Nama Generik: Promethazine Merek: Hanya generik. Tidak ada merek.

Penggunaan

Untuk apa Promethazine?

Promethazine adalah obat dengan fungsi untuk mengobati rasa mual dan muntah-muntah terkait dengan kondisi tertentu (misal, setelah operasi). Obat ini juga digunakan untuk mengobati gejala alergi fatal (anaphylaxis) dan reaksi terhadap produk darah. Bentuk suntik dapat digunakan untuk mengobati reaksi alergi ringan ketika Anda tidak bisa meminum obat. Juga dapat digunakan sebelum/sesudah operasi, prosedur lainnya atau persalinan untuk menenangkan Anda, mencegah mual/muntah-muntah, dan untuk membantu narkotik penghilang rasa sakit tertentu (contoh, meperidene) agar bekerja lebih baik.

Promethazine adalah antihistamine (tipe phenothiazine). Bekerja dengan menghalangi zat alami tertentu (histamine) yang tubuh Anda keluarkan selama reaksi alergi. Efek lainnya (contoh, anti-mual, penenang, pereda rasa sakit) dapat bekerja dengan mempengaruhi zat alami lain (misal, acetylcholine) dan bekerja langsung pada bagian-bagian tertentu dalam otak.

Obat ini tidak boleh digunakan pada anak-anak di bawah 2 tahun.

Dosis promethazine dan efek samping promethazine akan dijelaskan lebih lanjut di bawah ini.

Bagaimana cara penggunaan Promethazine?

Ikuti aturan yang diberikan oleh dokter atau apoteker sebelum memulai pengobatan. Jika Anda memiliki pertanyaan, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Cara terbaik menggunakan obat ini adalah dengan menyuntikkannya jauh ke dalam otot. Dapat juga disuntikkan perlahan ke dalam vena besar (bukan di tangan atau pergelangan tangan) oleh ahli kesehatan. Jangan suntikkan obat ini di bawah kulit atau ke dalam arteri. Jika Anda memiliki pertanyaan, tanyakanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Dosis dan frekuensi pemberian obat akan ditentukan berdasarkan berat badan, usia, kondisi, dan respon terhadap pengobatan. Injeksi dapat diulangi jika diperlukan, biasanya setiap 4 jam.

Jika Anda melakukan pengobatan sendiri di rumah, pelajari semua persiapan dan instruksi penggunaan dari ahli kesehatan. Sebelum digunakan, periksa partikel atau perubahan warna pada produk. Jika salah satu dari kedua hal itu terjadi, jangan gunakan cairan tersebut. Pelajari cara menyimpan dan membuang perlengkapan medis yang aman.

Beri tahu dokter jika kondisi Anda tidak membaik atau bertambah buruk.

Bagaimana cara penyimpanan Promethazine?

Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.                            

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis Promethazine untuk orang dewasa?

Standar dosis dewasa untuk Anaphylaxis

Parenteral: 25 mg IV atau IM sekali, dilanjutkan dengan pengawasan ketat untuk melihat respon. Dosis ini dapat diulangi dalam waktu 2 jam bila diperlukan. Pengobatan oral segera diberikan sesegera mungkin jika pengobatan diperlukan

Oral: 25 mg diminum sekali. Dosis ini dapat diulangi setiap 4 jam sesuai kebutuhan.

Rectal: 25 mg diberikan sekali. Dosis ini dapat diberikan ulang setiap 4 jam sesuai kebutuhan.

Standar dosis dewasa untuk Reaksi Alergi

Oral atau rectal: 12.5 mg sebelum makan dan 25 mg saat akan tidur, bila diperlukan. Alternatif, 25 mg dosis tunggal diberikan saat akan tidur atau 6.25 mg sampai 12.5 mg tiga kali sehari

IM atau IV: 25 mg, dapat diulangi dalam waktu 2 jam bila diperlukan.

Standar dosis dewasa untuk Alergi Rhinitis

Parenteral: 25 mg IV atau IM sekali, dilanjutkan dengan pengawasan ketat untuk melihat respon. Dosis ini dapat diulangi dalam waktu 2 jam bila diperlukan. Pengobatan oral diberikan sesegera mungkin jika pengobatan diperlukan

Oral: 25 mg saat akan tidur. Alternatif, 12.5 mg dapat diberikan sebelum makan malam dan diberikan lagi saat akan tidur untuk efek antihistamine.

Rectal: 25 mg saat akan tidur. Alternatif, 12.5 mg dapat diberikan sebelum makan malam dan diberikan lagi saat akan tidur untuk efek antihistamine.

Keamanan dari penggunaan promethazine dalam waktu lama untuk mengobati alergi rhinitis belum ditentukan.

Standar dosis dewasa untuk Sedasi Ringan

Parenteral: 25 mg IV atau IM sekali, dilanjutkan dengan pengawasan ketat untuk melihat respon. Dosis tambahan, sampai dengan 50 mg, dapat diberikan untuk memperoleh efek klinis yang diinginkan.

Oral: 25 mg sekali. Dosis tambahan, sampai dengan 50 mg, dapat diberikan untuk memperoleh efek klinis yang diinginkan.

Rectal: 25 mg sekali. Dosis tambahan, sampai dengan 50 mg, dapat diberikan untuk memperoleh efek klinis yang diinginkan.

Standar dosis dewasa untuk Mabuk

Oral atau rectal: 25 mg 30 sampai 60 menit sebelum keberangkatan, kemudian setiap 12 jam sesuai kebutuhan

Standar dosis dewasa untuk Mual/Muntah-muntah

Oral, rectal, IM atau IV: 12.5 sampai dengan 25 mg setiap 4 sampai 6 jam sesuai kebutuhan.

Standar dosis dewasa untuk Opiate Adjunct

Oral, rectal, IM atau IV: 25 sampai dengan 50 mg setiap 4 jam yang diperlukan untuk menambah efek opioid yang diberikan secara bersamaan.

Standar dosis dewasa untuk Urticaria

Parenteral: 25 mg IV atau IM, dilanjutkan dengan pengawasan ketat untuk melihat respon. Dapat dapat diberikan ulang dalam kurun waktu 2 jam bila dibutuhkan. Pengobatan oral diberikan sesegera mungkin bila pengobatan lanjutan diperlukan.

Oral: 25 mg menjelang tidur. Alternatif, 12.5 mg dapat diberikan sebelum makan malam dan diberikan ulang menjelang tidur untuk efek antihistamine

Rectal: 25 mg menjelang tidur. Alternatif, 12.5 mg dapat diberikan sebelum makan malam dan diberikan ulang menjelang tidur untuk efek antihistamine

Standar dosis dewasa untuk Sedasi

Oral, rectal, IM atau IV: 25 sampai dengan 50 mg/dosis

Standar dosis dewasa untuk Vertigo

Acute Vertigo:

Awal: 25 mg IM, IV, diminum atau supositoria.

Pemeliharaan:

12.5 sampai dengan 50 mg setiap 4 sampai 8 jam

Dosis maksimal tidak melebihi 75 mg.

Bagaimana dosis Promethazine untuk anak-anak?

Standar dosis pediatrik untuk Reaksi Alergi

Lebih dari atau setara dengan 2 tahun: oral atau rectal: 0.1 mg/kg/dosis setiap 6 jam selama siang dan 0.5 mg/kg/dosis saat menjelang tidur sesuai kebutuhan

Standar dosis pediatrik untuk Mabuk Darat

Lebih dari atau setara dengan 2 tahun: oral atau rectal: 0.5 mg/kg (tidak lebih dari 25 mg) 30 menit sampai dengan 1 jam sebelum keberangkatan, kemudian setiap 12 jam sesuai kebutuhan.

Standar dosis pediatrik untuk Mual/Muntah-muntah

Lebih dari atau setara dengan 2 tahun: oral atau rectal, IM atau IV: 0.25 sampai 1 mg/kg/dosis (tidak lebih dari 25 mg) 4 sampai dengan 6 kali sehari sesuai kebutuhan

Standar dosis pediatrik untuk Sedasi

Lebih dari atau setara dengan 2 tahun:

Sedasi: oral, IM, IV, atau rectal: 0.5 sampai 1 mg/kg/dosis (tidak lebih dari 25 mg) setiap 6 jam sesuai kebutuhan.

Lebih dari atau setara dengan 2 tahun: pra operasi analgesia/hypnotic adjunct: IM, IV: 1.1 mg/kg sekali dikombinasikan dengan analgesik atau hypnotic (dosis dikurangi) dan dengan agent sejenis atropine (pada dosis yang sesuai). Catatan: dosis promethazine tidak boleh melewati separuh dari dosis yang disarankan bagi orang dewasa.

Dalam dosis apakah Promethazine tersedia?

Promethazine tersedia dalam dosis-dosis sebagai berikut.

Tablets: 12.5 mg; 25 mg; 50 mg

Efek Samping

Efek samping apa yang dapat dialami karena Promethazine?

Mintalah segera bantuan tenaga medis jika Anda mengalami reaksi alergi: gatal-gatal; kesulitan bernapas; bengkak pada wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan.

 

Hentikan penggunaan promethazine dan hubungi dokter bila Anda mengalami efek samping serius berikut:

  • Berkedut atau gerakan tak terkendali pada mata Anda, bibir, lidah, wajah, lengan, atau kaki
  • Gemetar yang tidak terkendali, meneteskan air liur, kesulitan menelan, masalah pada keseimbangan atau saat berjalan
  • Merasa resah, gelisah
  • Demam tinggi, kaku pada otot, berkeringat, detak jantung cepat atau tidak teratur, napas cepat
  • Merasa akan pingsan
  • Kejang-kejang
  • Kulit pucat, mudah luka atau berdarah, tenggorokan sakit, gejala flu
  • Penglihatan menurun pada malam, mata berair, sensitif terhadap cahaya meningkat
  • Halusinasi
  • Mual dan nyeri perut, ruam kulit, dan sakit kuning (menguning pada kulit atau mata);
  • Jarang buang air kecil
  • Nyeri sendi atau bengkak disertai dengan demam, kelenjar bengkak, nyeri otot, tingkah laku atau pikiran yang berbeda dari biasanya, warna kulit tidak merata; atau
  • Detak jantung lambat, denyut nadi lemah, pingsan, napas lambat (bahkan napas bisa berhenti).

Efek samping yang tidak terlalu serius di antaranya:

  • Pusing, mengantuk, cemas
  • Pandangan kabur, mulut kering, hidung mampet
  • Dengung pada telinga
  • Berat badan bertambah, bengkak pada tangan atau kaki
  • Impotensi, sulit orgasme; atau
  • Sembelit.

Tidak semua orang mengalami efek samping berikut ini. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Pencegahan & Peringatan

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan Promethazine?

Dalam memutuskan menggunakan obat ini, risiko dari penggunaan obat harus dipertimbangkan baik-baik dengan manfaat yang diperoleh nantinya. Ini adalah keputusan yang Anda dan dokter akan ambil. Untuk obat ini, berikut yang perlu Anda pertimbangkan:

 

Alergi

Beri tahu dokter Anda jika Anda pernah memiliki reaksi berbeda atau alergi terhadap obat ini atau obat lainnya. Serta beri tahu dokter jika Anda punya alergi tertentu, seperti terhadap makanan, pewarna, pengawet, atau binatang. Untuk produk tanpa resep, baca label atau bahan pada kemasan secara teliti.

 

Anak-anak

Penelitan lebih lanjut belum dilakukan terkait antara hubungan usia terhadap pengaruh injeksi promethazine dalam populasi pediatrik. Penggunaan injeksi promethazine tidak disarankan pada anak-anak di bawah usia 2 tahun karena akan meningkatkan risiko depresi pernapasan. Hati-hati saat memberikan obat kepada anak-anak usia 2 tahun ke atas.

 

Lansia

Penelitian yang dilakukan hingga saat ini belum menunjukkan masalah spesifik pada geriatri terkait terbatasnya kegunaan injeksi promethazine pada lanjut usia. Namun, pasien lanjut usia lebih sensitif terhadap efek samping obat ini dibandingkan dengan dewasa muda, dan cenderung lebih rentan terhadap penyakit jantung atau pembuluh darah atau masalah prostat, yang membutuhkan penyesuaian dosis bagi pasien lanjut usia penerima injeksi promethazine.

Apakah Promethazine aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori C menurut US Food and Drugs Administration (FDA). Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA :

A= Tidak berisiko,

B=Tidak berisiko pada beberapa penelitian,

C=Mungkin berisiko,

D=Ada bukti positif dari risiko,

X=Kontraindikasi,

N=Tidak diketahui

Interaksi

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan Promethazine?

Interaksi obat dapat mengubah kinerja obat Anda atau meningkatkan risiko efek samping yang serius. Tidak semua kemungkinan interaksi obat tercantum dalam dokumen ini. Simpan daftar semua produk yang Anda gunakan (termasuk obat-obatan resep/nonresep dan produk herbal) dan konsultasikan pada dokter atau apoteker. Jangan memulai, memberhentikan, atau mengganti dosis obat apapun tanpa persetujuan dokter.

Menggunakan obat ini dengan salah satu obat berikut ini tidak dianjurkan. Dokter Anda mungkin akan memutuskan untuk tidak mengobati Anda dengan obat ini atau mengubah beberapa obat yang telah Anda gunakan.

  • Cisapride
  • Dronedarone
  • Grepafloxacin
  • Mesoridazine
  • Metoclopramide
  • Pimozide
  • Piperaquine
  • Sodium Oxybate
  • Sparfloxacin
  • Thioridazine

Menggunakan obat ini dengan salah satu obat berikut biasanya tidak dianjurkan, tetapi mungkin diperlukan pada beberapa kasus. Jika kedua obat terdapat bersamaan dalam resep, dokter Anda mungkin akan mengubah dosis atau frekuensi Anda menggunakan salah satu atau kedua obat tersebut.

  • Acrivastine
  • Alfuzosin
  • Amiodarone
  • Amitriptyline
  • Amoxapine
  • Anagrelide
  • Apomorphine
  • Aripiprazole
  • Arsenic Trioxide
  • Asenapine
  • Astemizole
  • Azithromycin
  • Buprenorphine
  • Bupropion
  • Buserelin
  • Carbinoxamine
  • Chloroquine
  • Chlorpromazine
  • Ciprofloxacin
  • Citalopram
  • Clarithromycin
  • Clomipramine
  • Clozapine
  • Crizotinib
  • Dabrafenib
  • Dasatinib
  • Delamanid
  • Desipramine
  • Deslorelin
  • Disopyramide
  • Dofetilide
  • Dolasetron
  • Domperidone
  • Droperidol
  • Erythromycin
  • Escitalopram
  • Fentanyl
  • Fingolimod
  • Flecainide
  • Fluconazole
  • Fluoxetine
  • Gatifloxacin
  • Gemifloxacin
  • Gonadorelin
  • Goserelin
  • Granisetron
  • Halofantrine
  • Haloperidol
  • Histrelin
  • Hydrocodone
  • Hydromorphone
  • Ibutilide
  • Iloperidone
  • Imipramine
  • Isradipine
  • Ivabradine
  • Ketoconazole
  • Lapatinib
  • Leuprolide
  • Levofloxacin
  • Levorphanol
  • Lithium
  • Lopinavir
  • Lumefantrine
  • Meclizine
  • Mefloquine
  • Methadone
  • Metrizamide
  • Metronidazole
  • Mifepristone
  • Morphine
  • Morphine Sulfate Liposome
  • Moxifloxacin
  • Nafarelin
  • Nilotinib
  • Norfloxacin
  • Nortriptyline
  • Octreotide
  • Ofloxacin
  • Ondansetron
  • Oxycodone
  • Oxymorphone
  • Paliperidone
  • Pazopanib
  • Pentamidine
  • Perflutren Lipid Microsphere
  • Posaconazole
  • Procainamide
  • Procarbazine
  • Prochlorperazine
  • Propafenone
  • Protriptyline
  • Quetiapine
  • Quinine
  • Ranolazine
  • Salmeterol
  • Saquinavir
  • Sevoflurane
  • Sodium Phosphate
  • Sodium Phosphate, Dibasic
  • Sodium Phosphate, Monobasic
  • Solifenacin
  • Sorafenib
  • Sotalol
  • Sunitinib
  • Suvorexant
  • Tapentadol
  • Telavancin
  • Telithromycin
  • Terfenadine
  • Tetrabenazine
  • Toremifene
  • Tramadol
  • Trifluoperazine
  • Trimipramine
  • Triptorelin
  • Umeclidinium
  • Vandetanib
  • Vardenafil
  • Vemurafenib
  • Voriconazole
  • Ziprasidone
  • Zolpidem

Menggunakan obat ini dengan salah satu obat berikut akan meningkatkan risiko pada efek samping tertentu, tetapi menggunakan kedua obat secara bersamaan mungkin merupakan pengobatan terbaik bagi Anda. Jika kedua obat terdapat bersamaan dalam resep, dokter Anda mungkin akan mengubah dosis atau seberapa sering Anda menggunakan salah satu atau kedua obat tersebut.

  • Belladonna
  • Belladonna Alkaloids
  • Betel Nut
  • Evening Primrose
  • Meperidine
  • Midodrine
  • Perampanel
  • Phenylalanine

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan Promethazine?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan  penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan Promethazine?

Adanya masalah kesehatan lain di tubuh Anda dapat mempengaruhi penggunaan obat ini. Beritahukan dokter Anda bila Anda memiliki masalah kesehatan lain, terutama:

  • Penyakit atau cedera otak
  • Masalah pada pernapasan atau paru-paru (misal, asma, COPD)
  • Kondisi koma
  • Sindrom Reye
  • Apnea—Sebaiknya tidak digunakan pada pasien kondisi ini
  • Penyumbatan kandung kemih
  • Penyakit sumsum tulang (contoh, agranulocytosis, leukopenia)
  • Pembesaran prostat
  • Glaukoma
  • Penyakit jantung atau pembuluh darah
  • Gangguan pencernaan
  • Penyakit hati (termasuk sakit kuning)
  • Sindrom neuroleptic malignant
  • Depresi pernapasan
  • Tukak lambung
  • Sulit buang air kecil—Gunakan dengan hati-hati. Dapat memperparah kondisi
  • Kejang-kejang—Obat ini dapat meningkatkan risiko kejang-kejang khususnya pada pasien yang juga menggunakan obat narkotik atau anestetik.

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (112) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Gejala overdosis yaitu:

  • Kesulitan saat bernapas
  • Napas lambat atau berhenti
  • Pusing
  • Pening
  • Pingsan
  • Hilang kesadaran
  • Detak jantung cepat
  • Otot kaku hingga sulit untuk bergerak
  • Tangan dan kaki tidak bisa berhenti bergerak
  • Mulut kering
  • Bola mata membesar (lingkar hitam pada bagian tengah dalam mata)
  • Flushing
  • Mual
  • Sembelit
  • Merasa semangat yang berlebih atau resah
  • Mimpi buruk

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Desember 14, 2016 | Terakhir Diedit: Desember 14, 2016

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan