Memahami Penyebab dan Cara Melatih Anak Cadel

Memahami Penyebab dan Cara Melatih Anak Cadel

Anak kecil pada umumnya memang sedikit kesulitan melafalkan huruf R dan membedakannya dengan huruf L. Namun, jangan biarkan anak terus-terusan cadel sampai dewasa.

Selain bisa menyulitkan dirinya berkomunikasi, cadel yang terbawa sampai dewasa juga dapat menumbuhkan pribadi anak yang pemalu dan minder saat harus berbicara dengan orang lain.

Apa yang dimaksud dengan cadel?

cara agar anak cepat bicara

Cadel adalah suatu kondisi gangguan bicara yang ditandai dengan ketidakmampuan mengucapkan bunyi huruf tertentu.

Biasanya, anak cadel akan kesulitan melafalkan beberapa huruf, seperti S dengan Z atau R dengan L secara tepat.

Kondisi ini dikarenakan anak-anak yang baru belajar bicara tidak bisa menempatkan lidah dan bibir pada tempat yang benar saat mengucapkan bunyi huruf-huruf tertentu.

Terkadang, penempatan yang tidak benar ini menjadi kebiasaan sehingga beberapa anak yang lebih besar dan bahkan orang dewasa masih terus cadel.

Apa penyebab anak cadel?

kapan anak harus ke dokter gigi

Ketidakmampuan berbicara dengan jelas sangat umum terjadi pada anak-anak dan ada banyak alasan kenapa kondisi ini terjadi.

Meskipun terbilang normal terjadi dalam perkembangan anak usia dini, tapi jika cadel terus terjadi pada anak hingga usianya menginjak 7 tahun, Anda harus segera mencari bantuan medis.

Pasalnya, semakin lama Anda menunggu untuk mengobatinya, maka akan semakin sulit untuk memperbaikinya.

Dokter biasanya akan memeriksa beberapa kondisi yang bisa menjadi penyebab anak cadel, di antaranya sebagai berikut.

1. Kelainan posisi atau susunan gigi dan rahang

Dalam beberapa kasus, kelainan posisi atau susunan gigi dan rahang dapat dikaitkan langsung dengan gangguan bicara atau cadel.

Kondisi tersebut pun telah dibuktikan dengan sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2021.

Dalam Journal of Applied Oral Science mengungkapkan bahwa orang dengan masalah artikulasi ucapan seperti cadel memiliki kemungkinan maloklusi yang tinggi.

Maloklusi adalah ketidaksejajaran gigi saat menggigit yang terjadi karena gigi bengkok atau tidak berada pada tempat yang benar.

Kendati begitu, kondisi ini tidak serta merta menjadi penyebab satu-satunya anak cadel. Untuk memastikannya, Anda harus berkonsultasi dengan dokter.

2. Tongue-tie

Tongue-tie atau ankyloglossia adalah suatu kondisi yang sering kali dialami oleh bayi baru lahir karena terdapat semacam pengikat atau pembatas di lidah sehingga rentang gerak lidah tidak bebas.

Dilansir dari Mayo Clinic, anak yang mengalami tongue-tie akan mengalami kesulitan untuk menjulurkan lidahnya dan menjadi salah satu penyebab anak cadel.

Selain itu, tongue-tie juga dapat memengaruhi cara anak makan, berbicara, dan menelan.

Meskipun ikatan yang ada di lidah terkadang tidak menimbulkan penyakit atau masalah yang serius, tapi pada beberapa kasus kondisi ini memerlukan prosedur medis untuk menyembuhkannya.

3. Gangguan pernapasan

Gangguan saluran pernapasan bagian atas yang sering kali menyumbat hidung memaksa sejumlah anak untuk bernapas melalui mulut mereka.

Suara yang anak Anda buat ketika berbicara mungkin akan terdengar seperti bergumul dan tidak jelas, bahkan mengarah gangguan bicara atau cadel.

Anak yang memiliki gangguan pernapasan akan menyebabkan lidah menjulur atau terdorong ke depan saat berbicara maupun menelan.

Bagaimana cara mengatasi cadel pada anak?

Anak kecil seharusnya sudah bisa lancar melafalkan huruf R begitu menginjak usia 5 sampai 7 tahun.

Namun, jika si Kecil sudah menginjak usia lebih dari 5 tahun dan belum juga fasih mengucapkan “ular melingkar di atas pagar”, sebenarnya Anda tidak perlu terlalu khawatir.

Anda bisa membantunya melatih mengucapkan huruf R dengan tips berikut ini agar anak tidak cadel sampai ia dewasa nanti.

1. Ajarkan cara menempatkan lidah saat mengucapkan huruf R

mendongeng untuk bayi

Huruf R memang sangat sulit diucapkan oleh anak-anak dibanding huruf lainnya.

Beda dengan huruf B yang mudah diikuti karena sangat jelas terlihat gerakan bibirnya, yaitu melipat bibir bagian atas dan bawah ke dalam.

Saat huruf R dilafalkan, biasanya anak-anak akan mengeluarkan suara “el”. Ketidakmampuan ini disebabkan oleh sulitnya anak untuk menangkap dan melihat bagaimana gerakan lidah saat huruf diucapkan.

Meskipun terkadang Anda juga sulit untuk menjelaskan bagaimana caranya mengucapkan huruf ini, tapi pastikan anak mau mendengarkan Anda.

Anda dapat mengucapkan huruf R dengan memeragakan mengangkat bibir atas dengan menempatkan lidah ke area langit-langit mulut sebagai cara mengatasi anak cadel.

Kemudian minta ia untuk menggerakkan lidah. Pastikan suara yang dikeluarkan sedikit bergetar.

Nah, Anda bisa melatih anak mengucapkan huruf ini dengan kata-kata yang mudah, seperti “roda”, “rambut”, “rapi”, atau “rusak”.

2. Meniru suara benda

Supaya anak Anda tidak cadel dan lancar melafalkan huruf R, Anda harus mengakali anak sesering mungkin mengucapkan huruf ini.

Misalnya, saat bermain sambil menirukan suara bendanya. Beberapa suara benda yang bisa Anda selipkan pada permainan, antara lain.

  • Suara harimau: “grrrrr…”.
  • Bunyi tembakan: “dor! dor! dor!”.
  • Suara mesin motor: “brem brem brem”.
  • Sirine mobil ambulans: “riru…riru…”.
  • Suara mesin cucu atau kipas angin: “brr…brr”.
  • Bunyi bel atua telepon: “kriing…”.

3. Menyanyi

anak bernyanyi

Ada banyak lagu anak-anak yang menggunakan huruf R pada liriknya, contohnya lagu Kring Kring Ada Sepeda, Potong Bebek Angsa, Topi Saya Bundar, Bangun Tidur, atau Balonku.

Selain menyenangkan dan mudah diikuti, melatih anak bicara sambil bernyanyi dapat digunakan sebagai salah cara mengatasi anak cadel agar lancar berbicara.

4. Menyikat gigi

Selain melatih anak untuk mengucapkan huruf R dengan permainan, aktivitas membersihkan diri juga bisa Anda lakukan sebagai cara mengatasi anak cadel.

Misalnya, saat mandi dan menyikat gigi. Setelah sikat gigi, sisa busa harus dibilas dengan air.

Nah, pada saat berkumur Anda bisa melatih anak menggetarkan bagian tenggorokan untuk menghasilkan bunyi R.

Selain itu, berkumur juga melatih fleksibilitas otot-otot yang ada di mulut.

Agar lebih maksimal, saat berkumur hadapkan anak di depan cermin supaya ia bisa melihat bagaimana ia menggetarkan dan menggerakkan lidahnya.

Hati-hati ketika Anda melatih anak dengan metode ini agar anak tidak tersedak.

5. Minta bantuan dokter

anak takut ke dokter gigi

Jika cara mengatasi anak cadel sebelumnya tidak ampuh digunakan, Anda perlu melakukan konsultasi pada dokter.

Mungkin dokter akan memberikan alat khusus pada lidah anak untuk memudahkannya melafalkan huruf R.

Bila diperlukan, dokter mungkin juga akan merekomendasikan Anda dan si Kecil mengikuti terapi bicara untuk anak cadel agar pelafalannya bisa lebih jelas.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Ditinjau secara medis oleh

dr. Damar Upahita

General Practitioner · None


Ditulis oleh Adhenda Madarina · Tanggal diperbarui 24/11/2022

Iklan
Iklan
Iklan
Iklan