Dimenhidrinat

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11 Mei 2020 . Waktu baca 10 menit
Bagikan sekarang

Dimenhidrinat Obat Apa?

Untuk apa obat dimenhydrinate (dimenhidrinat)?

Dimenhidrinat (dimenhydrinate) adalah obat antihistamin yang digunakan untuk mencegah dan mengobati mual, muntah, dan pusing yang disebabkan oleh mabuk perjalanan.

Obat ini tidak diberikan kepada anak-anak di bawah usia 2 tahun, kecuali berdasarkan resep dokter.

Dimenhidrinat adalah obat yang juga digunakan untuk mengobati mual dan pusing yang disebabkan oleh masalah telinga bagian dalam (seperti penyakit Meniere).

Dosis Dimenhidrinat

Bagaimana cara penggunaan dimenhidrinat?

Ikuti semua petunjuk pada kemasan produk. Jika dokter Anda telah meresepkan obat dimenhidrinat, gunakan sesuai yang disarankan. Jika Anda tidak yakin tentang suatu informasi, konsultasikanlah dengan dokter atau apoteker.

Dimenhidrinat adalah obat yang bisa diminum bersamaan, setelah, atau sebelum makan. Gunakan sendok takar khusus yang telah disediakan. Menggunakan sendok makan rumah mungkin membuat takaran dosis menjadi tidak sesuai.

Jika Anda meminum dimenhydrinate dalam bentuk tablet kunyah, kunyahlah dengan baik sebelum menelannya.

Dosis didasarkan pada usia, kondisi medis, dan bagaimana tubuh Anda merespons pengobatan. Jangan menambah dosis atau menggunakan obat ini lebih sering daripada yang diarahkan.

Untuk mencegah mabuk perjalanan, gunakan dosis pertama 30 sampai 60 menit sebelum memulai perjalanan. Beri tahu dokter jika kondisi Anda tidak membaik atau jika semakin memburuk.

Ikuti aturan yang diberikan oleh dokter atau apoteker sebelum memulai pengobatan. Jika Anda memiliki pertanyaan, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Bagaimana cara penyimpanan dimenhidrinat?

Dimenhidrinat adalah obat yang baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan menyimpan obat ini di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda.

Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.       

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi.

Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Efek samping Dimenhidrinat

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis dimenhidrinat untuk orang dewasa?

Dosis dimenhidrinat untuk mabuk perjalanan

Untuk mabuk perjalanan, dosis dewasa obat dimenhidrinat adalah sebanyak 50 sampai 100 mg, oral, IM (intramuskular, disuntikkan langsung ke otot) atau IV (intravena, disuntikkan langsung ke pembuluh darah), setiap 4 sampai 6 jam, sampai maksimum 400 mg dalam 24 jam. Dosis dimenhidrinat pertama harus diambil 30 sampai 60 menit sebelum aktivitas dimulai.

Bagaimana dosis dimenhidrinat untuk anak-anak?

Untuk mabuk perjalanan, dosis obat dimenhidrinat untuk anak-anak adalah:

Lebih dari atau sama dengan 2 sampai kurang dari 6 tahun: 12,5-25 mg oral setiap 6 sampai 8 jam, sampai maksimum 75 mg dalam 24 jam.

Untuk usia lebih dari atau sama dengan 6 sampai kurang dari 12 tahun berikan 25 sampai 50 mg oral setiap 6-8 jam, sampai maksimum 150 mg dalam 24 jam.

Untuk usia lebih dari 12 tahun berikan 25 sampai 100 mg  oral 30 sampai 60 menit sebelum aktivitas dimulai, maka 25 sampai 100 mg setiap 4 sampai 6 jam, untuk maksimum 400 mg dalam 24 jam.

Dosis pertama dimenhidrinat harus diambil 30 sampai 60 menit sebelum aktivitas dimulai.

Dalam dosis apakah dimenhidrinat tersedia?

Dimenhidrinat adalah obat yang tersedia dalam sediaan

Larutan, Suntikan:

Generik: 50 mg / mL (1 mL)

Tablet, Oral:

  • Dramamine: 50 mg
  • Driminate: 50 mg
  • Mabuk perjalanan: 50 mg
  • Generik: 50 mg
  • Tablet kunyah, Oral:
  • Dramamine: 50 mg

Peringatan dan Perhatian Obat Dimenhidrinat

Efek samping apa yang dapat dialami karena dimenhidrinat?

Dimenhidrinat adalah adalah obat yang dapat menyebabkan efek samping, seperti:

  • mengantuk
  • sakit kepala
  • penglihatan kabur
  • tinnitus
  • kekeringan pada mulut dan saluran pernapasan
  • terganggunya koordinasi
  • palpitasi
  • pusing
  • hipotensi

Dimenhidrinat injeksi bisa menyebabkan nyeri pada tempat suntikan.

Oleh karena obat ini mengandung diphenhydramine, kemungkinan efek diphenhydramine yang berisiko timbul juga harus dipertimbangkan.

Tidak semua orang mengalami efek samping dimenhidrinat seperti yang telah disebutkan. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan.

Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Interaksi Obat Dimenhidrinat

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan dimenhydrinate?

Beberapa hal yang harus Anda perhatikan sebelum menggunakan obat dimenhidrinat adalah:

  • Bicara dengan dokter dan apoteker jika Anda alergi terhadap dimenhidrinat atau obat lain. Jika Anda mengonsumsi tablet kunyah dimenhidrinat, bicarakan dengan dokter Anda jika Anda alergi terhadap tartrazine (FD & C Yellow No 5, aditif warna) atau aspirin.
  • Beri tahu dokter dan apoteker tentang obat resep dan obat non-resep, vitamin, suplemen gizi, dan produk herbal yang Anda gunakan atau yang akan Anda gunakan. Informasikan jika Anda mengonsumsi obat: antibiotik aminoglikosida seperti seperti amikasin (Amikin), gentamisin (Garamycin), kanamisin (Kantrex), neomycin (Neo-Rx, Neo-Fradin), netilmisin (NETROMYCIN), paromomycin (Humatin) , streptomisin, dan tobramycin (Tobi, Nebcin); antidepresan seperti amitriptyline (Elavil), amoxapine (Asendin), clomipramine (Anafranil), desipramine (Norpramin), doxepin (Adapin, Sinequan), imipramine (Tofranil), nortriptyline (Aventyl, Pamelor), protriptyline (Vivactil), dan trimipramine ( Surmontil); antihistamin, seperti diphenhydramine; obat batuk dan demam; ipratropium (Atrovent); obat untuk kegelisahan, penyakit iritasi usus, penyakit mental, penyakit Parkinson, kejang, bisul, atau masalah kencing; narkotik atau penghilang sakit yang kuat; obat penenang; dan obat tidur. Dokter Anda mungkin perlu mengubah dosis obat Anda atau memantau Anda dengan hati-hati untuk adanya efek samping.
  • Bicarakan dengan dokter Anda jika Anda memiliki atau pernah memiliki asma; sesak napas atau kesulitan bernapas, termasuk bronkitis kronis (pembengkakan saluran udara yang mengarah ke paru-paru) atau emfisema (kerusakan kantung udara di paru-paru); kesulitan buang air kecil karena pembesaran prostat (organ reproduksi laki-laki); glaukoma (suatu penyakit mata yang dapat menyebabkan kehilangan penglihatan); atau kejang.
  • Bicarakan dengan dokter jika Anda sedang hamil, berencana hamil, atau menyusui. Jika Anda hamil saat mengambil dimenhidrinat, hubungi dokter Anda.
  • Jika Anda menjalani operasi, termasuk operasi gigi, informasikan kepada dokter atau dokter gigi Anda tentang obat ini.
  • Jangan mengendarai mobil, mengoperasikan mesin, atau berpartisipasi dalam kegiatan yang berpotensi berbahaya sampai Anda tahu bagaimana obat ini memengaruhi Anda, terutama karena obat ini menyebabkan kantuk.
  • Hindari minuman beralkohol atau produk yang mengandung alkohol saat menggunakan dimenhidrinat. Alkohol dapat membuat efek samping dari dimenhidrinat menjadi lebih buruk.
  • Jika Anda memiliki fenilketonuria (PKU, kondisi turunan di mana diet khusus harus diikuti untuk mencegah keterbelakangan mental), baca label dengan hati-hati sebelum menggunakan dimenhidrinat. Tablet kunyah dimenhidrinat mengandung aspartam yang membentuk fenilalanin

Apakah dimenhidrinat aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui.

Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori B menurut Badan Pengawas Obat dan Makanan di Amerika Serikat.

Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut Badan Pengawas Obat dan Makanan di Amerika Serikat:

  • A = Tidak berisiko,
  • B = Tidak berisiko pada beberapa penelitian,
  • C = Mungkin berisiko,
  • D = Ada bukti positif dari risiko,
  • X = Kontraindikasi,
  • N = Tidak diketahui

Dimenhidrinat kemungkinan mengalir keluar tubuh melalui ASI dalam jumlah sedikit. Oleh karena mungkin ada potensi efek samping pada bayi yang menyusui, ada baiknya ibu menyusui berkonsultasi terlebih dahulu ke dokter mengenai konsumsi dimenhidrinat.

Overdosis Dimenhidrinat

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan dimenhydrinate?

Interaksi obat dapat mengubah kinerja obat Anda atau meningkatkan risiko efek samping yang serius. Tidak semua kemungkinan interaksi obat tercantum dalam dokumen ini.

Simpan daftar semua produk yang Anda gunakan (termasuk obat-obatan resep/nonresep dan produk herbal) dan konsultasikan pada dokter atau apoteker. Jangan memulai, memberhentikan, atau mengganti dosis obat apapun tanpa persetujuan dokter.

Beberapa obat mungkin bereaksi dengan dimenhidrinat. Beri tahu dokter Anda jika Anda sedang mengonsumsi obat lain, terutama salah satu dari berikut:

  • Sodium oxybate (GHB) karena peningkatan durasi tidur dan penurunan kemampuan bernapas yang mungkin terjadi
  • Inhibitor MAO (misalnya phenelzine) karena efek samping yang serius, seperti tekanan darah tinggi atau kejang, dapat terjadi
  • Antibiotik yang dapat menyebabkan masalah pendengaran (misalnya, gentamisin, vankomisin) karena dimenhidrinat dapat menyembunyikan gejala masalah pendengaran

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan dimenhydrinate?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau mengonsumsi makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi.

Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan dimenhidrinat?

Adanya masalah kesehatan lain di tubuh Anda dapat memengaruhi penggunaan obat dimenhidrinat. Beri tahukan dokter Anda bila Anda memiliki masalah kesehatan lain, seperti:

  • Asma, penyakit paru-paru obstruktif kronik (PPOK), bronkitis kronis, emfisema, penyakit paru-paru, sesak napas, atau gangguan tidur
  • Memiliki penyumbatan lambung, usus, atau saluran kemih; kesulitan buang air kecil; diabetes; bisul; pembesaran prostat; glaukoma; penyakit jantung; denyut jantung tidak teratur; tekanan darah tinggi; porfiria; atau penyakit tiroid

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (112) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Gejala overdosis mungkin termasuk:

  • Mata membesar (lingkaran hitam di pusat-pusat mata)
  • Wajah memerah
  • Mengantuk
  • Eksitasi atau hiperaktif
  • Halusinasi (melihat sesuatu atau mendengar suara-suara yang tidak ada)
  • Kesulitan memahami kenyataan
  • Kebingungan
  • Kesulitan berbicara atau menelan
  • Terasa goyang
  • Kejang
  • Tidak responsif atau koma (kehilangan kesadaran untuk jangka waktu sebentar)

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat dimenhidrinat, minum sesegera mungkin begitu mengingatnya. Bila sudah mendekati dosis berikutnya, abaikan dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Maag (Dispepsia)

    Sakit maag adalah penyakit yang tak boleh disepelekan. Cari tahu gejala, penyebab, diagnosis, pengobatan, obat, serta cara mencegahnya di Hello Sehat.

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
    Penyakit A-Z, Kesehatan A-Z 13 April 2020 . Waktu baca 13 menit

    4 Cara Agar Tidak Lemas Akibat Muntah-muntah Saat DBD

    Muntah termasuk gejala demam berdarah yang sering terjadi dan mengakibatkan tubuh cepat lemas. Lakukan hal ini agar rasa lemas hilang dan tubuh cepat pulih.

    Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
    Ditulis oleh: Roby Rizki
    Penyakit Musiman, Health Centers 3 April 2020 . Waktu baca 4 menit

    Bolehkah Ibu Hamil Minum Obat Anti Mabuk Saat Perjalanan Jauh?

    Ibu hamil ternyata juga rentan mengalami mabuk saat perjalanan jauh. Lalu, apa obat mabuk perjalanan aman diberikan untuk ibu hamil?

    Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Shylma Na'imah
    Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 20 Januari 2020 . Waktu baca 4 menit

    Alasan Medis Mengapa Main HP (atau Gadget Lainnya) di Mobil Bikin Mual

    Pernahkah Anda merasa mual akibat main HP atau gadget lainnya di mobil? Rupanya, ada alasan medis di balik kondisi tersebut. Berikut penjelasannya.

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Riska Herliafifah
    Hidup Sehat, Tips Sehat 7 Januari 2020 . Waktu baca 3 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    mual karena gugup

    Kenapa Kita Merasa Mual Saat Sedang Gugup?

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 21 Juni 2020 . Waktu baca 6 menit
    mual setelah minum kopi

    Sering Mual Setelah Minum Kopi? Ini Penyebab dan Tips Mengatasinya

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Diah Ayu
    Dipublikasikan tanggal: 20 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit
    minyak esensial

    6 Jenis Minyak Esensial untuk Mengatasi Masalah Pencernaan

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 13 Juni 2020 . Waktu baca 4 menit

    Pilihan Obat yang Ampuh untuk Meredakan Gejala Muntaber

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Dipublikasikan tanggal: 21 Mei 2020 . Waktu baca 6 menit