Ingin berbagi cerita soal anak? Ikut komunitas Parenting sekarang!

home

Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

Mengapa Bayi Menangis Saat Tidur? Ini Penyebab dan Cara Menenangkannya

Mengapa Bayi Menangis Saat Tidur? Ini Penyebab dan Cara Menenangkannya

Sudah bukan menjadi hal yang aneh ketika orangtua mendengar tangisan pada masa perkembangan bayi. Tangisan si kecil menjadi suatu pertanda bahwa ia sedang membutuhkan sesuatu, termasuk menangis saat tidur. Apakah bayi menangis tiba-tiba saat tidur adalah pertanda hal serius? Bagaimana orangtua sebaiknya mengatasinya? Simak penjelasan lengkapnya di sini, ya!

Penyebab bayi menangis saat tidur

bayi menangis saat tidur

Bayi menangis adalah salah satu caranya untuk memberitahu sesuatu pada orangtua dan orang disekitarnya. Jadi, Anda sebagai orangtua perlu mencari tahu apa yang harus dilakukan.

Namun, pada kondisi tertentu, Anda juga bisa kebingungan mencari tahu mengapa ia menangis.

Mengutip dari Healthy Children, ada kalanya bayi mengalami periode rewel sehingga ia pun menangis terus menerus walaupun tidak lapar, lelah, hingga saat ia tidur.

Termasuk ketika ia hanya menangis sebentar hingga benar-benar menjerit saat tidur. Berikut adalah beberapa kemungkinan penyebab bayi menangis tiba-tiba saat tidur.

1. Siklus tidur belum sempurna

Penyebab bayi menangis tiba-tiba saat tidur adalah karena siklus tidur masih belum teratur. Terlebih lagi, bayi baru lahir yang masih belum bisa membedakan siang atau malam.

Beberapa bulan pertama kehidupan si kecil mungkin menjadi masa adaptasi orangtua karena si kecil sering terbangun dan menangis saat tidur.

Perlu Anda ketahui pula bahwa setiap bayi juga mempunyai pola tidur yang berbeda-beda. Ada bayi yang bisa tidur sepanjang malam, tetapi ada juga yang tidak.

2. Kelaparan

Lalu, penyebab lainnya dari bayi menangis saat tidur adalah karena merasa lapar sehingga ingin menyusu. Apalagi, bayi baru lahir bangun setiap beberapa jam sekali untuk jadwal menyusu.

Menangis adalah salah satu tanda kelaparan yang terlambat. Biasanya, tanda-tanda awal ia ingin menyusu adalah gerakan tangan mendekati mulut hingga mengecap pelan bibirnya.

3. Merasa tidak nyaman

Sama seperti orang dewasa, si kecil juga bisa merasa tidak nyaman sehingga ia pun menangis saat tidur, misalnya saat ia merasa kepanasan atau kedinginan.

Hal lainnya yang bisa membuat si kecil tidak nyaman dan menangis adalah popok terlalu penuh. Orangtua perlu mengganti popok agar tetap bersih serta kering.

Selain itu, ada penyebab bayi menangis saat tidur lainnya yang perlu orangtua ketahui, seperti:

  • merasa kelelahan,
  • ingin mendapatkan perhatian, serta
  • merasa lebih aman dekat dengan orangtua.

Cara menenangkan bayi menangis saat tidur

bayi menangis saat tidur

Sebagian orangtua mungkin merasa panik dan bingung ketika mendengar bayi menangis secara tiba-tiba saat tidur pada siang maupun malam hari.

Sebelum melihat kondisinya dan menenangkannya, coba biarkan selama 1 – 2 menit untuk melihat apakah ia bisa kembali tidur dengan sendirinya atau tidak.

Ini perlu Anda lakukan karena mungkin saja ia hanya kaget sebentar lalu bisa melanjutkan tidur. Jika si kecil masih terus menangis, berikut adalah beberapa cara menenangkan bayi.

1. Mengelusnya dengan lembut

Untuk menenangkan bayi yang menangis saat tidur, orangtua bisa mendekatinya lalu mengelus rambut, perut, dan juga tangannya secara pelan.

Cara ini perlu Anda lakukan untuk menenangkan serta memberitahunya bahwa ia masih berada di dekat orangtua.

2. Membedong dengan kain

Ada sebagian bayi yang merasa lebih aman dan nyaman saat orangtua membedongnya sebelum tidur.

Apabila karena gerakan tertentu bedongannya melonggar, ada kemungkinan bayi pun menangis saat tidur.

Setelah menenangkan tubuhnya, pasangkan kembali bedong bayi dengan cara yang aman dan tidak menutupi wajahnya.

3. Menyalakan musik yang menenangkan

Coba untuk menyalakan musik, lagu, atau suara yang bisa menambah kenyamanannya saat tidur.

Bayi yang menangis tiba-tiba saat tidur bisa kembali tenang dengan suara white noise, detak jantung, atau lagu kesukaannya.

Tak hanya mengingatkannya saat berada dalam rahim, musik juga bisa membantu menenangkan sistem saraf hingga menurunkan detak jantung.

4. Menggendong dan memeluk

Jika membelai dan mengelusnya saja tidak cukup, orangtua perlu memeluk serta mendekap si kecil yang menangis saat tidur.

Coba menggendong bayi lalu letakkan pada sisi kiri untuk membantu melancarkan sistem pencernaannya. Bisa saja ia menangis karena setelah menyusu pencernaannya terganggu.

5. Mengganti popok

Terkadang orangtua juga bisa lupa bahwa salah satu penyebab bayi menangis saat tidur adalah karena popoknya sudah membuat ia tidak nyaman.

Maka dari itu, jangan lupa untuk tetap mengganti serta mengecek apakah popok si kecil sudah terlalu penuh atau bahkan ia sudah buang air besar.

6. Menyusui

Kebanyakan bayi baru lahir perlu untuk menyusu selama beberapa jam sekali. Saat ia tidur lebih cepat dari biasanya, maka ada kemungkinan menangis saat tidur karena merasa lapar.

Namun, apabila Anda merasa ia baru saja makan, hindari untuk menyusuinya kembali karena bisa membuat si kecil terlalu kenyang hingga akhirnya muntah.

Tidak menutup kemungkinan bayi yang menangis tiba-tiba saat tidur terjadi selama beberapa minggu dan tergolong intens.

Ketika mengalami kolik, tidak ada salahnya untuk berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui cara yang tepat mengatasinya.

Begitu juga ketika penyebab tangisan di malam hari saat ia tidur disertai demam dan gejala lainnya. Segera bawa bayi ke dokter agar bisa ditangani secara langsung.

Pusing setelah jadi orang tua?

Ayo gabung di komunitas parenting Hello Sehat dan temukan berbagai cerita dari orang tua lainnya. Anda tidak sendiri!


Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

What to do when your newborn cries. (2021). Retrieved 18 May 2021, from https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/infant-and-toddler-health/in-depth/healthy-baby/art-20043859

How to Calm a Fussy Baby: Tips for Parents & Caregivers. (2021). Retrieved 18 May 2021, from https://www.healthychildren.org/English/ages-stages/baby/crying-colic/Pages/Calming-A-Fussy-Baby.aspx

Sleep and Your Newborn (for Parents) – Nemours KidsHealth. (2021). Retrieved 18 May 2021, from https://kidshealth.org/en/parents/sleepnewborn.html

Soothing a crying baby. (2020). Retrieved 18 May 2021, from https://www.nhs.uk/conditions/baby/caring-for-a-newborn/soothing-a-crying-baby/

Sleep and Your 8- to 12-Month-Old (for Parents) – Nemours KidsHealth. (2021). Retrieved 18 May 2021, from https://kidshealth.org/en/parents/sleep812m.html

Why does my baby cry in their sleep?. (2020). Retrieved 18 May 2021, from https://www.nct.org.uk/baby-toddler/crying/why-does-my-baby-cry-their-sleep

Responding To Your Baby’s Cries. (2021). Retrieved 18 May 2021, from https://www.healthychildren.org/English/ages-stages/baby/crying-colic/Pages/Responding-to-Your-Babys-Cries.aspx

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Atifa Adlina Diperbarui 3 minggu lalu
Ditinjau secara medis oleh dr. Damar Upahita