Makan Ikan Baik untuk Si Kecil, Tapi Harus Berapa Banyak Porsinya?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 21 September 2018 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Ikan adalah salah satu sumber protein tinggi yang baik untuk mendorong tumbuh kembang anak. Namun, para ortu juga harus waspada bahwa beberapa jenis ikan mengandung tinggi merkuri yang dapat membahayakan kesehatan anak. Lantas, seberapa banyak batas makan ikan untuk anak dalam satu hari? Adakah jenis ikan tertentu yang aman untuk mendukung tumbuh kembang anak? Tenang, semua jawabannya bisa Anda dapatkan lewat ulasan berikut ini.

Kenapa anak harus makan ikan?

agar anak mau makan ikan

Tidak sedikit orangtua yang bertanya-tanya kenapa anak harus makan ikan. Padahal, hampir semua ikan mengandung metilmerkuri yang beracun dan berbahaya untuk kesehatan anak.

Eits, tunggu dulu. Anak justru harus tetap makan ikan, lho. Ikan termasuk salah satu jenis makanan paling sehat yang menyimpan segudang manfaat untuk kesehatan anak maupun orang dewasa.

Sudah banyak penelitian yang membuktikan bahwa ikan mengandung dua jenis asam lemak omega-3, yaitu DHA dan EPA, yang tidak dapat ditemukan pada makanan lainnya. Jenis asam lemak ini sangat dibutuhkan oleh anak untuk menjaga kesehatan jantung sekaligus meningkatkan kecerdasan anak.

Selain itu, ikan juga mengandung rendah lemak jenuh tapi tinggi protein, vitamin D, dan vitamin B yang bermanfaat untuk menjaga daya tahan tubuh anak di masa pertumbuhannya. Jadi, Anda tak perlu ragu lagi untuk menambahkan ikan untuk anak dalam menu makanannya.

Berapa banyak porsi ikan untuk anak dalam sehari?

bayi makan ikan

Dikutip dari Parents, Badan Pengawas Obat dan Makanan di Amerika Serikat (FDA) mengatakan bahwa anak dianjurkan untuk makan ikan sebanyak 2 sampai 3 kali setiap minggunya. Namun, porsinya tentu lebih sedikit dari porsi orang dewasa, yaitu hanya sekitar seperempat dari porsi orang dewasa.

Dilihat dari usianya, berikut ini uraian porsi ikan untuk anak.

  • Usia 6 tahun ke bawah: 85 sampai 141 gram ikan per minggu.
  • Usia 6 sampai 8 tahun: 113 sampai 170 gram ikan per minggu.
  • Usia 9 tahun ke atas: 227 sampai 340 gram ikan, per minggu, sama seperti porsi ikan yang disarankan untuk orang dewasa.

Ingat, porsi tersebut adalah jumlah ikan untuk anak yang harus disajikan setiap minggunya, bukan per hari. Jadi, Anda harus membagi jumlah porsi ikan tersebut ke dalam 2 atau 3 kali makan supaya manfaatnya jadi lebih maksimal dan si kecil tidak bosan.

Apa saja jenis ikan yang aman dikonsumsi oleh anak?

manfaat makan ikan

Nyatanya, tidak semua jenis ikan aman untuk dikonsumsi oleh anak. Beberapa jenis ikan diketahui mengandung metilmerkuri dan polychlorinated biphenyl (PCB), dua jenis zat kimia beracun dan berbahaya. Jika masuk ke dalam tubuh, maka zat tersebut dapat merusak otak dan sistem saraf anak.

Maka itu, jangan sembarang memberikan ikan untuk anak. Beragam jenis ikan untuk anak yang aman dikonsumsi di antaranya:

  • Salmon
  • Nila
  • Tuna
  • Sarden
  • Lele
  • Cakalang

Anda mungkin sering memilih ikan tuna kalengan yang lebih praktis dan mudah dimasak. Namun hati-hati, tuna kalengan sering kali mengandung tinggi merkuri. Ketimbang memilih ikan kalengan, sebaiknya pilihlah ikan segar, seperti yang disebutkan di atas, supaya lebih aman untuk kesehatan anak dan keluarga Anda.

Selain memilih jenis ikan untuk anak, cara memasak ikan juga dapat memengaruhi sehat atau tidaknya ikan yang Anda sajikan untuk keluarga. Sebelum mulai memasak ikan, sebaiknya hilangkan dulu kulit dan lemak pada ikan untuk mengeluarkan racun yang terperangkap di bawahnya.

Supaya semakin sehat, masak ikan dengan cara dipanggang atau dibakar untuk mengurangi jumlah lemak. Hindari menggoreng ikan karena dapat menambah asupan kalori dan lemak yang tidak baik untuk kesehatan anak.

Jika si kecil masih tidak mau makan ikan, tak perlu panik atau tarik urat dulu, ya. Berikan porsi ikan sedikit demi sedikit pada menu makanan anak dan biarkan si kecil mengeksplorasi selera makannya. Anda juga bisa mengolahnya ke dalam berbagai jenis makanan, misalnya membuat nugget ikan atau ikan goreng tepung untuk menarik perhatian anak supaya mau makan ikan.

Alat Pengingat Jadwal Imunisasi

Anda baru punya anak? Mau tahu informasi lengkap soal jenis vaksin dan jadwal pemberiannya? Atau butuh pengingat agar tidak lupa?

Cek Di Sini!
parenting

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Peran Penting Nutrisi dalam Pertumbuhan Tinggi Badan Anak

Nutrisi memiliki peran penting membantu pertumbuhan tinggi badan anak. Simak selengkapnya dan cari tahu standar tinggi badan anak Indonesia di sini.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Konten Bersponsor
asupan nutrisi yang baik membantu pertumbuhan tinggi badan anak
Anak 6-9 tahun, Gizi Anak, Parenting 1 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit

Kwashiorkor, Masalah Gizi yang Ditandai dengan Rambut Berwarna Kuning Seperti Jagung

Kwashiorkor adalah kondisi kurang gizi pada anak yang bisa mengakibatkan kematian bila tidak segera ditangani. Berikut ulasannya.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Penyakit Pada Anak, Kesehatan Anak, Parenting 29 September 2020 . Waktu baca 14 menit

Segudang Manfaat yang Ditawarkan dari Memelihara Ikan

Selain anjing dan kucing, binatang yang cukup populer dijadikan peliharaan adalah ikan. Yuk, kenali apa saja manfaat dari memelihara ikan untuk kesehatan.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Hidup Sehat, Fakta Unik 11 Juli 2020 . Waktu baca 5 menit

Ibu Harus Tahu, Ini Beda Kandungan Protein dalam Susu Kedelai dan Susu Sapi

Cari tahu perbedaan protein susu sapi dan susu soya untuk si kecil. Pastikan kandungan susu yang ibu berikan baik untuk memenuhi kebutuhan nutrisi anak.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Konten Bersponsor
protein susu soya
Anak 1-5 Tahun, Gizi Balita, Parenting 3 Juli 2020 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

vitamin untuk anak

Agar Tidak Keliru, Ketahui Aturan Pemberian Vitamin untuk Anak

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 15 November 2020 . Waktu baca 10 menit
antibodi bayi dari sang ibu

Pentingnya Persiapkan Daya Tahan si Kecil Sebelum dan Sesudah Lahir

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Maria Amanda
Dipublikasikan tanggal: 10 November 2020 . Waktu baca 7 menit
omega 3 untuk ibu hamil

Pilihan Sumber Asam Lemak Omega 3 yang Aman untuk Ibu Hamil

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 4 November 2020 . Waktu baca 4 menit
kandungan asi

Mengenal ASI: Jenis, Warna, Kandungan, dan Kebutuhan Harian untuk Bayi

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 16 Oktober 2020 . Waktu baca 14 menit