Fenoterol

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11/05/2020 . Waktu baca 7 menit
Bagikan sekarang

Fenoterol Obat Apa?

Untuk apa fenoterol?

Obat ini adalah obat yang digunakan untuk melancarkan saluran udara reversibel yang terhambat juga persalinan prematur.

Bagaimana cara penggunaan fenoterol?

Pelajari bagaimana cara benar menggunakan obat ini dan merawat kesehatan alat pernapasan. Konsultasikan dengan dokter atau apoteker. Obat ini umumnya dihirup selama 15 menit atau seperti yang diarahkan oleh dokter Anda. Ambillah napas pelan dan perlahan-lahan dari mesin untuk mendapatkan manfaat maksimal. Gunakan seperti yang diarahkan (umumnya hanya bila diperlukan). Dosis didasarkan pada kondisi Anda dan respon tubuh. Jangan menggunakan obat ini lebih dari aturan dosis yang diberikan. Jika efek dari dosis terakhir kurang dari 3 jam atau obat tidak bekerja seperti biasanya, segera dapatkan bantuan medis. Laporkan juga mengenai peningkatan penggunaan obat ini. Hal ini merupakan tanda-tanda sistem pernapasan Anda memburuk. Jika Anda menggunakan obat ini secara teratur tanpa obat pernapasan lainnya, silakan konsultasikan dengan dokter atau apoteker.

Bagaimana cara penyimpanan fenoterol?

Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.                            

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis Fenoterol

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis fenoterol untuk orang dewasa?

Inhalasi

Gangguan Saluran Pernapasan Reversibel

Dewasa: inhaler dosis rendah (100 mcg/dosis): 1 atau 2 kali tarik napas hingga 3-4 kali penggunaan dalam sehari. Jika gejala belum teratasi, pasien dapat diberikan dosis tinggi inhaler (200 mcg/dosis) pada 2 inhalasi sebanyak 3 kali sehari. Max: 1,6 g/24 jam.

Melalui pembuluh darah

Persalinan Prematur

Dewasa: 1-3 mcg/menit melalui infus IV, dilanjutkan sampai kontraksi berhenti dan diikuti oleh meminum obat 5 mg setiap 3-6 jam.

Bagaimana dosis fenoterol untuk anak-anak?

Inhalasi

Gangguan Saluran Napas Reversibel

Anak: lebih dari 6 tahun: 1 kali inhalasi 100 mcg 3 kali sehari. Inhaler dosis tinggi tidak dianjurkan untuk anak-anak kurang dari 16 tahun. Larutan semprot: hirup 0.5-1 mg, dapat diulang setiap 6 jam.

Dalam dosis apakah fenoterol tersedia?

Berotec N inhaler 100 mcg/isapan.

Efek samping Fenoterol

Efek samping apa yang dapat dialami karena fenoterol?

Efek samping meliputi:

  • gemetaran pada otot atau tengkorak kepala
  • jantung berdebar
  • detak jantung yang tidak normal
  • saraf menegang
  • sakit kepala
  • vasodilatasi di sekeliling tubuh
  • kram otot (kadang-kadang)
  • batuk
  • iritasi lokal
  • bronkokonstriksi paradoks
  • berkeringat
  • tubuh lemas
  • iv: mual dan muntah.
  • berpotensi fatal: iv: jantung parah dan efek metabolik serta edema paru. dosis tinggi dapat menyebabkan hipokalemia.

Tidak semua orang mengalami efek samping tersebut. Kemungkinan terdapat beberapa efek samping yang tidak tercantum di atas. Jika Anda memiliki kekhawatiran tertentu mengenai efek samping yang ditimbulkan akibat penggunann obat, silakan konsultasikan dengan dokter atau apoteker.

Peringatan dan Perhatian Obat Fenoterol

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan fenoterol?

Kontraindikasi:

Inhalasi: Hypertrophic cardiomyopathy obstruktif; takiaritmia; hipersensitivitas.

IV: Kehamilan, penyakit jantung, eklampsia, preeklamsia berat; infeksi intrauterin, kematian janin intrauterine, pendarahan antepartum, previa plasenta, kompresi tali pusar dan terancam keguguran.

Apakah fenoterol aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori B menurut US Food and Drugs Administration (FDA).

Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA :

  •      A= Tidak berisiko,
  •      B=Tidak berisiko pada beberapa penelitian,
  •      C=Mungkin berisiko,
  •      D=Ada bukti positif dari risiko,
  •      X=Kontraindikasi,
  •      N=Tidak diketahui

Fenoterol dapat keluar melalui ASI. Konsultasikan dengan dokter atau apoteker sebelum Anda mengonsumsi obat ini jika Anda sedang menyusui.

Interaksi Obat Fenoterol

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan fenoterol?

Walau beberapa obat tidak boleh dikonsumsi bersamaan sama sekali, pada kasus lain beberapa obat juga bisa digunakan bersamaan meskipun interaksi mungkin saja terjadi. Pada kasus seperti ini, dokter mungkin akan mengganti dosisnya, atau melakukan hal-hal pencegahan lain yang dibutuhkan. Beri tahu dokter jika Anda sedang mengonsumsi obat lain baik yang dijual bebas maupun dari resep dokter.

Penggunaan obat ini dengan salah satu obat berikut tidak dianjurkan, namun kemungkinan diperlukan untuk beberapa kasus. Jika kedua obat diresepkan bersama-sama, dokter Anda dapat mengubah dosis atau menjadwalkan seberapa sering Anda harus menggunakan salah satu atau kedua obat tersebut.

  • β-adrenergik,
  • Antikolinergik
  • Beta-blocker
  • Maoi atau tca
  • Anestesi hidrokarbon terhalogenasi, acetazolamide
  • Glikosida jantung
  • Blocker neuromuskuler.

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan fenoterol?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan  penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan fenoterol?

Adanya masalah medis lain dapat mempengaruhi penggunaan obat ini. Pastikan Anda memberitahu dokter bila Anda memiliki penyakit lain, terutama:

  • hipertiroidisme
  • insufisiensi miokard
  • aritmia
  • rentan terhadap perpanjangan interval QÞ
  • hipertensi
  • DM
  • asma berat
  • memantau kadar kalium serum pada penderita asma berat
  • dapat menyebabkan retinopati pada bayi prematur bila digunakan selama persalinan prematur
  • peningkatan risiko edema paru pada wanita yang sedang dirawat karena persalinan prematur sehingga kondisi hidrasi, fungsi jantung serta pernapasan juga harus dipantau
  • Anda sedang hamil dan menyusui

Overdosis Fenoterol

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (112) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

5 Manfaat Punya Asuransi di Masa Pandemi COVID-19

Saatnya mempertimbangkan asuransi di masa pandemi COVID-19 sebagai perlindungan kehidupan. Ketahui beragam manfaat asuransi di masa new normal.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Konten Bersponsor
asuransi di masa pandemi
Asuransi, Hidup Sehat 29/07/2020 . Waktu baca 4 menit

7 Penyakit Kelamin yang Sering Menular Lewat Seks Tanpa Kondom (Plus Gejalanya untuk Diwaspadai)

Berbeda penyakitnya, berbeda juga gejalanya. Namun, Anda perlu tahu gejala penyakit menular seksual yang paling sering menyerang berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Seks & Asmara 29/07/2020 . Waktu baca 13 menit

8 Tips Lari di Luar Ruangan saat Masa New Normal

Gemar berlari sebagai olahraga utama? Cek ragam tips meminimalisasi risiko terserang penyakit saat lari di luar ruang di masa new normal, yuk!

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Konten Bersponsor
Hidup Sehat, Tips Sehat 29/07/2020 . Waktu baca 5 menit

8 Hal yang Perlu Dipersiapkan Saat Keluar Rumah di Masa New Normal

Ada beragam persiapan yang perlu dibawa saat beraktivitas di luar ruangan pada masa New Normal. Cari tahu daftar perlengkapan yang perlu disediakan.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Konten Bersponsor
persiapan saat new normal
Hidup Sehat, Tips Sehat 29/07/2020 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

common cold selesma batuk pilek

Common Cold (Selesma)

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Dipublikasikan tanggal: 31/07/2020 . Waktu baca 8 menit
nutrisi untuk mencegah covid

Penuhi Nutrisi Ini untuk Mencegah Penularan Coronavirus saat New Normal

Ditulis oleh: Maria Amanda
Dipublikasikan tanggal: 30/07/2020 . Waktu baca 9 menit
lemak paha sulit dihilangkan

Lemak Paha Anda Sulit Dihilangkan? Ini Penyebabnya

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 30/07/2020 . Waktu baca 4 menit
Konten Bersponsor
asuransi kesehatan untuk freelancer

Tips untuk Freelancer Menjaga Kesehatan dan Memilih Asuransi

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 29/07/2020 . Waktu baca 5 menit