Jenis dan Porsi Makanan Penambah Berat Badan untuk Balita

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 27 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
Bagikan sekarang

Si kecil sedang susah makan? Kondisi ini sering membuat orangtua kebingungan. Nafsu makan anak memang sulit ditebak karena ada masanya dia sangat lahap, tapi ada juga fase anak menolak semua jenis makanan. Bila ini berjalan cukup lama, bisa mengganggu tumbuh kembang si kecil karena saat menghitung berat badan dengan kalkulator BMI, beratnya tak kunjung naik. Ada beberapa makanan yang berperan sebagai penambah berat badan balita. Berikut penjelasan lengkapnya.

Jenis makanan sehat sebagai penambah berat badan balita

terapi anak dan balita susah makan

Ketika balita susah makan dan ingin memberikan makanan penambah berat badan, jenisnya tetap harus sesuai dengan kebutuhan gizi dan nutrisi anak.

Asal naik berat badan dengan makanan yang tidak sehat seperti makanan cepat saji juga tidak dibenarkan karena bisa menambah masalah baru. 

Anak-anak yang membutuhkan bantuan dokter untuk menambah berat badan umumnya memerlukan pola makan sehat khusus yang diatur sedemikian rupa.

Biasanya, anak akan diberikan vitamin dan obat yang mengganggu nafsu makan si kecil.

Namun secara umum, ada beberapa makanan yang bisa berperan sebagai penambah berat badan balita, yaitu:

  • Susu murni atau susu formula 
  • Keju atau yoghurt yang dibuat dengan susu
  • Telur goreng
  • Selai kacang
  • Sereal dan susu
  • Santan

Jenis-jenis makanan di atas bisa dibuat sebagai daftar menu yang disesuaikan dengan kesukaan si kecil. Tentu diperbanyak makanan yang padat nutrisi dan energi.

Hal ini termasuk buah-buahan, sayur, protein, lemak, dan kelompok makanan lain. Berikut kelompok makanan yang penting dan bisa berperan sebagai penambah berat badan balita:

Buah dan sayur

Kedua jenis makanan ini sangat penting untuk memberi energi pada balita dan beberapa di antaranya, termasuk ke dalam kelompok penambah berat badan. Berikut buah-buahan yang dianjurkan oleh Kementerian Kesehatan RI:

  • Alpukat
  • Pisang
  • Melon
  • Pepaya
  • Semangka
  • Apel
  • Jeruk

Apakah anak membutuhkan suplemen vitamin tambahan? And bisa menambahkan kelompok buah-buahan di atas karena berperan sebagai vitamin yang mampu menambah berat badan balita.

Anda bisa memberikannya sebagai camilan atau makanan selingan dari makanan utama. Kementerian Kesehatan juga menganjurkan sayuran yang berwarna sebagai sumber mineral dan vitamin, yaitu:

  • Bayam
  • Kangkung
  • Wortel
  • Kembang kol
  • Sawi
  • Selada

Hindari pemberian minuman yang mengandung soda dan makanan yang tidak bersih. Pasalnya hal ini bisa menyebabkan anak mengalami diare sehingga membutuhkan pertolongan pertama pada anak saat diare

Sebelum disajikan, cuci terlebih dahulu untuk membersihkan sayur dan buah dari kandungan kimia berbahaya untuk kesehatan.

Karbohidrat

Jenis makanan penambah berat badan balita yang bisa Anda masukkan ke dalam menu adalah karbohidrat.

Bila si kecil sedang mogok makan nasi, Anda bisa memilih sumber karbohidrat lain agar nutrisi dan gizi anak tetap terjaga dengan baik. Beberapa pilihan karbohidrat lain di antaranya:

  • Kentang
  • Jagung
  • Pasta
  • Roti
  • Sereal
  • Mi

Karbohidrat memiliki peran untuk memberi energi dan membuat rasa kenyang pada balita lebih lama.

Bila Anda ingin mengurangi asupan gula pada anak dalam nasi, bisa memilih nasi merah sebagai pengganti nasi putih.

Susu dan produk olahannya

Produk olahan susu termasuk ke dalam makanan penambah berat badan untuk balita. Susu dan produk olahannya bermanfaat untuk menambah asupan protein dan kalsium anak.

Beberapa jenis makanan mengandung susu yang bisa dikonsumsi sebagai penambah berat badan balita yaitu:

  • Susu segar (susu murni)
  • Susu full cream
  • Yoghurt
  • Susu kedelai
  • Keju
  • Mayones
  • Es krim

Anda juga bisa membuat makanan dari bahan-bahan tersebut untuk menambah berat badan si kecil. Menunya seperti mac and cheese, spagheti carbonara, pancake susu dan es krim, dan makaroni skutel.

Protein

Zat gizi yang satu ini cukup berpengaruh dalam proses menaikkan berat badan balita. Protein bisa didapatkan dari beberapa jenis makanan, seperti:

  • Daging merah
  • Ikan
  • Paha ayam
  • Telur
  • Kacang-kacangan
  • Tahu
  • Tempe

Tidak hanya mengandung protein, makanan di atas juga memiliki kandungan vitamin dan mineral yang sangat penting untuk tumbuh kembang balita.

Beberapa zat gizi tersebut misalnya zat besi, zinc, vitamin B12, dan omega 3.

Zat besi dan omega 3 yang bisa didapat dari daging merah dan minyak ikan sangat penting untuk kebutuhan perkembangan otak balita dan kemampuan belajarnya. 

Dalam jurnal yang diterbitkan Paediatrics Child Health, zat besi merupakan nutrisi yang sangat penting dan berpengaruh pada tumbuh kembang anak.

Konsumsi zat besi harian untuk anak balita, yaitu:

  • Balita usia 1-3 tahun: 7 miligram per hari
  • Usia 4-8 tahun: 10 miligram per hari

Kadar zat besi di atas berbeda untuk anak balita dalam kondisi khusus. Bayi yang dilahirkan dengan berat lahir rendah (BBLR) dan bayi prematur, biasanya membutuhkan lebih banyak zat besi daripada bayi dengan berat normal.

Lemak

Nutrisi yang satu ini sangat penting sebagai penambah berat badan balita yang sebaiknya selalu ada di setiap makanan.

Namun masalahnya, lemak yang terkandung di dalam makanan tersebut termasuk ke dalam lemak sehat atau tidak?

Help Guide menyebutkan bahwa sangat penting untuk menghindari lemak trans yang berbahaya untuk kesehatan balita.

Anda bisa mulai mengurangi makanan yang dipanggang dan makanan berminyak. Beberapa lemak sehat yang berperan sebagai makanan penambah berat badan balita yaitu:

  • Buah alpukat
  • Minyak zaitun
  • Tahu
  • Kedelai
  • Ikan
  • Susu murni
  • Keju
  • Santan
  • Margarin

Penting untuk orangtua memilih lemak yang sehat untuk anak agar ia tidak terhindar dari risiko obesitas.

USDA atau Kementerian Pertanian Amerika Serikat merekomendasikan untuk membatasi lemak jenuh sampai 10 persen dari kalori harian anak. 

Contoh porsi dan menu makanan penambah berat badan balita

memberi makan balita

Kementerian Kesehatan memiliki panduan seputar porsi dan menu makanan penambah berat badan balita, gambarannya sebagai berikut: 

Menu makan pagi jam 06.00 – 08.00

  • Karbohidrat: nasi putih atau merah
  • Hewani atau nabati: telur dadar 
  • Sayuran: tumis buncis atau kacang panjang
  • Minyak: minyak kelapa
  • Makanan selingan jam 10 pagi: roti bakar isi keju

Menu makan siang jam 12.00 – 13.00

  • Karbohidrat: nasi putih atau merah
  • Protein hewani atau nabati: ayam dan tempe goreng
  • Sayuran: sayur sop
  • Buah: jeruk 
  • Makanan selingan jam 4 sore: puding cokelat

Menu makan malam jam 18.00-19.00

Mac and cheese

  • Nasi atau karbohidrat pengganti: makaroni
  • Protein hewani: daging cincang
  • Lemak: susu dan keju
  • Buah: jeruk
  • Makanan selingan jam 9 malam: susu UHT

Selain menu di atas, Anda juga bisa berkreasi dengan menu makanan yang disukai si kecil. Ketika membuat pancake misalnya, campurkan satu atau dua sendok makan susu bubuk.

Susu bubuk menambahkan sekitar 150 kalori dan bisa ditambahkan lagi dengan memberi segelas susu, yaitu 30-60 kalori.

Anda juga bisa membuatkan puding susu atau oatmeal dengan memberikan ekstra susu, fla, atau whip cream.

Kalau si kecil senang mi, Anda bisa membuat spaghetti dengan memberikan ekstra keju yang bisa menambah kalori sampai 60 kilo kalori.

Sebagai camilan, Anda bisa memasukkan pisang sebagai menunya. Anda bisa mengolah pisang menjadi smoothies dengan menambahkan yoghurt dan susu.

Kalau si kecil suka es krim, Anda bisa membuat banana split dengan menambahkan es krim, taburan kacang, dan buah segar.

Menaikkan berat badan tidak bisa dilihat secara cepat, semua butuh waktu. Hindari memaksa anak untuk makan agar ia terhindar dari trauma.

Alat Pengingat Jadwal Imunisasi

Anda baru punya anak? Mau tahu informasi lengkap soal jenis vaksin dan jadwal pemberiannya? Atau butuh pengingat agar tidak lupa?

Cek Di Sini!
parenting

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

9 Jenis Susu Anak dan Tips Memilihnya Sesuai Kebutuhan

Ada banyak jenis susu yang dijual di pasaran, mulai dari susu bubuk sampai susu UHT yang bisa langsung minum. Namun, apa susu yang tepat untuk anak?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Anak 6-9 tahun, Gizi Anak, Parenting 13 November 2020 . Waktu baca 12 menit

Penilaian Status Gizi Anak, Cara Mengukur Hingga Membaca Hasilnya

Metode penilaian status gizi anak dan dewasa tidaklah sama, karena adanya perbedaan usia dan ukuran tubuh. Lantas, bagaimana cara menilai status gizi anak?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Anak 6-9 tahun, Gizi Anak, Parenting 13 November 2020 . Waktu baca 15 menit

Seberapa Banyak Kebutuhan Cairan Anak Balita Usia 2-5 Tahun?

Menjaga tubuh agar tetap terhidrasi tidak hanya tugas orang dewasa, tetapi juga anak-anak. Lalu, seberapa banyak kebutuhan cairan anak balita?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Anak 1-5 Tahun, Gizi Balita, Parenting 14 April 2020 . Waktu baca 7 menit

Panduan Seputar Kebutuhan Protein untuk Balita Usia 2-5 Tahun

Memenuhi kebutuhan nutrisi balita sangat penting untuk tumbuh kembangnya, termasuk asupan protein. Berikut panduan seputar kebutuhan protein anak.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Anak 1-5 Tahun, Gizi Balita, Parenting 10 April 2020 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

kms

Kartu Menuju Sehat (KMS), Manfaat dan Cara Membacanya

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 25 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit
berat badan ideal balita

Ketahui Berat Badan yang Ideal untuk Anak Usia 1-5 Tahun

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 27 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
berat dan tinggi badan ideal anak 6-9 tahun

Berat dan Tinggi Badan Ideal Anak Usia 6-9 Tahun

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 20 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
Konten Bersponsor
tinggi dan berat badan ideal anak

Cara Sehat Bantu Anak Capai Berat dan Tinggi Badan Ideal

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 2 Desember 2020 . Waktu baca 6 menit