Clobazam

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 23/04/2020 . 8 mins read
Bagikan sekarang

Kegunaan Clobazam

Clobazam obat apa?

Clobazam adalah obat antikejang yang berfungsi untuk membantu mengendalikan gejala kejang dan epilepsi. Obat ini termasuk dalam kelas obat bernama benzodiazepine, yang bekerja di otak dan saraf (sistem saraf pusat) untuk menghasilkan efek menenangkan.

Obat ini bekerja dengan meningkatkan efek zat alami tertentu di dalam tubuh (dikenal sebagai GABA).

Bagaimana aturan pakai clobazam?

Baca petunjuk pengobatan yang diberikan oleh apoteker sebelum Anda mulai menggunakan clobazam dan setiap kali Anda mau membeli lagi.

Clobazam adalah obat oral yang bisa Anda minum sebelum atau sesudah makan. Jika kesulitan minum obat tablet, Anda bisa menghancurkan dan mencampurkannya dengan air atau madu. Bila Anda minum yang berbentuk cairan, kocok terlebih dulu obat sebelum diminum.

Ukur dosis dengan hati-hati menggunakan sendok takar atau alat suntik. Jangan gunakan sendok rumah karena Anda bisa saja tidak mendapatkan dosis yang tepat.

Baca instruksi tentang bagaimana cara menggunakan sendok takar dengan benar. Jika ada pertanyaan, tanyakan kepada apoteker.

Kalau Anda menggunakan obat clobazam sekali sehari, minum pada jam tidur. Kalau Anda meminum obat ini dalam dosis terpisah (lebih dari sekali), minumlah yang dosisnya paling tinggi pada jam tidur.

Dosis yang diberikan akan disesuaikan dengan kondisi kesehatan dan respons tubuh Anda terhadap pengobatan. Pada bayi, dosis mungkin juga ditentukan berdasarkan berat badan.

Gunakan obat clobazam secara teratur untuk mendapatkan manfaat maksimal. Untuk membantu Anda mengingat, pasanglah pengingat untuk meminum pada jam yang sama setiap harinya.

Bila digunakan dalam waktu lebih lama, obat clobazam mungkin tidak bekerja lagi dan memerlukan dosis berbeda. Bicarakan dengan dokter kalau obat berhenti bekerja dengan baik dan kondisi Anda tidak kunjung membaik atau bertambah buruk.

Bagaimana cara menyimpan obat ini?

Clobazam adalah salah satu obat yang baiknya disimpan pada suhu ruangan serta jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi atau di dalam freezer.

Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi.

Dosis Clobazam

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis clobazam untuk orang dewasa?

Berikut adalah dosis clobazam yang direkomendasikan untuk orang dewasa:

Gangguan kecemasan berat

Dewasa: dosis awal 20-30 mg per hari dalam dosis terbagai atau dosis tunggal di malam hari selama 2-4 minggu. Dosis dapat ditingkatkan hingga 60 mg per hari untuk pasien opname.

Lansia: mulai dengan dosis kecil, kemudian tambahkan dosis hingga mencapai 10-20 mg per hari.

Bagaimana dosis clobazam untuk anak-anak?

Dosis harian awal obat clobazam untuk kejang pada anak-anak adalah:

  • Berat badan 30 kg atau kurang: 5 mg oral per hari
  • Berat badan lebih dari 30 kg: 10 mg oral per hari dalam dua dosis terbagi

Dalam dosis apakah obat ini tersedia?

Sediaan obat clobazam adalah tablet 10 mg dan 20 mg.

Efek Samping Clobazam

Efek samping apa yang mungkin terjadi karena clobazam?

Efek samping paling umum dari penggunaan obat clobazam adalah:

  • Merasa lemah, lelah, atau mudah marah
  • Bicara tidak jelas, kehilangan keseimbangan atau koordinasi
  • Nafsu makan menurun
  • Mengeluarkan air liur
  • Gangguan tidur (insomnia)
  • Sembelit (konstipasi)
  • Mual dan muntah
  • Sulit menelan
  • Demam ringan
  • Batuk tidak berdahak

Tidak semua orang mengalami efek samping saat minum obat. Bisa jadi, ada pula efek samping yang belum disebutkan di atas.

Bila Anda mengalami kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Peringatan dan Perhatian

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan clobazam?

Beberapa hal yang harus Anda ketahui sebelum mengonsumsi obat clobazam adalah:

Alergi

Beri tahu dokter kalau Anda pernah mengalami reaksi alergi atau gejala tidak biasa obat ini atau obat-obatan lainnya. Beri tahu pula kepada dokter jika Anda memiliki alergi lain, seperti alergi makanan, pewarna, pengawet, atau hewan. Untuk obat tanpa resep, baca label atau bungkus obat dengan hati-hati.

Anak-anak

Belum ada penelitian memadai tentang hubungan usia dengan efek clobazam pada anak yang berusia kurang dari 2 tahun. Keamanan dan cara kerja obat ini pada anak-anak belum dipastikan.

Lanjut usia

Belum ada penelitian memadai mengenai masalah spesifik yang akan membatasi manfaat clobazam bagi orang lanjut usia.

Namun, kelompok lansia lebih rentan kena penyakit hati yang terkait dengan usia. Dosis clobazam mungkin akan disesuaikan.

Gejala kecanduan dan putus obat

Obat ini mungkin menyebabkan reaksi putus obat (sakau), terutama jika telah digunakan secara teratur dalam waktu yang lama atau dosis tinggi.

Dalam kasus seperti ini, gejala putus obat (misalnya sakit kepala, sulit tidur, tidak dapat beristirahat, berhalusinasi, linglung, mual, dan kejang) mungkin muncul jika Anda tiba-tiba berhenti menggunakan obat.

Untuk mencegah reaksi ini, dokter mungkin mengurangi dosis secara bertahap. Konsultasikanlah kepada dokter atau apoteker untuk detail lebih lanjut, dan laporkan reaksi apa pun segera.

Walaupun sangat kecil kemungkinannya, kecanduan mungkin terjadi karena obat ini. Jangan menambah dosis, menggunakan lebih sering atau lebih lama dari yang dianjurkan. Hentikan pengobatan sesuai saran dokter.

Apakah clobazam aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan clobazam untuk ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini.

Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori C (mungkin berisiko) menurut Food and Drugs Administration (FDA) Amerika Serikat, yang setara dengan badan POM di Indonesia.

Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA:

  • A = Tidak berisiko
  • B = Tidak berisiko pada beberapa penelitian
  • C = Mungkin berisiko
  • D = Ada bukti positif dari risiko
  • X = Kontraindikasi
  • N = Tidak diketahui

Interaksi Obat Clobazam

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan clobazam?

Beberapa obat tidak diminum bersamaan karena ada potensi akan saling berinteraksi. Interaksi tersebut dapat mengubah kerja obat atau meningkatkan risiko efek samping.

Meski begitu, dalam beberapa pengobatan, Anda mungkin saja diresepkan obat yang berpotensi berinteraksi. Dokter mungkin akan mengubah dosis atau menginformasikan beberapa tindakan pencegahan.

Menggunakan obat ini bersamaan dengan obat-obatan lain biasanya tidak disarankan.

Dokter mungkin memutuskan untuk tidak mengobati Anda dengan obat-obatan di atas atau mengubah obat lain yang Anda gunakan.

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan obat ini?

Obat-obatan tertentu tidak bisa digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi.

Merokok atau mengonsumsi alkohol dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan obat ini?

Adanya masalah medis lainnya mungkin mempengaruhi penggunaan obat clobazam. Pastikan Anda memberi tahu dokter kalau Anda memiliki masalah medis lainnya, khususnya:

Overdosis Clobazam

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (119) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Gejala overdosis mungkin meliputi:

  • Mengantuk
  • Linglung
  • Kekurangan energi
  • Masalah koordinasi
  • Sesak napas
  • Sulit bernapas
  • Pingsan
  • Penglihatan buram

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun, bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    4 Penyebab Sakit Kepala Saat Puasa dan Cara Mengatasinya

    Sakit kepala saat puasa tentu sangat mengganggu. Nah, kira-kira apa penyebabnya dan bagaimana cara mengatasinya? Ini dia jawabannya!

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Hari Raya, Ramadan 27/04/2020 . 4 mins read

    Jangan Sembarangan, Berikut Cara Menyimpan Obat Padat yang Benar

    Obat-obatan padat atau pil yang terdiri dari beragam jenis tentunya membutuhkan cara menyimpan yang sesuai agar tidak merusak kualitasnya.

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Winona Katyusha
    Hidup Sehat, Tips Sehat 17/04/2020 . 4 mins read

    Meningitis (Radang Selaput Otak)

    Meningitis adalah peradangan pada selaput otak dan sumsum tulang belakang (meninges). Bagaimana gejala dan cara mengobatinya?

    Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Fajarina Nurin
    Penyakit A-Z, Kesehatan A-Z 09/04/2020 . 9 mins read

    Vasodilator, Obat untuk Memperlebar Pembuluh Darah

    Vasodilator merupakan salah satu pengobatan untuk menangani kondisi hipertensi atau penyakit jantung. Simak penjelasannya di sini.

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Winona Katyusha
    Hidup Sehat, Fakta Unik 16/03/2020 . 4 mins read

    Direkomendasikan untuk Anda

    pro kontra antidepresan

    Pro dan Kontra Mengonsumsi Obat Antidepresan

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 18/06/2020 . 5 mins read
    arti kedutan

    Otot Sering Kedutan, Bahaya atau Tidak?

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 15/06/2020 . 5 mins read
    buah untuk alzheimer

    Rutin Makan Buah Bermanfaat Menurunkan Risiko Penyakit Alzheimer

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Dipublikasikan tanggal: 27/05/2020 . 4 mins read
    marah saat lapar

    Kenapa Kita Mudah Marah Saat Sedang Lapar?

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Ajeng Quamila
    Dipublikasikan tanggal: 10/05/2020 . 4 mins read