Milrinone

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Penggunaan

Untuk apa milrinone?

Milrinone adalah obat yang digunakan sebagai pengobatan jangka pendek untuk penyakit gagal jantung. Gagal jantung adalah istilah medis merujuk pada keadaan jantung yang tidak dapat berfungsi dengan baik. Jantung yang tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya ini dapat memengaruhi sirkulasi darah ke seluruh tubuh.

Obat ini termasuk vasodilator yang bekerja dengan cara melemaskan otot-otot di pembuluh darah. Dengan minum obat ini, darah akan mengalir lebih mudah melalui pembuluh darah dan arteri. Hal ini memungkinkan jantung bekerja lebih mudah dan ringan untuk memompa darah.

Dokter juga dapat meresepkan obat milrinone untuk tujuan lain yang tidak tercantum dalam panduan ini. Jangan ragu untuk bertanya langsung ke dokter untuk mengetahui informasi lebih lanjut mengenai obat ini.

Bagaimana cara pakai milrinone?

Milrinone diberikan melalui infus dengan menyuntikkan obat ke dalam pembuluh darah.  Anda mungkin harus pergi ke klinik atau rumah sakit terdekat untuk mendapatkannya.

Obat yang diberikan lewat infus biasanya lebih cepat terserap ke dalam aliran darah. Hal ini memungkinkan obat dapat bekerja lebih cepat untuk mengatasi kondisi pasien.

Pada orang dewasa, bagian yang paling sering disuntik adalah punggung tangan atau lipan antara lengan bagian bawah dan atas.

Sebelum memasukkan jarum ke dalam pembuluh darah, perawat biasanya akan mengusap area yang akan disuntik dengan kasa yang sudah diberikan alkohol. Cara ini dilakukan supaya bagian tersebut terbebas dari paparan kuman.

Setelah itu, dengan perlahan-lahan perawat akan menyuntikkan obat ke pembuluh vena. Anda mungkin akan merasakan rasa nyeri atau tidak nyaman saat jarum suntik berhasil menembus kulit. Tak perlu khawatir, reaksi tersebut umumnya akan segera membaik setelah prosedur selesai dilakukan.

Untuk memastikan bahwa obat bekerja baik di dalam tubuh, detak jantung dan tekanan darah Anda akan terus dipantau oleh dokter dan perawat.

Dalam kasus tertentu, Anda mungkin akan diminta dokter rutin cek darah untuk melihat kondisi ginjal dan kadar elektrolit dalam tubuh.

Pemberian dosis disesuaikan dengan kondisi kesehatan serta respon pasien terhadap pengobatan. Itu sebabnya, dosis obat untuk setiap orang dapat berbeda.

Dalam kasus tertentu, Anda mungkin diperbolehkan menggunakan obat ini sendiri di rumah. Pelajari semua instruksi persiapan dan cara pakainya dengan teliti dan saksama. Selalu periksa kemasan obat sebelum Anda menggunakannya. Jangan gunakan bila cairan berubah warna terdapat partikel di dalamnya.

Obat ini akan bekerja lebih optimal bila digunakan secara teratur. Pastikan Anda mengikuti semua rangkaian pengobatan yang direkomendasikan dokter.

Segeralah pergi berobat ke dokter bila kondisi Anda tidak membaik atau semakin memburuk. Semakin cepat diobati, maka akan semakin baik.

Bagaimana cara penyimpanan milrinone?

Milrinone adalah obat yang sebaiknya disimpan pada suhu ruangan. Jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan.

Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi.

Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis milrinone untuk orang dewasa? 

Dosis obat untuk setiap orang dapat berbeda. Hal ini karena pemberian dosis disesuaikan dengan berat badan (BB), kondisi kesehatan, dan respon pasien terhadap pengobatan. Silakan konsultasi ke dokter untuk informasi lebih lanjut.

  • Dosis yang diberikan: 50 mcg/kgBB lewat suntikan ke pembuluh darah selama  dari 10 menit.
  • Aturan pemberian infus: 0,375-0,75 mcg/kgBB/menit.

Gunakan obat jenis apa pun sesuai aturan yang diberikan dokter atau petunjuk pemakaian yang tertera pada label kemasan. Jangan coba-coba untuk menambahkan dan mengurangi dosis obat sendiri karena hal itu justru dapat menurunkan efektivitas obat atau memicu efek samping berbahaya.

Segera beri tahu dokter atau apoteker bila kondisi Anda tidak membaik atau semakin memburuk. Dokter mungkin akan memberikan obat lain yang lebih cocok dan aman untuk kondisi Anda.

Bagaimana dosis milrinone untuk anak-anak?

Pemberian dosis untuk anak-anak berdasarkan usia dan berat badan mereka. Dokter juga mempertimbangkan kondisi kesehatan serta respon anak terhadap obat.

Maka itu, dosis obat untuk setiap anak bisa berbeda-beda. Untuk mengetahui dosis pastinya, silakan berkonsultasi langsung ke dokter.

Dalam dosis apakah milrinone tersedia?

Obat ini tersedia dalam bentuk cairan suntik dan infus.

Efek Samping

Efek samping apa yang dapat dialami karena milrinone?

Sama seperti obat pada umumnya, obat ini juga berpotensi menimbulkan efek samping dari yang ringan hingga berat. Sejumlah efek samping paling umum yang kerap dikeluhkan seseorang saat menggunakan obat ini di antaranya:

  • Sakit kepala
  • Nyeri dan bengkak di area bekas suntikan
  • Mual dan muntah
  • Gemetar (tremor)
  • Sakit perut
  • Diare
  • Gangguan tidur seperti insomnia
  • Frekuensi buang air kecil menurun
  • Demam ringan
  • Badan lemas

Sebaiknya segera beri tahu dokter apabila Anda mengalami satu dari berbagai efek samping berikut:

  • Nyeri dada
  • Dada terasa sesak
  • Susah napas
  • Perasaan seperti ingin pingsan
  • Jantung berdebar-debar
  • Rasa haus yang ekstrem
  • Sering buang air kecil
  • Mati rasa atau kesemutan di bagian tubuh tertentu
  • Badan terasa sangat lemas dan tidak bertenaga

Reaksi alergi serius akibat menggunakan obat ini sangat jarang terjadi. Meski begitu, sebaiknya segera periksa ke dokter bila Anda mengalami sejumlah tanda dan gejala berikut:

  • Ruam kulit
  • Gatal-gatal
  • Sulit bernapas
  • Pembengkakan pada wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan
  • Kesadaran hampir hilang

Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak tercantum di atas. Jika Anda ingin tahu tentang efek samping tertentu, konsultasikan kepada dokter atau apoteker.

Pencegahan & Peringatan

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan milrinone?

Beberapa hal yang perlu Anda ketahui dan lakukan sebelum menggunakan obat milrinone adalah:

  • Beri tahu dokter dan apoteker bila Anda punya alergi terhadap milrinone serta obat jantung jenis lainnya. Tanyakan pada dokter atau apoteker tentang daftar bahan penyusun obat sebelum Anda menggunakannya.
  • Beri tahu dokter dan apoteker tentang semua obat-obatan yang sedang atau akan Anda konsumsi secara rutin. Baik itu obat resep, nonresep, hingga obat alami dari bahan-bahan herbal.
  • Beri tahu dokter dan apoteker bila Anda baru saja mengalami serangan jantung.
  • Beri tahu dokter dan apoteker bila Anda sedang atau pernah punya riwayat gangguan irama jantung atau penyakit jantung jenis lainnya.
  • Beri tahu dokter dan apoteker bila Anda memiliki kadar kalium yang rendah dalam darah.
  • Beri tahu dokter dan apoteker bila Anda sedang atau pernah memiliki penyakit hati dan penyakit ginjal. Obat ini mungkin dapat mengganggu fungsi ginjal dan hati bila tidak digunakan dengan hati-hati.
  • Beri tahu dokter bila Anda sedang hamil atau menyusui. Belum diketahui apakah obat ini aman diminum ibu hamil maupun menyusui.

Milrinone termasuk obat yang bisa menyebabkan pusing ringan ketika Anda bangun terlalu cepat dari berbaring atau duduk. Jika tidak berhati-hati, Anda berisiko tinggi untuk terjatuh.

Nah, utuk membantu menghindari masalah ini, bangunlah dari tempat tidur secara perlahan-lahan. Posisikan kaki Anda di lantai selama beberapa menit sebelum berdiri.

Efek samping lain yang mungkin timbul saat mengonsumsi obat ini adalah sakit perut dan diare. Bila Anda mengalami kedua efek samping tersebut lebih dari 3 hari, segera berobat ke dokter. Intinya, segera periksakan diri Anda ke dokter setiap kali merasa yang aneh atau tak biasa dari tubuh Anda sendiri.

Selama menggunakan obat ini, Anda mungkin akan diminta dokter untuk menjalani pemeriksaan kesehatan secara berkala. Ini dilakukan untuk membantu dokter melihat efektivitas pengobatan yang Anda jalani.

Yang terakhir, pastikan untuk mengikuti semua saran dokter dan/atau instruksi terapis. Dokter mungkin perlu mengubah dosis obat atau memantau Anda dengan hati-hati untuk mencegah terjadinya efek samping tertentu.

Apakah milrinone aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini.

Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori C menurut Food and Drugs Administration (FDA) di Amerika Serikat, atau setara dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Indonesia.

Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA :

  • A = Tidak berisiko
  • B = Tidak berisiko pada beberapa penelitian
  • C = Mungkin berisiko
  • D = Ada bukti positif dari risiko
  • X = Kontraindikasi
  • N = Tidak diketahui

Sementara untuk ibu menyusui, belum ada bukti jelas apakah obat ini membahayakan bayi atau tidak. Untuk menghindari berbagai kemungkinan negatif, jangan minum obat ini sembarangan atau tanpa seizin dokter.

Interaksi

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan milrinone?

Interaksi obat mungkin mengubah cara kerja obat atau meningkatkan risiko efek samping serius. Artikel ini tidak berisi tentang semua interaksi obat yang mungkin terjadi.

Simpan daftar semua produk yang Anda gunakan (termasuk obat resep/tanpa resep dan produk herbal) dan memberitahukannya kepada dokter dan apoteker. Jangan memulai, menghentikan, atau mengubah dosis obat tanpa persetujuan dokter.

Sejumlah obat-obatan yang berpotensi menimbulkan efek samping negatif bila digunakan bersamaan dengan milrinone adalah:

  • Amifostine
  • Anagrelide
  • Diatrizoate
  • Disopyramide
  • Dobutamine
  • Furazolidone
  • Isocarboxazid
  • Linezolid
  • Maraviroc
  • Nefazodone
  • Phenelzine
  • Procarbazine
  • Rasagiline
  • Safinamide
  • Selegiline
  • Tizanidine
  • Tranylcypromine

Mungkin masih banyak obat lain yang belum disebutkan di atas. Oleh karena itu, penting untuk memberi tahu semua obat-obatan yang sedang dan akan rutin Anda minum. Informasi sederhana ini dapat membantu dokter untuk mengubah dosis atau meresepkan obat lain yang lebih aman dan cocok dengan kondisi Anda.

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan milrinone?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi.

Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi.

Alkohol biasanya dapat menurunkan tekanan darah dan meningkatkan efek samping tertentu dari losartan.

Selain itu, jangan mengonsumsi suplemen kalium atau pengganti garam saat minum obat ini kecuali jika dokter menyatakan tidak apa-apa.

Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan milrinone?

Adanya masalah obat lainnya mungkin mempengaruhi penggunaan obat ini. Pastikan Anda memberitahu dokter jika mengalami masalah medis lainnya, terutama:

  • Baru-baru ini terkena serangan jantung
  • Gangguan ritme jantung
  • Kekurangan kadar kalium dalam darah (hipokalemia)
  • Penyakit hati
  • Penyakit ginjal

Informasi yang disebutkan di atas mungkin belum mencangkup semua. Oleh sebab itu, ketika berobat ke dokter, pastikan beri tahu kondisi Anda sebenarnya. Termasuk riwayat kesehatan yang dimiliki keluarga atau orang terdekat Anda. Sebab, sejumlah penyakit ada yang bersifat genetik, alias faktor keturanan keluarga.

Overdosis

Apa yang harus dilakukan dalam keadaan darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat medis (119) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Ketika seseorang mengalami overdosis, biasanya mereka akan mengalami gejala khas seperti:

  • Tekanan darah yang terlalu rendah (hipotensi) yang membuat kepala menjadi pusing
  • Berhalusinasi (melihat sesuatu atau mendengar suara-suara yang tidak ada)
  • Detak jantung cepat dan tidak teratur
  • Detak jantung lebih lambat dari kondisi normal
  • Wajah menghangat atau memerah
  • Gemetar yang tak terkendali  dari bagian tubuh
  • Kejang
  • Hilangnya  kesadaran atau pingsan

Apa yang harus dilakukan bila lupa minum obat atau lupa pakai obat?

Jika Anda melewatkan satu dosis, segera minum sesegera mungkin saat Anda ingat. Namun, jika Anda baru ingat setelah sudah waktunya untuk dosis selanjutnya, abaikan saja dosis yang terlupa, dan lanjutkan pemakaian sesuai jadwal. Jangan gunakan obat ini dengan dosis dobel.

Hello Health Group tidak menyediakan konsultasi medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Share now :

Direview tanggal: Januari 1, 1970 | Terakhir Diedit: Desember 31, 2019

Sumber
Yang juga perlu Anda baca