Phenylephrine obat apa?

Oleh

Nama Generik: Phenylephrine Merek: Hanya generik. Tidak ada merek.

Penggunaan

Untuk apa Phenylephrine?

Phenylephrine adalah obat yang digunakan untuk secara sementara menghilangkan gejala hidung, sinus, dan telinga yang tersumbat yang disebabkan flu, alergi, atau gangguan napas lain (misalnya sinusitis, bronchitis). Obat ini bekerja dengan mengurangi pembengkakan di hidung dan telinga, sehingga mengurangi ketidaknyamanan dan memudahkan untuk bernapas.

Produk obat batuk dan flu tidak aman dan tidak efektif bagi anak-anak di bawah 6 tahun. Maka dari itu, jangan gunakan obat ini untuk mengobati gejala flu pada anak-anak di bawah 6 tahun kecuali memang disarankan dokter. Beberapa produk (seperti tablet/kapsul masa panjang) tidak direkomendasikan untuk digunakan anak-anak di bawah 12 tahun. Tanya dokter atau apoteker tentang detail penggunaan produk ini secara aman.

Produk ini tidak menyembuhkan atau memperpendek flu, dan mungkin menyebabkan efek samping serius. Untuk mengurangi risiko efek samping, ikuti arahan dosis dengan tepat. Jangan gunakan produk ini untuk membuat anak mengantuk. Jangan gunakan obat batuk dan flu yang mungkin memiliki bahan-bahan yang sama atau serupa (lihat juga bagian Interaksi). Tanya dokter atau apoteker tentang cara lain mengatasi gejala flu dan batuk (misalnya minum banyak air, menggunakan humidifier, atau semprotan saline untuk hidung).

Bagaimana cara penggunaan Phenylephrine?

Jika Anda menggunakan obat tanpa resep, baca dan ikuti instruksi pada kemasan produk sebelum meminum obat ini.

Minumlah obat ini lewat mulut, dengan atau tanpa makanan, atau sesuai anjuran dokter. Meminumnya setelah makan akan mengurangi kemungkinan sakit perut.

Jika Anda meminum obat ini versi cair, ukurlah dosis dengan alat ukur atau sendok ukur obat. Jangan gunakan sendok rumah karena dosisnya mungkin akan salah.

Jika Anda menggunakan tablet kunyah, kunyah setiap tablet sampai hancur sebelum ditelan.

Jika Anda menggunakan produk yang larut di mulut (tablet atau strip), keringkan tangan sebelum memegang obat. Tempatkan setiap dosis di lidah dan biarkan meleleh seluruhnya, kemudian telan dengan ludah atau air.

Dosis disesuaikan dengan usia Anda. Dilarang menambah dosis atau meminum obat ini lebih sering dari yang dianjurkan, tanpa izin dokter. Penggunaan obat ini secara berlebihan dapat menimbulkan bahaya yang serius (misalnya halusinasi, kejang-kejang, kematian).

Jika gejala Anda tak membaik atau malah memburuk setelah 7 hari, jika Anda mengalami demam/menggigil, atau jika Anda merasa mengalami masalah medis yang serius, segera cari bantuan medis.

Bagaimana cara penyimpanan Phenylephrine?

Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.                            

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis Phenylephrine untuk orang dewasa?

IM atau subkutan: 2 – 5 mg setiap 1 – 2 jam sesuai kebutuhan.

IV bolus: 0.2 mg/dosis (range: 0.1 – 0.5 mg/dosis) setiap 10 – 15 menit sesuai kebutuhan (dosis awal tidak melebihi 0.5 mg)

IV infus: 100 – 180 mcg/min di awal. Dosis perawatan adalah 40 – 60 mcg/menit.

Alternatifnya, 0.5 mcg/kg/menit; titrasi hingga respon yang diinginkan. Dosis berkisar antara 0.4 – 9.1 mcg/kg/menit pernah dilaporkan.

Dosis Dewasa untuk Shock

IM atau subkutan: 2 – 5 mg setiap 1 – 2 jam sesuai kebutuhan.

IV bolus: 0.2 mg/dosis (range: 0.1 to 0.5 mg/dosis) setiap 10-o 15 menit sesuai kebutuhan (dosis awal tidak melebihi 0.5 mg)

IV infus: 100 – 180 mcg/menit di awal. Dosis perawatan adalah 40 – 60 mcg/menit.

Alternatifnya: 0.5 mcg/kg/menit; titrasi hingga respon yang diinginkan. Dosis kisaran 0.4 – 9.1 mcg/kg/menit pernah dilaporkan.

Dosis Dewasa untuk Supraventricular Tachycardia

0.25 – 0.5 mg IV dalam 30 detik.

Dosis Dewasa untuk Hidung Tersumbat

Tablet atau cairan oral: 10 – 20 mg secara oral setiap 4 jam sesuai kebutuhan.

Phenylephrine 7.5 mg/5 mL oral liquid:

15 mg secara oral setiap 6 jam tidak melebihi 60 mg per hari.

Phenylephrine 10 mg oral tablet:

10 mg secara oral setiap 4 – 6 jam tidak melebihi 4 dosis per hari.

Phenylephrine 10 mg oral, strip yang larut di mulut:

10 mg secara oral setiap 4 jam tidak melebihi 6 dosis per hari.

Phenylephrine 10 mg/5 mL oral suspension, extended release:

10 – 20 mg secara oral setiap 12 jam.

Phenylephrine tannate 10 mg oral tablet kunyah, extended release:

10 – 20 mg secara oral setiap 12 jam.

Phenylephrine tannate 7.5 mg/5 mL oral suspension, extended release

7.5 – 15 mg secara oral setiap 12 jam.

Bagaimana dosis Phenylephrine untuk anak-anak?

IM atau subkutan: 0.1 mg/kg setiap 1 to 2 jam sesuai kebutuhan. Maksimum: 5 mg.

IV bolus: 5 – 20 mcg/kg/dosis setiap 10 – 15 menit sesuai kebutuhan.

IV: 0.1 – 0.5 mcg/kg/menit titrasi sesuai kebutuhan.

Dosis Anak-anak untuk Supraventricular Tachycardia

5 – 10 mcg/kg IV selama 30 detik.

Dosis Anak-anak untuk Hidung Tersumbat

Phenylephrine 1.25 mg/0.8 mL oral liquid:

2 tahun – 5 tahun: 1.6 mL secara oral setiap 4 jam tidak melebihi 6 dosis per hari.

Tablet kunyah or oral liquid:

6 tahun – 11 tahun: 10 mg secara oral setiap 4 jam sesuai kebutuhan.

12 tahun ke atas: 10 – 20 mg secara oral setiap 4 jam sesuai kebutuhan.

Phenylephrine 7.5 mg/5 mL oral liquid:

2 tahun – 5 tahun: 3.75 mg secara oral setiap 6 jam tidak melebihi 15 mg per hari.

6 tahun – 11 tahun: 7.5 mg secara oral setiap 6 jam tidak melebihi 30 mg per hari.

12 tahun – older: 15 mg secara oral setiap 6 jam tidak melebihi 60 mg per hari.

Phenylephrine 10 mg oral tablet:

12 tahun ke atas: 10 mg secara oral setiap 4 – 6 jam tidak melebihi 4 dosis per hari.

Phenylephrine 10 mg oral tablet yang larut di mulut:

2 tahun – 5 tahun: 5 mg secara oral setiap 4 jam sesuai kebutuhan.

6 tahun – 11 tahun: 10 mg secara oral setiap 4 jam sesuai kebutuhan.

12 tahun ke atas: 10 – 20 mg secara oral setiap 4 jam sesuai kebutuhan.

Phenylephrine 10 mg/5 mL oral suspension, extended release:

12 tahun ke atas: 10 to 20 mg secara oral setiap 12 jam.

6 tahun – 11 tahun: 5 – 10 mg secara oral setiap 12 jam.

Phenylephrine 10 mg oral disintegrating strip:

12 tahun ke atas: 10 mg secara oral setiap 4 jam tidak melebihi 6 dosis per hari.

Phenylephrine tannate 10 mg oral tablet kunyah, extended release:

6 tahun – 11 tahun: 5 – 10 mg secara oral setiap 12 jam.

12 tahun ke atas: 10 – 20 mg secara oral setiap 12 jam.

Phenylephrine tannate 7.5 mg/5 mL oral suspension, extended release

2 tahun – 5 tahun: 1.25 to 2.5 mL secara oral setiap 12 jam.

6 tahun – 11 tahun: 2.5 to 5 mL secara oral setiap 12 jam.

12 tahun ke atas: 5 to 10 mL secara oral setiap 12 jam.

Phenylephrine 1.25 mg oral disintegrating strip:

2 tahun – 3 tahun: 2.5 mg secara oral setiap 4 jam, tidak melebihi 15 mg dalam 24 jam.

Phenylephrine 2.5 mg oral disintegrating strip:

2 tahun – 5 tahun: 2.5 mg secara oral setiap 4 jam, tidak melebihi 15 mg dalam 24 jam.

6 tahun – 11 tahun: 5 mg secara oral setiap 4 jam, tidak melebihi 30 mg dalam 24 jam.

Phenylephrine 1.25 mg oral tablet kunyah:

12 tahun ke atas: 5 mg secara oral setiap 4 jam tidak melebihi 6 dosis per hari.

Phenylephrine 2.5 mg/5 mL oral liquid:

4 tahun – 5 tahun: 5 mL secara oral setiap 4 jam, tidak melebihi 6 dosis dalam 24 jam.

6 tahun – 11 tahun: 10 mL secara oral setiap 4 jam, tidak melebihi 6 dosis dalam 24 jam.

Efek Samping

Efek samping apa yang dapat dialami karena Phenylephrine?

Sakit perut ringan, sulit tidur, pusing, kepala ringan, sakit kepala, gugup, gemetar, atau degup jantung cepat bisa terjadi. Jika efek ini tak hilang-hilang atau makin parah, hubungi dokter segera.

Produk ini dapat mengurangi aliran darah ke tangan atau kaki, menyebabkannya jadi dingin, Merokok dapat memperparah efek ini. Kenakanlah pakaian hangat dan hindari merokok.

Jika dokter meminta Anda mengonsumsi obat ini, ingatlah bahwa ia telah mempertimbangkan bahwa manfaatnya lebih besar dibanding risiko efek samping. Banyak orang yang mengonsumsi obat ini tak mengalami efek samping serius.

Beri tahu dokter segera jika Anda mengalami beberapa efek samping serius tapi tak biasanya terjadi ini:

detak jantung cepat/tak biasa, gemetar tak terkendali, sulit buang air kecil.

Beri tahu dokter segera jika Anda mengalami efek samping yang sangat serius tapi jarang terjadi ini:

kejang-kejang, perubahan mental/mood (gugup, panik, bingung, pikiran dan perilaku tak biasa).

Reaksi alergi serius terhadap obat ini tergolong langka. Namun, carilah bantuan medis jika Anda mengalami gejala reaksi alergi serius berikut ini:

ruam kulit, gatal-gatal/bengkak (terutama di wajah/lidah/tenggorokan), pusing parah, sulit bernapas.

Tidak semua orang mengalami efek samping ini. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Pencegahan & Peringatan

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan Phenylephrine?

  • Sebelum menggunakan obat tertentu, pertimbangkan risiko dan manfaatnya terlebih dahulu. Ini adalah keputusan yang harus dibuat Anda dan dokter Anda. Untuk obat ini, perhatikan hal berikut:

Alergi

Beri tahu dokter jika Anda mengalami reaksi tak biasa atau alergi pada obat ini atau obat lain. Beri tahu dokter juga jika Anda memiliki alergi tipe lain seperti pada makanan, pewarna, pengawet, atau alergi hewan. Untuk produk tanpa resep, baca label pada kemasan secara saksama.

Anak-anak

Anak-anak bisa lebih sensitif terhadap efek phenylephrine. Ini dapat meningkatkan risiko efek samping selama pengobatan. Selain itu, obat ini dengan kekuatan 10% tidak direkomendasikan untuk digunakan pada bayi. Sedangkan kekuatan 2,5 dan 10% tidak direkomendasikan untuk digunakan pada bayi yang lahir dengan berat badan kurang.

Lansia

Penggunaan phenylephrine 2,5 atau 10% dapat meningkatkan kemungkinan munculnya masalah selama pengobatan dengan obat ini pada orang lanjut usia. Selain itu, masalah jantung dan pembuluh darah biasanya muncul lebih sering pada pasien lansia dibandingkan yang lebih muda.

Apakah Phenylephrine aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori C menurut US Food and Drugs Administration (FDA).

Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA :

  •      A= Tidak berisiko,
  •      B=Tidak berisiko pada beberapa penelitian,
  •      C=Mungkin berisiko,
  •      D=Ada bukti positif dari risiko,
  •      X=Kontraindikasi,
  •      N=Tidak diketahui

Interaksi

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan Phenylephrine?

Mengonsumsi obat ini dengan obat-obatan berikut tidak direkomendasikan. Dokter Anda mungkin tak akan meresepkan obat ini kepada Anda atau akan mengganti beberapa obat yang sudah Anda konsumsi.

  • Clorgyline
  • Iproniazid
  • Isocarboxazid
  • Linezolid
  • Nialamide
  • Phenelzine
  • Procarbazine
  • Rasagiline
  • Selegiline
  • Tranylcypromine

Menggunakan obat ini dengan beberapa obat-obatan di bawah ini biasanya tidak direkomendasikan, tapi pada beberapa kasus mungkin dibutuhkan. Jika kedua obat ini diresepkan untuk Anda, dokter biasanya akan mengubah dosisnya atau menentukan seberapa sering Anda harus mengonsumsi obat-obatan tersebut.

  • Amitriptyline
  • Amoxapine
  • Clomipramine
  • Desipramine
  • Dothiepin
  • Doxepin
  • Furazolidone
  • Imipramine
  • Iobenguane I 123
  • Lofepramine
  • Midodrine
  • Nortriptyline
  • Opipramol
  • Pargyline
  • Protriptyline
  • Trimipramine

Mengonsumsi obat ini dengan obat di bawah ini dapat meningkatkan risiko efek sampingnya, namun pada beberapa kasus, kombinasi dua obat ini mungkin merupakan pengobatan terbaik. Jika kedua obat ini diresepkan untuk Anda, dokter biasanya akan mengubah dosisnya atau menentukan seberapa sering Anda harus mengonsumsi obat-obatan tersebut.

  • Guanethidine
  • Propranolol

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan Phenylephrine?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan  penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan Phenylephrine?

Kondisi kesehatan lain yang Anda miliki bisa memengaruhi penggunaan obat ini. Selalu beri tahu dokter jika Anda memiliki masalah kesehatan lain, terutama:

  • Diabetes mellitus tipe 2, atau
  • Penyakit jantung atau pembuluh darah, atau
  • Tekanan darah tinggi– Phenylephrine kekuatan 2,5 dan 10% dapat membuat kondisi memburuk
  • Idiopathic orthostatic hypotension (sejenis tekanan darah rendah)—Penggunaan obat ini mungkin menyebabkan kenaikan besar pada tekanan darah.

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (112) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Direview tanggal: Januari 1, 1970 | Terakhir Diedit: Desember 14, 2016

Sumber
Yang juga perlu Anda baca