Nevirapine

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11 Mei 2020 . Waktu baca 13 menit
Bagikan sekarang

Nevirapine Obat Apa?

Untuk apa nevirapine?

Nevirapine adalah obat yang digunakan bersama dengan obat HIV lainnya untuk mengontrol infeksi HIV. Obat ini bekerja mengurangi jumlah virus HIV di dalam tubuh Anda sehingga sistem imun dapat berkerja lebih baik. Obat ini dapat mengurangi risiko Anda untuk mendapatkan komplikasi HIV (seperti infeksi baru, kanker) dan memperbaiki kualitas hidup Anda. Nevirapine tergolong dalam obat non-nucleoside reverse transcriptase inhibitors (NNRTIs).

Nevirapine bukanlah obat untuk menyembuhkan infeksi HIV. Untuk mengurangi risiko tersebarnya penyakit HIV ke yang lain, lakukan hal berikut: (1) lanjutkan konsumsi obat HIV seperti yang dijelaskan dokter Anda, (2) selalu gunakan metode kontrasepsi efektif (kondom yang terbuat dari lateks atau poliuretan, atau dental dam) selama aktivitas seksual, dan (3) jangan berbagi barang pribadi (seperti suntikan/jarum suntik, sikat gigi, dan pisau cukur) yang mungkin bersentuhan dengan darah atau cairan badan lainnya. Konsultasikan dengan dokter Anda atau apoteker untuk informasi lebih lanjut.

Nevirapine tidak boleh digunakan untuk mencegah infeksi HIV setelah terjadinya paparan yang disengaja (seperti jarum suntik, darah/ kontak cairan tubuh). Obat HIV yang berbeda akan digunakan khusus untuk mencegah infeksi setelah paparan.

Bagaimana cara penggunaan nevirapine?

Gunakan obat ini melalui mulut dengan atau tanpa makanan, biasanya sekali sehari untuk 14 hari pertama saat Anda memulai perawatan, lalu dua kali sehari atau seperti yang diinstruksikan dokter Anda.

Jika reaksi masalah hati atau kulit/alergi terjadi saat Anda menggunakan obat ini satu kali sehari, segera cari pertolongan medis dan jangan meningkatkan dosisnya menjadi dua kali sehari.

Jika Anda menggunakan nevirapine suspensi cair, kocoklah botol dengan baik sebelum menggunakan. Takar dengan hati-hati dosis obat ini menggunakan sendok khusus obat. Jangan menggunakan sendok makan karena Anda mungkin tidak akan mendapatkan dosis yang tepat. Jika Anda menggunakan gelas takar khusus, isi gelas dengan air setelah menggunakan obat dan tenggak habis air dalam gelas tersebut untuk memastikan bahwa Anda sudah mengonsumsi dosis sepenuhnya.

Dosis ini berdasarkan kondisi medis dan respon terhadap perawatan. Pada anak-anak, dosis harus disesuaikan dengan berat badan.

Jangan tetap menggunakan dosis satu kali sehari selama lebih dari 28 hari. Jika Anda mendekati masa itu, dokter Anda harus mempertimbangkan untuk mengganti ke obat yang lain. Konsultasikan dengan dokter Anda untuk informasi lebih detail.

Jika Anda berhenti menggunakan obat ini lebih dari 7 hari untuk alasan tertentu yang tak tercantum di reaksi berat yang dijelaskan di bagian Peringatan, tanyakan pada dokter Anda tentang pengarahan bagaimana untuk memulai perawatan kembali. Anda mungkin butuh pengobatan sehari-hari lagi untuk 14 hari pertama untuk mengurangi risiko dari efek samping yang berat.

Penting untuk tetap melanjutkan menggunakan obat ini (dan obat HIV yang lain) tepat seperti yang diresepkan oleh dokter. Jangan melewatkan dosis. Jangan meningkatkan dosis, menggunakan obat ini lebih sering dari yang diharuskan, atau menghentikan penggunaan (artau obat HIV yang lain) bahkan untuk waktu yang sebentar kecuali Anda diinstruksikan untuk melakukannya oleh dokter Anda. Melewati atau mengganti dosis tanpa persetujuan dokter Anda dapat menyebakan jumlah virus meningkat, membuat infeksi lebih susah untuk ditangani (kebal obat) atau efek samping yang lebih buruk.

Obat ini bekerja lebih baik saat jumlah obat di tubuh Anda terjaga pada tingkat yang tetap. Maka dari itu, gunakanlah obat ini pada interval waktu yang seimbang. Untuk membantu Anda mengingat, gunakanlah obat ini pada hari yang sama setiap harinya.

Bagaimana cara penyimpanan nevirapine?

Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.                            

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis Nevirapine

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis nevirapine untuk orang dewasa?

Dosis untuk Infeksi HIV pada orang dewasa

Dosis awal (awal penggunaan):

Immediate-release: 200mg oral sekali sehari selama 14 hari

Dosis perawatan (setelah dosis awal):

Immediate-release: 200 mg oral dua kali sehari

Extended-release: 400 mg oral sekali sehari

Dosis untuk Pengurangan Penularan Perinatal HIV

Wanita yang terinfeksi HIV dAlam masa persalinan tetapi belum menerima terapi antiretroviral anterpartum: Departemen Kesehatan dan Sosial US dalam panel “Treatment of HIV-Infected Pregnant Women and Prevention of Perinatal Transmission” tidak lagi merekomendasikan Nevirapine dosis tunggal. Untuk kasus serti ini, obat yang dianjurkan adalah Zidovudine IV.

Bagaimana dosis nevirapine untuk anak-anak?

Dosis untuk Infeksi HIV pada anak-anak

Dosis awal (dosis periode awal):
Immediate-release:
>15 hari: 150 mg / m2 per teguk sekali sehari selama 14 hari
Dosis awal maksimum: 200 mg / hari


Dosis perawatan (setelah dosis awal):
Immediate-release:
>15 hari: 150 mg / m2 dua kali sehari

Extended-release:
>6 tahun:
BSA 0,58-0,83 m2: 200 mg sekali sehari
BSA 0,84-1,16 m2: 300 mg sekali sehari
BSA 1,17 m2 atau lebih: 400 mg sekali sehari
Dosis perawatan maksimum: 400 mg / hari
Rekomendasi Panel Terapi Antiretrviral dan Manajemen Medis Anak Terifenksi HIV:
Immediate-release:

Usia 15 hari – <8 tahun:

Dosis awal: 200 mg/ m2 sekali sehari selama 14 hari
Dosis perawatan: 200 mg/m2 dua kali sehari
Dosis maksimum: 200 mg/dosis

Usia >8 tahun:
Dosis awal: 120 – 150 mg/m2 sekali sehari selama 14 hari
Dosis perawatan: 120 sampai 150 mg / m2 per oral dua kali sehari
Dosis maksimum: 200 mg/dosis
Dosis harian maksimum tidak boleh melebihi 400 mg.

Dosis untuk Pengurangan Penularan HIV Perinatal

Formulasi awal:
Berat badan lahir 1,5 – 2 kg: 8 mg/dosis untuk 3 kali dosis
berat badan lahir >2 kg: 12 mg/dosis oral untuk 3 kali dosis
3 dosis yang dianjurkan pada minggu pertama kelahiran:
Dosis pertama: Dalam waktu 48 jam setelah kelahiran
Dosis kedua: 48 jam setelah dosis pertama
Dosis ketiga: 96 jam setelah dosis kedua

Dalam dosis apakah nevirapine tersedia?

Tablet, Oral: 200 mg

Efek samping Nevirapine

Efek samping apa yang dapat dialami karena nevirapine?

Cari bantuan medis segera jika Anda mengalami tanda-tanda reaksi alergi berikut ini: gatal-gatal, kesulitan bernapas, pembengkakan wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan.

Hentikan penggunaan Nevirapine dan hubungi dokter Anda saat Anda mengalami efek samping yang berat yakni:

  • mual, sakit di perut bagian atas, kehilangan nafsu makan, urin gelap, tinja berwarna tanah liat, penyakit kuning (kulit dan mata menguning)
  • demam, menggigil, sakit pada badan, gejala flu
  • tanda-tanda lain dari infeksi baru
  • tanda awal dari ruam kulit, tidak peduli seberapa ringan

Efek yang lebih ringan seperti:

  • mual ringan, muntah, diare, atau nyeri perut
  • nyeri pada otot
  • sakit kepala, rasa lelah
  • perubahan pada bentuk atau lemak banda (khususnya di lengan, kaki, wajah, leher, payudara, dan pinggang)

Tidak semua orang mengalami efek samping berikut ini. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Peringatan dan Perhatian Obat Nevirapine

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan nevirapine?

Sebelum menggunakan Nevirapine,

  • beri tahukan dokter dan apoteker jika Anda alergi terhadap nevirapine atau obat lain
  • beri tahukan dokter dan apoteker seputar obat resep dan nonresep, vitamin, dan suplemen gizi yang Anda gunakan. Pastikan untuk menyebutkan salah satu hal berikut: antikoagulan (‘pengencer darah’) seperti warfarin (Coumadin) antijamur tertentu seperti flukonazol (Diflucan), itrakonazol (Sporanox), ketoconazole (Nizoral), dan vorikonazol (Vfend) calcium channel blockers seperti diltiazem (Cardizem, Dilacor, Tiazac), nifedipine (Adalat, Procardia), dan verapamil (Calan, Covera, Isoptin, Verelan) klaritromisin (Biaxin) tertentu obat kemoterapi kanker seperti siklofosfamid (Cytoxan) cisapride (Propulsid) siklosporin (Neoral, Sandimmune) alkaloid ergot seperti ergotamine (Cafergot, Ercaf, orang lain) fentanil (Duragesic, Actiq) obat untuk denyut jantung tidak teratur seperti amiodarone (Cordarone) dan Disopiramid (Norpace) obat untuk kejang seperti carbamazepine (Tegretol), clonazepam (Klonopin), dan ethosuximide (Zarontin) metadon (Dolophine), obat lain untuk HIV atau AIDS seperti amprenavir (Agenerase), atazanavir (Reyataz), efavirenz (), indinavir (Crixivan), lopinavir dan ritonavir kombinasi (Kaletra), nelfinavir (Viracept), dan saquinavir (Fortovase , Invirase) prednisone (Deltasone) rifabutin (Mycobutin) rifampin (Rifadin, Rimactane) sirolimus (Rapamune), dan tacrolimus (Prograf). Banyak obat lain yang dapat berinteraksi dengan nevirapine, jadi pastikan untuk memberitahu dokter Anda tentang semua obat yang Anda gunakan, bahkan mereka yang tidak muncul di daftar ini. Dokter Anda mungkin perlu mengubah dosis obat Anda atau memonitor Anda lebih hati-hati untuk efek samping
  • beri tahukan dokter dan apoteker seputar produk herbal yang Anda gunakan, terutama St John’s Wort
  • beri tahukan dokter jika Anda memiliki atau pernah memiliki penyakit ginjal, terutama jika Anda sedang dirawat dengan dialisis (pengobatan untuk membersihkan darah di luar tubuh bila ginjal tidak bekerja dengan baik)
  • beri tahukan dokter jika Anda sedang hamil atau berencana untuk hamil. Jika Anda hamil sewaktu menggunakan nevirapine, hubungi dokter Anda. Anda tidak boleh menyusui jika Anda terinfeksi HIV atau menggunakan nevirapine
  • beri tahukan dokter jika Anda sedang menggunakan kontrasepsi oral (pil KB). Nevirapine mungkin dapat mengganggu kerja dari kontrasepsi oral. Diskusikan dengan dokter Anda tentang metode kontrasepsi yang aman bagi Anda
  • penting untuk diketahui bahwa lemak pada tubuh Anda dapat meningkat atau pindah ke bagian lain pada tubuh Anda seperti payudara, pinggang, atau punggung atas

Apakah nevirapine aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori B menurut US Food and Drugs Administration (FDA).

Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA:

  • A= Tidak berisiko
  • B=Tidak berisiko pada beberapa penelitian
  • C=Mungkin berisiko
  • D=Ada bukti positif dari risiko
  • X=Kontraindikasi
  • N=Tidak diketahui

Tidak ada penelitian yang memadai pada wanita menyusui untuk dapat mengetahui risiko pada bayi saat menggunakan obat ini selama masa menyusui. Pertimbangkan manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini saat menyusui.

Interaksi Obat Nevirapine

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan nevirapine?

Interaksi obat dapat mengubah kinerja obat Anda atau meningkatkan risiko efek samping yang serius. Tidak semua kemungkinan interaksi obat tercantum dalam dokumen ini. Simpan daftar semua produk yang Anda gunakan (termasuk obat-obatan resep/nonresep dan produk herbal) dan konsultasikan pada dokter atau apoteker. Jangan memulai, menghentikan, atau mengganti dosis obat apapun tanpa persetujuan dokter.

Banyak obat dapat berinteraksi dengan nevirapine, atau membuatnya kurang efektif. Tidak semua interaksi yang mungkin tercantum di sini. Beritahu dokter tentang semua obat Anda dan yang Anda mulai atau berhenti gunakan selama pengobatan dengan nevirapine, terutama:

  • maraviroc
  • fentanyl, methadone
  • pengencer darah (warfarin, Coumadin)
  • antibiotic seperti clarithromycin atau rifabutin
  • obat antijamur seperti fluconazole or voriconazole
  • obat ergot seperti ergotamine, dihydroergotamine, ergonovine, or methylergonovine
  • obat jantung atau tekanan darah seperti amiodarone, diltiazem, disopyramide, felodipine, nifedipine, verapamil, dll
  • obat untuk mencegah rejeksi transplantasi organ
  • obat HIV yang lain seperti darunavir, fosamprenavir, nelfinavir, indinavir, ritonavir, or saquinavir atau
  • obat kejang seperti carbamazepine, clonazepam, atau ethosuximide

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan nevirapine?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan nevirapine?

Kondisi kesehatan lain yang Anda miliki bisa memengaruhi penggunaan obat ini. Selalu beri tahu dokter jika Anda memiliki masalah kesehatan lain, terutama:

  • hepatitis B
  • hepatitis C—gunakan dengan hati-hati. Dapat menyebabkan efek samping menjadi lebih buruk
  • penyakit hati, sedang atau berat—sebaiknya tidak digunakan pada pasien dengan kondisi ini

Overdosis Nevirapine

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (112) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Gejala-gejala overdosis, meliputi:

  • pembengkakan pada tangan, kaki, pergelangan kaki, dan kaki bagian bawah
  • benjolan merah yang menyakitkan pada kulit
  • kelelahan yang luar biasa
  • demam
  • sakit kepala
  • kesulitan untuk tidur atau selalu mengantuk
  • mual
  • muntah
  • kurang berat badan
  • ruam
  • pusing

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Anda Punya Alergi pada Obat? Kenali Ciri-Ciri dan Cara Mencegahnya

Alergi obat adalah reaksi abnormal tubuh terhadap efek obat. Cari tahu gejala, penyebab, dan perbedaannya dengan efek samping obat.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Alergi, Penyakit Alergi Lainnya 22 September 2020 . Waktu baca 10 menit

Ini Alasannya Kenapa Nasi Merah Jauh Lebih Sehat dari Nasi Putih

Apa yang membuat beras merah selalu diyakini lebih baik dari beras putih? Dan apakah benar beras merah dapat membantu menurunkan berat badan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Nutrisi, Hidup Sehat, Fakta Unik 22 September 2020 . Waktu baca 4 menit

Kanker Lidah

Kanker lidah dapat terjadi pada siapa pun, tanpa atau dengan gejala. Berikut informasi mengenai defisini, gejala, penyebab dan pengobatan kanker lidah.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kanker, Penyakit Kanker Lainnya 22 September 2020 . Waktu baca 10 menit

Dampak Jangka Panjang Setelah Pasien Sembuh dari COVID-19

Beberapa studi melaporkan banyak pasien COVID-19 mengalami dampak jangka panjang, terlepas berat atau ringannya infeksi yang dialami.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Coronavirus, COVID-19 22 September 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

penularan covid-19 saat konser pilkada 2020

Izin Konser saat Pilkada, Seberapa Bahaya Penularan COVID-19 di Tengah Konser?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 22 September 2020 . Waktu baca 4 menit
waktu pakai lensa kontak

Berapa Lama Lensa Kontak Boleh Digunakan Dalam Sehari?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 22 September 2020 . Waktu baca 3 menit
alergi obat antibiotik

Hati-Hati Minum Obat, Barangkali Anda Memiliki Alergi Terhadap Antibiotik

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 22 September 2020 . Waktu baca 7 menit
perawatan dalam mengatasi alergi obat

Cara Mengatasi Alergi Obat yang Tepat dan Perawatannya

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 22 September 2020 . Waktu baca 6 menit