sling
Pinterest

Berbeda dengan jenis sebelumnya, gendongan bayi yang satu ini memiliki dua buah ring di bagian ujung sebagai simpul pengikat.

Maka dari itu, Anda bisa menyesuaikan seberapa kencang ikatan agar mendapatkan pelukan yang sempurna.

Tidak hanya itu saja, saat menemukan cara menggendong bayi yang tepat dengan ring sling, Anda juga bisa menggunakannya untuk menyusui.

Namun, Anda perlu berhati-hati dengan jenis gendongan ini karena bisa mengakibatkan sakit bahu hingga sakit pinggang karena pemakaiannya hanya di satu sisi bahu.

4. Pouch sling

Berbeda dengan ring sling, gendongan bayi yang satu ini tidak mempunyai ring untuk menyesuaikan panjang kain. Anda bisa melihat kedua sisi kain sudah dijahit.

Maka dari itu, biasanya jenis gendongan ini mempunyai varian ukuran agar Anda bisa memilih pangan dari kain.

Bentuknya seperti selempang dari bahu hingga pinggul. Ini memungkinkan Anda untuk menggendong bayi di sekitar area pinggul atau pun bagian depan.

5. Soft structure carrier

gendongan soft structure
Ergo.com

Selain baby wrap, jenis gendongan bayi ini juga menjadi andalan bagi para orangtua karena mempunyai strap serta sabuk tambahan sehingga lebih aman.

Tidak hanya itu saja, pada beberapa merek tertentu juga terdapat bantalan khusus di bagian bawah sehingga mampu menopang tubuh bayi.

Lalu, orangtua yang menggunakan gendongan ini juga merasa lebih nyaman dan tidak pegal. Bayi yang menggunakan soft structure carrier dapat menghadap depan atau pun belakang.

Sebaiknya, orangtua sudah memasatikan bahwa anak Anda telah mampu menopang kepala serta leher saat menggunakan gendongan ini.

Gendongan ini cocok digunakan apabila akan bepergian atau ketika anak sedang sakit yang membuat Anda perlu menggendong terus menerus.

6. Meh dai carrier

gendongan bayi

Ini juga merupakan jenis gendongan bayi yang hampir mirip dengan soft structured carrier. Walaupun bentuknya mirip, tetapi pengikat yang melingkar di bagian pinggang dan bahu berupa tali.

Maka dari itu, Anda perlu belajar cara mengikat tali yang benar demi keamanan si kecil. Meh dai carrier dapat digunakan pada bayi baru lahir, lebih dari usia 6 bulan, hingga balita.

7. Backpack carrier

gendongan untuk anak
Ergo.com

Ketika Anda mempunyai rencana untuk melakukan hiking atau bepergian, tidak ada salahnya untuk menggunakan jenis gendongan ini karena rancangannya seperti tas punggung.

Tidak hanya bantalan empuk di bagian bahu, ada pula strap yang menjadi pelindung agar anak tidak jatuh.

Namun, gendongan ini hanya bisa digunakan pada anak yang sudah bisa duduk sempurna serta kontrol leher yang baik.

Prinsip dalam menggunakan gendongan bayi

Agar Anda melakukan cara menggendong yang aman, coba lakukan prinsip-prinsip yang dikenal sebagai TICKS, yaitu:

  • Tight atau erat, bayi terasa dipeluk sehingga Anda dan bayi merasa nyaman.
  • In view at all times, Anda dapat selalu melihat wajah bayi.
  • Close enough to kiss, kepala bayi dekat dengan Anda sehingga mudah mencium si kecil.
  • Keep chin off the chest, dagu bayi tidak menekuk ke arah dada, sehingga tidak mengganggu pernapasan
  • Support back, gendongan yang dipakai bisa menyangga punggung bayi.

 

Alat Pengingat Jadwal Imunisasi

Anda baru punya anak? Mau tahu informasi lengkap soal jenis vaksin dan jadwal pemberiannya? Atau butuh pengingat agar tidak lupa?

Cek Di Sini!
parenting

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Fakta Empeng Bayi, Apa Saja Manfaat dan Kekurangannya?

Jika digunakan dengan benar, empeng alias dot bayi yang tak berisi susu memang memiliki banyak manfaat. Tapi ketahui juga kekurangannya.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Bayi, Perawatan Bayi, Parenting 2 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit

Bayi Susah Tidur dan Terus Rewel? Coba 4 Upaya Ini untuk Mengatasinya

Terkadang bayi tidak mau tidur dan menangis terus karena kedinginan, atau malah karena bedongnya terlalu ketat. Cari tahu cara mengatasinya.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Bayi, Parenting, Bayi Satu Tahun Pertama 28 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Air Putih untuk Bayi: Kapan Boleh Diberikan dan Apakah Berbahaya?

Meski air putih adalah minuman sehat, nyatanya tidak bisa sembarangan diberikan untuk bayi, lho! Jadi, kapan bayi boleh mulai diberi minum air putih?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Bayi, Gizi Bayi, Parenting 19 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Waktu Memandikan Bayi, Sebaiknya Pagi atau Sore Hari?

Ada yang bilang sebaiknya memandikan bayi di pagi hari, tapi ada juga yang bilang sore lebih pas. Yang benar yang mana? Simak jawabannya di sini, ya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Indah Fitrah Yani
Bayi, Perawatan Bayi, Parenting 16 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

minyak kelapa untuk bayi

Manfaat Minyak Kelapa untuk Bayi, Mulai dari Mengatasi Eksim Sampai Melebatkan Rambut

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 2 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit
kasur tempat tidur bayi

4 Tips Mudah Memilih Kasur Bayi yang Aman dan Nyaman

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 27 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit
perawatan tali pusat

5 Cara Perawatan Tali Pusat Bayi Baru Lahir agar Cepat Kering

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 18 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit
baby spa

Bukan Sekadar Berendam, Ini Manfaat Baby Spa untuk Si Kecil

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 17 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit